p-Index From 2016 - 2021
8.104
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vegetalika Jurnal Keperawatan Indonesia Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Jurnal technoscientia Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Majalah Komunikasi Massa P2M STKIP Siliwangi ELTIN Journal AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Jurnal Biologi Universitas Andalas Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan BIO-SITE |BIOLOGI Sains Terapan JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Jurnal Berkala Kedokteran TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA Jurnal Penelitian Kesehatan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) JOURNAL OF HEALTH SCIENCE (JURNAL ILMU KESEHATAN) UNM Geographic Journal Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) BERDIKARI : Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Indonesian EFL Journal Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Ilmiah Kebidanan VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA Jurnal Media Analis Kesehatan Jurnal Surya Masyarakat ABDIMAS SILIWANGI Jurnal Good Governance Jurnal PubBis Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Oto Rhino Laryngologica Indonesiana 2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Jurnal JOEPALLT (Journal of English Pedagogy, Linguistics, Literature, and Teaching) KREATIF : Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang PROJECT (Professional Journal of English Education) Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Keberlanjutan : Jurnal Manajemen dan Jurnal Akuntansi El Banar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan PARAMETER: Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta ILTEK : Jurnal Teknologi HSG (Health Science Growth) Journal Jurnal Surya Masyarakat Jurnal Stamina JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA JURNAL ABDIMAS TRIDHARMA MANAJEMEN
Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFICATION OF BACTERIAL WILT AND LEAF BLIGHT DISEASE ON MAIZE (ZEA MAYS) FOUND IN KEDIRI, INDONESIA Aini, Luqman Qurata; Suryani, Lilis; Sugiharto, Arifin Noor; Abadi, Abdul Latief
AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Vol 35, No 1 (2013)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v35i1.245

Abstract

Recently, a new bacterial disease of maize (Zea mays) was observed in Kediri, East Java, Indonesia. Infected plants showed wilt symptoms occasionally accompanied by leaf blight. This study aims to characterize the causal agent of bacterial wilt and leaf blight of maize observed in Kediri. Gram-negative, facultative anaerobic bacteria were isolated from the diseased tissues. All bacterial strains (KD1A, KB2A, KD1, KD4, KB1) gave positive result both in the hypersensitive response and pathogen-nicity assays. However, only KD1 and KB1 strains could be re-isolated from the diseased tissues. Based on several physiological and biochemical assays, the bacteria resembled Pantoea agglomerans. Moreover, the strains showed negative result on PCR amplification using HRP1d and HRP3r, a primer pair specific for detection of P. stewartii subsp. stewartii. Analysis of 16S rRNA gene sequence of KD1 and KB1 showed highest homology at 88% and 90%, respectively to P. agglomerans strain DSM 3493 (NR 0419781).  The homology values were too low to conclude that the bacteria were similar to P. agglomerans. These results suggest that bacterial pathogens isolated from maize in Kediri were strains of Pantoea sp. Keywords: maize, Pantoea sp., wilt, leaf blight
Efektifitas Bacillus Thuringiensis yang Diisolasi dari Sampel Tanah di Yogyakarta Terhadap Larva Culex Quinquefasciatus Invitro Suryani, Lilis
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 8, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v8i2.1479

