Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengembangan modul ajar digital berintegrasikan dengan model explicit intruction pada matapelajaran teknik animasi 2 dimensi untuk siswa xi program keahlian multimedia di Smk Negeri 1 Banyuwangi Lestari, Suci; Patmanthara, Syaad; Wirawan, I Made
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 28, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.028 KB) | DOI: 10.17977/um034v28i1p78-93

Abstract

Pada program keahlian multimedia di SMK terdapat materi matapelajaran produktif salah satunya adalah Teknik Animasi 2 Dimensi. Proses pembelajaran yang berlangsung di SMK khususnya pada saat praktikum membuat sebuah animasi 2D ditemukan beberapa kendala. Sehingga diperlukan adanya modul ajar yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Efisiensi dengan memanfaatkan modul interaktif dalma penelitian ini berbasis epub. Tujuan dari pengembangan modul ajar digital ini untuk menarik minat siswa dan memberikan kemudahan siswa dalam memahami materi pada saat praktikum Teknik animasi 2 dimensi. Pada penelitian ini menggunakan model pengembangan Sadiman. Model pengembangan yang dipilih karena adanya proses revisi yang bisa diulangi dari tahapan tertentu. Tahapan – tahapan model pengembangan Sadiman sebagai berikut: (1) identifikasi kebutuhan; (2) perumusan tujuan; (3) perumusan butir-butir materi; (4) perumusan alat pengukur keberhasilan; (5) penulisan naskah media; (6) tes/uji coba; (7) revisi; dan (8) naskah siap produksi. Setelah dilakukan beberapa tahapan pengujian pada modul. Hasil pengujian ahli materi, ahli media, dan siswa dihimpun menjadi satu data. Pada pengujian ahli materi memperoleh hasil persentase sebesar 96.42%. Pengujian ahli media memperoleh hasil persentase sebesar 94.11%, sedangkan uji coba pada siswa perorangan mendapat presentase 81.33%, kemudian untuk uji lapangan kelompok kecil sebesar 83.8%. Tahapan terakhir yaitu uji lapangan kelompok besar memperoleh persentase 86.4%. Sehingga modul ajar digital berintegrasikan dengan model Explicit Instruction pada matapelajaranan Teknik Animasi 2 Dimensi ini masuk dalam kategori “Sangat Valid”. Hal ini dapat disimpulkan bahwa modul ajar digital ini diawali dengan dirancang dan dikembangkan sesuai kebutuhan siswa. Kemudian diuji kelayakannya, dan menghasilkan produk berupa modul digital yang layak digunakan sebagai modul ajar digital mata pelajaran Teknik Animasi 2 Dimensi.
ALASAN AMERIKA SERIKAT DALAM MENEMPATKAN PANGKALAN MILITER DI DARWIN AUSTRALIA TAHUN 2011 Lestari, Suci; Waluyo, Tri Joko
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 2, No 2: WISUDA OKTOBER 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to analyze the reasons the United States in placing military base in Darwin, Australia in 2011. The placement of the United States military base in Darwin is one realization of the ANZUS as a military Treaty Organization the United States and Australia. In the placement of military bases starting with the delivery of 200 troops to Darwin and in 2014 increased to 1100 troops. This research will discuss why the United States put a military base in Darwin, Australia. This research applying qualitative methods and library research. The author use security theory from Bary Buzan with Balance of Power concept, with perspektif realism and use the level of the nation-state analysis. The sources of this research are from of books, journals,documents, articles and internet. This study find that the United States put a military base in Darwin because the United States wants to prevent the influence of China in the Asia Pacific region. China made a string of pearls strategy which is the main import and export shipments of oil china. china influence in the Asia Pacific region can also be seen from china perform claiming against the south china sea area. China's increasingly assertive and often aggression in this disputed region. Placement of the US military base in Darwin is an act of the United States to prevent the influence of China in the Asia Pacific regionKeywords: military base, asia pacific, threat, stability of asia pacific
METHOD OF PORTOFOLIO RESUME ASSIGNMENT TO IMPROVING STUDENTS CONCEPT COMPREHENSION TOWARDS MOLECULAR CELLULAR BIOLOGY CLASS Suciati, Rizkia; Lestari, Suci
EDUSAINS Vol 10, No 1 (2018): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.374 KB) | DOI: 10.15408/es.v10i1.7243

