Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA BANK UMUM MILIK PEMERINTAH Idawati, Ida Ayu Agung; Pratama, I Gede Surya; Mandasari, IA Cynthia Saisaria
Widya Manajemen Vol 1 No 1 (2019): Widya Manajemen
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.109 KB) | DOI: 10.32795/widyamanajemen.v1i1.227

Abstract

One of the considerations of investors in investing in shares is fluctuations in stock prices. Stock prices are one indicator of the success of company management. Investor or prospective investor trust is very beneficial for the issuer, because the more people who trust the issuer, the stronger the desire to invest in the issuer. The purpose of this study was to determine the financial performance as measured by the variable Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Profit Margin (NPM), Loan to Deposit Ratio (LDR) and Return On Equity (ROE) to the stock prices of government-owned commercial banks on the IDX. The technical analysis used in this study is multiple linear regression and t (t-test) for partial analysis. Based on the results of multiple linear regression analysis, the regression equation Y = 18.905 + 0.149 (X1) +0.393 (X2) -0.487 (X3) + 0.238 (X4) is obtained. T-test testing from the regression results obtained that the Capital Adequacy Ratio and Return On Equity partially did not have a significant effect on stock prices. While the Net Profit Margin and Loan to Deposit Ratio partially have a significant effect on stock prices.
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP KEPUTUSAN PENDANAAN DAN NILAI PERUSAHAAN Pratama, I Gede Surya; Idawati, Ida Ayu Agung; Sumartini, Ade Ruly
Widya Manajemen Vol 1 No 1 (2019): Widya Manajemen
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.381 KB) | DOI: 10.32795/widyamanajemen.v1i1.207

Abstract

The aim of the company is to maximize the value of the company through the implementation of financial decisions consisting of investment decisions, funding and dividend policies. Companies tend to use debt in order to increase the value of their company. If a manager is able to increase the value of the company, the manager has shown good performance for the company. To increase corporate value, a good funding and investment decision is needed. The purpose of this study was to determine the effect of institutional ownership and company growth on funding decisions and the value of manufacturing companies. The population of this study was 152 and was selected by purposive sampling so that 129 samples were obtained. Data Analysis Techniques use Path Analysis. Hypothesis test results show that the level of debt held by the company is influenced by institutional ownership and growth of the company. While the high and low values ​​of the company are influenced by institutional ownership, the level of corporate debt and company growth.
Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Ukuran Perusahaanterhadap Kebijakan Deviden Perusahaan Manufaktur di BEI Idawati, Ida Ayu Agung; Sudiartha, Gede Merta
E-Jurnal Manajemen Vol 3 No 6 (2014)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.26 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of profitability, liquidity and firm size either simultaneously or partially on the dividend payout ratio of manufacturing companies in the Stock Exchange in the period 2009-2011. Purposive sampling techniques used in sampling with the acquisition of as many as 31 companies as the study sample. This study used multiple linear regression as a data analysis technique. Simultaneously, all independent variables (profitability, liquidity, company size) affect the dividend payout ratio. Partial test showed that profitability and liquidity variables affect dividend payout ratio. Different results are shown by the variable size of the company, which does not affect the size of the company dividend payout ratio. Keywords: dividend payout ratio, profitability, liquidity, size of company
Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Kinerja dan Keberlangsungan UMKM di Kota Denpasar Idawati, Ida Ayu Agung; Pratama, I Gede Surya
Warmadewa Management and Business Journal (WMBJ) Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmbj.2.1.1644.1-9