Abstract

Filariasis disease is a public health problem, especially in rural areas. One kinds of mosquitoes that transmited it is Culex quinquefasciatus. Since 1972 chemical insecticides has been usedfor vector control in Indonesia. However, in 1987 it was reported that there are many areas has been resistant against chemical insecticides. Bacillus thuringiensis is a gram positif bacteria, rod, aerobic and spore shape. There are many strain of this bacteria produces a toxic protein to insect. This research try to reveal the effectivity of Bacillus thuringiensis soil isolate from Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulonprogo and Wonosari area, as larvacide against Culex quenquefasciatus. This study is an experimental laboratory, as subject research is Bacillus thuringiensis which tested its pathogenecity against Culex quinquefasciatus larvae . The result of this study shows that Bacillus thuringiensis soil isolate from Wonosari has a high effectivity as larvacide against Culex quinquefasciatus with pathogenecity activity 100%, Bacillus thuringiensis soil isolate from Sleman has a low effectivity with pathogenecity activity 38,7%. It is conduced that Bacillus thuringiensis isolate Wonosari has a high effectivity as larvacide against Culex quinquefasciatus larvae.Penyakit filariasis merupakan masalah kesehatan masyarakat, terutama di daerah rural. Salah satu j enis nyamuk yang menularkan penyakit ini adalah Culex quinquefasciatus. Sej ak tahun 1972 insektisida kimiawi telah banyak digunakan untuk pengendalian vektor di Indonesia. Namun pada tahun 1987 dilaporkan di beberapa daerah telah terjadi resistensi nyamuk vektor terhadap beberapa jenis insektisida kimiawi. Bacillus thuringiensis adalah bakteri gram positif yang berbentuk batang, aerobik dan membentuk spora. Banyak strain dari bakteri ini yang menghasilkan protein yang beracun bagi serangga. Penelitian ini mencoba mengungkapkan efektifitas Bacillus thuringiensis yang diisolasi dari sampel tanah di daerah Istimewa Yogyakarta, meliputi wilayah Bantul, Sleman, Kota Yogyakarta, Wonosari dan Kulonprogo sebagai larvasida Culex quinquefasciatus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium, dengan subyek penelitian berupa kuman ito7/ws thuringiensis yang diuji patogenesitasnya terhadap larva Culex quinquefasciatus, sebagai pembanding digunakan bakteri standar Bacillus thuringiensis H-14. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Bacillus thuringiensis isolat Wonosari memiliki efektifitas yang tinggi sebagai larvasida terhadap nyamuk Culex quinquefasciatus dengan daya patogenesitas 100%. Bacillus thuringiensis isolat Sleman memiliki efektifitas yang rendah sebagai larvasida terhadap nyamuk Culex quinquefasciatus dengan daya patogenesitas 38,7%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Bacillus thuringiensis isolat Wonosari memiliki efektifitas tinggi sebagai larvasida terhadap nyamuk Culex quinquefasciatus.
ANALISIS KOMPETENSI CALON PENDIDIK PROFESIONAL DI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Mukhtar, Saparuddin; Ahnanto, Ahnanto; Senja, Marlina; Putri, Tri Dahlia; Yulianti, Yanti; Apriyanti, Nurwandah; Suryani, Lilis; Dedeh, Dedeh; Pranawati, Popon; Laelawati, Laelawati; Herlina, Rina; Alamanda, Soraya; Mariana, Rina; Saadah, Siti; Nurâ??aeni, Fewi Siti
PARAMETER: Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta Vol 30 No 1 (2018): Parameter : Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta Volume 30 Nomor I
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.403 KB) | DOI: 10.21009/parameter.301.01

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengarahkan calon-calon guru untuk menjadi guru yang profesional dan Untuk mengetahui tugas-tugas yang diemban untuk menjadi guru profesional. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan deskriptif verifikatif yang dilaksanakan diFakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta. Sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik slovin.sedangkan teknik analisa data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik uji regresi dan korelasi. kriteria di tentukan berdasarkan pada hasil studi literature dengan proses klarifikasi dengan perwakilan mahasiswa pendidikan ekonomi dan administrasi di fakultas ekonomi unj. jumlah kuesioner yang di sebar adalah 30 sampel. Hasil penelitian menunjukkan indikator kecakapan profesional ditunjukan dengan presentase kuesioner sangat setuju antara lain sebesar 50%, sedangkan yang setuju sebesar 50%, Rekapitulasi keseluruhan hasil kuesioner indikator kecakapan pedagogik menunjukkan 27% sangat setuju jika pendidik mempunyai kecakapan pedagogik dan yang menyatakan setuju sebanyak 73%.  Responden ternyata menganggap bahwa calon pendidik profesional harus memiliki kecakapan pedagogik sebagai bekal pendidik profesional. Hasil rekapitulasi keseluruhan kuesioner kecakapan sosial dari responden pendidikan ekonomi dan administrasi menunjukkan bahwa sangat setuju dengan kecakapan sosial, ditunjukan dengan lebih dari 73% responden  yang menyatakan sangat setuju serta 27% setuju perlunya pendidik memiliki kecakapan sosial.Hasil rekapitulasi keseluruhan kuesioner indikator kecakapan pribadi menyatakan 40% sangat setuju serta 60% setuju bahwa kecakapan pribadi menjadi pegangan kuat dalam sikap dan etos kerjamenjadi pendidik profesional.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING DAN KONTROL SUHU PADA MESIN PENETAS TELUR OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ESP8266 Rahman, Fadhli; Sriwati, Sriwati; Nurhayati, Nurhayati; Suryani, Lilis
JURNAL ILTEK Vol 15, No 01 (2020): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v15i01.499

