Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

VARIATION OF CUTTING PARAMETERS IN THE PROCESS OF TURNING AISI 4340 STEEL ON SURFACE ROUGHNESS Lubis, M. Sobron Yamin; Siahaan, Erwin; Darmawan, Steven; Adianto, Adianto; Ronald, Ronald
SINERGI Vol 23, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.432 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2019.2.007

Abstract

In the metal machining process, cutting speed and feed rate are cutting parameters that affect the surface quality of the workpiece produced. The use of improper cutting parameters can cause the workpiece surface to be rough, and the cutting toolage to be shorter. This study was conducted to determine the effect of cutting parameters and the use of carbide tools on the surface roughness of metal steel workpieces. The research was carried out using the experimental method of AISI 4340 steel metal workpiece turning using cutting tool coated. Five variations of cutting speed used are: 140 m/min, 150 m/min, 160 m/min, 170 m/min, 180 m/min and three variations in feed rate: 0.25 mm/rev, 0.3 mm/rev, 0.35 mm/rev. After the turning process, the surface roughness of the workpiece is measured using a surface tester. From the results of the study, it was found that the surface roughness value was directly proportional to the feed rate and inversely proportional to the cutting speed. The smallest surface roughness value is 9.56 μm on cutting speed 180 m / min, and feed rate is 0.25 mm/rev. 
BUDAYA ORGANISASI DALAM IMPLEMENTASI ROGRAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK (STUDI PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KOTA KENDARI) Ronald, Ronald; Komba, Sundi; Rahman, Rahman
Publica : Jurnal Administrasi Pembangunan dan Kebijakan Publik Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Publica Vol 10 No 2
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/publica.v10i2.10603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis budaya organisasi dalam implementasi program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kendari. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif.  Informan penelitian berjumlah sepuluh orang. Data diperoleh berasal dari wawancara, observasi dan studi dokumen. Analisis data terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dalam implementasi program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak belum optimal, dimana dalam pelaksanaannya belum berjalan maksimal sehingga dapat dikatakan budaya organisasi yang dimiliki masih lemah berpengaruh terhadap penurunan implementasi program/kegiatan, disebabkan minimnya anggaran yang dialokasikan untuk membiayai program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, dan komitmen pemerintah serta seluruh pihak yang terkait belum sepenuhnya mendukung pencapaian tujuan dengan melaksanakan tugas masing-masing dengan penuh rasa tanggungjawab disetiap unsur-unsur. Unsur-unsur budaya organisasi yang dimaksud adalah aspek-aspek budaya organisasi, nilai-nilai, dan asumsi dasar. Kata kunci : Budaya organisasi, program, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak
REKAYASA NILAI DAN ANALISIS DAUR HIDUP PADA MODEL ALAT POTONG KUKU DENGAN LIMBAH KAYU DI CV. PIRANTI WORKS Santoso, Haryo; Ronald, Ronald
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Volume 7, No.1, Januari 2012
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.988 KB) | DOI: 10.12777/jati.7.1.19-26

