Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HUBUNGAN STRES DENGAN PROKRASTINASI PADA MAHASISWA Retno, Sri Wiworo; Handayani, Indah; Abdullah, Azis
PSIKOVIDYA Vol 20 No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1171.954 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara stres dengan prokrastinasi. Stres adalah kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses pikiran, dan kondisi seserang, serta merupakan hasil penafsiran seseorang mengenai keterlibatannya dalam lingkunganna, baik secara fisik maupun psikososialnya, prokrastinasi akademik adalah kegagalan mahasiswa dalam tugas atau menyelesaikan tugas sehingga menghambat kinerja. Obyek penelitian adalah mahasiswa yang terdiri dari guru-guru PAUD semester I dan III Universitas Wisnuwardhana Malang yang berjumlah 52 orang. Data untuk penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan skala stres dan skala prokrastinasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan program SPSS 18 dengan teknik analisis regresi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada korelasi sangat signifikan antara stres dengan prokrastinasi artinya stres mempengaruhi prokrastinasi, sehingga hipotesa yang menyatakan adanya korelasi antara stres dengan prokrastinasi akademik mahasiswa, diterima. 
HUBUNGAN KONFORMITAS DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI JALAN PASAR BESAR MALANG Abdullah, Azis; Handayani, Ssri Wiworo Retno Indah
PSIKOVIDYA Vol 19 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7474.547 KB)

Abstract

Masalah yang muncul pada kelompok pedagang kaki lima yang sibuk berjualan untuk mendapatkan keuntungan materi, dapat merasa terganggu ketika berhadapan dengan situasi yang memerlukan bantuan mereka untuk memberi pertolongan kepada orang lain dengan tanpa mendapat imbalan materi. Kelompok pedagang yang anggotanya terikat dengan norma-norma kelompok (kohesivitas) dan saling tertarik antar anggotanya (kohesif) memberikan rasa simpatik kepada orang lain untuk berperilaku prososial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan konformitas dan perilaku sosial pada pedagang kaki lima di Jalan Pasar Besar Malang. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara konformitas dengan perilaku prososial sedangkan berdasarkan hasil uji regresi menunjukkan bahwa konformitas berpengaruh terhadap perilaku prososial. 
Hubungan Soft Skills dengan Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Abdullah, Azis; Widyantoro, Rachmawati
PSIKOVIDYA Vol 22 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.977 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara soft skill dengan prokrastinasi akademik. Memahami soft skill seseorang adalah keterampilan dalam berurusan dengan orang lain (keterampilan interpersonal) dan keterampilan pengaturan diri (keterampilan interpersonal) yang dapat mengembangkan kinerja maksimum. Sedangkan Prokrastinasi akademik adalah kegagalan siswa dalam melakukan tugas akademik yang berbentuk kecenderungan bertindak untuk menunda dimulainya tugas atau menyelesaikan tugas yang menghambat kinerja. Objek penelitian adalah mahasiswa semester empat Universitas Wisnuwardhana Malang yang berjumlah 85 orang. Data untuk penelitian ini dikumpulkan menggunakan skala soft skills dan skala prokrastinasi. Data dianalisis menggunakan SPSS 22 dengan analisis regresi dan teknik analisis korelasi parsial. Hipotesis dalam penelitian ini menyatakan ada korelasi antara soft skill dengan prokrastinasi sehingga semakin tinggi kemampuan soft skill, maka semakin rendah prokrastinasi siswa.Kata Kunci: Soft Skill, Prokrastinasi
METODOLOGI PENELITIAN, CORAK DAN PENDEKATAN TAFSIR AL QUR’AN Abdullah, Azis
Journal Al-Manar Vol 6, No 1 (2017): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.847 KB) | DOI: 10.36668/jal.v6i1.19

