Evi Susanti Sinaga
Universitas Trisakti

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ketahanan hidup 5 tahun pada pasien kanker payudara Sinaga, Evi Susanti; Ahmad, Riris Andono; Hutajulu, Susanna Hilda
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 33, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.10543

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan data Globocan tahun 2012, insidensi kanker yang tertinggi di Indonesia adalah kanker payudara. Kejadian kanker payudara di Indonesia menduduki peringkat tertinggi diderita oleh perempuan. Masih banyak kematian yang disebabkan oleh kanker payudara. Ketahanan hidup pasien tergantung beberapa faktor yang sangat penting untuk diidentifikasi.Metode: penelitian ini mengunakan rancangan kohort rertrospektif. Sampel pada penelitian ini adalah pasien kanker payudara yang pertama kali terdiagnosa kanker payudara dari 01 Januari 2009 sampai dengan 31 Desember 2009 di RS Sardjito, Yogyakarta. Analisis data menggunakan metode Kapplan Meier dan faktor yang berhubungan dianalisis dengan cox regression.Hasil: Ketahanan hidup 5 tahun pasien kanker payudara adalah 51,07%. Pada analisis bivariat, ada hubungan antara variabel umur diagnosis, pendidikan, stadium klinik , ukuran tumor dan lokasi tumor terhadap ketahanan hidup 5 tahun pasien kanker payudara. Pada analisis multivariat, umur diagnosis memiliki hubungan yang paling kuat (HR=3,73;95%CI=1,0-13,6) terhadap ketahanan hidup (pvalue=0,046).Kesimpulan: Ketahanan hidup pasien kanker payudara pada wanita berusia kurang dari 50 tahun lebih rendah. Wanita muda dengan kanker payudara cenderung memiliki kanker payudara yang lebih agresif pertumbuhannya dan risiko kekambuhan yang besar. Maka diperlukan upaya deteksi dini kanker payudara untuk meningkatkan ketahanan hidup pasien kanker payudara. 
KARAKTERISTIK PENDERITA HIPERTENSI YANG DIRAWAT INAP DI RUMAH SAKIT VITA INSANI PEMATANGSIANTAR TAHUN 2010-2011 Sinaga, Evi Susanti; ., hiswani; ., Jemadi
Gizi, Kesehatan Reproduksi dan Epidemiologi Vol 1, No 2 (2012): JURNAL GIZI, KESEHATAN REPRODUKSI DAN EPIDEMIOLOGI
Publisher : Gizi, Kesehatan Reproduksi dan Epidemiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.394 KB)

Abstract

Hypertension is one of the degenerative disease a public health problem in the world because hypertension often appears without symptoms. In Indonesia, people with hypertension are estimated at 15 million but only 4% controlled hypertension. According to the Ministry of Health of the Republic of Indonesia (2010) suggested that hypertension is the third cause of death is by PMR 6,7% of the population deaths in all age groups in Indonesia. To know the characteristics of patients who are hospitalized at Vita Insani Hospital Pematangsiantar, descriptive study has been done by using case series design and continued with the statistical analysis. The population and sample were 130 data patients (total sampling). From the recorded data, the results obtained by the highest proportion of female patients in the age group >60 years (30,8%), Batak (77,7%), Protestant (64,6%), house wives (24,6%), married (66,9%), out of Pematangsiantar (59,2%), headache (71,5%), third degree of hypertension (66,2%) without comorbidity (76,9%), stroke, and diabetes mellitus (33,3%), average length of stay 3,75 days, medically discharged and becoming out patient (83,1%). There is no significant difference between the sexes with the degree of hypertension (p= 0,252). There is no significant difference in the average length of stay patients with a degree of hypertension (p = 0,922). To hypertensive patients aged> 60 years for his blood pressure checked regularly and maintain a diet and a healthy life. Communities should be empowered, through education in order to contribute effectively to the prevention and control of hypertension. Keywords: hypertension, patient characteristics, Vita Insani hospital Pematangsiantar