Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Characterization Physiology and Molecular Bacteria Symbiont- Entomopathogenic Nematodes based of Gene Sequences Encoding the 16S rRNA District of Bromo Probolinggo Setiawan, Bagus; Sulistyanto, Didik; Senjarini, Kartika
Jurnal ILMU DASAR Vol 18 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.218 KB) | DOI: 10.19184/jid.v18i1.2723

Abstract

This study aims to identify entomopathogenic nematodes symbiotic bacteria phenotypically and based on the gene encoding 16S rRNA sequences. Bacterial symbionts of entomopathogenic nematodes, obtained from isolates from the area Wonokerto (WN01) and isolates Sukapura (SP01), Bromo, Probolinggo, two symbiont bacteria was found in entomopathogenic nematodes Steinernema sp. The method used in this study are: the isolation of entomopathogenic nematodes Steinernema sp. and bacterial symbionts conventionally for the identification of phenotypically, after the characterization of bacterial isolates, the isolation of genomic DNA, 16S rRNA PCR, DNA purification and DNA sequence analysis. The results based on phenotypic characterization showed that isolates WN01 and SP01, yellowish white, gram positive, negative bioluminenscene, catalase positive, can not hydrolyze urea, and also can not produce H2S. The results of the gene encoding 16S rRNA sequence can be deduced WN01 isolates have in common with the bacteria Bacillus strain toyonensis BCT 7112, while the SP01 isolates have in common with the bacteria Bacillus strain cereus ATCC 14 579.
EFEKTIFITAS PROMOSI PERPUSTAKAAN DALAM BENTUK BROSUR TERHADAP MINAT KUNJUNG PEMUSTAKA: STUDI KASUS DI KANTOR ARSIP DANPERPUSTAKAAN KABUPATEN PATI JAWA TENGAH Setiawan, Bagus; Arfa, Mecca
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.98 KB)