Abstract

Al Qur?an merupakan cahaya Tuhan yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya, agar mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya. Penafsiran Al Qur?an sudah dilakukan sejak pertama kali di al Qur?an diwahyukan. Mufassir utama dan pertama adalah Allah swt, kemudian dalam perkembangan tafsir Al-Qur?an dari dulu hingga sekarang secara garis besarnya penafsiran meliputi ijmali (global), tahlili (analisis), muqarin (perbandingan dan maudhu?i (tematik). Metode tafsir sebagai kerangka atau kaidah menafsirkan Al Qur?an, dan seni atau teknik dalam penerapannya. Penafsiran Al Qur?an sebagai kunci membuka warisan pengetahuan, tanpa tafsir Al Qur?an tidak akan sampai ke pintu perbendaharan Oleh karena itu, tafsir sangat penting bagi kehidupan keberagaman umat Islam, karena ia berfungsi efektif dalam kerangka memahami dan menggali khazanah dan kekayaan kandngan al-Qur?an serta juga membantu manusia menangkap rahasia-rahasia Allah dan alam semesta, yang tampak atau tersembunyi. Juga dapat membebaskan dari belenggu perbudakan baik oleh manusia atau harta. Di samping kepentingan pengungkapan kandungan al-Qur?an, tafsir wajib dikuasai seseorang yang berminat menjadi ulama, karena tafsir dan ulumul Quran merupakan ilmu-ilmu yang menjadi ciri keulamaan.
PSIKOLOGI KOMUNIKASI NABI MUHAMMAD DENGAN PARA SAHABAT Abdullah, Azis
Journal Al-Manar Vol 5, No 2 (2016): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.824 KB) | DOI: 10.36668/jal.v5i2.39

Abstract

Komunikasi Nabi Muhammad SAW melalui bahasa verbal dan non verbal, yang selalu sesuaikan dengan bahasa umatnya, baik komunikasi dengan para istri, para sahabat dalam berbagai kalangan, para remaja dan bahkan anak-anak. Komunikasi yang dilakukan bersifat persuasif dengan menggunakan data fakta psikolgis maupun sosiologis sasaran dakwahnya, sehingga ajaran Islam menjadi salih likulli zaman wa makan tidak hanya menjadi cerita dan kenangan saja. Pesan-pesan komunikasi yang dirancang dengan baik, dapat menimbulkan efek kepada komunikan dakwah. Proses komunikasi Nabi Muhammad SAW selalu diimbangi dengan tauladan akhlak yang mulia, sehingga lawan bicara akan terkesan positif dan menunjukkan kenampilan yang kharismatik dan mempesona semua orang.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH 19 SURAKARTA Abdullah, Azis
Journal Al-Manar Vol 4, No 1 (2015): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.51 KB) | DOI: 10.36668/jal.v4i1.63

Abstract

Ada hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar PAI, dengan koefisien korelasi, rxy : 0,8360. Interpretasi koefisien korelasi, maka 0,8360 termasuk dalam katagori tinggi. Berdasarkan koefisien korelasi, rxy : 0,8360; maka diperoleh koefisien diterminasi (KD) sebesar 69,888 %, artinya pencapaian prestasi belajar PAI ditentukan oleh motivasi belajar sebesar 69,886 %, dan masih ada 30,114 % oleh faktor lainnya.
AL-QURAN: STUDI PENDEKATAN SCIENTIFIC Abdullah, Azis
Journal Al-Manar Vol 7, No 1 (2018): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.68 KB) | DOI: 10.36668/jal.v7i1.81