Abstract

Produk-produk yang menggunakan bahan polystyrene dengan jenis extruded polystyrene (PS) merupakan salah satu sumber pencemaran bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Salah satu kandungan yang terdapat pada polystyrene adalah karsinogen yang dapat menyebabkan kanker. Kandungan karsinogen akan terurai selama 100 tahun pada tanah dan 7 tahun pada tubuh manusia Penelaahan kembali desain dan melakukan substitusi material menggunakan pendekatan rekayasa nilai (value engineering) dan analisis daur hidup dapat menghasilkan produk dengan nilai atau value yang lebih baik. Rekayasa nilai merupakan suatu metoda yang didasarkan pada pemahaman bahwa fungsi yang disandang oleh sebuah produk merupakan kunci untuk mencapai nilai yang lebih baik, sedangkan analisis daur hidup bertujuan mengevaluasi dampak lingkungan dari suatu produk dan menurunkan pertanggungan terhadap lingkungan. Pemanfaatan limbah di CV. Piranti Works pada model alat potong kuku dengan mengintegrasikan rekayasa nilai dan analisis daur hidup bertujuan untuk memberikan nilai atau value yang lebih baik dari segi lingkungan, serta sebagai langkah awal mengurangi penggunaan polystyrene. Hasil dari penelitian ini akan menunjukkan bahwa limbah kayu pada CV. Piranti Works dapat dioptimalkan serta memberikan nilai tambah dan layak untuk menggantikan bahan polystyrene secara lingkungan, sekaligus visi perusahaan yang menuju arah sustainabilitas dapat tercapai. Kata Kunci : rekayasa nilai, analisa daur hidup, polystyrene, alat potong kuku. Abstract Products that use materials polystyrene with the type of extruded polystyrene (PS) is one source of pollutan to the environment and human health. One of the content contained on polystyrene is a carsinogens that can cause cancer. The content of carsinogens will decompose over 100 years on land and 7 years in human body. Review of re-design and material substitution using value engineering aprroach and life cycle analysis can produce products with a value or a better value. Value engginering is a method that is based on the understanding that the functions carried by a product is key to achieving better value, while life cycle analysis to evaluate the environmental impacts of a product and reduce the coverage of the environment. Utilization of waste in the CV. Piranti Works nail on the model of cutting tools by integrating value engineering and life cycle analysis aimed to provide value or a better value in terms of environment, as well as an intial step to reduce the use of polystyrene. The results of this study will show that the waste timber in CV.Piranti Works can be optimized as well as providing added value and worth to replace polystyrene materials in the environment, an the company’s vision toward sustainability can be achieved. Analysis of the eco-efficiency in CV. Piranti Works where this is a green industry, is based of life cycle analysis of the production. LCA analysis is used to evaluate the environmental impacts of wooden radio product also improve of resource usage efficiency and reduce coverage on the environment. In addition to LCA as environmental parameters are also contained an analysis of economic parameters by using cost benefit analysis and market analysis. In addition this research is to integrating economic and environmental parameters that form the eco-efficiency also integrate social parameters, where the integration of these three parameters lead to the sustainability analysis of wooden radio product. The results of this study will proof that the eco-efficiency of production can show the feasibility of an economically and environmentally, and implementation of eco-efficiency strategies can add value both economically, socially, and environmentally. Keyword : value engineering, life cycle analysis, polystyrene, nails cutting tools
KEPATUHAN KONSUMSI OBAT, PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP FREKUENSI KEKAMBUHAN PENDERITA SKIZOFRENIA DI DESA SRIHARJO, IMOGIRI, BANTUL Ronald, Ronald
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat Volume 09/Nomor 01/2016
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Desa Sriharjo, Imogiri Kabupaten Bantul termasuk daerah dengan jumlah penderita skihozrenia yang termasuk tinggi. Pada semester pertama tahun 2014 index penyakit skizofrenia pada rawat jalan Puskesmas Imogiri II tercatat 781, bahkan pada semester kedua tahun 2014 meningkat menjadi 1203 kunjungan di rawat jalan Puskesmas Imogiri II. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kepatuhan konsumsi obat, pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap frekuensi kekambuhan penderita skizofrenia di desa Sriharjo, Imogiri, Bantul. Populasi penelitian ini sebanyak 67 keluarga pasien dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Data diukur mengunakan daftar periksa dan dianalisis dengan ChiSquare. Data menunjukkan secara simultan variabel Kepatuhan konsumsi obat, dukungan dan pengetahuan pengetahuan keluarga berpengaruh dan signifikan terhadap frekuensi kekambuhan penderita Skizofrenia pada Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul. Sedangkan secara parsial dukungan dan pengetahuan keluarga berpengaruh dan signifikan terhadap frekuensi kekambuhan, dan untuk Kepatuhan konsumsi obat tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap frekuensi kekambuhan penderita Skizofrenia pada Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul Yogyakarta Kata Kunci: skizofrenia, kepatuhan, pengetahuan,dukungan keluarga
HUBUNGAN PERILAKU HYGIENITAS IBU DAN KONDISI SANITASI DASAR TERHADAP PENYAKIT DIARE PADA BALITA DI PEKON SERAI KECAMATAN PESISIR TENGAH KABUPATEN PESISIR BARAT Ronald, Ronald; Abidin, Zaenal
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.793 KB)

