Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SISTEM PERAMALAN STOK OBAT MENGGUNAKAN METODE EXPONENTIAL SMOOTHING R, Eka Mala Sari; Kustiyahningsih, Yeni; Sugiharto, Rizki
Proceedings Konferensi Nasional Sistem dan Informatika (KNS&I) 2015
Publisher : Proceedings Konferensi Nasional Sistem dan Informatika (KNS&I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.493 KB)

Abstract

Obat merupakan salah satu kebutuhan paling penting pada sebuah rumah sakit. Kesehatan pasien pada suatu rumah sakit tergantung pada ketersediaan obat terutama bagi pasien yang rawat inap dan dalam kondisi yang menghawatirkan. Oleh karena itu pihak rumah sakit harus menyediakan obat dalam jumlah yang cukup bagi pasiennya. RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu adalah salah satu Rumah sakit umum daerah yang mulai berkembang, instalasi farmasi merupakan salah satu instalasi yang mengalami kesulitan untuk menentukan stok obat pada periode selanjutnya.dalam penelitian ini akan dibahas bagaimana membangun sistem peramalan stok obat. Dalam proses peramalan stok obat harus mengetahui nilai penjualannya terlebih dahulu sehingga dapat diketahui banyaknya stok pada periode berikutnya. Metode peramalan yang digunakan dalam sistem ini adalah Exponential Smoothing yang mengacu pada komponen peramalan data deret waktu variansi acak dengan proses autokorelasi untuk penentuan variabel inputnya. Hasil dari peramalan menggunakan Exponential Smoothing dengan konstanta Alpha sebesar 0,2 dan Beta sebesar 0,3menghasilkan nilai MSE sebesar 4,7908.
PERENCANAAN ARSITEKTUR ENTERPRISE BIDANG PETERNAKAN DI DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN BANGKALAN Kustiyahningsih, Yeni; Kautsar Sophan, M.; Yunia Fitri, Idealetika
Jurnal Simantec Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v4i1.1042