Abstract

METODE PENUGASAN RESUME PORTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA DALAM MATAKULIAH BIOLOGI SEL MOLEKULER   Abstract Cell and molecular biology are among the topics that have led to the application of molecular technology. Problems arise when learners lack understanding of concepts or even frequent misconceptions due to many abstract concepts. This study aims to determine the level of student understanding through a resume in the form of a portfolio. The research method used descriptive approach. The population of the study is the students of Biology Education study program which has taken the subject of cell Biology and molecular number of 102 students, and the sample determination using random cluster so that 40 students are obtained. Data were analyzed descriptively-quantitative. Based on the findings in the field, it is known that the average value of the resume portfolio of 71.60 and categorized high. Thus, the students' concept of understanding is in the high category so that the assignment method makes the resume in the form of portfolio able to give better understanding of the concept of lecture material of Cell and Molecular Biology, with the average value of concept understanding through portfolio is in high category.  Abstrak Biologi sel dan molekuler merupakan salah satu topik yang sudah mengarah pada penerapan teknologi molekuler. Permasalahan muncul ketika peserta didik kurang memahami konsep atau bahkan sering miskonsepsi karena banyak konsep yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman mahasiswa melalui resume dalam bentuk portofolio. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah mahasiswa program studi Pendidikan Biologi yang telah mengambil matakuliah Biologi sel dan molekuler berjumlah 102 orang, dan penentuan sampel menggunakan cluster random sehingga diperoleh 40 mahasiswa. Data dianalisis secara deskriptif-kuantitatif. Berdasarkan hasil temuan di lapangan, diketahui bahwa nilai rata-rata hasil resume portofolio sebesar 71,60 dan dikategorikan tinggi. Dengan demikian, pemahaman konsep mahasiswa berada dalam kategori tinggi sehingga metode penugasan membuat resume yang berupa portofolio mampu memberikan hasil pemahaman konsep materi perkuliahan Biologi Sel dan Molekuler menjadi lebih baik, dengan nilai rata-rata pemahaman konsep melalui portofolio berada dalam kategori tinggi.  Permalink/DOI:http://dx.doi.org/10.15408/es.v10i1.7243
Developing Students’ Speaking Through Drama Performance Of SMK Negeri 1 Metro Lestari, Suci; Yufrizal, Hery; Nurweni, Ari
U-JET Vol 7, No 3 (2018): U-JET
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menunjukkan perbedaan antara keterampilan berbicara siswa dan aspek-aspeknya sebelum dan sesudah pelaksanaan drama di SMKN 1 Metro. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimental dengan satu kelompok desain pre-test post-test. Penelitian ini menerapkan drama pada keterampilan berbicara siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pretest berbicara memiliki skor 66,93 dan posttest memiliki skor rata-rata 74,93. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sig (2 tailed) adalah 0,000. Itu berarti bahwa sig (0,027)
Identifikasi Nyamuk Anopheles Sebagai Vektor Malaria dari Survei Larva di Kenagarian Sungai Pinang Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Lestari, Suci; Adrial, Adrial; Rasyid, Rosfita
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v5i3.594

