Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Simulasi Pengaruh Excess Air terhadap Kinerja PLTU Kapasitas 12,5 MW pada Beban Bervariasi Simanjuntak, Melvin Emil
Rekayasa Mesin Vol 10, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrm.2019.010.03.9

Abstract

The excess air is required to complete the combustion of fuel in the boiler. The amount of excess air differs from each power plant. It depends on the characteristic of the fuel such as the type and size of the fuel particle, the type of boiler and the type of combustion. Excess air that is too little will increase the unburnt fuel and while too much will reduce the power plant’s performance. This study uses CycleTempo version 5.0 software to investigate the effect of excess air on the performance of a 12.5 MW steam power plant.  The fuel used is low-rank coal. The lower heating value of 16960.15 kcal. The composition of coal used is Carbon 45.74%, Hydrogen 2.68%, Moisture 20%, Nitrogen 0.46%, Oxygen 14.94%, Sulphur 0.19% and Ash 15.99%. The load on the turbine was varied by 70%, 80%, 90% and 100% from its design capacity. The excess air used starts from 0% to 50%, where the interval 10%. This study finds that the optimum excess air is approximated at 20%. The excess air over 20% will increase boiler ratings, net heat rate, air and fuel consumption. In reverse will reduce boiler efficiency and thermal efficiency. The changes of excess air did not affect the heat removed by the condenser and the power used by the pump.
PERANCANGAN GEOMETRI BOILER DAN KONFIGURASI PLTU DENGAN DAYA 7,3 MW BERBAHAN BAKAR CANGKANG SAWIT Simanjuntak, Melvin Emil
Jurnal Dinamis No 7 (2010)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (968.18 KB)

Abstract

AbstrakDari semua limbah padat yang dihasilkan pada suatu Pabrik Kelapa Sawit, cangkang memiliki nilaikalor yang paling tinggi sekalipun jumlahnya tidak sebanyak TKKS. Dengan nilai kalor yangdimilikinya, sangat potensial untuk digunakan sebagai bahan bakar pada suatu pembangkit listrik.Penelitian ini ditujukan untuk memperoleh rancangan awal boiler dan konfigurasi pembangkit listrikbertenaga uap dengan bahan bakar cangkang kelapa sawit untuk menghasilkan daya sebesar 7,3MW. Konfigurasi rancangan diperoleh dengan menggunakan perangkat lunak CycleTempo,perancangan geometri boiler dilakukan dengan perangkat lunak Firecad. Desain boiler didasarkanpada komposisi cangkang dengan kadar air 9% dan excess air 30%. Prediksi komposisi bahanbakar adalah 43,05% karbon, 5,60% hidrogen, 39,21% oksigen, 0,63% nitrogen, 0,00% sulfur danditetapkan 2,5% abu, kandungan air 9% dan diperoleh LHVVondracek sebesar 15441,67 kJ/kg. Gasbuang pada boiler dimanfaatkan dengan penggunaan ekonomiser dan air heater. Dengan duapemanas air umpan diperoleh listrik sebesar 7290 kW dengan input cangkang sebesar 6392,05kg/jam.Kata kunci: cangkang, boiler, siklus pembangkit, daya.
METODE FOTOELASTIS DENGAN PERBESARAN OPTIK DAN PENAJAMAN IMAGE UNTUK MENINGKATKAN KEPRESISIAN Bismark H.S, Melvin; Simanjuntak, Melvin Emil
Jurnal Dinamis No 10 (2012)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenggunaan metode fotoelastis dalam menentukan medan regangan dan tegangan padazona pembebanan diperhadapkan pada masalah kepresisian. Pembesaran optik terhadapmedan frinji isokromatis yang terbentuk di zona pembebanan pada material transparanberbentuk disk pejal yang dikenai beban kompresi dilakukan untuk menambah kepresisianpenghitungan orde frinji. Pengolahan citra hasil perekaman dilakukan untuk mempertajam polafrinji isokromatik. Selisih tegangan prinsipal hasil eksperimen dikomparasi denganmenggunakan software Finite Element. Hasil komparasi terbaik ditunjukkan pada pembesaranoptik 20x.Kata kunci: fotoelastis, orde frinji, zona pembebanan
STUDI NUMERIK 2D PEMBAKARAN CANGKANG KELAPA SAWIT PADA TUNGKU BOILER Simanjuntak, Melvin Emil
INOVTEK POLBENG Vol 8, No 2 (2018): INOVTEK VOL.8 NO 2 - 2018
Publisher : INOVTEK POLBENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.016 KB)