Abstract

ABSTRAKPermasalahan utama dari departemen pertanian dan peternakan kabupaten Bangkalan adalah proses integrasi data. Departemen saat ini telah tersedia beberapa aplikasi untuk mendukung proses bisnis. Tetapi tidak memiliki akses dalam lingkungan jaringan yang mengakibatkan transfer data departemen masih secara manual. Selain itu, kurangnya aplikasi yang mendukung dinas pertanian dan peternakan. Hal ini diperlukan untuk merencanakan suatu arsitektur enterprise yang sesuai dengan fungsi bisnis, khususnya di bidang pertanian dan pertanian. Perencanaan arsitektur enterprise (EAP) adalah sebuah proses yang di hasilkan untuk membantu manajemen dalam memahami fungsi bisnis di setiap bagian organisasi. EAP juga merupakan produk pengembang aplikasi yang lebih mudah menangani kesalahan dalam sistem yang ada. Untuk membangun itu diperlukan kerangka kerja atau bekerja langkah. Penelitian ini menggunakan kerangka Faderal enterprise Architecture Framework (FEAF) sebagai panduan untuk perencanaan arsitektur enterprise. Hasil penelitian ini adalah desain arsitektur enterprise di bidang pertanian dari departemen Pertanian dan peternakan Bangkalan di mana terdapat kesesuaian antara hasil dari kerangka desain dengan kebutuhan di departemen adalah sebesar 85,71%.Kata Kunci : Departemen pertanian dan peternakan Kabupaten Bangkalan, Enterprise architecture planning (EAP), Faderal enterprise Architecture Framework (FEAF).ABSTRACTThe main problem department of agriculture and farm Bangkalan district is data integration process. Department currently has available some applications to support business processes. But the lack access in network environment which Department resulted transfer data is still doing it manually. Besides this, the lack supporting application agriculture and farm. It is necessary to plan an appropriate enterprise architecture with business functions, especially in the farm and agriculture. Enterprise architecture planning (EAP) is a process that produced to assist management in understanding the business functions in every part of organization. EAP is also a product for application developers making it easier to correct errors existing systems. To building it needed framework or work steps. This research used FEA framework (FEAF) as a guide to enterprise architecture planning. This result research is design of enterprise architecture of Department of Agriculture and farm Bangkalan where there is concordance between results of the design framework with needs in the Department is 85.71%.Keyword : Department of agriculture and farm Bangkalan district, Enterprise architecture planning(EAP), Faderal enterprise Architecture Framework (FEAF).
E-LEARNING BERBASIS ISO 19796-1 DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Kustiyahningsih, Yeni; Kartika, Dewi; Adiputra, Firmansyah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet telah memasuki hampir seluruh aspek kehidupan di berbagai sektor.Internet lebih dianggapmenarik untuk dijadikan media pembelajaran karena fitur atau kontennya yang lebih banyak danmenarik  dibandingkan  buku  cetak  biasa. Tujuan  e-learning  ini  adalah  menciptakan  mediapembelajaran  yang  dapat  diakses  secara  luas  serta  menyajikan  materi,  latihan  soal  dan  evaluasiyang  lebih  efisien.  Sistem  ini  mampu  mengukur  kualitas  e-learning  yang  digunakan  dalampenyampaian  pembelajaran,  sehingga  dapat  meningkatkan pemahaman  mahasiswa  dalam  belajarserta  membantu  dosen  dalam  menyampaikan  materi  pembelajaran.ISO  19796-1  dibuat  secaragenerik  untuk  mengakomodasi  kebutuhan  di  bidang  standarisasi  kualitas  e-learning.  Pada  elearning ini, terdapat aplikasi yang mampu mengukur kualitas sistem e-learning, berdasarkan bobotprioritas  yang  sebelumnya  ditentukan  oleh  stakeholder.  Bobot  prioritas  inilah  yang  kemudiandiolah menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW).Hasil penelitianini adalah aplikasiyang  mampu  menilai kualitas  sistem  e-learning  berdasarkan  ISO  19796-1  dan  memberikanrekomendasi untuk perbaikan sistem. Lima kriteria dengan penilaian kurang dari bobot yang telahditentukan akan muncul sebagai perbaikan sistem.
Fuzzy Anp Method And Internal Business Perspective For Performance Measurement In Determining Strategy SMEs Kustiyahningsih, Yeni; Rahmanita, Eza; Purnama, Jaka
UNEJ e-Proceeding 2016: Proceeding The 1st International Basic Science Conference
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suramadu bridge is one of the transport Infrastructures that can provide social and economic growth opportunities, especially in Madura Island. Bangkalan Indonesia district is closest to longest bridge access. The number of SMEs (Small, and Medium Enterprises) in Bangkalan Indonesia reach more than 125 thousand units, it is possible and potential as an engine of regional economic growth as well as a reduction aspects of unemployment and poverty in the future. Therefore, one important factor Influencing the ongoing advancement of SMEs is a performance measurement. Performance measurement in this study is based on a perspective of the Balanced Scorecard is an internal business. Internal business consists of several indicators, namely Variation Batik, Raw Material Price Increase, Weather Conditions, Production, total manpower, the number of new products, Sales Transactions, Ownership (Shop). This indicator is measured using methods FANP (fuzzy analythic network process), while FANP is a comparison matrix phase, conversion to triangular fuzzy number, geometric mean calculation, synthetic extend calculation, determining  the degree of likelihood, determining the weight vector and normalization. This research approach integrated internal business perspective and fuzzy Analytic Network Process (FANP). The results of this research is a priority weighting of assessment indicators of internal business perspective. Based on sensitivity testing, then obtained batik variety of criteria and new product be a major factor in determining the future strategy for batik persisted with emphasis on local knowledge area.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN PENJURUSAN SLTA DENGAN METODE ID3 DAN C4.5. ahmanita, Eza R; Kustiyahningsih, Yeni
Proceeding SENDI_U 2016: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjurusan sekolah dalam jenjang SLTA merupakan permasalahan yang komplek, hal ini dikarenakan jumlah siswa yang terus bertambah dan banyaknya syarat yang harus dipenuhidalam menentukan jurusan, akibatnya proses penjurusan kurang tepat dan tidak sesuai minat siswa. Jika penjurusan sesuai dengan kemampuan dan minat/bakat siswa maka merea dapatbelajar dengan nyaman dan dapat menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai bidangnya. Tujuan penelitian ini adalah membantu guru dalam proses penyeleksian pemilihan jurusansehingga proses yang dihasilkan dari seleksi ini lebih akurat dan objektif. Indikator atau kriteria yang akan digunakan dalam penyeleksian ini adalah nilai Matematika, Fisika, Biologi, Kimiauntuk semester 1 dan semester 2, Nilai Psikotest (IQ), Saran Psikotest, Angket/Minat Siswa, Saran Bimbingan Konseling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodeklasifikasi pohon keputusan ID3 dan C4.5. karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam menentukan keputusan. Hasil dari klasifikasi kedua algoritma akan di analisa untuk  enentukan algoritma mana yang paling optimal kinerjanya. Kedua algoritma ini akan dibandingkan kinerjanya dengan mencari recall, pressicion, accuracy terbesar dan Nilai error rate terkecil yang dicapai. Hasil akhir dari penelitian ini, bahwa kinerja algoritma C4.5 lebih baik dari pada algoritma ID3 karena memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dari pada algoritma ID3.Kata Kunci : Algoritma ID3, C4.5, Penentuan Jurusan SLTA, Pohon keputusan, akurasi
APLIKASI PENGUKURAN KINERJA UMKM DENGAN METODE FUZZY ANP UNTUK MENENTUKAN STRATEGI INOVASI UMKM Kustiyahningsih, Yeni; Rahmanita, Eza
Proceeding SENDI_U 2016: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangkalan merupakan kabupaten yang paling dekat dengan akses jembatan Suramadu, dimanasebagai titik awal pertumbuhan ekonomi di Madura. Bila melihat jumlah UMKM (Usaha MikroKecil dan Menengah) di Kabupaten Bangkalan yang mencapai lebih dari 125 ribu unit, sangatmungkin dan berpotensi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus merupakan aspekpengentasan pengangguran dan kemiskinan dimasa mendatang. Oleh karena itu Salah satu faktorpenting yang berpengaruh terhadap berlangsungnya kemajuan UMKM adalah Produktivitas.Artinya apabila produktivitas meningkat maka kesejahteraan dan mutu UMKM juga meningkat.Saat ini dinas masih melakukan pengukuran kinerja secara manual dan observasi langsung olehtim survei pada tiap lokasi UKM sekabupaten Bangkalan. Sehingga hasil analisa daripengukuran, belum optimal. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan metode fuzzy AnalyticNetwork Process (FANP). Metode ini digunakan karena dalam penggunaannya terdapatketergantungan dan umpan balik diantara masing-masing kriteria. Skor bobot FANP digunakananalisis Strategi inovasi dan SWOT (strength, weakness, opportunity dan thread) UMKM.. Hasildari penelitan ini adalah bobot indikator masing-masing UKM untuk pemetaan industrikreatif kabupaten bangkalan untuk menentukan strategi inovasi bagi perkembangan UMKM diBangkalan.Kata Kunci : Fuzzy Analytic Network Process (FANP), SWOT, UMKM, PengambilanKeputusan, kinerja
MEDIA PEMBELAJARAN ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI PERUSAHAAN BERBASIS WEBDOI: 10.31504/KOMUNIKA.V9I1.2814 Kustiyahningsih, Yeni
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 9, No 1 (2020): Juni
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31504/komunika.v9i1.2814

