Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Terapi Relaksasi Autogenik Terhadap Depresi Pada Lansia Di BPS Tresna Werdha Ciparay Hutabarat, Evangeline Miliani; Supriadi, Dedi; Pramesti P, Vidya
Jurnal Keperawatan BSI Vol 6, No 2 (2018): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.089 KB) | DOI: 10.31311/jk.v6i2.4795

Abstract

ABSTRAKDepresi merupakan kasus yang sering terjadi pada lansia. Prevalensi depresi pada lansia di Indonesia cukup tinggi. Menurut hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan di Balai Perlindungan Sosial TresnaWerdha Ciparay Bandung, dimana ada 5 lansia yang menderita depresi, depresi ini dapat menyebabkan beberapa masalah fisik dan perubahan dalam keterlibatan kegiatan sosial. Depresi dapat diatasi dengan memberikan terapi nonfarmakologi seperti terapi relaksasi autogenik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi relaksasi autogenik terhadap depresi pada lansia di Balai Perlindungan Sosial Tresna Werdha Ciparay Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan One-Group Pretest Posttest. Sebanyak 31 responden lansia telah ikut berpartisipasi dalam penelitian ini, dengan teknik pengambilan sampel secara consecutive sampling, serta menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang diperoleh di analisis dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat T Test. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi relaksasi autogenik terhadap depresi pada lansia di Balai Perlindungan Sosial Tresna Werdha Ciparay Bandung dengan p Value 0,001 (α 0,05). Dari hasil penelitian ini juga didapatkan bahwa setelah menyelesaikan seluruh proses terapi, responden mengatakan merasa lebih nyaman dengan diri mereka sendiri dan lingkungan mereka. Sementara responden lainnya mengatakan bahwa mereka mulai ikut berperan dan turut serta dalam aktivitas di panti. Disarankan untuk perawat yang bekerja di panti jompo untuk mengembangkan dan menerapkan terapi nonfarmakologi untuk mengurangi dan mencegah depresi pada lansia.Kata kunci: Depresi, Lanjut usia, Terapi Relaksasi Autogenik ABSTRACTDepression is common among elderly. Prevalence of depression among elderly in Indonesia is high. According to preliminary study that has done in BalaiPerlindunganSosialTresnaWerdhaCiparay Bandung, there where 5 elderly who suffer from depression, which can lead to physical problems and alteration in social activity involvement as well. Depression could be diminished with applying nonfarmacology nursing intervention such as autogenic relaxation theraphy. This study aimed to analyze the influence of autogenic relaxation theraphy on depression among elderly in Balai Perlindungan Sosial Tresna Werdha Ciparay Bandung.Method used in this research was quasi experiment with one group pre testpost test design. 31 respondents has participated in this research, that has collected with concecutive sampling technique, using inclusive and exclusive criterias. Data obtained was analyzed with univariate and bivariate T Test. From this research can be concluded that there is influence of autogenic relaxation theraphy on depression among elderly in Balai Perlindungan Sosial Tresna Werdha Ciparay Bandung with p Value 0,001 (CI, 0,05).It is also reported after finishing the theraphy sessions, the respondents felt more comfortable with themselves and their environment. While other respondents told that they involved more in activities in the nursing home.It is suggested for nurse who work in nursing home to develop and apply a nonfarmacology nursing intervension in order to alleviate and prevent the depression among elderly Balai Perlindungan Sosial Tresna Werdha Ciparay Bandung.Keywords: Depression, Elderly, Autogenic Relaxation Therapy.
Perbandingan Kualitas Daging Rajungan Hasil Tangkapan Kejer dan Bubu Lipat di Gebang Mekar, Kabupaten Cirebon Supriadi, Dedi; Utami, Dayanti Rizka; Sudarto, Sudarto
Akuatika Indonesia Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jaki.v4i2.25282

