This Author published in this journals
All Journal Serat Rupa AKSEN
Yudita Royandi, Yudita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Simbol dan Ornamen pada Konstruksi Tou Kung di Rumah Tinggal Tradisional Cina (Studi Kasus: Rumah Tinggal Tradisional di area Pecinan Jakarta) Royandi, Yudita
Serat Rupa Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Serat Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chinese settlement in Jakarta is a form of architectural products that affect the historical development of the city. Chinese descent people as immigrant communities have established a specific and unique built environment order that influenced by its culture, tradition and beliefs which are very strong in the Chinese society at large. Like other tribes in Indonesia, these communities also strongly apply their belief systems in symbols and architectural ornaments which of course is for the fulfillment of the good values according to their beliefs, such as acquiring wealth, happiness and prosperity. One of the unique architectural elements in traditional chinese house is a bracket system called Tou Kung. This system is a cantilever roof construction above wooden stuctural column. This research is aimed to explore the application of chinese believes in traditional chinese house architecture, especially in its Tou Kung construction. Key words: traditional chinese house, tou kung, ornaments, symbols
Tinjauan Aksesibilitas pada Ruang Publik Hunian Bagi Kaum Lanjut Usia (Studi Kasus Pada Area Makan Panti Tresna Wredha Nazareth, Bandung) Atmacendana, Selfiana; Setyoningrum, Yunita; Royandi, Yudita
AKSEN Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.729 KB)

Abstract

Penuaan adalah proses alamiah yang dialami oleh manusia. Ketika menua, manusia biasanya mengalami penurunan fungsi tubuh, baik fisik, mental, dan psikologis. Kondisi penurunan fungsi ini menyebabkan terjadinya berbagai masalah yang berdampak pada ketidaknyamanan kaum lanjut usia untuk tetap hidup di dalam lingkungan mereka. Kaum lanjut usia membutuhkan perlakuan khusus untuk dapat melanjutkan kebiasaan hidup mereka semasa muda. Penelitian ini menelaah aspek aksesibilitas lingkungan panti wredha sebagai salah satu aspek penting yang diperlukan untuk menjaga keberlanjutan kualitas hidup kaum lanjut usia. Pembahasan mengacu pada empat aspek aksesibilitas, yaitu kemudahan, kegunaan, keselamatan, dan kemandirian. Pembahasan dilakukan berdasarkan observasi pada aktivitas kaum wanita lanjut usia pada area makan Panti Tresna Wredha Nazareth di Bandung sebagai studi kasus. Penelitian dilakukan pada tiga kategori kondisi fisik wanita lanjut usia 65-70 tahun, yaitu: a) mampu berjalan normal, b) berjalan dengan bantuan wheel rollator walker, dan c) berjalan dengan walker empat kaki. Dari penelitian ini, diperoleh temuan bahwa desain ruang sosial harus lebih memperhatikan faktor jalur sirkulasi, area clearance di sekitar tataan furnitur, dan desain furnitur yang digunakan.