Abstract

Skripsi ini berjudul: Efektifitas Promosi Perpustakaan Dalam Bentuk Brosur Terhadap MinatKunjung Pemustaka: Studi Kasus di Kantor di Kantor Arsip dan Perpustakaan KabupatenPati Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar efektifitaspromosi dengan menggunakan brosur di Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah KabupatenPati.. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknikanalisis kuantitatif menggunakan distribusi frekuensi dan uji statistik, yaitu uji validitas, uji tdan uji f. Variabel dalam penelitian ini adalah efektifitas promosi (X) terhadap minatberkunjung (Y). Populasi dalam penelitian ini meliputi sebagian pengunjung PerpustakaanKabupaten Pati. Sampel penelitian sebesar 10% dari populasi atau sebanyak 100 orang danpengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling. Hasil penelitianmenunjukkan regresi nilai beta promosi dengan menggunakan brosur terhadap minatberkunjung pemustaka yaitu sebesar 0,609 dan tingkat signifikansinya 0,000 lebih kecil dari0,05, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis promosi dengan menggunakan brosurterhadap minat berkunjung pemustaka yaitu sebesar 0,609 diterima berarti promosiperpustakaan dalam bentuk brosur efektif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah promosidengan menggunakan brosur efektif dalam meningkatkan minat kunjung pemustaka
ANALISA THERMOGRAVIMETRY PADA PIROLISIS LIMBAH PERTANIAN Setiawan, Bagus; Himawanto, Dwi Aries; Budiana, Eko Prasetyo; Widodo, Purwadi Joko
ETHOS (Jurnal Penelitian dan Pengabdian) Vol 4 No.1 (Januari 2016) Ethos: Jurnal Penelitian dan Pengabdian (Sains & Teknologi)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan karakterisasi degradasi termal dari limbah pertanian untuk dijadikan suatu bahan bakar padat alternatif. Penelitian diawali dengan tahap pengumpulan bahan yang dilanjutkan penyeragaman ukuran sampel uji hingga berukuran 20 mesh. Setelah itu masing-masing sampel dikeringkan hingga kadar air maksimal 12 %. Sebelum Sampel seberat 20 gram diuji pirolisis dengan menempatkan sampel dalam reaktor yang telah dialiri nitrogen dengan laju 100 ml/menit. Sampel diuji dengan kondisi heating rate 15 oC/menit, temperatur akhir 600 oC dan holding time 10 menit. Data yang didapat berupa penurunan massa dan perubahan temperatur dicatat dalam laptop dengan menggunakan software RS-Key, Ms Excel dan Adam.NET Utility. Dari penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan campuran serbuk gergaji dan jerami memiliki temperatur pirolisis paling rendah, sementara campuran sekam padi dan kulit singkong memiliki massa arang paling banyak.
PENOKOHAN PADA NOVEL PAK GURU KARYA AWANG SURYA DAN RANCANGAN PEMBELAJARAN SMA Setiawan, Bagus; Nazaruddin, Kahfie
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 1, Apr (2016): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research which was done by the research was aimed to discuss the characterization in Pak Guru novel written by Awang Surya and the lesson plan for SMA. The purposes of this research were to describe the characterization in the novel, the character types, the character personality, the character potrayal technique, and to describe the lesson plan for SMA. The method used in this research was descriptive qualitative method. The source of the data were the text in Pak Guru novel. The result of this research was in the form of characterization which were: the character personality, the character types, and the character potrayal technique in Pak Guru novel and the lesson plan for SMA.Penelitian yang dilakukan penulis membahas penokohan dalam novel Pak Guru karya Awang Surya dan rancangan pembelajarannya untuk SMA. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan penokohan yang di dalamnya terdapat jenis-jenis tokoh, watak tokoh, serta teknik pelukisan tokoh dan mendeskripsikan rancangan pembelajarannya untuk SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah teks novel Pak Guru. Hasil penelitian ini berupa penokohan yaitu watak tokoh,jenis tokoh, dan teknik pelukisan tokoh yang terdapat dalam novel Pak Guru dan rancangan pembelajarannya di SMA.Kata kunci: tokoh, watak tokoh, teknik penokohan, jenis tokoh.
ANALISA THERMOGRAVIMETRY PADA PIROLISIS LIMBAH PERTANIAN Setiawan, Bagus; Himawanto, Dwi Aries; Budiana, Eko Prasetyo; Widodo, Purwadi Joko
ETHOS (Jurnal Penelitian dan Pengabdian) Vol 4 No.1 (Januari, 2016) Ethos: Jurnal Penelitian dan Pengabdian (Sains & Teknologi)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ethos.v0i0.1704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan karakterisasi degradasi termal dari limbah pertanian untuk dijadikan suatu bahan bakar padat alternatif. Penelitian diawali dengan tahap pengumpulan bahan yang dilanjutkan penyeragaman ukuran sampel uji hingga berukuran 20 mesh. Setelah itu masing-masing sampel dikeringkan hingga kadar air maksimal 12 %. Sebelum Sampel seberat 20 gram diuji pirolisis dengan menempatkan sampel dalam reaktor yang telah dialiri nitrogen dengan laju 100 ml/menit. Sampel diuji dengan kondisi heating rate 15 oC/menit, temperatur akhir 600 oC dan holding time 10 menit. Data yang didapat berupa penurunan massa dan perubahan temperatur dicatat dalam laptop dengan menggunakan software RS-Key, Ms Excel dan Adam.NET Utility. Dari penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan campuran serbuk gergaji dan jerami memiliki temperatur pirolisis paling rendah, sementara campuran sekam padi dan kulit singkong memiliki massa arang paling banyak.
PROSES PEMBUATAN MESIN PENCACAH DAN PEMERAS LIDAH BUAYA UNTUK BAHAN DASAR KOSMETIK DENGAN KAPASITAS 30KG/JAM Setiawan, Bagus; Sutrisno, Franky; NURDIANA, NURDIANA; Lubis, Zulkifli; Mahyunis, Mahyunis
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin "MEKANIK" Vol 3 No 2 (2017): November 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.761 KB)

