Husmiati Yusuf
Puslitbang Kesos Kemensos RI

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

ASESMEN DALAM PEKERJAAN SOSIAL: RELEVANSI DENGAN PRAKTEK DAN PENELITIAN Yusuf, Husmiati
Sosio Informa Vol 17, No 3 (2012)
Publisher : Puslitbangkesos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asesmen diartikan dalam terma profesional sebagai bentuk, batasan dan intensitas masalah klien yangdibawa ke dalam praktek pekerjaan sosial. Asesmen merupakan rentang yang luas dan termasuk penilaianmengenai potensi, kebutuhan dan jaringan sosial klien yang menentukan cakupan dan beratnya masalah.Dalam sebuah proses perubahan terencana, fokus pekerja sosial yang amat penting adalah mengumpulkaninformasi yang cukup dari klien dan orang lain yang ada di lingkungan klien. Pengumpulan data merupakanaktivitas memperoleh informasi yang diperlukan sebagai upaya untuk memahami situasi-situasi klien,yang menjadi syarat dalam merancang rencana pemecahan masalah klien. Oleh karena itu pekerja sosialdituntut memiliki keterampilan dalam memilah data mulai dari hasil wawancara sampai kepada kompilasidata, tujuannya agar ada kesesuaian data yang dibutuhkan untuk melakukan asesmen masalah. Dalampraktik pekerjaan sosial secara langsung, pekerja sosial perlu mengenalkan konsep-konsep diagnosisyang akan digunakan dalam proses pencarian data asesmen. Diagnosa dilakukan terhadap masalah klien,dan kondisi atau situasi klien serta dilakukan pengklasifikasian dan pengkategorian khusus seperti dalamsistem PIE (orang dalam lingkungannya).Kata kunci: asesmen, klien, praktik pekerjaan sosial, dan penelitian.
PENGARUH KONDISI ORGANISASI TERHADAP KEJENUHAN KERJA PEKERJA SOSIAL YANG BEKERJA DI PANTI SOSIAL PENYANDANG CACAT DI INDONESIA Yusuf, Husmiati
Sosio Informa Vol 16, No 3 (2011): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini menganalisis kondisi organisasi mencakup pengaruh kekaburan peranan, bebankerja, kondisi pekerjaan terhadap kejenuhan kerja. Menggunakan metode survey eksplanatory.Penentuan responden menggunakan sensus. Sejumlah 219 pekerja sosial yang bekerja di pantisosial penyandang cacat menjadi responden dalam kajian ini. Satu set instrumen digunakan untukmengumpulkan data, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan program SPSS dan analisisjalur. Hasil kajian mendapati beban kerja berpengaruh terhadap kejenuhan kerja. Kajian initentunya dapat memberikan implikasi terhadap penyusunan kebijakan di Kementerian Sosial RIdan sebagai rujukan untuk penelitian lanjutan.Kata kunci : kekaburan peranan, beban kerja, kondisi pekerjaan, pekerja sosial.
FAKTOR POTENSI KEKERASAN ORANGTUA TERHADAP ANAK: STUDI KASUS DI KELURAHAN CIBEBER, KECAMATAN CIMAHI SELATAN KOTA CIMAHI PARENT VIOLENCE POTENTIAL FACTOR TO CHILD: CASE STUDY IN KELURAHAN CIBEBER SOUTH CIMAHI SUBDISTRICT – CIMAHI Perdani, Fuji Lestari; Yusuf, Husmiati
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 12, No 2 (2013): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.494 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran potensi kekerasan orangtua terhadap anak dilihat dari faktor tekanan hidup, yaitu rigiditas, ketidakbahagiaan, masalah dengan anak dan diri sendiri, masalah dengan keluarga dan orang lain, serta upaya pencegahan kekerasan orangtua terhadap anak. Penelitian ini termasuk deskriptif, berlokasi di kelurahan Cibeber Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, dengan 75 orang sampel penelitian yang ditarik dengan teknik cluster random sampling. Data dikumpulan dengan menggunakan angket dan dianalisis dengan SPSS 17. Analisis data menunjukkan, potensi kekerasan orangtua terhadap anak termasuk  kategori tinggi dilihat dari  faktor rigiditas, masalah dengan keluarga dan masalah dengan orang lain. Kategori sedang  dilihat dari faktor tekanan hidup dan ketidakbahagiaan orang tua. Kategori rendah dilihat dari faktor masalah dengan anak dan diri sendiri. Kata kunci: kekerasan terhadap anak, kemiskinan   Abstract This research aimed to know description of parents violence potential to child seen from six pressure life factor, namely rigiditas, unhappiness, problem with child and self, problem with family and someone else,  and parents violence prevention effort to child. This research is descriptive research, conducted in Cibeber, South Cimahi subdistrict, Cimahi Town, with 75 research samples drawn by using cluster random sampling. Data collection  by using questionnaire and analyzed by using SPSS 17. Data analysis result, parents violence potential to child appertains high category seen from rigiditas, problem with and with someone else. Democrat catefory seen from pressure life and unhappiness factor. Low category seen from problem with child and self factor. Keywords: child abuse, poverty
PERILAKU BULLYING: ASESMEN MULTIDIMENSI DAN INTERVENSI SOSIAL Yusuf, Husmiati; Fahrudin, Adi
Jurnal Psikologi Vol 11, No 2 (2012): Oktober 2012
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.318 KB) | DOI: 10.14710/jpu.11.2.10

