Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

GLASS-CEILING IN A SINGLE MOTHER’S LIFE Jatiningsih, Oksiana; Sarmini, Sarmini; Habibah, Siti Maizul
The Journal of Society and Media Vol 4, No 1 (2020): Digital Era in Society and Media
Publisher : Department of Social Science, Faculty of Social Science &Law, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jsm.v4n1.p199-227

Abstract

Single mothers face problems not only because of their own status so they have to struggle hard to meet their needs, but also because of patriarchal social construction that presents many challenges to women. This qualitative research is aimed at revealing: the form of glass-ceiling for single mother and their   strategies taken to deal with that. This research was conducted in Sidoarjo on five single mothers. Data were collected using in-depth interviews. The theory used is symbolic interaction because it allows researchers to identify research subjects. The results of this study reveal that the glass-ceiling faced by women are domestic responsibilities, sosial control, and underestimation of women. Strategies for dealing with it are sharing work and ignorant of negative responses. The response to the glass-ceiling depends very much on the way of thinking (mind) of women in seeing themselves. When women put themselves away as objects (me) that are powerless against the values that apply, then the choice of action to face the challenges of their lives (glass-ceiling) tends to be compromising and accommodating, whereas if the means adopted are based more on how to see themselves as subjects (I), then the method adopted tends to be uncompromising.
ENSURE RISK OPTIMISATION IMPLEMENTASI TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA COBIT 5 Sarmini, Sarmini; Adipurwoko, Satria Pandu
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 10, No 2 (2019): JURNAL SIMETRIS VOLUME 10 NO 2 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.652 KB) | DOI: 10.24176/simet.v10i2.3496

Abstract

Belum adanya panduan dan referensi utama yang harus dipergunakan sebagai standar penentuan strategi dalam menangani berbagai risiko yang dihadapi dan belum adanya pemantauan implementasi manajemen risiko untuk memastikan tata cara pengelolaan risiko dijalankan sungguh-sungguh menunjukan STMIK Amikom Purwokerto belum secara serius memperhatikan masalah dan risiko-risiko yang mungkin terjadi terkait implementasi TI yang dapat merugikan organisasi. Oleh karena itu, untuk mengatasi dan    mengelola risiko yang dapat mengganggu jalannya proses bisnis dan  menimbulkan kerugian, maka diperlukan manajemen risiko untuk meminimalisir risiko-risiko yang mungkin terjadi. Salah satu kerangka kerja yang dapat digunakan untuk mengevaluasi manajemen risiko TI adalah COBIT 5 khususnya pada domain EDM03 (Ensure Risk Optimisation) dan proses APO12 (Manage Risk) yang membahas secara terperinci mengenai manajemen risiko TI. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah mengukur tingkat kapabilitas subdomain proses EDM03 (Ensure Risk Optimisation) untuk mengetahui dan memastikan sejauh mana proses optimasi risiko implementasi TI pada STMIK Amikom Purwokerto. Hasil pengukuran tingkat kapabilitas proses domain EDM03 Ensure Risk Optimisation berada pada di level 0 (Incomplete Process), hal ini menunjukan bahwa proses EDM03 tidak diimplementasikan atau gagal mencapai tujuannya. Pada tingkatan ini, hanya ada sedikit bukti atau bahkan tidak ada bukti adanya pencapaian sistematik dari tujuan proses tersebut.
Kemampuan Representasi Simbolik Matematik Siswa SMP Menggunakan Blended Learning Komala, Elsa; Sarmini, Sarmini
PRISMA Vol 9, No 2 (2020): PRISMA Volume 9, No 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v9i2.1078