Abstract

Traditional tools used in Aloe vera squeeze are classified as ineffective if used in medium and large scale processing. While the use of aloe vera as a raw material for a product is quite large, it is necessary to use an aloe vera squeezer that is able to overcome and handle the problem. So with the statement above, a machine that is capable of carrying out the process of curing and squeezing aloe vera for cosmetic ingredients is 30 kg / hour. In the process of making aloe vera machines and squeezing equipment used such as sawing machines, manual plate machines, lathes, welding machines, drilling machines, grinding machines. In the process of making this machine there is the main component workmanship and the processing time, namely the machine frame made of 37 "L" st time profile 9, 52 hours, screw press shaft made of 35 minutes S35 C material, the counter blade is made of material S 35 C 18 minutes, screw press made of 36 minutes plate material, screw press tube made of steel pipe material 2; 25 hours, inlet funnel from gallvanis plate material 2; 15 hours, outlet funnel made of gallvaniss plate material 1 25 hours, the aloe vera water filter is made from plate 1, 30 hours, a counter knife made of steel plate 2, 30 hours. From the time of the engine design, the total manufacturing schedule was obtained as the effective time was 26.7 hours, if the machining was estimated at 70% or (0.70), the machining time would be 26.7: 0.70 = 38.7 hours. so the reality time (reality in the field) is 38.7 hours.
SINKRONISASI ESTRUS DAN PENGAMATAN ULTRASONOGRAFI PEMERIKSAAN KEBUNTINGAN DINI PADA DOMBA GARUT (Ovis aries) SEBAGAI STANDAR PENENTUAN UMUR KEBUNTINGAN a, Amrozi; Setiawan, Bagus
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 5, No 2 (2011): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v5i2.364

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengamati sinkronisasi estrus dan menentukan diagnosis kebuntingan dini pada domba garut (n=3) menggunakan ultrasonografi transrektal. Domba disinkronisasi dengan menggunakan PGF pada fase luteal. Onset dan durasi estrus diamati dengan menggunakan jantan pengusik. Kebuntingan 2a ditentukan dengan tampilan isoechogenic yang dikelilingi oleh tampilan hypoechogenic. Rata-rata onset estrus adalah 35±28,7 jam dan rata-rata lama estrus adalah 33±13,6 jam. Kebuntingan dini terdeteksi pada hari ke-22 (22,3±0,6 hari). Perkembangan fetus diikuti dengan peningkatan diameter dan ketebalan uterus. Diameter uterus meningkat dari hari ke-22 (1,8±0,7 cm) hingga hari ke-42 (5,6±1,1 cm), dan tebal uterus meningkat dari hari ke-22 (0,8±0,1 cm) hingga hari ke-42 (2,1±0,5 cm). Plasentom muncul pada kebuntingan hari ke-34 (0,8±0,2 cm) dan menunjukkan pola perkembangan yang terus meningkat secara signifikan sampai hari ke-56 (2,7±0,5 cm; P 0,05). Diameter kotiledon hari ke-34 sekitar 0,8±0,2 cm hingga hari ke-56 (2,7±0,5 cm) dan hari ke-77 (3,3±0,4 cm). Dapat disimpulkan bahwa diagnosis positif dari kebuntingan pada domba garut terlihat pada hari ke-12 dan fetus dapat diamati pada hari ke-22.
Model Pembelajaran Problem Solving Skills Dalam Upaya Peningkatan Kepekaan Masalah Sosial Mahasiswa IPS IAIN Tulungagung Mata Kuliah Ilmu Sosial Dasar Setiawan, Bagus
MAHARSI Vol 2 No 1 (2020): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : IKIP BUDI UTOMO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v2i1.748