Abstract

This paper presented an overview about bullying, multidimentional assessment, and social intervention. Bullying is an act of repeated aggressive behavior in order to intentionally hurt another person physically or mentally. Bullying is characterized by an individual behaving in a certain way to gain power over another person. Behaviors may include name calling, verbal or written abuse, exclusion from activities, exclusion from social situations, physical abuse, or coercion. Bullying in schools sometimes consists of a group of students taking advantage of, or isolating one student in particular and gaining the loyalty of bystanders who want to avoid becoming the next victim. To comprehensively understand about bullying, professional helpers (psychologist, counsellor, and social worker) need to do a multidimentional assesment. Based on this issue, this paper suggested three intervention programs to prevent and combating the bullying behavior in the schools is Citizens’ Responsibility Program.Keywords: school, bullying, assessment, intervention
Psychosocial Dimension of Retirement Fahrudin, Adi; Yusuf, Husmiati; Malek, Mohd Dahlan HA; Wan Sulaiman, Wan Anor
Asian Social Work Journal Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Asian Social Work Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.934 KB) | DOI: 10.47405/aswj.v1i1.3

Abstract

Retirement is a unique phenomenon experienced by an individual who works very formal. One marker of retirement is lost in many aspects, including income, activities, identit themselves and friends as a source of support. For individuals who do not have the preparation, retirement is a burden that can give psychosocial implications not only to him but also to the family and society. Therefore it is necessary that there is a program that can help workers prepare yourself both before and after retirement.
Family Psychosocial Problem and Role of Psychoeducation in the Improvement of the Quality of Life of the Ex Mental Patient Yusuf, Husmiati
Asian Social Work Journal Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : Asian Social Work Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.225 KB) | DOI: 10.47405/aswj.v2i2.17

Abstract

Family plays an important role in maintaining and treating a psychotic mental patient in society. Treatment and family support are believed to accelerate the recovery of ex-psychotic mental patients. However, families often face psychosocial problems either directly or indirectly because they have family members who are psychotic. Psychosocial problems include anxiety, stress, loss of hope, loss of sense, shame and guilt. Families are also experiencing financial problems, disruptions in social activity, and physical health damage. Therefore psychoeducation for families with family members who have psychotic mental illnesses is considered very important to improve the quality of life of former mental patients.
KUALITAS HIDUP LANJUT USIA DI DAERAH RAWAN BENCANA (STUDI KASUS DI DESA SUKAMANAH KECAMATAN PANGALENGAN) Yusuf, Husmiati; Irmayani, Nyi. R.; Noviana, Ivo; Amalia, Ayu Diah
Sosio Konsepsia Vol 5, No 2 (2016): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v5i2.138