Abstract

Tujuan artikel ini membahas tentang kemampuan representasi simbolik matematik siswa dalam menyelesaikan soal, dan melihat respon siswa pada pembelajaran matematika menggunakan blended learning. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan memberikan enam soal kemampuan representasi simbolik matematik terhadap 30 siswa kelas IX-6 di SMP Negeri 3 Cianjur tahun ajaran 2019/ 2020. Data dalam penelitian ini berupa soal tes kemampuan representasi simbolik matematik dan angket. Hasil angket dihitung berdasarkan persentase respon terbesar yang kemudian dideskripskan dengan kata-kata. Hasil yang diperoleh bahwa kemampuan representasi simbolik matematik dengan menggunakan blended learning rata-ratanya 75, artinya lebih dari 80% siswa yang menggunakan blended learning hasil pembelajarannya tuntas. Respon siswa pada pembelajaran matematika menggunakan blended learning sebagian besar memberikan respon positif.
KONSTRUKSI MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN HUKUM UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA TENTANG KOREA POP CULTURE (BUDAYA POP KOREA) DWI GATI, NITA Dwi; Sarmini, Sarmini
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 2, No 4 (2016): YUDISIUM 2 TAHUN 2016 Jilid 1
Publisher : UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengungkap pandangan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya tentang Korea Pop Culture (Budaya Pop Korea). Budaya pop Korea dalam penelitian ini adalah budaya pop Korea dalam bentuk drama The Heirs. Pandangan Mahasiswa terkait drama  The Heirs dilihat dari tiga aspek yaitu: (1) aspek karakter pemain drama The Heirs; (2) aspek tema cerita dalam drama The Heirs; (3) gaya berbusana pemain drama The Heirs. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori konstruksi dari Peter L. Berger. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data fenomenologi Husserl. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam. Informan berjumlah empat mahasiswa, empat informan tersebut memiliki karakteristik yang sesuai dengan kriteria informan penelitian, yaitu (1) telah mengenal budaya Korea maksimal sejak tahun 2011; (2) menggemari produk-produk budaya Korea khususnya drama Korea; (3) mengetahui dan memahami mengenai drama Korea The Heirs; (4) telah menyaksikan drama Korea The Heirs dari episode 1-20.  Hasil penelitian ini menunjukkan pandangan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya tentang Korea Pop Culture (Budaya Pop Korea) dalam bentuk drama Korea The Heirs, bahwa drama Korea  The Heirs memberi dampak positif bagi para penikmat dari drama tersebut. dampak positif tersebut antara lain Karakter baik yang ditampilkan pemain drama Korea The Heirs menjadi pendorong penikmat drama dalam memunculkan karakter yang dimilikinya dan Gaya berbusana yang ditampilkan para pemain drama Korea The Heirs dapat dijadikan sebagai acuan dalam pemilihan gaya berbusana. Kata Kunci : konstruksi mahasiswa, budaya populer Korea, drama Korea The Heirs Abstract This research reveals view students of the faculty of social and laws s state university of Surabaya about Korea pop culture. Pop culture Korea in this research was pop culture the form of the drama the heirs. The drama students related to the heirs viewed from three aspects: ( 1 ) the character a performer of the drama the heirs; ( 2 ) the theme story in drama the heirs; ( 3 ) style dressing a performer of the drama the heirs. A theory that used in this research that is the theory construction of Peter  L. Berger. Methods used in this study adopted qualitative approaches with the research design phenomenology. Technique data analysis in this research using a technique data analysis phenomenology husserl . Technique data collection use observation and in-depth interviews. Informants were four students, four informant has characteristic according to research criteria informant, (1) have known Korea culture maximum since 2011; (2) subacid products Korea culture especially Korea drama; (3) know and understanding about Korea drama the heirs; (4) who have interest to play the heirs and see the drama of episodes 1-20. This research result indicates view students of the faculty social science and law state university Surabaya about Korea pop culture the form of the drama the heirs, that drama Korea the heirs give a positive impact for the audience for the drama. The positive impact these include good character are displayed player  Korea drama the heirs become thruster connoisseur drama in eliciting characters that it had and a style of dress that displayed the players of Korea drama the heirs can be used as reference in the election of a style of dress. Key Word: construction students, Korea pop culture, Korea drama the heirs
KONSTRUKSI MAHASISWA PROGRAM STUDI S1 ILMU HUKUM UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA TENTANG FASHION Ariyanti, Ariyanti; Sarmini, Sarmini
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1, No 4 (2016): YUDISIUM 1 TAHUN 2016 Jilid 2
Publisher : UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKonstruksi mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Hukum Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tentang fashion adalah salah satu tempat untuk mengekspresikan busana seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Hukum Unesa tentang fashion ketika di lingkungan kampus dan di luar kampus. Hal itu disebabkan karena kampus adalah salah satu ruang sosial multi identitas untuk mengekspresikan busana mahasiswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi. Lokasi penelitian Program Studi Hukum, Jurusan Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian mengambil lima informan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan teknik pengumpulan data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan keabsahan data. Hasil penelitian, yaitu: fashion dipahami sebagai penyampaian nilai-nilai yang dikomunikasikan melalui apa yang ditampilkan, fashion juga sebuah bentuk dari ekspresi individualistik, bahwa fashion dapat memberi kepuasan pada seseorang karena mereka dapat menampilkan busananya dengan percaya diri, dan fashion juga sebagai cara yang dilakukan oleh seorang individu untuk membedakan dirinya dengan orang lain dengan menampilkan keunikan yang dimilikinya, selain fashion juga dimaknai sebagai identitas pakem yang diterapkan pada diri sendiri. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kenyamanan tetap mendominasi pertimbangan informan dalam busana kesehariannya demikian pula dengan ukuran nyaman dan sopan.Kata kunci: Konstruksi, Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Hukum Unesa, FashionAbstractConstruction students course s1 of jurisprudence state university surabaya about fashion is one place to express fashion someone. This report aims to understand construction students course s1 of jurisprudence unesa about fashion when within the campus and outside campus. That is because campus is one of the spaces social multi identity to express fashion students. Methods used is research by design phenomenology qualitative. Research locations course of study law, of law, the faculty of social and law, State University Surabaya. Data was gathered using observation, interview, and documentation. Informants research take five sources by using purposive sampling technique. Data analyzed using a technique data collection, presentation of data, withdrawal conclusions and the validity of data. The results of the study: fashion understood as delivery of values communicated through that which is displayed, fashion also a form of expression individualistik, that fashion can provide satisfaction in someone because them to display fashion with confidence, and fashion also as a way undertaken by an individual to distinguished himself with others in displaying the unique available, but fashion also seen as the identity pattern applied to yourself . Conclusion of the study is comfort fixed dominated consideration informants in fashion his routine this also happened to size comfortable and polite .Keywords: Construstion, Students Course S1 of Jurisprudence Unesa, Fashion
What is Discovery Learning Can Grow Critical Thinking Skills? Sukartiningsih, Sri; Sarmini, Sarmini; M., Jacky
The Indonesian Journal of Social Studies Vol 2, No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ijss.v2n2.p87-94

