Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PERSEPSI MAHASISWA ANGKATAN 2013/2014 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP PERILAKU MENCONTEK FKIP UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA Perianto, Eko
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Konseling Gusjigang Desember 2015
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.657 KB) | DOI: 10.24176/jkg.v1i2.404

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap perilaku mencontek mahasiswa angkatan 2014/2015 program studi bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling untuk menentukan sampel penelitian. Jumlah populasi yaitu 153 mahasiswa dan sampel yang diambil yaitu 31 mahasiswa. Teknik pengambilan data dengan menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa angkatan 2014/2015 program studi bimbingan dan konseling terhadap perilaku mencontek diperoleh nilai 65,79 % Artinya mahasiswa berpandangan bahwa perilaku mencontek yang ditunjukkan dalam mengikuti ujian atau tes adalah baik. (6) Faktor penyebab perilaku mencontek pada mahasiswa di faktor A yaitu 35,48 %, faktor B yaitu 41,94 %, faktor C yaitu 0 % dan faktor L yaitu 22,58 %.
PERSEPSI MAHASISWA ANGKATAN 2013/2014 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP PERILAKU MENCONTEK FKIP UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA Perianto, Eko
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Konseling Gusjigang Desember 2015
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.657 KB) | DOI: 10.24176/jkg.v1i2.404

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap perilaku mencontek mahasiswa angkatan 2014/2015 program studi bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling untuk menentukan sampel penelitian. Jumlah populasi yaitu 153 mahasiswa dan sampel yang diambil yaitu 31 mahasiswa. Teknik pengambilan data dengan menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa angkatan 2014/2015 program studi bimbingan dan konseling terhadap perilaku mencontek diperoleh nilai 65,79 % Artinya mahasiswa berpandangan bahwa perilaku mencontek yang ditunjukkan dalam mengikuti ujian atau tes adalah baik. (6) Faktor penyebab perilaku mencontek pada mahasiswa di faktor A yaitu 35,48 %, faktor B yaitu 41,94 %, faktor C yaitu 0 % dan faktor L yaitu 22,58 %.
Persepsi mahasiswa PGSD terhadap rencana implementasi guru bimbingan dan konseling di sekolah dasar Perianto, Eko
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 3 (2018): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta & Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/1378

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu penelitian yang tidak bermaksud menguji hipotesis tetapi mengambarkan fenomena apa adanya dengan mengunakan angka-angka sebagai gejala yang diamati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap rencana implementasi guru bimbingan dan konseling di sekolah dasar. Selanjutnya dalam penelitian ini yang dijadikan subyek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar yang sedang menempuh Mata Kuliah Bimbingan dan Konseling di sekolah dasar (SD) pada Semester Genap T. A 2016/2017. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap implementasi guru bimbingan dan konseling di sekolah dasar secara umum yaitu 72,81 %. Hal ini mengindikasikan bahwa mahasiswa memiliki persepsi terhadap rencana implementasi bimbingan dan konseling di sekolah dasar pada kategori baik.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN TUGAS PERKEMBANGAN SISWA Supendi, Hermawan; Perianto, Eko
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.641 KB) | DOI: 10.33369/consilia.1.3.59-67

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi pemahaman tugas perkembangan siswa kelas XI IPA SMAN 1 Gamping tahun pelajaran 2017/2018. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Pre-experimental desain dengan jenis one group pre-test post-test desain.  Subjek penelitian yaitu kelas XI IPA SMA N 1 Gamping yang berjumlah 11 siswa yang dipilih dengan metode purpouse sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket teknik analisa data dengan menggunakan teknik analisis data dengan teknik analisis statistik paired sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan hipotesis terbukti bahwa layanan bimbingan kelompok teknik diskusi efektif untuk meningkatkan pemahaman tugas perkembangan pada siswa kelas XI SMA N 1 Gamping tahun pelajaran 2017/2018. Dari hasil uji paired sampel t-tes dilakukan diperoleh nilai t = -3,188 dengna nilai p = 0,010 < 0,05 yang berarti ada peningkatan pemahaman tugas perkembangan siswa antara sebelum dan sesudah diberikan treetmen bimbingan kelompok dengan teknik diskusi. Hal tersebut menunjukkan pemberian bimbingan kelompok menggunakan teknik diskusi efektif dalam meningkatkan pemahaman tugas perkembangan siswa.Kata kunci: bimbingan kelompok, teknik diskusi, pemahaman tugas   perkembangan
Kearifan Lokal Sekolah Sebagai Basis Pengembangan Program Bimbingan Dan Konseling Komprehensif perianto, eko
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 2 Nomor 1 Februari 2018
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.571 KB) | DOI: 10.31100/jurkam.v2i1.74

