This Author published in this journals
All Journal Mechanova
Philip Kristanto
Faculty of Industrial Technology, Petra Christian University

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PERANCANGAN ALAT MAGNETISASI BAHAN BAKAR MOTOR DIESEL Winarto, Wendy; sutrisno, teng; Kristanto, Philip
Mechanova Vol 4 (2015): Semester genap 2015-2016
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.5 KB)

Abstract

Salah satu kerugian akibat penggunaan biodiesel adalah penurunan daya dan akselerasi darimotor diesel. Dalam penelitian ini dilakukan pemberian pengaruh medan magnet pada saluranbahan bakar motor diesel yang menggunakan bahan bakar biodiesel agar dapat meningkatkanprestasi kerja dari motor diesel. Penelitian ini menggunakan alat magnetisasi bahan bakar I (∅0,35 mm ; 3600 & 4000 lilitan) dan alat magnetisasi bahan bakar II (∅ 0,5 mm ; 1000, 2000, &3000 lilitan) yang dipasang pada saluran bahan bakar (sebelum pompa injeksi).Pengujian prestasi kerja motor diesel menggunakan metode putaran motor konstan denganpengereman berubah dari dinamometer rem air. Emisi gas buang motor diesel diuji dengan metodeuji emisi gas buang motor berpenggerak penyalaan kompresi pada kondisi akselerasi bebas (sesuaiSNI 19-7118.2-2005).Dari hasil pengujian didapatkan alat magentisasi yang terbaik, yaitu alat magnetisasi dengandiameter 0,5 mm; 1000 lilitan yang dipasang pada jarak 20 cm dari pompa injeksi. Alatmagnetisasi ini mampu meningkatkan daya motor sebesar 8,54%, torsi 7,64%, efisiensi termal10,04% dan menurunkan SFC sebesar 12,51%. Selain peningkatan prestasi kerja mesin diesel,pemasangan alat magnetisasi juga menurunkan opasitas (ketebalan asap) gas buang motor dieselsebesar 20,81%.
PERANCANGAN CATALYTIC CONVERTER DENGAN BAHAN PADUAN KERAMIK DAN TEMBAGA UNTUK MENGURANGI EMISI GAS BUANG SUZUKI KATANA Gunawan, Steven; Kristanto, Philip
Mechanova Vol 4 (2015): Semester gasal 2015-2016
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.623 KB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan masyarakat akan alat transportasi juga ikutmeningkat. Peningkatan jumlah kendaraan juga akan berdampak buruk pada lingkungan, yaituemisi gas buang dari hasil pembakaran yang tidak sempurna menyebakan polusi udara. Polusi udarayang dihasilkan akan berdampak pada kenyamanan dan kesehatan manusia. Berdasarkan masalahtersebut maka diperlukan tindakan untuk mencegah pencemaran udara oleh gas buang kendaraan.Salah satunya dengan menggunakan catalytic converter yang dapat mengubah gas pencemar udarayang dihasilkan kendaraan bermotor menjadi gas yang lebih ramah lingkungan. Sehingga polusiudara yang dihasilkan kendaraan bermotor dapat dikendalikan.
STUDI PERBEDAAN KARAKTERISTIK MESIN DIESEL PANTHER 4JA-1 MENGGUNAKAN METASOL, BIOSOLAR DAN SOLAR MURNI Kusuma, Kelvin; Kristanto, Philip
Mechanova Vol 3 (2014): Semester genap 2014-2015
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.893 KB)