Abstract

Diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan juga merupakan penyakitpotensial KLB yang sering disertai dengan kematian. Di Puskesmas Krui tingkat IRpenyakit diare (1,04%) masih di bawah angka IR nasional (41%) dan IR ProvinsiLampung (3,7%). Di Pekon Serai tren penyakit diare meningkat setiap tahunnya, tahun2011 – 2013 adalah 44, 45, 49 dengan persentase 0,97%, 1,00%, dan 1,04%. dankejadian diare terhadap balita tahun 2011 – 2013 adalah 22,71%, 23,12%, dan 26,63%.Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan perilaku hygienitas ibu dan kondisi sanitasidasar dengan kejadian diare pada balita di Pekon Serai Kecamatan Pesisir TengahKabupaten Pesisir Barat tahun 2014.Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan Pendekatan Cross Sectional. Populasiadalah balita yang berdomisili di Pekon Serai, sebanyak 184 dan jumlah sampel 70,diambil secara acak sederhana. pengambilan data menggunakan kuisioner. Analisa datapada penelitian ini menggunakan uji Chi-square(X²).Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang memilikibalita diare42 orang (60%), berperiaku hygienitas tidak baik36 orang (51.4%), yangmemiliki jamban 39 orang (55.7%), tempat pembuangan sampah 43 orang (61.4%),saluran pembuangan air limbah 35 orang (50%)tidak memenuhi syarat. Hasil anaisisbivariate menunjukkan bahwa ada hubungan antara perilaku hygienitas nilai-p = 0,001dan OR 6,692, ada hubungan kondisi jamban terhadap penyakit diare dengan nilai-p =0,003 dan OR 5,278, ada hubungan yang signifikan antara kondisi tempat pembuangansampah terhadap penyakit diare dengan nilai p=0,018 nilai OR=3,758, ada hubunganyang signifikan antara kondisi saluran pembuangan air limbah terhadap penyakit diaredengan nilai-p = 0,028 dan didapat nilai OR= 3,431. Sedangkan kondisi sarana air bersihtidak ada hubungannya terhadap penyakit diare di Pekon Serai Kabupaten Pesisir Barattahun 2014.Kata Kunci : Perilaku Hygienitas, Sanitasi Dasar, Diare
VARIATION OF CUTTING PARAMETERS IN THE PROCESS OF TURNING AISI 4340 STEEL ON SURFACE ROUGHNESS Lubis, M. Sobron Yamin; Siahaan, Erwin; Darmawan, Steven; Adianto, Adianto; Ronald, Ronald
SINERGI Vol 23, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/sinergi.2019.2.007

Abstract

In the metal machining process, cutting speed and feed rate are cutting parameters that affect the surface quality of the workpiece produced. The use of improper cutting parameters can cause the workpiece surface to be rough, and the cutting toolage to be shorter. This study was conducted to determine the effect of cutting parameters and the use of carbide tools on the surface roughness of metal steel workpieces. The research was carried out using the experimental method of AISI 4340 steel metal workpiece turning using cutting tool coated. Five variations of cutting speed used are: 140 m/min, 150 m/min, 160 m/min, 170 m/min, 180 m/min and three variations in feed rate: 0.25 mm/rev, 0.3 mm/rev, 0.35 mm/rev. After the turning process, the surface roughness of the workpiece is measured using a surface tester. From the results of the study, it was found that the surface roughness value was directly proportional to the feed rate and inversely proportional to the cutting speed. The smallest surface roughness value is 9.56 μm on cutting speed 180 m / min, and feed rate is 0.25 mm/rev. 
PENGARUH PRODUCT QUALITY TERHADAP CUSTOMER PREFERENCE PADA PRODUK SAMSUNG DI SURABAYA DENGAN BRAND IMAGE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Ronald, Ronald
Jurnal Strategi Pemasaran Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Strategi Pemasaran
Publisher : Jurnal Strategi Pemasaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.093 KB)

Abstract

This study was conducted to determine whether the Product Quality and Brand Image effect on Customer Preference on Samsung products in Indonesia, especially in the city of Surabaya in the middle of the competition Brand Smartphones are increasingly numerous and competing to provide advanced features as well as the development of technology which is fast enough so the researchers wanted to find out how the influence of Product Quality and Brand Image on Customer Preference. This research uses descriptive quantitative approach by distributing questionnaires to 100 respondents. Determination of respondents using purposive sampling technique which is based on consumers who never make purchases more than once in one of the smartphone Samsung in the city of Surabaya. The data obtained will be processed by the method of analysis of PLS (Partial Least Squares) in order to determine the influence between variables of the study.