Abstract

Critical thinking is one of the skills that must be taught to students as an effect of globalization and the demands of skilled workers in the period of the Industrial Revolution 4.0. Various learning methods, models and strategies are developed to meet these objectives. One of them is the use of the Independent Learning Activity Unit (UKBM) teaching materials in learning to achieve the learning goals of students' critical thinking skills. The focus of this study is to describe students 'responses to the use of UKBM Sociology based on discovery learning to foster students' critical thinking skills. This research is a quantitative descriptive study with percentage techniques. Data is collected through questionnaires, observation and interviews. While the analysis is carried out through four stages, namely data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. This study shows several conclusions: 1) UKBM Sociology is effectively used in classroom learning to foster students' critical thinking skills; 2) the most prominent assessment is the aspect of student interest in the attractive UKBM design; 3) the assessment is less prominent in the aspect of the discovery learning approach in learning because it requires a long time and the seriousness of the teacher and students. This paper recommends using another learning model at UKBM to foster critical thinking skills.
The Role of Local Character Values in Developing Social Studies Learning Materials to Improve Student’s National Insight El Rizaq, Agung Dwi Bahtiar; Sarmini, Sarmini; Sunarto, Sunarto
The Indonesian Journal of Social Studies Vol 2, No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ijss.v2n2.p59-65

Abstract

Knowledge and cognitive development of individuals come from socio-cultural sources around themselves. This article aims to examine the use of local character values in the development of social studies teaching materials in schools. The method used is 4-D Thiagarajan model which has four stages; (1) Define, (2) Design, (3) Develop, and (4) Dessiminate. From the research process, there are significant differences between learning before using local character values and after using local characters. This is indicated by the difference in the value of the pre-test and post-test, after the treatment of the use of local character values in the IPS teaching and learning process the value of t_count shows greater than the t_table value of 1.7> 1.685 for 5%. The n-gain value of the pre-test and post-test was 0.58 in the medium category. This value shows the value of local character has a significant effectiveness in improving student?s national insight.
SOSIALISASI EFEK POSITIF DAN NEGATIF DARI VIDEO GAMES UNTUK ANAK-ANAK DI RT 001/RW 002 DESA CIBEUNYING KECAMATAN MAJENANG Baihaqi, Wiga Maulana; Ajeng Widiawati, Chyntia Raras; Sarmini, Sarmini
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.013 KB)