Abstract

Mata kuliah Arsitektur Sistem Informasi Perusahaan (ARSIP) atau Enterprise Architecture merupakan mata kuliah semester dua program studi Sistem Informasi . Mata kuliah ini membahas mengenai arsitektur, konsep, metode perancangan, implementasi, blue print teknologi informasi (TI) dan strategi map. Pembelajaran yang sudah dilakukan selama ini menggabungkan model pembelajaran konvensional berupa ceramah dan metode Student Centered Learning (SCL). Permasalahan dalam penelitian ini adalah kesulitan dalam memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai framework TI, blueprint TI dan menggabungkan proses bisnis dalam perusahaan. Berdasarkan penerapan model SCL, masih banyak mahasiswa yang belum memahami cara mengintegrasikan beberapa proses bisnis menjadi blueprint. Hal ini ditunjukkan dengan rendahnya nilai rata-rata UTS dan UAS. Untuk itu, penelitian ini bermaksud  membuat media pembelajaran ARSIP berbasis web interaktif dengan mengintegrasikan metode framework TOGAF dan balanced scorecard untuk memudahkan mahasiswa memahami konsep Enterprise Architecture dan menerapkan metode TOGAF pada perusahaan atau organisasi. Dengan inovasi ini, terjadi peningkatan rata-rata nilai UTS dan UAS kelas sebesar 15 %  dengan tingkat kelayakan aplikasi media pembelajaran ini sebesar  87 %.
MODEL ENROLLMENT PENERIMAAN SISWA BARU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI MENGGUNAKAN METODE AHP & SAW (Studi Kasus : Dinas Pendidikan Kab Bangkalan) Sulviatin, Novia; Kautsar Sophan, Moch.; Kustiyahningsih, Yeni
Jurnal Simantec Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v4i2.1387