Abstract

Abstract MSME is a creative industry that tends to have a short-term orientation in making business decisions. Generally SME actors do not have organized information about the financial condition, market share, competition dynamics and track record management. One way to enrich knowledge in managing finances is to use financial literacy. This study aims to analyze the effect of financial literacy on the performance and sustainability of MSMEs in Denpasar City. Data collection using a questionnaire distributed directly to the object of research. The population in the study were three MSME sectors that dominated in Denpasar City, namely the handicraft, culinary and fashion industry sectors totaling 330 MSMEs. The research sample was 100 MSMEs with the method of determining the sample, namely simple random sampling. Structural equation model based on partial least square is used to analyze data. The results showed that there was a significant influence between financial literacy on the performance and sustainability of MSMEs in Denpasar City. The implication of the results of this study is that with a good understanding of financial literacy it is expected that MSME actors will be able to make the right financial and management decisions to improve business performance and sustainability. Keywords: financial literacy, performance, sustainability Abstrak UMKM merupakan industri kreatif yang cenderung memiliki orientasi jangka pendek dalam pengambilan keputusan bisnisnya. Umumnya pelaku UMKM tidak memiliki informasi yang terorganisir tentang kondisi keuangan, pangsa pasar, dinamika kompetisi dan jejak rekam manajemen. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memperkaya pengetahuan dalam mengelola keuangan adalah dengan menggunakan literasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Kota Denpasar. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar langsung kepada objek penelitian. Populasi dalam penelitian adalah tiga sektor UMKM yang mendominasi di Kota Denpasar, yaitu sektor industri kerajinan, kuliner dan fashion sebanyak 330 UMKM. Sampel penelitian adalah sebanyak 100 UMKM dengan metode penentuan sampel, yaitu simple random sampling. Model persamaan struktural berbasis partial least square digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Kota Denpasar. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah bahwa dengan pemahaman literasi keuangan yang baik diharapkan para pelaku UMKM akan mampu membuat keputusan keuangan dan manajemen yang tepat untuk peningkatan kinerja dan keberlanjutan usaha. Kata Kunci: literasi keuangan, kinerja, keberlangsungan
PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN PERTANIAN DI BURSA EFEK INDONESIA Pratama, I Gede Surya; Idawati, Ida Ayu Agung
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh rasio keuangan terhadap return saham perusahaan sektor Pertanian di BEI secara parsial dan simultan. Sampel penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling, diperoleh 16 perusahaan pertanian di Bursa Efek Indonesia dengan periode pengamatan selama 5 (lima) tahun dari tahun 2012 sampai tahun 2016. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji statistik F dan uji statistik t. Hasil uji F menunjukkan rasio keuangan terdiri dari: rasio likuiditas, aktivitas, profitabilitas, leverage dan nilai pasar secara simultan berpengaruh positif terhadap return saham pada perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI. Pengaruh rasio keuangan secara parsial terhadap return saham berdasarkan hasil uji statistik t menunjukkan rasio likuiditas tidak berpengaruh terhadap return saham, rasio aktivitas berpengaruh negatif terhadap return saham, rasio profitabilitas berpengaruh positif terhadap return saham, rasio leverage berpengaruh positif terhadap return saham dan rasio nilai pasar berpengaruh positif terhadap return saham pada perusahaan pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Kata kunci: Rasio Likuiditas, Aktivitas, Profitabilitas, Leverage, Nilai Pasar, Return Saham.
ANALISIS PREDIKSI KEBANGKRUTAN PADA SEKTOR KEUANGAN BANK YANG TERDAFTAR DI BEI MENGGUNAKAN MULTIPLE DISCRIMINANT ANALYSIS Idawati, Ida Ayu Agung; Pratama, I Gede Surya
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bank memiliki peran dalam kegiatan perbankan di suatu negara. Secara langsung, bank adalah salah satu instrumen penggerak perekonomian suatu negara. Bank sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk kelancaran pendanaan maupun penyimpanan dana mereka. Berdasarkan data bank tahun 2000-2011 terdapat 12 bank yang telah berhenti beroperasi atau bangkrut. Tujuan penelitian ini adalah untuk memprediksi kebangkrutan bank-bank di Indonesia yang telah terdaftar di BEI periode 2015-2017. Penelitian ini menggunakan multiple discriminant analysis untuk memprediksi kebangkrutan bank-bank tersebut. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling, dan diperoleh 10 bank sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari sampel sebanyak 10 bank, 8 bank dinyatakan berada dalam grey area, 1 bank diprediksi berada dalam zona kebangkrutan dan 1 bank diprediksi berada dalam zona aman. Kata kunci: Prediksi Kebangkrutan, Altman Z-Score, Sektor Keuangan Bank
ANALISIS PREDIKSI KEBANGKRUTAN PADA SEKTOR KEUANGAN BANK YANG TERDAFTAR DI BEI MENGGUNAKAN MULTIPLE DISCRIMINANT ANALYSIS Idawati, Ida Ayu Agung; Pratama, I Gede Surya
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bank memiliki peran dalam kegiatan perbankan di suatu negara. Secara langsung, bank adalah salah satu instrumen penggerak perekonomian suatu negara. Bank sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk kelancaran pendanaan maupun penyimpanan dana mereka. Berdasarkan data bank tahun 2000-2011 terdapat 12 bank yang telah berhenti beroperasi atau bangkrut. Tujuan penelitian ini adalah untuk memprediksi kebangkrutan bank-bank di Indonesia yang telah terdaftar di BEI periode 2015-2017. Penelitian ini menggunakan multiple discriminant analysis untuk memprediksi kebangkrutan bank-bank tersebut. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling, dan diperoleh 10 bank sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari sampel sebanyak 10 bank, 8 bank dinyatakan berada dalam grey area, 1 bank diprediksi berada dalam zona kebangkrutan dan 1 bank diprediksi berada dalam zona aman. Kata kunci: Prediksi Kebangkrutan, Altman Z-Score, Sektor Keuangan Bank
PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN PERTANIAN DI BURSA EFEK INDONESIA Pratama, I Gede Surya; Idawati, Ida Ayu Agung
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh rasio keuangan terhadap return saham perusahaan sektor Pertanian di BEI secara parsial dan simultan. Sampel penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling, diperoleh 16 perusahaan pertanian di Bursa Efek Indonesia dengan periode pengamatan selama 5 (lima) tahun dari tahun 2012 sampai tahun 2016. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji statistik F dan uji statistik t. Hasil uji F menunjukkan rasio keuangan terdiri dari: rasio likuiditas, aktivitas, profitabilitas, leverage dan nilai pasar secara simultan berpengaruh positif terhadap return saham pada perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI. Pengaruh rasio keuangan secara parsial terhadap return saham berdasarkan hasil uji statistik t menunjukkan rasio likuiditas tidak berpengaruh terhadap return saham, rasio aktivitas berpengaruh negatif terhadap return saham, rasio profitabilitas berpengaruh positif terhadap return saham, rasio leverage berpengaruh positif terhadap return saham dan rasio nilai pasar berpengaruh positif terhadap return saham pada perusahaan pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Kata kunci: Rasio Likuiditas, Aktivitas, Profitabilitas, Leverage, Nilai Pasar, Return Saham.
PKMS PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA BERBASIS EKONOMI KREATIF MELALUI USAHA PEMBUATAN KUE TRADISIONAL DI BANJAR BLAHTANAH SUKAWATI Pradnyanitasari, Putu Dian; Putri, Putu Yudha Asteria; Idawati, Ida Ayu Agung
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Abdi Masyarakat (JAIM)
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v3i1.537