Abstract

Unggas merupakan salah satu induk yang mampu menetaskan hingga empat telur pada masa inkubasi, dan ini dirasa kurang efektif untuk produktifitas memenuhi kebutuhan konsumen, untuk mengatasi dengan mengganti peran mesin yang menetaskan telur secara konvensional yang meningkatkan kemampuannya menjadi mesin inkubator telur yang otomatis sehingga dalam proses penetasan telur menjadi lebih mudah, hemat, dan praktis. Tujuan penelitian untuk merancang mesin penetas telur otomatis berbasis mikrokontroler ESP8266. Metode penelitian yang digunakan adalah mikrokontroler ESP8266 untuk mendapatkan hasil penetasan telur dengan akurat, adanya sebuah mesin penetasan konvesional mempunyai prinsip kerja dengan memanfaatkan bohlam dalam ruang inkubator sabagai sumber panas dan termostat yang bekerja berdasarkan prinsip pemuaian sebagai pemutus arus pada bohlam, termometer sebagai pengukur suhu ruang inkubator. Diharapkan pembacaan sensor dapat berfungsi dengan baik dan memberikan inputan pada mikrokontroler untuk menampilkan pada layar LCD. Hasil dari penelitian yaitu suhu / kelembaban untuk kebutuhan penetasan telur, dengan pengujian sensor DHT11 dimana mengetahui kebutuhan suhu pada inkubator penetas, pada Relay dilakukan pengujian berupa keaktifan dalam menerima perintah dari mikrokontroler dalam menjalankan sebagai pemutus baik dalam keadaan ON 5 menit maupun OFF 7 menit. Kesimpulan hasil dari kerja alat mesin penetas telur bekerja dengan efisien dengan suhu yang ditentukan dari suhu 39ºC - 40ºC.
SURVEY KEMAMPUAN GERAK DASAR GURU PAUD DI DKI JAKARTA Suryani, Lilis
EL BANAR: JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 1 No 01 (2018): EL BANAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : STAI Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.303 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan gerak dasar guru dalam kategori baik, cukup dan kurang dan mendeskripsikan kemampuan guru dalam mengajar gerak dasar kepada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian deskriptif bertujuan untuk mendeskripsikan temuan yang tampak di lapangan, sesuai dengan fakta yang ada dan melihat dari berbagai sudut pandang. Penelitian deskriptif melihat satu gejala atau satu variabel dan melihat intensitasnya dari kuantitatif. Teknik survey bertujuan untuk melihat satu gejala yang dominan muncul dari satu komunitas dalam ruang lingkup yang luas. Dengan mengukur menggunakan instrumen yang disebar kepada responden, maka selanjutnya dihitung prosentasenya dan kemudian diinterpretasikan hasilnya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam gerak dasar berada pada kategori cukup. Adapun komponen evaluasi atau tes perkembangan motorik yang akan diukur adalah: keterampilan lokomotor yang terdiri dari berjalan, berlari, galloping, naik turun tangga dan memanjat, lompat loncat dan merangkak; keterampilan nonlokomotor yang terdiri dari kelentukan, keseimbangan, dan menggantung; dan keterampilan manipulatif yang terdiri dari melempar, menangkap, menendang, memukul, memantulkan bola, dan menggelindingkan bola.Implikasi hasil penelitian ini adalah bahwa kemampuan gerak dasar merupakan hal yang fundamental untuk dikuasai guru PAUD yang nantinya sangat dibutuhkan untuk menstimulasi perkembangan motorik anak terkait dengan kemampuan gerak dasar.
Pengaruh Komposisi Media Tanam Hidroponik Agregat terhadap Produksi Benih G0 Tiga Kultivar Kentang (Solanum tuberosum L.) Suryani, Lilis; Susila Putra, Eka Tarwaca; Dianawati, Meksy
Vegetalika Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.622 KB) | DOI: 10.22146/veg.26166

