Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

TEACHING READING BY COMBINING KNOW – WANT TO KNOW – LEARN (K-W-L) WITH THREE TWO ONE (3-2-1) STRATEGIES AT SENIOR HIGH SCHOOL SAUDAH, SAUDAH; Afriyanti, Rika
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Membaca sebagai salah satu keterampilan bahasa yang perlu dikembangkan pada berbagai bidang pendidikan. Siswa harus mempunyai motivasi, keinginan, dan ketertarikan dalam membaca sehingga mereka mampu menangkap ide dan gagasan dari teks tersebut. Oleh karena itu, membaca merupakan salah satu skill yang penting untuk dipelajari. Sejalan dengan pentingnya belajar membaca, seorang guru harus tahu bagaimana membuat pembelajaran membaca menjadi menarik dan menyenangkan. Salah satunya dengan menerapkan strategi yang cocok dan mampu membuat siswa tertarik dengan pembelajaran membaca. Strategi tersebut adalah penggabungan strategi Know – Want to Know – Learn (K-W-L) dengan Three Two One (3-2-1). Dalam penulisan makalah ini penulis menjelaskan tentang pengajaran membaca melalui penggabungan strategi Know – Wan to Know – Learn (K-W-L) dengan Three Two One (3-2-1), dimana penggabungan strategy ini diterapkan dalam tiga tahap yaitu : pre-teaching activities, whilst-teaching activities and post-teaching activities. Di pre-teaching, guru mengaktifkan siswa untuk mengetahui materi pembelajaran yang akan di bahas, pada whilst-teaching activities, guru mengajarkan materi pembelajaran dengan menggunakan penggabungan strategi ini, sedangkan di post-teaching activities, guru meninjau sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami isi bacaan, mengumpulkan ide atau gagasan serta permasalahan yang ditemukan dalam teks narrative. Dengan menggunakan penggabungan strategi ini siswa akan terlihat lebih aktif untuk memberikan ide atau gagasan tentang teks sebelum kegiatan membaca dimulai. Dengan demikian, pembelajaran membaca bukan lagi suatu pembelajaran yang membosankan bagi siswa. 
Biodiversitas Tumbuhan Obat oleh Masyarakat Gampong Pulo Seunong Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie Viena, Vera; Yunita, Irda; Irhamni, Irhamni; Saudah, Saudah; Ernilasari, Ernilasari
Elkawnie Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : State Islamic University of Ar - Raniry, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v4i1.3027

Abstract

Biodiversity of medicinal plants has been utilized traditionally by the people of Pidie District. This is supported by the level of public awareness will return to nature (back to nature) so as to increase knowledge about medicinal plants. This study aims to identify species of medicinal plants as drugs and parts that are used as medicine. The method used is Direct Observation and Participatory Rural Appraisal through interview with the healer (physician) and the community of drug users. The results showed there were 79 species of medicinal plants from 40 families used as traditional medicine by the community Gampong Pulo Seunong Tangse District Pidie.
Strategi Guru Mengenalkan Konsep Dasar Literasi di PAUD Sebagai Persiapan Masuk SD/MI Fahmi, Fahmi; Syabrina, Muhammad; Sulistyowati, Sulistyowati; Saudah, Saudah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021): June 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.673

Abstract

Strategi guru merupakan unsur penting dalam proses pembelajaran. Mengenalkan konsep dasar literasi kepada anak usia dini sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan selanjutnya, selain itu, anak juga dituntut paham tentang konsep literasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi guru untuk mengenalkan konsep dasar literasi di PAUD sebagai persiapan memasuki SD/MI, untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi penggunaan strategi dalam mengenalkan konsep dasar literasi di PAUD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, adapun tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data menggunakan trianggulasi tehnik dan trianggulasi sumber. Hasil Penelitian menunjukan bahwa guru menggunakan beberapa strategi untuk mengenalkan konsep dasar literasi diantaranya strategi belajar langsung atau melalui bermain, melibatkan anak dalam kegiatan pembelajaran, bermain peran, bercerita, atau mendongeng. adapun faktor yang mempengaruhui guru untuk menggunakan staregi dalam mengenalkan konsep dasar literasi ialah karateristik peserta didik yang berbeda, kemampuan anak masih rendah, tuntutan orang tua dan adanya prasyarat untuk masuk SD/MI.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS FENOMENA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI TEKANAN Saudah, Saudah; Arifuddin, Muhammad; Suyidno, Suyidno
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2019): JUNI 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.036 KB) | DOI: 10.20527/jipf.v3i2.1029