Abstract

Market snacks are foods that are usually bought from traditional markets. Until now the market snacks are still very popular for family snacks and served to guests. One type of market snacks that are well known from any times to the present is the sagon cake. In Bali the sagon cake which is commonly called "jaje sagon" is very popular, especially when it is approaching the feast day of "jage sagon" which is very popular in the market. This traditional cake made from coconut and sticky rice flour is the result of production from a home industry (IRT) business using simple equipment. The problems faced by partners include: 1) Do not have a bookkeeping or records related to income, expenses, production costs and profit and loss. 2) Do not have knowledge about management accounting practices related to the calculation of cost of production, cost of orders, capital budgeting and the performance of UMKM in conducting their business activities. 3) Do not understand corporate governance. 4) Don't have a marketing system like social media. 5) Unattractive product packaging and lack of product variation. The solutions offered for this problem are 1) Assisting in making simple financial books and reports. 2) Assist and provide management accounting training. 3) Provide training on the application of corporate governance, especially relating to the determination of production and marketing strategies. 4) Make social media to help in product marketing and provide assistance in its use. 5) Help make new packaging more attractive so that it can increase marketing and make alternative jaje sagon that is more varied from more contemporary flavors or forms.
Analisis Kinerja Keuangan Pada Lembaga Perkreditan Desa (Lpd) Desa Adat Tabanan Idawati, Ida Ayu Agung; Putri, Ni Gusti Ayu Agung Trisna
Warmadewa Management and Business Journal (WMBJ) Vol. 1 No. 1 (2019): Avaiable Online
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmbj.1.1.1010.19-26