Abstract

Penelitian bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh komposisi media tanam hidroponik agregat terhadap jumlah umbi G0 yang dihasilkan oleh tiga kultivar kentang, dan 2) menentukan komposisi media tanam terbaik untuk masing-masing kultivar. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca PD Jaya Mandiri Farm dan Laboratorium Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Barat pada bulan Mei sampai September 2016. Percobaan disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah kultivar kentang, terdiri dari tiga kultivar yaitu Granola Lembang, Granola Kembang, dan Median. Sedangkan faktor kedua adalah komposisi media tanam, terdiri dari empat komposisi yaitu sekam bakar 100%, sekam bakar limbah biogas 1:1, sekam bakar limbah biogas 2:1, dan sekam bakar limbah biogas 3:1. Data yang diperoleh dianalisis varian (ANOVA) pada taraf kepercayaan 95%, dilakukan uji lanjut HSD-Tukey dan korelasi. Hasil penelitian memberikan informasi bahwa jumlah umbi benih G0 yang dihasilkan per tanaman kentang pada setiap kultivar dipengaruhi oleh interaksi antara komposisi media dengan kultivar. Komposisi media tanam terbaik untuk Granola Lembang adalah media yang diperkaya dengan limbah biogas padat dengan proporsi ¼ bagian karena memperbanyak jumlah umbi benih G0 yang dihasilkan per tanaman. Sedangkan komposisi media tanam terbaik untuk Granola Kembang adalah media yang diperkaya dengan limbah biogas padat dengan proporsi 1/3 bagian karena memperbanyak jumlah umbi benih G0 yang dihasilkan per tanaman. Media tanam berupa sekam bakar saja cukup ideal bagi media karena jumlah umbi benih G0 yang dihasilkan sudah cukup banyak.Kata kunci: media hidroponik agregat, kultivar kentang, umbi benih G0
Uji Kadar Hambatan Minimal Ekstrak Batang Siwak (Salvadora persica) terhadap Staphylococcus aureus secara In Vitro Suryani, Lilis; Astuti, Yoni
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v7i1.1690

Abstract

Siwak or miswak is a part of Salvadora persica plant. Siwak is a special plant. Siwak was appreciated by our prophet Muhammad SAW Siwak have many name. in Arab is weel famaous as Arak or Ayurak Siwak contained trimetilamin (TMA), which was a hidrofil substrat and its has function as floatation agent, prevent deposit ofparticle and debris in oral cavity, especially in between thr teeth. Besides, it has also antibacterial activity. This research is an experimental laboratory examination carried out to know the antimicroorganism activity of extract siwak against Staphylococcus aureus. The antimicroorganism activity of siwak has been tested by the determination of the minimal inhibitory concentration (MIC) and minimal bactericidal concentration (MBC) using the tube dilution method. The result of this study shows that the MIC and the MBC of siwak against Staphylococcus aureus ATCC 25923 and wild strain each is about 6,25gr% and 12,5 gr%. It is concluced that siwak has indeed an antimicroorganism (bactericide) activity against Staphylococcus aureus.Siwak atau miswak merupakan bagian dari batang tumbuhan Salvadora persica. Siwak termasuk tanaman istimewa. Ia dihargai tinggi oleh Nabi Muhammad Saw. Ujudnya seperti semak belukar namun kaya dengan sebutan. Di Arab dikenal dengan nama Arak atau Ayurak. Siwak mengandung trimetilamin (TMA). Zat ini mudah larut dalam air dan berfungsi sebagai zat apung (floatation agent) sehingga mampu mencegah endapan (deposit) partikel dan sisa makanan di rongga mulut khususnya ruang antara gigi. Selain itu, juga potensial sebagai antibakteri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik yang bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak batang siwak (Salvadorapersica) terhadap Staphylococcus aureus. Aktivitas antimikroba ditunjukkan dengan melihat kadar hambatan minimal (KHM) dan kadar bakterisidal minimal (KBM) ekstrak batang siwak (Salvadora persica) terhadap mikroba tersebut dengan metode pengenceran tabung (tube dilution methode). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa KHM terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan wild strain 6,25 gr%, KBM sebesar 12,5 gr%. Disimpulkan bahwa ekstrak batang siwak (Salvadora persica) memiliki aktivitas antimikroba terhadap Staphylococcus aurius yang bersifat bakterisidal.
Efektifitas Bacillus Thuringiensis Terhadap Larva Culex Quinquefasciatus Pada Berbagai Media Hidup Larva Kesetyaningsih, Tri Wulandari; Suryani, Lilis
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2006)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v6i1.1882