Abstract

Al-Qur?an sebagai sumber ilmu telah dapat menjawab keraguan dan respon manusia, yang perlu penataan ilmu pengetahuan dan teknologi yang digunakan untuk manusia dan kemanusiaan. Oleh karena itu sebagai modal dasar Allah swt ciptakan manusia sebagai hamba Allah dan khalifah di muka bumi ini. Rumusan alur pendekatan saintifik melalui penelitian ayat-ayat kaunniyah, sehingga dapat dijadikan alasan bagi orang lain dalam kebenaran Al-Qur?an dalam berbagai macam ilmu pengetahuan. Akal manusia berguma untuk berfikir dengan kreatif, berkreasi dan berkarya serta dapat menghantarkan manusia beradab. Al-Qur?an memberi solusi cara-cara memperoleh ilmu pengetahuan, yaitu dengan metode ilmiah, realistik, jauh dari perdebatan teoritis dan hepotesis yang menyebabkan perbedaan pemikiran dan pemahaman, Al Qur?an sebagai pedoman hidup manusia akan menghantarkan meraih kebaikan di dunia dan akherat.
PERBANDINGAN KECERDASAN MAJEMUK (Perspektif Al-Qurân dan Barat) Abdullah, Azis
Journal Al-Manar Vol 7, No 2 (2018): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.257 KB) | DOI: 10.36668/jal.v7i2.88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang posisimanusia cerdas dan perbandingan bentuk kecerdasanmajemuk dalam perspektif Al-Qur?n dan barat. Hasilpenelitian menunjukkan posisi manusia cerdas terungkapdalam konsep manusia pilihan dalam kata mukhlason(bersih/pilihan), al-Mushthofaina (orang-orang pilihan), dan al-Khiyarah (pilihan). Posisi manusia terbaik dalam kata al-husn?(terbaik) dan husnu (yang terbaik). Manusia cerdas dalamposisi manusia utama, tertuang dalam kata yatafadldlola(lebih utama/tinggi), fadlun fadlun/tafdilan(keutamaan/kelebihan), khair (lebih baik utama), aul? atau faaul? (lebih utama) dan al-mutsl? (utama/baik). Hasil yangkedua perbandingan kecerdasan majemuk yang ditemukandalam konsep Al-Qur?n dan Gardner, yaitu: kecerdasanbahasa dimaknai dengan kecerdasan linguistic, kecerdasanberpikir dimaknai sama dengan kecerdasan logic-mathematic.Kecerdasan hati disamakan dengan kecerdasan intrapersonal.Kecerdasan hidup disamakan dengan kecerdasaneksistensional. Kecerdasan sosial disamakan dengankecerdasan interpersonal. Kecerdasan tubuh disamakandengan kecerdasan kinestetik. Kemudian kecerdasan melukisdisamakan dengan kecerdasan visual-spasial. Kecerdasan senidisamakan dengan kecerdasan irama-musik dan kecerdasaneksplorasi alam disamakan dengan kecerdasan naturalis.Kemudian temuan penelitian lain bahwa kecerdasanberwiraswasta, kecerdasan spiritual, kecerdasankepemimpinan, kecerdasan akhlak dan kecerdasan kinerjatidak ditemukan dalam konsep Gardner.
MOTIVASI MEMBANGUN LEMBAGA PENDIDIKAN Abdullah, Azis
Journal Al-Manar Vol 5, No 1 (2016): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.375 KB) | DOI: 10.36668/jal.v5i1.49

Abstract

Peningkatan mutu lembaga pendidikan, baik mutu, efisiensi, relevansi atau pemerataan tidak harus dimulai dari titik nol (perubahan sistem), karena proses pendidikan sudah berjalan sejak lama dan memiliki variabel yang kompleks. Sekolah kreatif selalu menyuguhkan berbagai macam lorong untuk peserta didik agar menemukan jalan keluar. Faktor yang pokok adalah pengaruh motivasi yang menjadi pendorong seseorang untuk memenuhi kebutuhan. Pada titik ini motivasi menjadi daya penggerak dan penentu perilaku. Sedangkan komponen-komponen yang harus ada dalam lembaga pendidikan meliputi komponen siswa, guru, kurikulum, sarana prasarana dan pengelola.
Islamic Boarding School and Community Empowerment Sulisno, Sarwadi; Abdullah, Azis
International Journal of Education and Learning Vol 1, No 2: December 2019
Publisher : Association for Scientific Computing Electrical and Engineering(ASCEE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31763/ijele.v1i2.38

Abstract

Islamic education has contributed since before independence. As a long journey requires a spirit that can guide and support to get to the point of success at any time. Mental entrepreneurship can provide the spirit of education to be able to disrupt itself in order to be able to exist with all the challenges of globalization in the digital era. Mental entrepreneurship is a skill that does not only make things from nothing and makes some things from some other things, but also the ability to see and predict the challenges of current and futuristic challenges, then do disruption either by reshape old one -Create a new one to the existing pattern. Entrepreneurship ability will be formed after soft skill entrepreneurship abilities are possessed by students. Until the peak of entrepreneurship of Islamic edication was to view disruption as an opportunity to lead to a new Islamic education.