Abstract

The development of guidance and counseling programs, especially those planned (planned) and implemented (actuating) by guidance and counseling teachers will impact on how the provision of services to learners (counselee). Therefore a good program will show how the existence of teacher guidance and counseling in the field. Comprehensive guidance and counseling programs are comprehensive. Guidance and counseling activities are a series of activities that are related, connected, and each part has a unity bond with another part that is oriented towards the achievement of certain goals. Comprehensive guidance and counseling programs based on local school wisdom can be realized in several ways (1) Identify the needs of learners by developing data instruments based on school culture values. (2) engaging in school-oriented guidance and counseling services and (4) involving all stakeholders to provide counseling and guidance services based on local school wisdom.
Sosialisasi Dan Pelatihan Peran Ibu Dalam Mengurangi Dampak Negatif Penggunaan Smartphone Dalam Keluarga Pada Ibu PKK Dusun Mudal Kabupaten Sleman Perianto, Eko; -, Makin; Kurniawan, Drajat Edy; Purwaningrum, Shinta; Pranowo, Taufik Agung
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.405 KB) | DOI: 10.31100/matappa.v1i2.154

Abstract

Tujuan dan target pengabdian ini untuk sosialisasi dan pelatihan peran ibu dalam mereduksi dampak negatif penggunaan smartphone pada Ibu Pkk Dusun Mudal Rt/Rt.01/09 Sariharjo, Nganglik Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui ceramah dan melanjutkan klinis pelatihan layanan bimbingan dan konseling. Pelaksanaan pengabdian ini akan dilaksanakan sebanyak 2 kali dengan rincian 1 kali pemberian ceramah dan 1 kali pemberian klinis pelatihan layanan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada bulan Februari 2018. Adanya pendampingan dan pelatihan ini,kompetensi ibu PKK secara berkala dapat meningkat. Dengan meningkatnya kompetensi ibu PKK maka berimba spada peningkatan kualitas peran ibu dalam keluarga dalam mereduksi dampak negatif penggunaan smartphone.
PEMAHAMAN GURU TERHADAP GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PROSES KEGIATAN BELAJAR MERUPAKAN KENISCAYAAN Perianto, Eko
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g.couns.v3i1.90

Abstract

Gaya mengajar atau disebut juga teaching style merupakan strategi yang tepat dan efesienyang dapat digunakan dalam proses kegiatan belajar didalam kelas dan hal tersebutmerupakan sebuah keniscayaan. Guru dalam memahami gaya belajar peserta didik dalamkegiatan belajar yang bisa dilakukan dengan 1) Personal approach, guru bisa melakukanpendekatan personal dengan peserta didik, pendekatan personal yang dimaksud adalahbagaiaman guru bisa mendekatakan diri dengan peserta didik dengan tujuan untuk lebihmemahami kondisi peserta didik lebih dengan sehingga nantinya akan menemui berbagaihal yang dimiliki oleh peserta didik. 2) Pengamatan, Pekerjaan yang perlu terus dilakukanoleh guru adalah bagaimana mengamati tingkahlaku atau perilaku peserta didik dalamkegiatan proses belajar mengajar. 3) Personality, guru bisa mengetahui bahwa pesertadidik memiliki kepribadian yang baik dengan cara menanyakan langsung kepadaorangtua peserta didik. 4) Komunikasi, komunikasi yang baik adalah komunikasi yangterjalin dengan keterbukaan tanpa ada sekat.Kata kunci: pemahaman guru, gaya belajar
MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS (Studi Deskriptif Pada Mahasiswa Tuna Netra) Perianto, Eko
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2016): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g.couns.v1i1.33

