Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Pengaruh Lapisan Ionosfer Terhadap Komunikasi Radio Hf Sutoyo, Sutoyo; Putra, Andi
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2015: SNTIKI 7
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.108 KB)

Abstract

Keberhasilan komunikasi radio HF sangat dipengaruhi oleh perubahan kondisi lapisan ionosfer. Perubahan yang terjadi dapat menimbulkan permasalahan bagi penggunaan frekuensi kerja di stasiun radio. Sehingga dibutuhkan analisis pengaruh lapisan ionosfer terhadap komunikasi radio HF dengan manajemen frekuensi agar mendapatkan frekuensi kerja yang optimal. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis pengamatan pengaruh lapisan ionosfer terhadap hasil komunikasi stasiun ALE Pekanbaru dengan stasiun Tanjungsari, Biak, Kupang, Pontianak, dan Watukosek. Berdasarkan hasil uji komunikasi stasiun ALE Pekanbaru. Dari hasil uji komunikasi antar stasiun ALE tersebut diperoleh bahwa pada bulan Juli 2013 frekuensi kerja yang dapat digunakan berada pada rentang frekuensi 14 MHz hingga 25 MHz untuk sirkuit Pekanbaru-Watukosek dan Pekanbaru-Kupang, sedangkan sirkuit Pekanbaru-Tanjungsari berada pada frekuensi 14 MHz hingga 25 MHz . Dari hasil yang diperoleh membuktikan bahwa satu frekuensi saja tidak dapat digunakan terus-menerus disebabkan tingkat keberhasilan pemantulan gelombang radio HF di dipengaruhi oleh lapisan ionosfer.Kata kunci: ALE, frekuensi kerja, pengaruh lapisan ionosfer, radio HF.
SAKSI IKRAR TALAK MENURUT KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN PARA FUQAHA Syukran, Syukran; Putra, Andi
Hukum Islam Vol 17, No 2 (2017): Hukum Keluarga dan Ekonomi Syariah
Publisher : Fakultas Syariah dan hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/hi.v17i2.4982

Abstract

Talak adalah merupakan hak suami dalam ketentuan hukum Islam, sehingga Jumhur ulama berpendapat bahwa talak dipandang sah dan tidak memerlukan bukti ataupun saksi di saat mengikrarkanya. Sedangkan menurut peraturan tentang perkawinan yang berlaku di Indonesia, talak baru dianggap sah apabila diikrarkan dan disaksikan di depan Pengadilan Agama. Keluar dari perbedaan tersebut dan untuk lebih selamatnya, sebaiknya pengucapan ikrar talak itu hendaknya disaksikan di depan Pengadilan Agama. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya perselisihan antara suami dan istri terkait status hubungan mereka, pembayaran nafkah, atau bahkan masalah waris jika salah satu di antara mereka meninggal dunia.
PERILAKU MASYARAKAT DALAM MEMBUANG SAMPAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN WALI KECAMATAN WATOPUTE Amaluddin, La Ode; Putra, Andi
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.814 KB)

Abstract

Tujuan  dalam  penelitian  ini adalah untuk mendapatkan  data  dan gambaran tentang: 1) Gambaran perilaku masyarakat dalam membuang sampah rumah tangga di Kelurahan Wali Kecamatan Watopute:; 2) Untuk mengetahui upaya yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Wali Kecamatan Watopute. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini ditentukan berdasarkan teknik random sampling.Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa : 1) Sebagian besar responden dalam hal ini masyarakat Kelurahan Wali mempunyai pengetahuan baik tentang membuang sampah yang terdiri dari 41,67% dan pengetahuan sedang 58,33%. Sedagkan pengetahuan dalam kategori kurang tidak ada. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan responden adalah pada kategori baik. Sikap responde secara umum adalah kategori sikap baik yaitu sebanyak 30 responden (50%). Sebagian besar responden mempunyai tindakan kurang dalam pengelolaan atau membuang sampah terdiri dari 47%. Tindakan sedang di Kelurahan Wali 41,67% dan tindakan dalam kategori baik sebanyak 13,33%. Dapat disimpulkan bahwa tindakan responden di Kelurahan Wali dalam kategori tindakan kurang. Sehingga dapat dikatakan bahawa pengetahuan dan sikap yang baik tidak diikuti tindakan yang baik juga. Secara umum masyarakat mengelola sampah rumah tangga dengan cara membakar, menimbun dan membuang sampah di kawasan hutan; 2) Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga adalah salah satunya dengan pelaksanaan kegiatan bakti sosial. Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Perilaku Masyarakat
PERENCANAAN PERAWATAN MESIN BATCHING PLANT DENGAN PENDEKATAN RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) (STUDI KASUS PT. WASKITA BETON PRECAST TBK Putra, Andi; Patradhiani, Rurry; Wisudawati, Nidya
Integrasi Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 3, No 2 (2018): Vol. 3 No. 2: Jurnal Ilmiah Teknik Industri Integrasi
Publisher : Fakultas Teknik Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v3i2.1271