Abstract

Cangkang kelapa sawit dengan nilai kalor 2770 kkal/kg mempunyai potensi sebagai bahan bakar boiler. Komposisi cangkang kelapa sawit meliputi kadar air 9,7%; gas volatil 67%; karbon tetap 21,2%; abu 2,1%; karbon 47,62 %; hidrogen 6,2%; oksigen 43,38%; nitrogen 0,7% dan sulfur 0,00% dalam kondisi air dry base. Penelitian ini adalah simulasi numerik 2 dimensi menggunakan software Flic yang digunakan untuk pembakaran partikel yang besar pada grate berjalan dan dipadukan dengan software Fluent untuk melihat karakteristik pembakaran pada ruang bakar boiler. Penelitian ini menggunakan kelebihan udara 30%, udara primer 70% dan udara sekunder 30%. Diameter cangkang diasumsikan 15 mm. Konsumsi cangkang pada pembakaran sebanyak 6395 kg/jam. Kecepatan bed bervariasi sebesar 5 – 8 m/jam.  Hasil yang diperoleh menunjukkan temperatur gas panas di daerah superheater sekitar 1093 – 1464 K, diperoleh juga kontur spesies gas hasil pembakaran.
Pengaruh Penambahan Minyak Kulit Pisang Terhadap Unjuk Kerja Mesin Diesel Jonoadji, Ninuk; Sutrisno, Sutrisno; Anggono, Willyanto; Sugondo, Amelia; Septhian, Ezra; Simanjuntak, Melvin Emil
Jurnal Teknik Mesin Vol. 17 No. 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.17.1.17-22

Abstract

Di dalam penggunaan berbagai sumber daya alam yang utama, pemakaian bahan bakar minyak bumi pada mesin diesel terus bertambah secara signifikan sehingga ketersediaan dari bahan bakar minyak tersebut yang bersifat non renewable dikhawatirkan. Pemanfaatan biodiesel dari minyak nabati saat ini sangat popular sebagaimana kebijakan pemerintah Indonesia saat ini telah diberlakukan untuk mengurangi kelangkaan bahan bakar minyak. Kulit pisang yang seringkali menjadi sampah rumah tangga dipertimbangkan dapat dijadikan minyak nabati sehingga minyak nabati tersebut dapat dicampur dengan minyak diesel untuk menghasilkan biodiesel. Di dalam penelitian ini, minyak nabati kulit pisang dicampur dengan minyak diesel dengan menggunakan kenaikan 5% minyak nabati tersebut. Biodiesel B10 dan B15 dari minyak nabati kulit pisang tersebut harus memenuhi spesifikasi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas PERTAMINA untuk digunakan secara luas sebagai biodiesel alternatif untuk mesin diesel. Hasil uji kinerja dari mesin diesel menunjukkan bahwa biodiesel B15 dapat digunakan untuk mesin diesel
Simulasi Pengaruh Excess Air terhadap Kinerja PLTU Kapasitas 12,5 MW pada Beban Bervariasi Simanjuntak, Melvin Emil
Rekayasa Mesin Vol 10, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrm.2019.010.03.9

Abstract

The excess air is required to complete the combustion of fuel in the boiler. The amount of excess air differs from each power plant. It depends on the characteristic of the fuel such as the type and size of the fuel particle, the type of boiler and the type of combustion. Excess air that is too little will increase the unburnt fuel and while too much will reduce the power plant’s performance. This study uses CycleTempo version 5.0 software to investigate the effect of excess air on the performance of a 12.5 MW steam power plant.  The fuel used is low-rank coal. The lower heating value of 16960.15 kcal. The composition of coal used is Carbon 45.74%, Hydrogen 2.68%, Moisture 20%, Nitrogen 0.46%, Oxygen 14.94%, Sulphur 0.19% and Ash 15.99%. The load on the turbine was varied by 70%, 80%, 90% and 100% from its design capacity. The excess air used starts from 0% to 50%, where the interval 10%. This study finds that the optimum excess air is approximated at 20%. The excess air over 20% will increase boiler ratings, net heat rate, air and fuel consumption. In reverse will reduce boiler efficiency and thermal efficiency. The changes of excess air did not affect the heat removed by the condenser and the power used by the pump.
OPTIMASI PARAMETER PROSES PEMBUATAN BIOETANOL SORGUM DAN PENGARUH TERHADAP UNJUK KERJA MOTOR BENSIN Sutrisno, Teng; Anggono, Willyanto; Lay, Kurniawaan; Simanjuntak, Melvin Emil
Otopro Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v16n2.p39-43

Abstract

Bioethanol is a renewable fuel that resembles gasoline, bioethanol is produced from fermentation and distillation processes. One of the raw materials that produce bioethanol is Sorghum. Sorghum was chosen because it is superior to other plants. This study aims to analyze fermentation longtime and enzyme composition for the best composition to produce bioethanol from sorghum, and determine the quality of sorghum bioethanol. This research Sorghum  bioethanol produced with an alcohol content of 94%. The test and analysis variables used were 31 samples. The results of this study are as follows : The best fermentation time is 4 days, the enzyme and yeast variable for the most volume of alcohol is 7% yeast 5% enzyme, the enzyme and yeast variable for the highest alcohol content is 7% yeast 7% enzyme. Laboratory test results when compared with PERTAMINA's standard regulations, especially Pertalite RON 90, Several parameters have rejected the regulations. Therefore sorghum bioethanol is used as an additive for Gasoline. Sorghum bioethanol is made addictive to gasoline RON 90, namely B10 (bioethanol sorghum 10%) and B20 (bioethanol sorghum 20%). It would cause an increase in the performance of gasoline engines.