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk memperoleh data mengenai profil lanjut usia, untuk memperoleh penjelasan empirik mengenai kualitas hidup lanjut usia di wilayah Desa,  Sukamanah, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Dan untuk mengkaji aspek kebijakan dan program perlindungan lanjut usia terutama menyangkut kualitas hidup lanjut usia di daerah rawan bencana. Jumlah sampel dalam penelitian ini 50 orang lansia yan terdiri dari 18% laki-laki dan 82% perempuan. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik two stage cluster random sampling yaitu teknik penarikan sampel yang dilakukan dengan cara memilih kluster secara dua peringkat. Teknik pengumpulan data yang digunakan penelitian ini adalah wawancara berstruktur, yaitu pengumpulan data dengan mengajukan daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan tim peneliti yaitu berdasarkan World Health Organization of Life Instrument ? Bref (WHOQO-BREF). Data yang diperoleh diolah dengan program SPSS 19. Hasil penelitian mendapati tidak ada perbedaan kualitas hidup lansia berdasarkan jenis kelamin dan tahap pendidikan. Demikian pula ada 44% responden memiliki persepsi tentang kualitas hidup pada tahap biasa saja dan memandang kualitas hidup dengan baik sebanyak 34%. Selain itu ternyata program pelayanan sosial bagi lansia di desa sukamanah belum merupakan prioritas walaupun dari segi populasi lansia cukup besar. Rekomendasi yang diberikan perlu segera turun tangan pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun program pelayanan sosial bagi lansia didaerah bencana. Selain itu perlu kajian lanjutan untuk mengetahui kontribusi pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Kata kunci: Lanjut Usia, kualitas hidup, daerah bencana
PREVALENSI KEKERASAN TERHADAP ANAK LAKI-LAKI DAN ANAK PEREMPUAN DI INDONESIA Kurniasari, Alit; Widodo, Nurdin; Yusuf, Husmiati; Susantyo, Badrun; Wismayanti, Yanuar Farida; Irmayani, Nyi. R.
Sosio Konsepsia Vol 6, No 3 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v6i3.740

Abstract

Salah satu tujuan dari survey kekerasan terhadap anak adalah untuk mendapatkan prevalensi kekerasan terhadap anak. Dengan metode yang kuat dan pemilihan responden yang memadai, ditujukan untuk mendapatkan pengalaman kekerasan terhadap anak sebelum umur 18 tahun dan pengalaman setahun yang lalu. Alasan mendapatkan prevalensi, karena selama ini kebijakan dan program Perlindungan anak  berdasarkan pada laporan kasus, yang kurang dapat dipertanggung jawabkan secara metodologi. Hasilnya menunjukkan bahwa anak laki-laki memiliki kerentanan menjadi korban kekerasan, daripada perempuan, baik pengalaman kekerasan overlap yakni kekerasan baik fisik/emosi/seksual maupun kekerasan fisik itu sendiri. Hal tersebut dapat diperbandingkan dengan hasil kajian terkait lainnya yang dilaksanakan di Indonesia maupun survey sejenis yang dilakukan di Tanzania. Pelaku tindak kekerasan anak adalah orang terdekat dengan anak. Untuk mengoptimalkan hasil prevalensi kekerasan terhadap anak, maka dapat merekomendasikan data prevelensi ini sebagai bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) tahun 2015-2019, sehingga dapat menjadi dasar untuk melakukan penelitian lanjutan terkait kekerasan terhadap anak secara lebih mendalam. Kata kunci: Kekerasan, anak, prevalensi. AbstractOne of the purposes of the survey of violence against children is to get the prevalence of violence against children. With a powerful method and an adequate selection of respondents, intended to gain experience of violence against children before the age of 18 years and the experience of a year ago. Reasons gain prevalence, because during this time the child protection policies and programs based on case reports, the less can be justified by the methodology. The results showed that the boy has a vulnerability to violence, rather than women, both the experience of abuse overlap the violence both in physical / emotional / sexual or physical violence itself. It can be compared with the results of other relevant studies conducted in Indonesia as well as a similar survey conducted in Tanzania. Perpetrators, children are those closest to the child. To optimize the results of the prevalence of violence against children, it can recommend this prevalence of data as part of the Medium Term Development Plan (RPJMN) from 2015 to 2019, so it can be the basis for conducting advanced research related to violence against children in more depth. Keywords: Violence, children, the prevalence.
PENGARUH DUKUNGAN EKONOMI KELUARGA DAN KOMPETENSI KELUARGA TERHADAP PEMENUHAN HAK PENYANDANG DISABILITAS BERAT Setiawan, Hari Harjanto; Syawie, Mohammad; Pudjianto, Bambang; Astuti, Mulia; Yusuf, Husmiati; Murni, Ruaida
Sosio Konsepsia Vol 6, No 2 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v6i2.837