Abstract

Rajungan termasuk salah satu hasil perikanan yang umumnya bersifat perishable food (mudah rusak/busuk), maka dalam penanganan daging rajungan rebus dilakukan cold chain system(sistem pengupasan kulit rajungan dengan menjaga suhu produk di bawah suhu ruangan) dengan cepat dan cermat untuk menghindari pembusukan (kenaikan suhu) pada daging rajungan.Rajungan (Portunus pelagicus) dalam penelitian  ini adalah hasil tangkapan dari alat tangkap jaring kejer dan bubu lipat di Gebang Mekar Kabupaten Cirebon yang sudah diolah menjadi daging rajungan rebus.Perbedaan pada penanganan hasil tangkapan dan pengolahan rajungan dari alat tangkap jaring kejer dan bubu lipat meliputi kehati-hatian dalam penanganan rajungan saat hauling, lamanya waktu melaut yang mempengaruhi waktu penyimpanan, perbedaan pengoperasian alat tangkap bubu lipat dengan menggunakan umpan, sedangkan jaring kejer tidak, dan penanganan daging rajungan hasil tangkapan bubu lipat yang melalui proses perebusan di laut dan hasil tangkapan jaring kejer langsung diolah atau direbus di miniplant.Hasil analisis daging rajungan rebus pada hasil tangkapan jaring kejer dengan nilai rata-rata uji skor organoleptik yaitu 7,6, hasil uji mikrobiologi Angka Lempeng Total (ALT) 1,1 x 104 koloni/g dan uji Escherichia coli bernilai negatif (< 3). Daging rajungan hasil tangkapan bubu lipat nilai rata-rata uji skor organoleptiknya 6,6, uji mikrobiologi ALT 2,0 x 104 koloni/g, dan uji Escherichia coli bernilai sama dengan jaring kejer negatif (< 3), maka kualitas daging rajungan rebus hasil tangkapan jaring kejer bernilai lebih baik dibandingkan hasil tangkapan bubu lipat.
PENGARUH LARI MALAM TERHADAP PERSENTASE LEMAK TUBUH Supriadi, Dedi
Jurnal Olahraga Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Olahraga
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The The purpose of this study was to determine the effect of nighttime running on decreasing body fat percentage in Bandung Explorer (Bandrexhood) participants. This research is a pre-experimental design study using the one-group pretest and posttest design with instruments in the form of measurement tests, namely body fat measurements with skinfold caliper. The sample in this study were participants of the Bandung Explorer (Bandrexhood), amounting to 29 people with saturated sampling techniques. This research was conducted on May 9, 2016 data collection pretest, ended on July 1, 2016 data collection posttest. The night run is performed 24 times, 3 times a week. From the results of the t-test, the percentage of fat participants in Bandung Explorer (Bandrexhood) found that night running had a significant effect on decreasing body fat in Bandung Explorer (Bandrexhood) participants.
Tradisi Pembacaan Naskah Nyi Sri Pohaci di Desa Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat Supriadi, Dedi
Manuskripta Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Manuskripta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ms.v1i2.425

Abstract

Artikel ini membicarakan tradisi pembacaan sebuah naskah berbahasa Sunda, yaitu Nyi Sri Pohaci,, di daerah Rancakabng., Sumedang, Jawa Barai. Nyi Sri Pohaci merupakan kisah tentang Dewi Sri, Dewi Padi yang dihormati oleh para petani yang tinggal di daerah Rancakalong. Pembacaan kisah ini terkait erat dengan sebuah upacara yang selalu diselenggarakan setiap tahun di daerah tersebut, yaitu Upacara Ngalaksa, yang merupakan simbolisasi penghormatan terhadap dewi padi. Dewi Sri. Pembacaan kisah ini diiringi dengan alat musik tradisional yang disebut Tarawangsa.
ANALISIS PEMANFAATAN ANTENA TV KABEL UNTUK MEMPERKUAT PENERIMAAN SINYAL SECOND CARRIER FREKUENSI 2100 MHZ PADA LAYANAN DATA PROVIDER TELKOMSEL Supriadi, Dedi; Panjaitan, Sihar P
Singuda ENSIKOM Vol 6, No 3 (2014)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.123 KB)