Abstract

AbstrakMalaria merupakan salah satu masalah kesehatan global  yang menimbulkan angka kesakitan tinggi dan kematian terutama pada daerah beriklim tropis dan subtropis. Kenagarian Sungai Pinang merupakan salah satu daerah endemik malaria yang didukung oleh topografinya yang terdiri dari daerah pantai, rawa, sungai, daerah pertanian dan area pemukiman. Jenis rancangan penelitian adalah survei deskriptif dengan populasi semua larva nyamuk yang ditemukan di beberapa tempat perindukan. Sampel adalah semua larva nyamuk Anopheles yang tertangkap melalui proses cidukan. Identifikasi nyamuk anopheles dengan memakai buku acuan Stroker dan Koesoemawinangoen. Data dianalisis secara manual dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Penelitian dilakukan di Kenagarian Sungai Pinang dari Oktober 2011 sampai Maret 2012. Hasil penelitian adalah 5 spesies nyamuk anopheles yaitu An. aconitus, An. barbirostris, An. kochi, An. subpictus dan An. Sundaicus. Tempat perindukan yaitu kolam bekas kurungan ikan, lagoon, rawa-rawa, kubangan kerbau, tambak sawah dan sungai. Kesimpulan penelitian ini ialah rata-rata kepadatan larva anopheles tertinggi adalah An. subpictus yaitu 4,95 ekor/cidukan  dengan tempat perindukan yang memiliki rata rata kepadatan larva Anopheles tertinggi yaitu kolam bekas kurungan ikan dengan 27,93 ekor/cidukan.Kata kunci: nyamuk anopheles, larva anopheles, tempat perindukan, kepadatan larva AbstractMalaria is a global health problem that causes high morbidity and mortality, especially in the tropics and subtropics areas. Kenagarian Sungai Pinang  is one of endemic areas which supported by the topography of the area, consists of beaches, marshes, rivers, agricultural area and a residential area. Research conducted in Kenagarian Sungai Pinang from October 2011 to March 2012. Design of this study was a descriptive survey with a population was any mosquito larvae were found  in some breeding places. The samples were all  Anopheles larvae that caught through detention. Identification of the Anopheles mosquito using  Stroker and Koesoemawinangoen (1950) reference books. The data were analyzed manually and presented in the form of a frequency distribution table. The results were five species of Anopheles mosquito; An. aconitus, An. barbirostris, An. kochi, An. subpictus dan An. Sundaicus. Seven breeding place were ex-fish cages ponds, lagoon, marsh, buffalo wallow, embankment, rice fields and rivers. The conclusion of this research are the highest larva density is An. subpictus with 4,95 larvae/detention and breeding place that has highest density of Anopheles larvae is ex-fish cage ponds with 27,93 larvae/detention.Keywords: anopheles mosquito, larvae anopheles, breeding places,  larvae density
ANALISIS PERHITUNGAN BIAYA PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TARGET COSTING DAN PENGARUHNYA TERHADAP LABA PADA HOME INDUSTRI PRODUKSI TAS KULIT HENNEE’S GALLERY: ANALISIS PERHITUNGAN BIAYA PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TARGET COSTING DAN PENGARUHNYA TERHADAP LABA PADA HOME INDUSTRI PRODUKSI TAS KULIT HENNEE’S GALLERY Juwita, Rukmi; Lestari, Suci
Competitive Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Competitive
Publisher : Politeknik Pos Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biaya produksi merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan harga jualsuatu Produk. Perlu pemilihan metode yang tepat untuk menghasilkan biaya produksi yangdiinginkan, Salah satu metode yang digunakan untuk Menentukan biaya produksi bagisuatu perusahaan adalah metode target costing. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui perhitungan biaya produksi dengan metode target costing dan pengaruhnyaterhadap laba di home industri produksi tas kulit Hennee’s Gallery. Untuk mengetahuipenerapan biaya produksi perlu dilakukan 3 hal yaitu menghitung biaya produksiberdasarkan perhitungan perusahaan, melakukan value engineering, danmengaplikasikannya kedalam perhitungan biaya produksi. Hasil penelitian menyatakanbahwa perhitungan biaya produksi dengan metode target costing pada home industriHennee’s Gallery menunjukkan hasil yang berbeda dengan hasil perhitungan perusahaan,dimana penetapan target costing memberikan perhitungan biaya produksi yang lebih kecildari perhitungan perusahaan sehingga menyebabkan peningkatan terhadap labaperusahaan. Berdasarkan analisis statistik dengan menggunakan SPSS versi 22, diperolehhasil sebagai berikut: Koefisien korelasi yang dihasilkan adalah 1,000, yang berarti bahwavariabel biaya produksi dengan metode target costing memiliki pengaruh yang sangat kuatterhadap laba. Kemudian, hasil koefisien determinasi adalah sebesar 1,000 yang berarti labaditentukan oleh biaya produksi dengan metode target costing sebesar 100%. Uji t didapat(-3,182 ≤ 3986,125 ≤3,182) sehingga jatuh pada daerah penerimaan Ha, maka Ho ditolakdan Ha diterima. Kesimpulan yang dapat diambil adalah biaya produksi dengan Metodetarget costing memiliki pengaruh yang signifikan terhadap laba yang diterima olehHennee’s Gallery
Pelatihan Pembuatan Herbarium Sebagai Salah Satu Pengembangan Media Pembelajaran Biologi Berbasis Lingkungan di SMA Muhammadiyah 1 dan 2 Tangerang Nisaa, Ranti An; Lestari, Suci; Astuti, Yuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2019): Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.462 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 1 dan 2 Tangerang pada Bulan Juli 2018 bertujuan untuk melatih para siswa dan guru dalam membuat herbarium sederhana sebagai media pembelajaran biologi yang berbasis lingkungan. Herbarium merupakan teknik pengawetan tumbuhan. Pengetahuan dalam pembuatan dan pemeliharaan herbarium ini perlu diketahui bagi siswa dan guru di SMA dan sederajat, mengingat salah satu materi biologinya adalah morfologi tumbuhan. Dengan media herbarium ini, siswa dan guru dapat memahami ciri-ciri tumbuhan tanpa harus selalu memetik tumbuhan yang masih segar. Dengan memanfaatkan tumbuhan yang ada di lingkungan sekolah atau tempat tinggalnya, siswa dapat membuat herbarium sederhana. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama satu hari dengan melibatkan guru bidang studi biologi dan siswa-siswi kelas X (SMA Muhammadiyah 1) dan kelas XII (SMA Muhammadiyah 2) dan dilanjutkan satu hari lagi untuk evaluasi untuk mengetahui tingkat keberhasilan pembuatan herbarium. Evaluasi akan dilaksanakan ketika tanaman telah betul-betul kering. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat baik. Hal ini terlihat dari antusiasme para siswa yang selalu ingin ikut terlibat dalam setiap tahap pembuatan herbarium. Selain itu, pihak sekolah yaitu guru dan kepala sekolah menunjukkan sikap terbuka, kerjasama, dan sambutan yang baik, sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar dan bermanfaat. Saran dari kegiatan ini adalah pihak sekolah sangat mengharapkan ada kegiatan lain yang terkait kerjasama antara sekolah dengan tim pengabdi secara khusus, dan secara umum dengan perguruan tinggi.   
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SDN 16 PONTIANAK TIMUR Lestari, Suci; Rosnita, Rosnita; Uliyanti, Endang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 12 (2017): Desember
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.453 KB)