Abstract

Tingkat pemahaman konsep fisika siswa yang rendah memberikan dampak rendah aktivitas dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mendiskripsikan cara meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa melalui model PBF. Penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Taggart terdiri dari 2 siklus, yangmencakup perencanaan tindakan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-B SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin yang berjumlah 15 orang. Pengumpulan data melalui observasi keterlaksanaan Rencana Pelaksana Pembelajaran (RPP) dan observasi aktivitas siswa, dan tes pemahaman konsep, Kemudian data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan: (1) keterlaksanaan RPP pada siklus I maupun siklus II dapat tercapai dengan baik/sangat baik, (2) siklus I aktivitas siswamemperoleh kriteria baik (mendengarkan penjelasan guru dan berdiskusi dengan kelompok) dan kriteria kurang (memberikan pendapat dan mengajukan pertanyaan), mengalami peningkatan pada siklus II menjadi baik/sangat baik, dan (3) secara klasikal ketuntasan pemahaman konsep siswa untuk siklus I sebesar 13,33% (belum tuntas) meningkat pada siklus II menjadi 86,67% (tuntas). Diperoleh simpulan yaitu pemahaman konsep fisika siswa kelas VIII-B SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin dapat ditingkatkan melalui model PBF pada materi tekanan.
CONTEMPORARIEST SYMBOLICS PADA PERILAKU BISNIS PEDAGANG DI LINGKUNGAN PASAR TRADISIONAL Saudah, Saudah
Jurnal Nomosleca Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/nomosleca.v3i1.1485

Abstract

AbstractTrader's business behavior in the traditional market environment is reflected in the behavior that appears in the interaction built with other parties. The uniqueness that is highlighted is the trade situation that can not be separated from face to face communication directly, began to be supported by advances in the field of communication technology. Contribution in building interaction among the parties involved is able to generate trust so that communication occurs continuously. What is in the business of the traditional market shows a recognizable and recognizable identity, by seeing the communication style of the merchant, the utilization of the communication tool, the accessories used, and the means of transportation. They are all symbols inherent in the life of the merchant, reflecting the life of the merchant. Meaning of the symbol by others is not much different, because people have the ability to give meaning and assessment of a person. This is the uniqueness of the merchant that is reflected in the daily behavior in the traditional market environment. Keywords: Symbols, Traders, Traditional MarketsDOI : https://doi.org/10.26905/nomosleca.v3i1.1485
Problematika Lembaga PAUD dalam Memenuhi Kebutuhan Tenaga Pendidik Sesuai Kualifikasi Zulkarnain, Ali Iskandar; Supriadi, Gito; Saudah, Saudah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021): June 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.491

Abstract

Pendidik merupakan unsur penting dalam sebuah lembaga, Akan tetapi kenyataan yang terjadi saat ini, masih banyak tenaga pendidik di lembaga PAUD yang belum sarjana PAUD. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan keadaan dan kompetensi tenaga pendidik di PAUD dan mendiskripsikan problematika lembaga PAUD memenuhi tenaga pendidik sesuai kualifikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, adapun tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data menggunakan trianggulasi tehnik dan trianggulasi sumber. Hasil Penelitian menunjukan bahwa tenaga pendidik di lembaga PAUD kota Palangka Raya sudah terpenuhi, hal ini diketahui dari 30 lembaga terdapat 202 tenaga yaitu 48 orang SLTA, 141 orang S1 yang terdiri dari 20 orang S1 PAUD, 20 orang proses S1 PAUD, 15 orang S1 BK, 5 orang S1 Psikologi dan 81 orang tidak sesuai keahlian dan orang 3 orang S2. Adapun Problematika lembaga PAUD yakni masih kurangnya sumber daya manusia dan ketersediaan sumber dana dari lembaga PAUD.
LINTAS SEJARAH DAN RAGAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (FORMAL, NON FORMAL, INFORMAL) Saudah, Saudah
Jurnal Edukasi AUD Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.851 KB) | DOI: 10.18592/jea.v1i1.2145

Abstract

Children are a gift of God which is given to be treated and maintained. Oneeffort to give attention to early childhood is the provision of a decent education tochildren, especially during the development of the child, so the child is able tomaximize its development to the optimum. an early age is an important phase inhuman development across the life span. the attention of parents to their childrenwill determine how the child in adult life. to provide educational services for earlychildhood can be started since the child is born until the age of 6 years. thegovernment has set up the organization for early childhood: first, formal channelsinclude kindergarten (TK), Raudhatul RA (RA) and kindergarten outstanding(TKLB). A second, non-formal pathways include garden Nursery (TPA), play group(KB) and a type of early childhood education Units (SPS), and the third informalchannels such as family education and the environment. This type of service devotedto early childhood is intended to prepare children to enter further education.Keywords: Early Childhood Education(ECD), Formal, Formal, Informal
HUBUNGAN PERUBAHAN BERAT BADAN DAN POLA MENSTRUASI IBU DENGAN LAMANYA PEMAKAIAN METODE KONTRSEPSI SUNTIK DEPO MEDROKSI PROGESTERON ACETAT (DMPA) DI PUSKESMAS DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR Husniati, Husniati; Saudah, Saudah
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 4, No 2 (2016): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.474 KB) | DOI: 10.32672/jss.v4i2.101