Abstract

Meningkatnya jumlah game online di Indonesia telah memberikan dampak positif dan negatif. Anak-anak yang lalai dengan kegiatan belajar dan mengaji, lupa waktu dan kurangnya interaksi dengan orang tua serta teman bahkan melakukan tindakan kekerasan yang ditiru dari sebuah video game online merupakan beberapa dampak negatif yang ditimbulkan dari game online. Kurangnya pengetahuan anak-anak dan orang tua menjadi salah satu faktor penyebab tingginya paparan dampak negatif dari game online kepada anak-anak. Game online tidak selamanya memberikan dampak negatif namun kurangnya pengetahuan mengenai dampak/efek negatif dan positif dari game online menjadikan angka dampak negatif game online semakin meningkat. Maka pentingnya untuk dilakukan sebuah sosialisasi mengenai dampak dari game online. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak kepada anak-anak mengenai dampak negatif dan positif dari game online sehingga mereka dapat dengan bijak untuk menggunakan waktunya bermain game online dan dapat mendapatkan manfaat positifnya. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan metode pendekatan monologis dan dialogis. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme peserta sosialisasi terkait dengan materi yang disampaikan dan tanggapan yang positif dari peserta.
INTEGRASI NILAI KARAKTER LOKAL DALAM PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPS UNTUK MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN SISWA El Rizaq, Agung Dwi Bahtiar; Sarmini, Sarmini; Sunarto, Sunarto
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 5, No. 1
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knowledge and cognitive development of individuals come from socio-cultural sources that are around themselves. This article is intended to examine the use of local character values in the development of social studies teaching materials in schools. The method used is the 4-D model Thiagarajan, which has a soft, (1) Determine, (2) Design, (3) Develop, and (4) Disseminate. From the research process, a significant difference is presented between learning before using character values and after using local characters. This is discussed by the difference in the pre-test and post-test values after there is a use of character values in the social studies learning process, the t-count value indicates the value is higher than the t-table value, 1.7> 1.685 for 5%. The n-gain pre-test and post-test values were 0.58 in the medium category. These values indicate the value of local characters has a significant increase in improving student learning outcomes. From the results of this test, it is recommended for experimental research with explanatory designs to illustrate the consistency of local characters in the knowledge of students on the subject of a nationalism insight.DOI: 10.17977/um022v5i12020p019
Implementasi Metode Analytical Hierarch Process Sebagai Pendukung Keputusan Kelayakan Pemberian Kredit Septiadi, Abednego Dwi; Sarmini, Sarmini
Teknomatika Vol 8 No 1 (2018): Teknomatika Vol 08 No 01 Maret 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer PalComTech

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mendorong kecepatan dan ketepatan proses pemberian kelayakan kredit, maka diperlukan sebuah alat bantu yang dapat mempermudah serta memberikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Alat tersebut merupakan  alat yang mampu memutuskan layak atau tidaknya sebuah pengajuan peminjaman kredit yang diajukan oleh nasabah. Dengan metode pengambilan keputusan Analytical Hierarchy Process sebagai dipadukan dengan kriteria penilaian 5C yaitu character, capital capacity, collateral, condition of economy diharapkan alat bantu tersebut mampu menghitung dan memberikan keputusan yang layak dan dapat dipertanggungjawabkan. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi yang memberikan data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah alat bantu berupa sistem informasi yang mampu menilai kelayakan dari sebuah pengajuan peminjaman yang telah disesuaikan dengan kriteria 5C. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sistem informasi mampu memberikan kecepatan dan ketepatan dalam penilaian analisis kredit dan kelayakan pemberian kredit kepada nasabah.  Kata kunci— Kelayakan Kredit, Decision Support System, Analytical Hierarchy Proces