Abstract

ABSTRAK Antena adalah suatu  alat yang digunakan untuk memancarkan gelombang elektromagnetik atau menerima gelombang elektromagnetik. Penerimaan dengan menggunakan antena akan memperkuat perolehan sinyal sesuai dengan kemampuan antena itu sendiri. Provider layanan GSM (Global System Mobile ) dengan keterbatasan jaringan yang dicakupnya menjadikan kebutuhan akan penguatan perolehan sinyal sangat besar. Antena TV Kabel adalah salah satu pilihan penguatan dalam perolehan sinyal. Antena TV Kabel memiliki komponen utama yaitu sebuah waveguide yang merupakan dipole aktif dan sebuah reflektor yang berfungsi untuk memantulkan pancaran dari waveguide. Pada antena TV Kabel yang telah dimodifikasi dilakukan pengkuran antena dengan menggunakan bantuan program TEMS Investigation 9.1.3. Antena ini ditujukan untuk menjadi media bantu dalam menerima dan memperkuat penerimaan sinyal second carrier provider Telkomsel. Hasil pembahasan dan analisis pengukuran diperoleh gain Antena Modifikasi pada Lantai 4 Departemen Teknik Elektro adalah 12.59 dBi pada Pukul 08.00WIB, 15.69 dBi pada Pukul 12.00 WIB, dan 13.49 dBi pada Pukul 18.00 dengan beamwidth sebesar 620.   Kata Kunci: Antena, Gain, Beamwidth
KAJIAN HUBUNGAN RESIPROKAL ANTARA PENERIMAAN DAN PENGELUARAN PEMERINTAH (Studi Kasus di Indonesia Periode 1969-2011) Supriadi, Dedi; Ismail, Munawar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.439 KB)

Abstract

This study examined the reciprocal relationship between the Indonesian government revenues and expenditures using annual data in the period 1969-2011. This study also examined the influence of control variables for economic growth, inflation, international oil prices, and oil and monetary crisis on government revenues and expenditures. By using the Two-Stage Least Square Analysis, this research has obtained the conclusion that the relationship between revenues and expenditures have relationship patterns that support the fiscal synchronization hypothesis. While economic growth, inflation and international oil prices and the economic crisis dummy variables as control variables have varied influences.Keywords: Government Revenue, Government Expenditure, Fiscal Synchronization,TSLS 
Kesesuaian Ukuran Kapal dengan Dokumen pada Kapal Jala Cumi (CAST NET) Di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan Cirebon Supriadi, Dedi; ., Nurhayati; Putri, Didha Andini
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. X No. 2/Desember 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.363 KB)

Abstract

Markdown merupakan terteranya gross tonnage (GT) kapal pada dokumen yang tidak sesuai dengan fisik kapal sesungguhnya.Markdown menimbulkan banyak kerugian baik dari pihak pemerintah maupun pemilik kapal sehingga Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menerbitkan Peraturan Nomor UM.003/47/DJPL/15 tentang verifikasi atau pengukuran ulang untuk menanggulangi praktik markdown.Penelitian ini bertujuan untuk menghitung GT kapal berdasarkan Ldek serta membandingkan dengan dokumen awal pada kapal dan menghitung dan membandingkan GT kapal dengan rumus Direktorat Jenderal Perhubungan Laut  dengan rumus Nomura dan Yamazaki.Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif.Analisis pengukuran GT kapal pada penelitian ini untuk mendapatkan hasil GT dari 2 metode pengukuran dengan menggunakan rumus Nomura dan Yamazaki serta rumus Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Hasil penelitian menunjukan dari 12 kapal jala cumi (cast net) yang telah diukur ulang pada saat penelitian terbukti 100% GT kapal pada dokumen awal tidak sesuai dengan fisik sesungguhnya (markdown).Perbandingan GT kapal dengan menggunakan rumus Direktorat Jenderal Perhubungan Laut  dan Nomura mendapatkan hasil yang berbeda karena konversi dan coefficient of block (Cb) yang digunakan pada kedua rumus tersebut berbeda.Pada rumus Direktorat Jenderal Perhubungan Laut  menggunakan konversi 0.25 dan coefficient of block 0.70, sedangkan pada rumus Nomura menggunakan konversi 0.353 dan coefficient of block 0.56.
THE EFFECTIVENESS OF IMPLEMENTING INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY ON STUDENT ACADEMIC SERVICES (A Case Study in Bandung Institute of Technology for the 2015-2016 Period) Supriadi, Dedi; Sa’ud, Udin Syaefudin
International Journal of Education Vol 9, No 2 (2017): February 2017
Publisher : UPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ije.v9i2.5478