Abstract

Kontrasepsi suntik menimbulkan efek samping yang sering dikeluhkan para akseptor KB suntik yaitu berupa peningkatan berat badan dan gangguan siklus menstruasi. Jenis penelitian ini menggunakan metode survei yang bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 18-25 Juni 2015 di Puskesmas Darul Imarah. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji statistic (chi square test) dengan tingkat kemaknaan 95% (p ≤ 0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara lamanya pemakaian suntikan DMPA dengan perubahan berat badan (p-value=0.00). Ada hubungan antara lamanya pemakaian suntikan DMPA dengan pola menstruasi (p-value=0.02). Kata Kunci: Berat Badan, Menstruasi, Suntikan DMPA
Fermentasi Limbah Kulit Durian Menjadi Cuka Organik Dengan Menggunakan Acetobacter aceti Irhamni, Irhamni; Diana, Diana; Saudah, Saudah; Ernilasari, Ernilasari; Suzanni, Mulia Aria; Mulyati, Dewi; Hakim, Lukmanul
Elkawnie Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : State Islamic University of Ar - Raniry, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v5i1.3902

Abstract

Cuka merupakan hasil olah makanan dari proses fermentasi glukosa dengan menggunakan Sacharomyces cervisiae menghasilkan etanol. Fermentasi etanol secara aerob dengan menggunakan bakteri Acetobacter aceti menghasilkan asam cuka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah fermentasi, kemurnian cuka dianalisis dengan menggunakan GC-MS. Hasil yang didapatkan pembentukan asam cuku terbaik terbentuk pada minggu ke-3 hingga ke-4 dengan pH 3,5, dengan puncak kromatogram pada waktu retensi 8,473. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan upaya pemberdayaan dalam meminalisir volume limbah dengan mengolah menjadi produk yang ekonomis
TUMBUHAN SEBAGAI OBAT TRADISONAL PASCA MELAHIRKAN OLEH SUKU ACEH DI KABUPATEN PIDIE Zumaidar, Zumaidar; Saudah, Saudah; Rasnovi, Saida; Harnelly, Essy
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 12, No 2 (2019): Al-Kauniyah Jurnal Biologi
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.974 KB) | DOI: 10.15408/kauniyah.v12i2.9991

Abstract

AbstrakPemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional merupakan kearifan lokal yang diturunkan secara turun temurun berdasarkan resep nenek moyang, adat istiadat, kepercayaan atau kebiasaan setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan yang digunakan dalam pengobatan pasca melahirkan oleh Suku Aceh di Kabupaten Pidie. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik Participatory Rural Appraisal dan observasi. Parameter dalam penelitian ini adalah jenis tumbuhan obat, jenis ramuan obat dan cara penggunaan ramuan dalam pengobatan pasca melahirkan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 25 jenis tumbuhan yang tergolong ke dalam 15 suku yang digunakan dalam pengobatan pasca melahirkan di Kabupaten Pidie. Jenis ramuan dalam pengobatan tradisional pasca melahirkan terdiri dari obat dalam dan obat luar. Obat dalam yang digunakan terdiri obat perut, bedak param, dan pilis. Penggunaan ramuan obat dalam dan obat luar selama pasca melahirkan dilakukan selama 44 hari. Manfaat dari penggunaan obat tersebut diantaranya menambah darah, meningkatkan jumlah air susu ibu, menghangatkan badan, dan menghilangkan lelah serta letih pasca melahirkan. Pemanfaatan tumbuhan obat secara tradisional sampai saat ini masih digunakan oleh masyarakat Aceh pada pengobatan ibu pasca melahirkan, selain pengobatan modern.Abstract Traditional medicine is a drug that is processed in a simple, hereditary based on ancestral recipes, customs, beliefs or local knowledge. This study aims to identify the species of plants used in post-natal care by Acehnese in Pidie District. The method used in data collection is Participatory Rural Appraisal and observation techniques. The parameters in this study are the species of medicinal plants, types of medicinal herbs and how to use the ingredients in postnatal care. The results of the study obtained 25 species plant that is grouped into 15 family used in post-natal care in Pidie District. A Traditional herbs post-natal medicine consists of internal and external medicine. The internal medicine used as stomach medicine, param powder and pilis. The use of medicinal herbs to internal and external medicine after postnatal was carried out for 44 days. The perceived benefits included adding blood, increasing the amount of breast milk, warming the body and eliminating fatigue and fatigue after childbirth. Utilization of traditional medicinal plants in this time are still used by Acehnese in the treatment of postnatal mother, besides modern treatment.