Abstract

abstrak Artikel ini merupakan hasil penelitian mengenai pengaruh dukungan keluarga dan kompetensi keluarga terhadap pemenuhan hak penyandang disabilitas berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan ekonomi keluarga dan kompetensi keluarga terhadap pemenuhan hak penyandang disabilitas berat. Penelitian menggunakan metode penelitian korelasi dengan desain ex post facto. Lokasi penelitian dipilih berdasarkan lokasi berdasarkan 1) lokasi uji coba pemberdayaan keluarga penyandang disabilitas berat yang dilakukan oleh Direktorat Rehabilitasi Sosial Orang dengan Kecacatan tahun 2015 2) lokasi kegiatan ASPDB yang telah dilaksanakan sejak  tahun 2006, dimana pada tahun 2016 akan dilakukan pemutusan kegiatan (exit strategy). Sampel penelitian dipilih secara purposive sehingga keseluruhan 133 orang dijadikan responden dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi keluarga lebih besar pengaruhnya dibandingkan dukungan ekonomi keluarga dalam pemenuhan hak penyandang disabilitas berat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperlukan adanya berbagai upaya nyata dari berbagai kementerian/instansi terkait agar kesetaraan taraf hidup penyandang disabilitas berat dengan warga negara Indonesia lainnya dapat terwujud, terpadu dan berkesinambungan yang pada akhirnya dapat menciptakan kesejahteraan sosial. Kata kunci: Keluarga, ekonomi, kompetensi dan pemenuhan hak abstract This article is as result of research on the influence of family support and family competence on the fulfillment of the rights of people with severe disability. This study aims to analyze the relationship between family economic support and family competence on the fulfillment of the rights of people with severe disability. The research used correlation research method with ex post facto design. The location of the study was chosen based on 1) location of empowerment of families with severe disability conducted by Directorate of Social Rehabilitation of People with Disability in 2015 2) location of ASPDB activity that has been implemented since 2006, where in 2016 will be executed (exit strategy ). The sample of research was chosen purposively so that all 133 respondents were chosen in this research. The results of the study indicate that family competence is greater than the economic support of the family in the fulfillment of the rights of people with severe disability. Based on the result of the research, it is necessary to have real efforts from various related ministries / agencies so that the equality of living with severe disability with other Indonesian citizens can be realized, integrated and sustainable which ultimately can create social welfare. Keywords: Family, economy, competency and fulfillment rights 
PENGARUH KONDISI ORGANISASI TERHADAP KEJENUHAN KERJA PEKERJA SOSIAL YANG BEKERJA DI PANTI SOSIAL PENYANDANG CACAT DI INDONESIA Yusuf, Husmiati
Sosio Informa Vol 16, No 3 (2011): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v16i3.49

Abstract

Kajian ini menganalisis kondisi organisasi mencakup pengaruh kekaburan peranan, bebankerja, kondisi pekerjaan terhadap kejenuhan kerja. Menggunakan metode survey eksplanatory.Penentuan responden menggunakan sensus. Sejumlah 219 pekerja sosial yang bekerja di pantisosial penyandang cacat menjadi responden dalam kajian ini. Satu set instrumen digunakan untukmengumpulkan data, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan program SPSS dan analisisjalur. Hasil kajian mendapati beban kerja berpengaruh terhadap kejenuhan kerja. Kajian initentunya dapat memberikan implikasi terhadap penyusunan kebijakan di Kementerian Sosial RIdan sebagai rujukan untuk penelitian lanjutan.Kata kunci : kekaburan peranan, beban kerja, kondisi pekerjaan, pekerja sosial.