Abstract

One of mosquito that transmitted this disease is Culex quinquefasciatus. Insecticide commonly use for vector control because it can reduce mosquito population easily and rapidly, but have a high risk to pollution and resistancy. Bacillus thuringiensis (Bti) is bacteria that produce toxic crystal to larvae of Coleoptera, Diptera and Lepidoptera. The purpose of this study is to know the efficacy of Bti as larvicide to Cx. quinquefasciatus (L3) that live in media biologic water, rice field water and cesspool water and compare the larvae ’s death among those groups.Subject of this study is Bti (strain H-14) Vectobac 12 US in liquidformula from Abott, USA, then examined its effectivity as larvicide to Cx quinquefasciatus. Twenty larvaes (L3) entered into every group that filled 100 ml of 1,2,3,4,5, and 6 ppm Bti solution and negative group. Observation was carried out after 24 hours exposure to get % of larvae s death. Larvae s death was decided if there is no movement by stick touched. Probit analysis used to decide LD50 and LD 95 and One way anova used to know the significancy difference of% larvae s death among research groups.The result shows that Bti is effective to Cx. quinquefasciatus larvae with LD50 1,43 ppm in aquades group, 2,28 ppm in field water group and 4,56 ppm in cesspool water group. There is no significant difference of% larvae ’s death among research groups.Salah satu nyamuk vektor filariasis adalah Culex quinquefasciatus. Pengendalian vektor dengan insektisida digunakan karena dapat menurunkan populasi nyamuk secara cepat, mudah dan dalam jumlah banyak, namun dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan beresiko terjadi resistensi. Bacillus thuringiensis (Bti) adalah bakteri pembentuk spora menghasilkan kristal toksik terhadap larva Coleoptera, Diptera dan Lepidoptera. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas Bti terhadap larva Cx quinquefasciatus (L3) pada tiga macam media hidup larva yaitu comberan, air sawah dan akuades serta membandingkan diantara ketiganya.Subyek penelitian adalah Bti (strain H-14) Vectobac 12 AS formula cair dari Abott, diuj i efektifitasnya sebagai larvisida Cx quinquefasciatus yang hidup pada media air biologis comberan, air sawah dan akuades. Tiap kelompok terdiri atas enam konsentrasi Bti (1,2,3,4,5 dan 6 ppm) dan kontrol negatif (tanpa Bti) yang dilarutkan dalam 100 ml air media hidup larva dan diisi 200Korespondensi: Tri Wulandari K, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jin. Lingkar Barat Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakartaekor L3 Cx. quinquefasciatus. Pengamatan dilakukan 24 setelah pemaparan dengan menghitung prosentase kematian larva. Larva dinyatakan mati bila sama sekali tidak bergerak setelah diusik dengan ujung pipet larva. Analisis Probit digunakan untuk menentukan LD50 dan LD95 dan analisa varians digunakan untuk menentukan signifikansi perbedaan prosen kematian diantara ketiga kelompok perlakuan.Hasil penelitian menunjukkan Bti efektif sebagai larvisida Cx. quinquefasciatus dengan LD50 1,43 ppm pada akuades, 2,28 ppm .pada air sawah dan 4,56 ppm pada comberan sebagai media hidup larva. Tidak ada perbedaan bermakna diantara ketiga media hidup larva yang diujikan.
WIFECONTRIBUTIONTO FISHERMAN HOUSEHOLDINCOMEAT WEST BANGLASVILLAGE TEBING TINGGI DISTRICTMERANTI ISLANDRIAU PROVINCE Suryani, Lilis; Hamid, Hamdi; Bathara, Lamun
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 2, No 1 (2015): Wisuda Februari Tahun 2015
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKThis studyaims to determinethe increase inhousehold incomeoffishermanthroughfisherman's wife participation to support husband earn a living,sowifecould contribute tohouseholdandreduce economic responsibilities. Thisresearchused survey method is the method through purposive samplingas manyas20fisherman’s wives.The result shows that the fisherman's wife has a significant role insupporting the household economy. Wife's role in support household economicmake wife doing a double role in the household. Fisherman's wife contributethrough such kind of job: rubber tappers, processing of fishery products,fishmonger, daily traders and seamstress. The wife’s contribution was work asrubber tappers, so the conclution was that alternative activities can be developedthrough UMKM (Micro, Small and Medium Enterprises).Keywords : Fisherman wife, houshold income, contribution.
Daya Antibakteri Infusa Daun Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) terhadap Staphylococcus aureus dan Eschericia coli Suryani, Lilis; Stepriyani, Selly
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 1 (s) (2007)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v7i1 (s).1680