Abstract

Metanol merupakan alkohol yang paling sederhana, Metanol memiliki energi pembakaran dan stokiometri terendah dibandingkan dengan jenis alkohol lainnya. Karena itu, mesin pembakaran berbahan bakar metanol akan menghasilkan daya maksimum. Penelitian bahan bakar campuran metanol dan solar menggunakan mesin diesel empat langkah empat silinder untuk mempelajari daya mesin, torsi, konsumsi bahan bakar spesifik, dan efisiensi. Dalam penelitian ini, mesin diesel diuji dengan menggunakan metanol yang dicampur dengan solar pada rasio pencampuran 5:95, 10:90 dan 15:85. Kinerja mesin  yang menggunakan bahan bakar metasol akan dibandingkan dengan kinerja mesin dari bahan bakar solar dan biosolar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa output daya dan torsi untuk bahan bakar metasol dengan campuran 5:95 dan 10:90 lebih tinggi dibandingkan dengan solar dan biosolar  namun campuran 15:85 lebih rendah dibandingkan dengan solar dan biosolar. Konsumsi bahan bakar spesifik untuk campuran 5% dan 10 % lebih  baik dibandingkan solar dan biosolar namun campuran 15 % lebih rendah. Efisiensi termal meningkat pada campuran 5% dan 10 % sementara 15 % mengalami penurunan.Dari penelitian diketahui bahwa campuran terbaik adalah 5% dan yang terendah adalah campuran 15 %
KONVERSI PENGGUNAAN BAHAN BAKAR BENSIN KE BAHAN BAKAR ETHANOL PADA MOTOR BAKAR 4 LANGKAH UNTUK SEPEDA MOTOR Kartika, Ivan Surya; Kristanto, Philip
Mechanova Vol 1 (2012): Semester genap 2012-2013
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.123 KB)

Abstract

Bahan bakar fosil saat ini keberadaannya semakin langka, dan diperlukan langkah-langkah pencarian bahan bakar alternatif yang layak untuk menggantikan bahan bakar minyak,terutama bensin, yang kebutuhannya sangat banyak untuk kendaraan bermotor. Salah satu bahanbakar alternatif pengganti bensin adalah ethanol. Pada percobaan ini akan dilihat bagaimanaethanol jika diterapkan pada sepeda motor 4 langkah 1 silinder dengan sistem bahan bakarkarburator.Hasil dari percobaan menunjukkan bahwa bahan bakar ethanol dapat diterapkan padasepeda motor 4 langkah dengan sistem bahan bakar karburator, bahkan dengan ubahan-ubahanpada rasio kompresi menjadi 11,2:1, bukaan main jet 115, serta pengapian maju 5° sebelum TMA,tenaga sepeda motor naik, yaitu 6,6 HP di kondisi standart, menjadi 7,6 HP, setelah menerapkansemua modifikasi itu. Salah satu masalah pada bahan bakar ethanol yang diterapkan padakarburator bensin adalah idle mesin yang sedikit kurang baik, serta tenaga putaran bawah yangsedikit terkurangi.
PERANCANGAN MEJA BANTU BONGKAR PASANG GEARBOX TRUCK DENGAN METODE ULIR PENGGERAK Haryanto, Bobby; Jonoadji, Ninuk; Kristanto, Philip
Mechanova Vol 5 (2016): Semester gasal 2016-2017
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.366 KB)

Abstract

Di negara berkembang seperti negara Indonesia, kebutuhan akan alat trasnportasi sangat tinggisebagai salah satu faktor pendukung pembangunannya. Khusus nya di kota besar, kebutuhan akantransportasi sangatlah tinggi. Baik transportasi darat, laut, dan udara untuk kelancaran prosesproduksinya. Truck merupakan salah satu transportasi darat yang sangat sering digunakan.Semakin banyak truck yang dimiliki oleh suatu perusahaan, maka semakin banyak pula perawatanyang harus dilakukan secara rutin agar truck selalu dalam kondisi prima. Salah satunya adalahperawatan transmisi. Hal yang paling penting adalah pengecekan kondisi kampas kopling. Dimanauntuk mengecek kondisi kampas kopling, gearbox harus dilepas terlebih dahulu. Susahnya prosesbongkar pasang gearbox membuat pekerja harus menggunakan beberapa alat, seperti dongkrak,balok kayu, ataupun katrol.Oleh karena itu dibuatnya perancangan alat bantu bongkar pasang gearbox yang dapat membantupekerja agar lebih mudah untuk melakukan proses bongkar maupun pasang. Mekanisme yangdigunakan yaitu menggunakan sistem ulir penggerak, sehingga pekerja hanya perlu untuk memutarhandle untuk menaikkan ataupun menurunkan beban yang ditopang oleh alat bantu.
REDUKSI EMISI GAS BUANG PADA MOTOR BENSIN MENGGUNAKAN SERBUK TEMBAGA DAN BATU APUNG Sanjaya, Stephen; Kristanto, Philip
Mechanova Vol 3 (2014): Semester genap 2014-2015
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.666 KB)