Abstract

Abstract This study aims to analyze how much influence from the use of project based learning model to the increase of natural science of natural outcomomes of fourth graders of public elementary school 16 pontianak east. The population in this study were all the fourth graders of the state elementary school 16 pontianak east consisting of two classes IVa and IVb. Samle of research that is 30 control class student and 34 student of experiment class of much 64 student. Result of data analysis, obtained by mean of result of student learinng control class equal to 75,47. The ruslt oh hypothesis ( t- test) separated varians. Data collection techniques used in this study is a measurement technique, the instrument used is a form of test in the form of multiple choice with the amount of 50 questions. The result of t- test got thitung 2,1303  amounted to 1,6693 and ttabel (α = 5% with dk = 38) that is meant thitung (4,2391) > ttabel (1,6693), so Ha is received. So, it can be concluded that there is effect procect based learning model of learning result of Natural Science Students class IV SDN 16 Pontianak east. The counting of effect size (ES), got ES amounted is 0,98 (high category). Keywords: model of project based learning, learning outcomes natural science
Peran Pustakawan dalam Memotivasi Anak Usia Dini Memanfaatkan Layanan Anak di Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat Lestari, Suci; Nelisa, Malta
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 4, No 1 (2015): Seri A
Publisher : Program Studi Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan , Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/5142-0934

Abstract

The purpose of this article is to describe: 1) the role of librarians in motivating kids to utilize children’s services in Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat; 2) obstacles encountered in children's services in Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat; 3) the efforts made to overcome the problem of children's services at Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat. Data were collected by observation and interview with a librarian in children’s service. Based on the research results in children’s services at Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat, it can be concluded that: 1) lack of the role by librarians because little interaction between librarians with users in children’s services; 2) there are some obstacles such as users still not getting the kinds of children’s services, and lack of understanding by librarians about the importance of librarians in a service at the library; 3) the effort that can be done are add and streamline the kinds of children’s sevices that given to users, complete lack of facilities in children’s services and give the comprehension to librarians about the importance of librarians in a service at the library. Keywords: the role, librarian, motivation, children’s services.
HUBUNGAN UMUR DAN PARITAS IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN LASERASI DI RUMAH SAKIT PUSRI PALEMBANG TAHUN 2017 Rosmiarti, Rosmiarti; Lestari, Suci
Jurnal Delima Harapan Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.962 KB) | DOI: 10.31935/delima.v5i2.54

Abstract

The purpose of this study was to monitor vital signs, to evaluate the origin of bleeding, and to estimate the number of advanced bleeding and to assess muscle tone at palembang pusri hospital by 2017. This research uses analytical survey method using Cross Sectional approach. The sample of this research is taken by Random Sampling.The results of the authors were the distribution of the laceration frequency of births from 285 respondents as much as 16.6 people (556.6%) of the lacerations and those that did not and no laceration was 123 (43.0%). Age as many as 123 (61.8%) who are at risk and not at risk as much as 162 (37.8%). The parity of Pusri Palembang Hospital in 2017 from 285 respondents was 177 (61.9%) with high risk parity and low risk parity of 108 (37.9%). There was no correlation between maternal age and the incidence of laceration of birth canal with chi-square value obtained on education variable p value = 0.000 < 0.05. In the age variable p value = 0.000a < 0.05. On the parity variable p value = 0.000a < 0.05.astatistically, there was no relationship between age and parity with the incidence of laceration of the birth canal