Abstract

Mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) from the little that is known as the Mahkota dewa of efficacy in treating various diseases, among others: pain heart, kidney, hypertension, heart disease, diabetes, rheumatism, arthritis and bacterial infectious diseases such as acne, eczema secondary infections, dysentery , cough, and fever. Part of this plant is the most widely used is the leaves, and processing techniques become more advanced with the various forms ofpackaging that facilitates the use by the public. Product packaging can be a form of instant, ingredients, capsules, and ointments. Mahkota dewa effective as analgesic, antibacterial, and antihistamines. This research was conducted to determine the antibacterial infusion god petals of various pathogens such as Staphylococcus aureus and Escherichia coli. Design of research is an experimental laboratory. Antibacterial activity is determined by applying the MIC (minimum inhibitory concentration) and MBC (minimum bacterisid concentration) by Tube Dilution Method. The bacteria test including Staphylococcus aureus ATCC 25933 and Escherichia coli strain ATCC 25922. The results showed that Mahkota dewa infusion has antibacterial activity against Staphylococcus aureus with MIC 3,125 gr % andMBC 6.25 gr %. Mahkota dewa leaf infusion does not have the antibacterial activity against Eschericia coli with MIC andMBC more than 25 g%.Mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) mulai banyak dikenal orang seiring dengan khasiat mahkota dewa dalam mengobati berbagai penyakit antara lain: sakit liver, ginjal, hipertensi, jantung, kencing manis, asam urat, rematik dan penyakit-penyakit infeksi bakterial seperti: jerawat, infeksi sekunder pada eksim, disentri, batuk, dan demam. Bagian dari tanaman ini yang paling banyak digunakan adalah daunnya, dan teknik pengolahannya pun semakin maju dengan berbagai bentuk kemasan yang mempermudah pemakaian oleh masyarakat. Kemasan produk dapat berupa bentuk instan, racikan, kapsul, dan minyak gosok. Daun mahkota dewa berkhasiat sebagai obat analgesik, antibakteri, dan antihistamin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui daya antibakteri infusa daun mahkota dewa terhadap berbagai kuman patogen seperti Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Desain penelitian adalah eksperimental laboratorium. Aktivitas antibakteri ditentukan dengan menghitung KHM (kadar hambat minimal) dan KBM (kadar bunuh minimal) dengan metode seri pengenceran tabung (Tube Dilution Method). Bakteri uji yang digunakan meliputi Staphylococcus aureus ATCC 25933 dan Escherichia coli strain ATCC 25922. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infusa daun mahkota dewa memiliki daya antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dengan KHM 3,125 gram% dan KBM 6,25 gram%. Infusa daun mahkota dewa tidak memiliki daya antibakteri terhadap Eschericia coli dengan KHM lebih besar dari 25 gram%. Dapat disimpulkan bahwa infusa daun mahkota dewa bersifat bakterida terhadap bakteri Staphylococcus aureus.
Co-Authors ., Yarosi Abdul Latief Abadi Abdussamad . Agus Dwi Nugroho, Agus Dwi Agus Wartiningsih Ahnanto, Ahnanto Akhbar Akhbar Alamanda, Soraya Anggraeni, Nuri Apriningrum, Nelly Apriyanti, Nurwandah Ardiyansah, Lalu Dwi Satria Ariffin Noor Sugiharto Arifin Noor Sugiharto Asti Widuri, Asti Astuti, Yoni Astuty, Yoni Aulia, Pipit Aulia, Rahma Putri Ayu, Nida Puspita Basuki Hardigaluh Carudin, Carudin Dedeh Dedeh, Dedeh Dianti, Rini Eko Sri Wahyuni El Fauziah, Ula Nisa El Fauziah, Ula Nisa El Fauziah, Ula Nisa Emerita, Emerita Ernawati, Rina Faradilla Safitri, Faradilla Firdaus, - Hamdi Hamid Hanifah Albana Nur Adhini, Hanifah Albana Nur Hanny Handiyani Hendri Marhadi Herlin Fitriani, Herlin Herlina, Rina hery kresnadi Ira Setyaningsih Ircham Riyadi irma yunita Jaya, Tenri Kusumastiwi, Tesaviani Laelawati, Laelawati Laeli Nurrokhmah, Laeli Lamun Bathara Lazim N, Lazim N Lestari Rahayu Luqman Qurata Aini Maddatuang Maddatuang, Maddatuang Mahmud Mahmud Maria, Nur Marliani, Rani Meksy Dianawati, Meksy Melvia, Ovella Muhammad Agung Al Huda, Muhammad Agung MUHAMMAD ALI Muharromah, I. Aeni Mukhtar, Saparuddin Mustalifah, Fitri Ria Muthia Elma Ningtyas Orilina Argawati Nur baity Nur, Andi Muhammad Nurâ??aeni, Fewi Siti Nurhayati Nurhayati Nurizzati Nurizzati Nurmalasyiah, Nurmalasyiah Nurmalasyiah, Nurmalasyiah Nuzulul Rahmi, Nuzulul P, Denny Anggoro Patricia Lubis, Patricia Permana, Lukman Pranawati, Popon Pratama, Yuga Purnomo Suryantoro Purnomo, Nine Fajriana Purwati, Duwi Putri, Tri Dahlia Rafika Rafika Rahayu Pratiwi, Rahayu Rahayu3, Maria Alia Rahma, Aulia Rahmah, Dhiyaur Rahman, Fadhli ramona, fitria Rampun, Erdina L.A Reni Mulyani Rina Mariana Rina Marlina Salmah Orbayinah, Salmah Senja, Marlina Sepdanius, Endang Siti Saadah Sri Nuryani Hidayah Utami, Sri Nuryani Hidayah Sriwati Sriwati Stepriyani, Selly Sugeng Widodo Sularmi, Lili Susila Putra, Eka Tarwaca Sutanto Priyo Hastono Sy Gani, Sri Indra Astuti Syahrizal, Trisnendri Syahrizal, Trisnendri Totok Priyadi Tri Septijono, Tri Tri Wulandari Kesetyaningsih Ulfaizah Ulfaizah, Ulfaizah Vika Habsari Budi Utami, Vika Habsari Budi Wulandari, Syuriati Yanti Yulianti Yanti, Irma Yuliyanti yuliyanti Yunri Yuslianti, Yunri Zulhidayati, Indah