Abstract

PT. Waskita Beton Precast merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur Beton precast dan ready mix. Permasalahan perusahaan adalah tingginya waktu kerusakan mesin batching plant di unit penyimpanan dan penyalur material yang mengakibatkan sistem produksi terhenti (downtime). Berdasarkan permasalahan, perlu dilakukan pengembangan sistem perawatan dengan pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM). Hasil pengolahan data metode RCM, nialai FMEA tertinggi adalah komponen solenoid, hasil analisis LTA, komponen belt conveyor, vanbelt dan solenoid tergolong kategori outage problem, sedangkan saringan agregat hanya economic problem. Hasl pemilihan tindakan komponen dalam ketegori Condition Directed (CD) yaitu komponen solenoid, kategori Finding Failure (FF) yaitu saringan agregat dan kategori Time Directed (TD) yaitu belt conveyor dan vanbelt. Komponen dalam kategori Time Directed (TD) dilakukan perhitungan interval penggantian komponen berdasarkan kriteria Total minimum downtime (TMD). Hasil perhitungan Total minimum downtime (TMD) didapatkan pergantian/perawatan selama 23 hari untuk komponen belt conveyor dan 14 hari untuk komponen vanbelt. Usulan perawatan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dapat menurunkan downtime sebesar 12,89% dari tingkat downtime 3,46% menjadi 2,91% yang artinya menurunkan rata-rata waktu downtime dari 25 jam/bulan menjadi 21 jam/bulan.
KUALITAS PELAYANAN PERIZINAN TERPADU Putra, Andi; Sahuri, Chalid
Jurnal Kebijakan Publik Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.4.2.p.175-178

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuidan menganalisis kualitas pelayanan perizinan terpadu dan aspek-aspek yang mempengaruhinyapada Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kabupaten Siak.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana responden penelitian diambil darimasyarakat yang telah pernah dan sedang mengurus perizinan sebanyak 100 orang diambil secaraaccidental sampling dan pengumpulan data menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkankualitas pelayanan pada BPMP2T Kabupaten Siak sudah terselenggara dengan baik dan aspekakseptabilitas, aspek kontinuitas, aspek akuntabilitas, aspek teknikalitas dan aspek profitabilitas,merupakan aspek yang mempengaruhi kualitas pelayanan.Kata Kunci: kualitas pelayanan, prinsip pelayanan, aspek pelayanan
Analisis Tindakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perawat dalam Pengendalian Infeksi Nosokomial di Ruang ICU RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Salawati, Liza; Taufik, Nasyaruddin Herry; Putra, Andi
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 14, No 3 (2014): Volume 14 Nomor 3 Desember 2014
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Infeksi nosokomial bisa terjadi di ruang Intensive Care unit (ICU) yang berdampak pada pasien dan rumah sakit. Pasien yang dirawat di  ICU  berpeluang untuk terkena infeksi nosokomial 5-8 kali lebih tinggi dari pada yang dirawat di ruang rawat inap. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dan pelatihan dengan tindakan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) perawat dalam pengendalian infeksi nosokomial di ICU RSUDZA Banda Aceh. Jenis penelitian adalah analitik dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian adalah seluruh perawat di ICU RSUDZA Banda Aceh, teknik pengambilan sampel secara total populasi.  Hasil uji  Chi-Square (CI 95%, α 0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan pelatihan dengan tindakan K3 perawat (P = 0,027; RP = 3,46); (P = 0,032; RP = 3,00) dan (P= 0,003; RP = 0,25). Kesimpulan , terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan pelatihan dengan tindakan K3 perawat dalam pengendalian infeksi nosokomial di ICU RSUDZA Banda Aceh. Abstract. Nosocomial infections can occur in the Intensive Care unit (ICU) of the impact on patients and hospitals. Patients who treated in the ICU of a chance for nosocomial infections 5-8 times higher than those treated in the patient care room. This study aims to determine the asociations between knowledge, attitudes and training with occupational safety and health measures  nurses in the control of nosocomial infections in the ICU RSUDZA Banda Aceh. The research design was an analytic review with cross-sectional design. The sample in this study were all nurses who provide health care to patients in the ICU RSUDZA Banda Aceh,  sample was determined based on total population. The results Chi-Square Test (CI 95%,α 0,05) showed that there was a significant association between knowledge, attitudes, and training with the occupational safety and health (P = 0.027; RP = 3.46) (P = 0.032; RP = 3.00) and (P = 0.003; RP = 0.25). The conclusions in this research that there is a significant relationship between knowledge, attitudes, and occupational safety and health in the control of nosocomial infections in ICU of RSUDZA Banda Aceh.