Abstract

ABSTRAKPenerimaan Siswa Baru (PSB) merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh semua sekolah di setiap jenjang. Di Kabupaten Bangkalan proses ini masih menggunakan cara manual dalam pelaksanaannya. Selama ini, calon siswa harus datang ke sekolah untuk melakukan pendaftaran. Setiap hari calon siswa harus mengecek apakah namanya tercantum dalam kuota penerimaan atau tidak. Apabila nama mereka tidak tercantum dalam kuota penerimaan, maka mereka harus memilih sekolah baru dan melakukan proses yang sama hingga batas waktu yang ditetapkan. Sistem enrollment merupakan salah satu solusi permasalahan di atas. Enrollment dimulai dari proses pendaftaran online, proses penyeleksian hingga pengumaman hasil seleksi secara online. Pada penelitian ini, proses penyeleksian menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW). AHP digunakan untuk menentukan bobot dari kriteria calon siswa yaitu nilai UAN, prestasi individu, dan usia, sedangkan SAW digunakan sebagai langkah akhir penjumlahan bobot kriteria hingga menghasilkan peringkat nilai tertinggi ke terendah calon siswa berdasarkan kriteria tersebut. Calon siswa yang tersisih dari kuota penerimaan diberikan rekomendasi sekolah baru berdasarkan jarak terdekat tempat domosili siswa ke sekolah baru. Data yang digunakan sebagai uji coba adalah data pendaftar siswa baru tahun pelajaran 2012-2013 SMP Negeri 2 Bangkalan dan menghasilkan tingkat akurasi sebesar 91.5%.Kata kunci : AHP,Enrollment, PSB Online, Rekomendasi, SAW. ABSTRACTNew Student Admission (NSA) is an annual activity held by all education institutions. In Bangkalan regency, this activity still uses a manual way in its process. Prospective students should come to the school to register themselves. Every day they should check whether their names are included on the list of the admission quota or not. If their names are not included in the list, then they should choose other school and repeat the same process until the deadline of the admission. Enrollment system is one of the solutions of the above problem. Enrollment begins with an online registration, then a selection process, until the last is the online announcement of the selection result. In this study, the selection process used the Analytical Hierarchy Process (AHP) and Simple Additive Weighting (SAW) methods. AHP is used to determine the quality of the prospective students’ criteria, including the national examination score, individual achievement, and age. While SAW is used as the last step, the addition of the criteria quality to reveal the highest until the lowest ranks based on those criteria. The eliminated prospective students from the admission quota would get a recommendation of the new prospective schools based on the distance of their place of residence to the new schools. The trial data used is the data of the new student admission in the academic year of 2012-2013 in Junior High School 2 Bangkalan and result accuracy rate of 91.5 %.Keywords: Enrollment, NSA Online, AHP, SAW, Recommendation
APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5. UNTUK PENJURUSAN SMA Kustiyahningsih, Yeni; Rahmanita, Eza
Jurnal Simantec Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v5i2.1629