Abstract

Village Credit Institutions are financial institutions operating in every Pakraman village in Bali. The sustainability of a Village Credit Institution depends on the trust of the community, and thus their existence is expected to be able to maintain the trust of the people who invest their funds in the institution. Financial performance is one indicator of the assessment of the development of a Village Credit Institution. The purpose of this study was to assess the financial performance of the Village Credit Institution in Tabanan from 2011- 2015. The assessment techniques used in this study were liquidity ratio analysis, activity ratio analysis, solvability ratio analysis, profitability ratio analysis, efficiency analysis business, and statistical analysis using historical ratio standards. The results show that the liquidity ratio (current ratio) in 2011 is considered very good; in 2012, 2013, 2014 it was considered good enough,; while in 2015 it was considered less. The activity ratio (total assets turn over) in 2011, 2013, 2014 and 2015 is considered to be quite good while 2012 is considered not good enough. The solvability ratio (debt to assets ratio) in 2011 is considered not good enough, in 2012, 2013 and 2014 it is considered good enough, but in 2015 it is considered very good. The rentability ratio with the economic rentability in 2011 and in 2015 is considered very good, but in 2012, 2013, 2014 it is considered quite good. Rentability of own capital in 2011, 2012, 2013 and 2014 is considered good enough, but in 2015 it is considered very good. The business efficiency (leverage multiplier) in 2011 is considered to be less efficient, in 2012, 2013, 2014 it is considered quite efficient, but in 2015 is considered very efficient. Lembaga perkreditan desa adalah lembaga keuangan yang beroperasi di setiap desa pakraman di bali. Keberlanjutan hidup suatu LPD bergantung pada kepercayaan masyarakat, sehingga tiap-tiap LPD yang ada di Bali diharapkan mampu menjaga serta mempertahankan kepercayaan masyarakat yang menanamkan dananya pada lembaga tersebut. Kinerja keuangan merupakan salah satu indikator penilaian perkembangan suatu Lembaga Perkreditan Desa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Tabanan dari tahun 2011–2015. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis rasio likuiditas, analisis rasio aktivitas, analisis rasio solvabilitas, analisis rasio rentabilitas, analisis efisiensi usaha dan analisis statistik dengan menggunakan standar rasio historis Rasio likuiditas (rasio lancar) pada tahun 2011 menunjukkan sangat baik, pada tahun 2012, 2013, 2014 dianggap cukup baik, sedangkan pada tahun 2015 dianggap kurang. Rasio aktivitas (total assets turn over) pada tahun 2011, 2013, 2014 dan 2015 dianggap 2012 cukup baik sementara dianggap belum cukup baik. Rasio solvabilitas (debt to asset ratio) pada tahun 2011 dianggap kurang baik, pada tahun 2012, 2013 dan 2014 dianggap sangat baik. Rentability ratio dengan menggunakan rentabilitas ekonomi pada tahun 2011 dan 2015 dianggap sangat baik, sedangkan pada tahun 2012, 2013, 2014 dianggap cukup baik. Rentabilitas modal sendiri pada tahun 2011, 2012, 2013 dan 2014 dianggap cukup baik, sedangkan pada tahun 2015 dianggap sangat baik. Efisiensi bisnis (leverage multiplier) pada tahun 2011 dianggap kurang efisien, pada tahun 2012, 2014 dianggap cukup efisien, sedangkan pada tahun 2015 dianggap sangat efisien.