Abstract

The implementation of Information and Communication Technology (ICT) in higher education institutions plays an important role in realizing the competitive advantage, especially in the realization of the three pillars of higher education. In order for the implementation of ICT in higher education institutions to be effective, adequate support from infrastructure, human resources, and leader and organizational commitment is needed. The research focuses on and aims to describe the effectiveness of ICT implementation in student academic services, covering ICT policies and programs, ICT implementation strategies, ICT implementation, and the effectiveness of ICT implementation in student academic services. In addition, it attempts to formulate a hypothetical model of ICT implementation in student academic services. The research adopted the analytical-descriptive method through qualitative approach. Data were collected through interviews, observations, and documentary analysis. Afterwards, the data were analyzed through data reduction, data display, inference drawing, and verification. The research took place in Bandung Institute of Technology. The findings show that: The ICT policies and programs are based on the implementation of the three pillars of higher education (education, research, and community service); the strategies give emphasis on coordination patterns; ICT implementation in academic services is realized through e-learning (online, blended learning, video conference), academic information system, and digital library; the effectiveness of the ICT implementation is analyzed based on the realization of the program at the level of unit (decision-focused approach), performance achievement (goal-oriented approach), and student satisfaction (user-oriented approach) in terms of tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. It is recommended that ICT implementation in academic services should be able to realize the competitive advantage of the implementation of the three pillars of higher education, which is in accordance with the institution’s vision, missions, and strategic goals, supported by the availability of infrastructure, human resources, funds, managerial and organizational commitment, and periodical evaluation and monitoring.
The Increasing of Students Speaking Ability Through Talking Chips Technique Sari, Rima Karunia; Sudirman, Sudirman; Supriadi, Dedi
U-JET Vol 6, No 3 (2017): U-JET
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan pengaruh Talking Chips Technique untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Subyek penelitian terdiri atas tiga puluh siswa tahun pertama SMAN 1 Gunung Sugih. Penelitian ini menggunakan model T-Test. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pretest dan posttest. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ini menunjukan efek yang signifikan dari TCT pada pencapaian berbicara siswa dengan level signifikan ( 0,00 < 0.05 ) ini dapat disarankan bahwa TCT dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berbicara. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa Talking Chips Technique dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa.The objective of this research was to investigate the effect of Talking Chips Technique on the students speaking ability. The subjects were thirty students of the first grade at SMAN 1 Gunung Sugih. The study employed T-Test design. The data were collected through the pretest and the posttest. The result of this research showed that there was a statisticaly significant effect of TCT on the students speaking achivement with the significant level (0,00 < 0,05). This suggests that Talking Chip Technique can be used to improve the students speaking ability.Keywords: TCT, speaking ability, speaking improvement.
Tradisi Pembacaan Naskah Nyi Sri Pohaci di Desa Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat Supriadi, Dedi
Manuskripta Vol 1 No 2 (2011): Manuskripta
Publisher : Masyarakat Pernaskahan Nusantara (The Indonesian Association for Nusantara Manuscripts, Manassa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.911 KB) | DOI: 10.33656/manuskripta.v1i2.16

Abstract

Artikel ini membicarakan tradisi pembacaan sebuah naskah berbahasa Sunda, yaitu Nyi Sri Pohaci di daerah Rancakabng., Sumedang, Jawa Barai. Nyi Sri Pohaci merupakan kisah tentang Dewi Sri, Dewi Padi yang dihormati oleh para petani yang tinggal di daerah Rancakalong. Pembacaan kisah ini terkait erat dengan sebuah upacara yang selalu diselenggarakan setiap tahun di daerah tersebut, yaitu Upacara Ngalaksa, yang merupakan simbolisasi penghormatan terhadap dewi padi. Dewi Sri. Pembacaan kisah ini diiringi dengan alat musik tradisional yang disebut Tarawangsa.