Abstract

ABSTRAKAlgoritma C4.5 merupakan pengembangan dari algoritma ID3, kelebihan algoritma C4.5 dapat menangani atribut kontinyu dan diskrit, kemudian dapat menangani training data dengan missing  value, serta menggunakan gain ratio untuk memperbaiki information gain. Selama ini untuk  menentukan penjurusan  sekolah SMA masih dilakukan dengan cara manual. Semakin tahun terjadi peningkatan jumlah siswa dan syarat untuk penjurusan juga semakin komplek, sehingga diperlukan sistem aplikasi penjurusan untuk membantu pihak sekolah dalam mempercepat dan efisiensi penjurusan sekolah. Apabila penjurusan sesuai dengan kemampuan dan minat  siswa, maka mereka dapat belajar dengan nyaman dan lulusan yang dihasilkan juga mendapat nilai yang maksimal, sehingga rata-rata nilai meningkat. Tujuan penelitian ini adalah membuat klasifikasi penjurusan siswa menggunakan algoritma C4.5 (metode decision tree) untuk mempermudah dan mempercepat penentuan penyeleksian pemilihan  jurusan sehingga proses yang dihasilkan dari seleksi ini lebih akurat dan objektif. Adapun Kriteria penjurusan adalah nilai Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Nilai Psikotest (IQ), Saran Psikotest, Angket/Minat Siswa, Saran Bimbingan Konseling. Hasil dari klasifikasi algoritma akan di analisa untuk menentukan recall, pressicion,   accuracy terbesar dan  Nilai error rate terkecil yang dicapai. Dari skenario uji coba yang dilakukan nilai akurasi yang dihasilkan setelah dilakukan pruning lebih baik dari pada tanpa pruning.Kata Kunci : Algoritma C4.5, Penentuan Jurusan, decission tree, akurasi, kriteria ABSTRACTThe C4.5 algorithm is the development of ID3 algorithm that the excess of C4.5 can handle continuous and discrete attributes and training data with the missing value, and uses the gain ratio to improve information gain. During this time, to determine the high school majors is still done manually. For more years the increasing number of students and the requirements for majors are increasingly complex, it is necessary to have an application system of majors to help school in accelerating the efficiency of the school majors. If the majors are in accordance with the student’s abilities and interests, the result will be that the students can learn comfortably and can get maximum score, and thus the average value increases. The purpose of this research is to make a classification placement of students using the C4.5 algorithm (decision tree method)  to facilitate and accelerate the determination of the screening department election so that the resulting process of this selection is more accurate and more objective. The majors’ criteria for consideration are the score of Mathematics, Physics, Biology, Chemistry, Psychological Value (IQ), Psychological advice, Questionnaire / Students’ Interests, and Counseling. The results of the algorithm classification will be analyzed to determine any recall, precision, greatest accuracy and value of the smallest error rate achieved. From the performed test-scenario, the accuracy values produced after pruning is better than without pruning.Keywords: Algorithm C 4.5, Determination Department, decision tree, accuracy, criteria
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN TERAPI OBAT MENGUNAKAN METODE ADAPTIVE SIMPLE MULTI ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE (ASMART) Kustiyahningsih, Yeni; Mula'ab, Mula'ab; Saputra, Rizal Dwi
Jurnal Simantec Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v7i2.6662

Abstract

Pengobatan sendiri (Swamedikasi) lebih banyak di pilih masyarakat sebagai langkah awal untuk mengurangi gejala penyakit ringan. Saat ini kebanyakan dari masyarakat memilih obat-obatan dengan melihat dari media masa, iklan, saran tetangga, atau dari sumber lainnya dan di konsultasikan kepada apoteker. Masalah muncul ketika ada beberapa orang yang membeli obat di apotik dan ingin konsultasi kepada apoteker, sehingga terjadi suatu antrian. Hal itu yang sering membuat masyarakat langsung membeli obat tanpa konsultasi kepada apoteker dan tanpa mengetahui kriteria obat terlebih dahulu. Kriteria obat adalah tepat indikasi, tepat kontraindikasi, jenis, dosis, dan harga. Banyaknya kriteria dalam menentukan terapi obat yang tepat maka dibutuhkan metode ASMART. Metode ini merupakan metode yang mampu menyelesaikan masalah dengan multikriteria. Dengan menggunakan metode ASMART untuk menentukan terapi obat menghasilkan tingkat akurasi sebesar 84,48 %. Nilai akurasi ini diperoleh dengan cara menganalisa tingkat persamaan hasil yang dilakukan oleh orang ahli (Dokter) terhadap sistem yang kita buat. Pembuatan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) ini memiliki tingkat kesesuaian seperti apa yang diinginkan oleh user / pengguna sebesar 81,5 % berdasarkan hasil rata-rata kuesioner terhadap 1 responden dokter, 3 responden apoteker, dan 30 responden masyarakat. Kata Kunci : Terapi obat, SPK, ASMART, Adaptive, Apotek.