Abstract

Penambahan Catalytic Converter pada mesin bensin Toyota Kijang 5K standard yang bertujuan untuk mereduksi emisi gas buang kendaraan bermotor. Catalytic Converter merupakan salah satu alternatif teknologi yang dapat digunakan untuk mereduksi polutan emisi gas buang pada kendaraan bermotor yaitu Carbon Monoksida (CO) dan Hidrokarbon (HC). Penelitian ini dilakukan dengan menguji 3 model yang telah dibuat yaitu Catalytic Converter I (Pellet), Catalytic Converter II (Sekat Tembaga), Catalytic Converter III (Batu Apung). Dapat disimpulkan bahwa Catalytic Converter III (Batu Apung) adalah model yang terbaik untuk digunakan dalam mereduksi emisi gas buang. Dalam pengujian ini juga dilakukan pengukuran tekanan vakum dan terjadi kenaikan tekanan vakum, yaitu sebesar -17 in/Hg. Kenaikan tekanan vakum di intake manifold pada Catalytic Converter III lebih tinggi bila dibandingkan dengan Catalytic Converter II, dapat diakibatkan karena pada Catalytic Converter III menggunakan granular batu apung yang dapat menghambat laju tekanan pada saluran pipa gas buang. Selain itu pengujian ini membuktikan konsentrasi CO menurun cukup signifikan dengan penambahan batu apung pada saluran gas buang, namun untuk konsentrasi HC tidak jauh berbeda dengan hasil pengujian Catalytic Converter II. Hal ini ditunjukkan melalui penurunan konsentrasi CO sebesar 19,75% dan HC sebesar 15,37% dari keadaan standard yaitu tanpa menggunakan Catalytic Converter.
PERANCANGAN SISTEM PENGAPIAN DUA BUSI PADA KENDARAAN HONDA GL PRO Salim, Robby Arianto; Kristanto, Philip
Mechanova Vol 3 (2014): Semester genap 2014-2015
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.409 KB)

Abstract

Di zaman yang berkembang seperti sekarang , teknologi dibidang otomotif juga ikut berkembang secara cepat. Oleh karena itu penggunaan bahan bakar fosil untuk transportasi juga ikut meningkat secara pesat dibandingkan dengan zaman sebelum adanya alat transportasi yang menggunakan mesin pembakaran dalam. Diakibatkannya penggunaan bahan bakar fosil yang berlebihan, maka sekarang ini persediaan minyak bumi juga ikut menipis. Karena dari itu para produsen otomotif juga berlomba untuk berinovasi dalam membuat mesin yang hemat bahan bakar. Salah satu cara penghematan bahan bakar adalah membuat mesin yang menggunakan busi lebih dari satu persilindernya agar pembakaran lebih efisien . Dari sistem dua busi ini diharapkan jumlah penggunaan bahan bakar lebih hemat. Selain itu penelitian ini juga dapat mengetahui seberapa besar jumlah peningkatan performa setelah melakukan modifikasi pada mesin sepeda motor. Penelitian ini menggunakan alat chassis dynamometer untuk mengetahui perubahan performa sebelum dan sesudah modifikasi.
PERANCANGAN DIESEL PARTICULATE TRAP UNTUK MENURUNKAN OPASITAS GAS BUANG Lesmana, Andika Daniel; Kristanto, Philip
Mechanova Vol 4 (2015): Semester gasal 2015-2016
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.56 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan tingginya polusi udara yang disebabkan olehasap kendaraan bermotor khususnya mesin diesel. Kendaraan bermesin diesel mengeluarkanjelaga (partikulat) yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Oleh karena itu perlu suatu teknologiagar asap yang dikeluarkan menjadi lebih tidak beracun. Tujuan penelitian ini yaitu inginmereduksi opasitas gas buang kendaraan diesel konvensional (non common-rail system) denganDiesel Particulate Trap (DPT) berbahan paduan keramik dan tembaga. Kendaraan yangdigunakan yaitu Toyota Kijang LGX tahun 2003. Hasil penelitian menunjukkan penurunantekanan pada pengujian back pressure sebesar 1 in/Hg, penurunan opasitas gas buang secarasignifikan yaitu sebesar 46% dan tenaga serta torsi yang tetap menunjukkan bahwa DPT yangdipasang tidak mempengaruhi kinerja mesin.