Abstract

Manusia merupakan makhluk sosial yang hidup dimuka bumi ini secara bersama-sama dengan berbagai latar belakang etnis, bahasa, budaya, adad-istiadad yang beraneka ragam serta berbagai permasalahan yang menemani kehidupan sosial tersebut disetiap harinya. Sehingga rentan sekali akan timbulnya masalah sosial, masalah sosial sendiri merupakan suatu kondisi dimana jika di dalam kehidupan sosial antara elemen satu dan elemen lainnya tidak melaksanakan fungsi dan peranannya sesuai dengan nilai dan norma sosial yang berlaku, maka keadaan tersebut masalah sosial. Pendidikan IPS merupakan salah satu mata pelajaran yang dibagun dalam rangka untuk meningkatkan dan menanamkan nilai-nilai sosial. Di kehidupan manusia banyak sekali masalah yang dihadapi dan manusia selalu ingin memecahkan permasalahan tersebut yang sedang dihadapinya. Namun kenyataan pada umumnya masih banyak orang-orang yang belum mampu melakukanya dengan baik. Baik itu permasalahan dalam lingkup yang besar maupun kecil seperti ketimpangan ekonomi, penggusuran, konflik antar etnis, agama, budaya, pemanasan global, isu-isu sosial dan sebagainya. Problem solving skills adalah suatu keterampilan atau proses mental dan intelektual dalam menemukan masalah dan memecahkan berdasarkan data-data dan informasi yang akurat, sehingga dapat diambil sebuah kesimpulan yang tepat dan cermat (Hamalik.1994). Di dalam model pembelajaran problem solving skills ini peserta didik dituntut aktif untuk dapat menggali secara mandiri sebuah permasalahan yang ada disekitar meraka dan berusaha memberikan solusi atau jalan keluar yang sesuai dengan pemikiran peserta didik sendiri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatan kepekaan terhadap masalah sosial mahasiswa-mahasiswa IPS IAIN Tulungagung terhadap fenomena-fenomena sosial, permasalahan sosial, yang mungkin saja sedang terjadi disekitar lingkungan tempat mereka berada. Mahasiswa diharapkan memiliki kepakaan terhadap masalah sosial atau fenomena masalah sosial yang sedang terjadi di sekitar kehidupan mereka di masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu untuk menyelesaikan permasalahan terhadap fenomena atau masalah sosial yang sedang terjadi dengan analisis berdasarkan data yang mereka kumpulkan secara mandiri. Dari hasil penelitian dengan judul “Model Pembelajaran Problem Solving Skills Dalam Upaya Peningkatan Kepekaan Masalah Sosial Mahasiswa IPS IAIN Tulungagung Mata Kuliah Ilmu Sosial Dasar”. Hasil jawaban dari 100% responden bahwa 94 % menyatakan tahu mengenai model pembelajaran problem solving sklills dan 82% menyatakan mahasiswa IPS IAIN Tulungagung Mata Kuliah Ilmu Sosial Dasar mampu untuk menemukan masalah sosial sehingga bisa dikatakan mahasiswa cukup peka terhadap masalah yang sedang terjadi di sekitar mereka. Sebanyak 91 responden atau sebesar 87.5% mahasiswa menyelesaikan masalah yang di temukan dengan solusi atau jalan keluar yang diberikan mahasiswa dalam model pembelajaran problem solving skills yaitu dengan tanggapan tertinggi adalah mampu. Sebesar 94% menyimpulkan mahasiswa IAIN Tulungagung jurusan IPS dengan mata kuliah ilmu sosial dasar adalah sangat terbantu dengan adanya model pembelajaran problem solving skills dalam pembelajaran. Banyak masalah-masalah sosial yang ditemukan oleh mahasiswa IPS IAIN Tulungagung dan menarik untuk ditindak lanjuti. Masalah tersebut berada di lingkungan masyarakat seperti: Miras dikalangan remaja, Rusaknya moral masyarakat akibat tempat karaoke, kegiatan Judi dan Maraknya sabung ayam di masyarakat, Kerusuhan dan pertikaian antar 2 kubu pencak silat, Tingginya tingkat perceraian tkw, Fenomena game online mobile legend di kalangan remaja dan masyarakat, Lunturnya nilai tata krama anak muda terhadap orang yang lebih tua di masyarakat, dsb.
Identifikasi Potensi Keberhasilan Studi Menggunakan Naïve Bayes Classifier Yuniarti, Wenty Dwi; Faiz, Achmad Nur; Setiawan, Bagus
Walisongo Journal of Information Technology Vol 2, No 1 (2020): Walisongo Journal of Information Technology
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wjit.2020.2.1.5204

Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan prediksi keberhasilan studi dengan metode klasifikasi naïve bayes classifier. Varibel input yang diperkirakan mempengaruhi keberhasilan studi adalah Jalur Masuk (1), Asal Kota (2), Asal Provinsi (3), Penghasilan Orang Tua (4), Pekerjaan Orang Tua (5), Indeks Prestasi Kumulatif (6) serta Riwayat Status Mahasiswa (7). Pengetahuan potensi keberhasilan studi diperoleh dari variasi empat variabel target (class) yaitu IPK Tahun Pertama dan Kedua, Status Mahasiswa Terkini, IPK Mata Kuliah (Makul) Non-Keprodian serta IPK Makul Keprodian. Proses diawali data preprocessing dan diperoleh 5.934 data bersih. Data dibagi 80% training, 20% testing, dengan Correctly Classified Instances 97,53%. Penggalian pengetahuan dengan naïve bayes classifier memperoleh akurasi 99,41% untuk prediksi variabel input 1,2,3,4,5,6,7 dengan target keberhasilan IPK Tahun pertama dan kedua, 96.96 %, untuk target Status Mahasiswa Terkini, 95.87% untuk target IPK Makul Keprodian, dan 97.89 % untuk target IPK Makul Non-Keprodian. Penggunaan metode naïve bayes classifier dalam klasifikasi potensi keberhasilan studi ini memberikan akurasi 95.8% sampai dengan 99.41% untuk 4 target berbeda.  Bagi perguruan tinggi, perlu penguatan pada proses perekrutan mahasiswa, serta perlu diperhatikan bahwa faktor ekonomi orang tua memberikan andil bagi kelangsungan proses studi.
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA BARAT NOMOR 5 TAHUN 2018 TENTANG PENYELENGGARAAN KESEHATAN JIWA DI KABUPATEN KARAWANG Setiawan, Bagus; Yulyana, Eka; Priyanti, Evi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 1 (2021): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v8i1.4370

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelayanan kesehatan jiwa dan jaminan kualitas hidup penderita gangguan jiwa belum dapat diwujudkan secara optimal di Kabupaten Karawang. Belum optimalnya pelayanan kesehatan jiwa secara tidak langsung mempengatuhi tingkat kesehatan penderita gangguan jiwa secara fisik, sehingga menurunkan produktivitas, baik dalam bekerja maupun beraktivitas sehari hari. Hak penderita gangguan jiwa juga sering terabaikan, karena masih mendapat stigma yang buruk di masyarakat Kabupaten Karawang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kesehatan Jiwa dalam upaya mencapai di Kabupaten Karawang dengan menggunakan teori Implementasi Kebijakan dari George C. Edward III yaitu Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi dan Struktur Birokrasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Jumlah informan yang diwawancarai sebanyak 5 (Lima) orang yang ditentukan dengan sampel nonpropability sampling dengan teknik purposive sampling. Lokasi penelitian dilakukan di Dinas Sosial Kabupaten Karawang dan di Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Puskesmas Kecamatan Teluk Jambe, Yayasan Panti Darma Sosial Padepokan Karang Anyar dan Yayasan Islam Darul Iman At-Tharfiyah. Hasil penelitian ini menyatakan adanya Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kesehatan Jiwa merupakan keberhasilan daerah dalam keseriusan meningkatkan pelayanan kesehatan jiwa dan terjaminnya kualitas hidup penderita gangguan jiwa di Kabupaten Karawang. Keberhasilan adanya kebijakan tersebut tidak sesuai dengan aktualisasi di lapangan berkenaan dengan sarana prasarana yang tidak memadai, sumber daya manusia yang tidak mencukupi, sistem informasi dan komunikasi yang tidak responsif serta struktur birokrasi dan keterlibatan lintas sektoral yang berjalan tidak terorganisir. Oleh karenanya, perlu ada pembinaan berkala berkenaan dengan peningkatakan sarana prasarana, sumber daya manusia, sistem informasi dan komunikasi serta struktur birokrasi terhadap Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kesehatan Jiwa yang menjadi dasar dalam upaya mewujudkan pelayanan kesehatan jiwa dan jaminan kualitas hidup penderita gangguan jiwa secara optimal di Kabupaten Karawang. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan;Penyelenggaraan Kesehatan Jiwa; Gangguan jiwa