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat dan motivasi belajar mahasiswaberkebutuhan khusus penyandang tunanetra. Selain itu juga untuk mengetahui hambatandalam belajar mahasiswa berkebutuhan khusus pada mahasiswa penyandang tunanetra.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)Minat belajar yang dimiliki oleh XY sangat dipengaruhi oleh banyak hal salah satunyaXY memiliki cita-cita untuk menjadi guru privat pada bidang musik sehingga minat XYlebih pada bidang musik. (2) Motivasi belajar yang dimiliki oleh XY sangat baik initerlihat bagaimana XY mengikuti perkuliahan dengan baik, (3) Hambatan-hambatanbelajar XY yang dirasakan sebagai berikut; (1) ketika proses belajar dikelas situasi dankondisi kelas sangat ramai, (2) berinteraksi dengan dosen yang belum pernah menyapaatau berbincang langsung dengan XY, (3) tempat-tempat yang belum pernah dilewatidisekitaran kampus kurang familier, (4) tugas-tugas kuliah.Kata kunci: minat, motivasi, berkebutuhan khusus
PENGEMBANGAN MODUL BIMBINGAN KARIR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN ARAH KARIR PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR Perianto, Eko; Setiowati, Arum
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g.couns.v2i1.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media berupa Modul Bimbingan Karir sebagai upaya meningkatkan pemahaman arah karir pada mahasiswa tingkat akhir serta untuk mengetahui respon mahasiswa terhadap Modul Bimbingan Karir yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development/R&D) yang menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Prosedur yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tahap analisis, tahap perancangan, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan sig. (2-tailed) 0,000 sehingga bila dilihat dari kriteria uji maka 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak. Selanjutnya Skor sebelum mengikuti bimbingan karir jumlah Mean 27.69 dan skor setelah mengikuti bimbingan karir jumlah Mean 34.54. Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa bimbingan karir yang dilakukan dengan menggunakan isi modul pemahaman arah karir mahasiswa tingkat akhir yang dikembangkan melalu layanan bimbingan klasikal dapat meningkatkan pemahaman arah karir mahasiswa tingkat akhir. Kata kunci: modul bimbingan karir, pemahaman karir, mahasiswa
PENGEMBANGAN MODEL PUSAT LAYANAN KONSELING MAHASISWA (PLKM) / COUNSELING CENTER UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA Makin, Makin; Perianto, Eko; Pranowo, Taufik Agung; Wibowo, Ari
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v1i2.595

Abstract

Tujuan dari penelitian pengembangan Universitas PGRI Yogyakarta ini diantaranya 1) mengetahui kebutuhan akan layanan konseling bagi mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta, 2) mengetahui problematika mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta, 3) menemukan model Pusat Layanan Konseling Mahasiswa di Universitas PGRI Yogyakarta. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian pengembangan menggunakan model Borg and Gall diantaranya (1) Penelitian dan pengumpulan informasi data (research and information collecting), (2) Perencanaan (planning), (3) Pengembangan draf produk (develop preliminary form of product), (4) Uji coba lapangan awal (preliminary field testing), (5) Merevisi hasil uji coba (main product revision), (6) Uji coba lapangan utama (main field testing), (7) Penyempurnaan produk hasil uji lapangan(operasional product revision), (8) Uji pelaksanaan lapangan(operasionalfield testing), (9) Penyempurnaan produk akhir (final product revision), (10) Desiminasi dan Implementasi (dissemination and implementation). Hasil dari penelitian ini yaitu 1) mahasiswa membutuhkan dari layanan konseling untuk mengatasi permasalahan dan pengembangan diri, 2) problematika yang dialami mahasiswa UPY sangat beragam, 3) model telah ditemukan sesuai dengan kebutuhan dari mahasiswa sebagai calon konseli.