Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGGALIAN DAN PENYEBARAN POTENSI WISATA MELALUI APLIKASI MOBILE DENGAN KONSEP CROWDSOURCING Arthana, I Ketut Resika; Setemen, Komang; Purnamawan, Ketut; Andiani, Nyoman Dini
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 13, No 1 (2016): Edisi Januari 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v13i1.6851

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang sangat diminati oleh masyarakat. Keberadaan objek wisata memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar dan pelaku pariwisata. Potensi-potensi pariwisata yang masih belum terpublikasi sudah seharusnya digali dan disebarkan sehingga masyarakat bisa memanfaatkan, baik sebagai pelaku pariwisata maupun penikmat pariwisata. Potensi wisata yang ada di Indonesia sangat tersebar dan tidak bisa dicari satu persatu. Penggalian potensi pariwisata memerlukan peran masyarakat untuk memberikan informasi keberadaan potensi wisata tersebut. Disisi lain, penggalian dan penyebaran potensi wisata seharusnya dibantu dengan teknologi informasi sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menginformasikan dan mencari objek wisata. Pada penelitian ini sudah dikembangkan aplikasi mobile untuk membantu masyarakat menginformasikan potensi wisata yang diketahuinya dengan menyertakan deskripsi, foto dan peta lokasi potensi objek wisata tersebut. Selain itu melalui aplikasi ini masyarakat juga dengan mudah mencari informasi objek wisata. Aplikasi yang dikembangkan memanfaatkan teknologi Android, GPS, Google Maps, serta mengadopsi konsep crowdsourcing. Secara keseluruhan penelitian ini menerapkan metodologi ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Pengujian aplikasi dilakukan dengan Usability Testing. Pada pengujian menunjukkan rata-rata aspek learnability 85%, memorability memiliki rata-rata 87%, error memiliki rata-rata 95% dan satisfaction memiliki rata-rata sebanyak 95%. Rata-rata keseluruhan pengujian adalah 90.5%. Selain itu 90% responden menyatakan bahwa aplikasi layak dipublikasikan. Kata-kata kunci : Potensi Wisata, Google Maps, GPS, Crowdsourcing
Konflik Pelanggaran Izin HO Pengusaha Bar Di Sentral Kawasan Wisata Lovina Dini Andiani, Nyoman
Media Komunikasi FPIPS Vol 11, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v11i2.458

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya pelanggaran terhadap penggunaan Izin HO oleh pengusaha industry pariwisata di sentral kawasan wisata Lovina, serta mendeskripsikan konflik yang dimunculkan akibat penyalahgunaan serta pemalsuan data dalam memperoleh Izin HO dan mencari dan mendeskripsikan solusi penerapan manajemen konflik dalam mengatasi permasalahan yang timbul akibat penyimpangan penggunaan Izin HO. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Subjek dalam penelitian ini adalah pengusaha pariwisatra di kawasan wisata lovina. Objek penelitian ini adalah masalah pelanggaran Izin HO serta konflik yang ditimbulkan. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya pelanggaran mengenai pemalsuan data dalam memperoleh Izin HO, sehingga memunculkan konflik di lingkungan pengusaha pariwisata di sentral kawasan Lovina, dari konflik yang terjadi salah satu cara penanganan konflik tersebut tidak bisa dengan menerapkan teori managemen konlik, akan tetapi dari beberapa teori manajemen yang diterapkan tidak berhasil menangani konflik yang terjadi, sehingga perlunya tindakan nyata dari pemerintah terkait termasuk pihak kepolisisan.Kata- kata kunci : Izin HO, manajemen, konflik
PENGEMASAN PRODUK WISATA OLEH POKDARWIS SEBAGAI SALAH SATU MODEL PARIWISATA ALTERNATIF Andiani, Nyoman Dini; Widiastini, Ni Made Ary
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 20, No 11 (2017): Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v20i11.13984

Abstract

A Conscious Tourism Group in Indonesia called Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) is one of the groups in society that has an important role and contribution in tourism development in a region. The existence of Pokdarwis in the tourist destination should get support and guidance either by the community itself, government, academy and investors. This is so that Pokdarwis can play a more effective role in helping to mobilize the community in realizing the environment and atmosphere that is conducive to the growth and development of tourism activities in tourist destinations. Buleleng District there are 12 Pokdarwis which in practice still needs to get attention from various parties. On this occasion, the Ipteks for Society (IbM) program, which is an annual program implemented by a university, can be a means of providing services to the community regarding issues that arise in the group. Through this IbM program, two Pokdarwis, such as Pokdarwis Tunjung Mekar and Pokdarwis Bhuana Shanti, have just developed physical potential, requiring assistance and training to maximize the potential of their village. In this case the two groups are not well understood for the package tour, so based on the condition, IbMs programme is a means to arrange the community to create package including marketing strategies. Understood the disadvantages of guiding guides that guide travelers who ask them to use a foreign language, then the IbM program is created guidebook in two languages and Indonesian. Through participatory approaches various forms of training and guidance on how to package tourism, holiday techniques and marketing strategies can be done well.
PELATIHAN PEMBUATAN CENDERAMATA SEBAGAI PRODUK WISATA BAGI MASYARAKAT PEDAGANG ACUNG DI DESA BATUR TENGAH Widiastini, Ni Made Ary; Andiani, Nyoman Dini; Agustini Karta, Ni Luh Putu
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 21, No 11 (2017): Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v21i11.20838

Abstract

The purpose of this devotion is to train some of people in BaturTengah Village who work as merchants to make tourism productsindependently. During this tourism products are sold in the KintamaniTourism Area such as clothing, sculpture or knick knacks such as keychains are supplied from other places, both other areas that are still in theprovince of Bali and outside Bali. The phenomenon is actually not goodfor the sustainability of the efforts that are cultivated by some people inthe village of Batur Tengah. In addition to creating dependency, they arealso used by suppliers as marketers to sell their products as well asunderstand the needs of tourists who visit Bali, especially to Kintamanitourism area. Based on this phenomenon, then on this occasion, thedevotion done by trained on some souvenir vendor to create a souvenirmerchandise products independently, such as key chains and hangers thatcan be installed in the car. It is expected that through this training whichheld on in open space so that tourists can see it, then interested to buy, caninfluence the people of Batur Tengah Village who work as souvenirvendor to create tourism product independently that the result can be feltbetter economically.Key Words: Devotion, Create, Souvenir, Tourism Product
PENGEMASAN PRODUK WISATA OLEH POKDARWIS SEBAGAI SALAH SATU MODEL PARIWISATA ALTERNATIF Andiani, Nyoman Dini; Widyastini, Ni Made Ary
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 20, No 11 (2017): Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v20i11.12992

Abstract

A Conscious Tourism Group in Indonesia called Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) is one of the groups in society that has an important role and contribution in tourism development in a region. The existence of Pokdarwis in the tourist destination should get support and guidance either by the community itself, government, academy and investors. This is so that Pokdarwis can play a more effective role in helping to mobilize the community in realizing the environment and atmosphere that is conducive to the growth and development of tourism activities in tourist destinations. Buleleng District there are 12 Pokdarwis which in practice still needs to get attention from various parties. On this occasion, the Ipteks for Society (IbM) program, which is an annual program implemented by a university, can be a means of providing services to the community regarding issues that arise in the group. Through this IbM program, two Pokdarwis, such as Pokdarwis Tunjung Mekar and Pokdarwis Bhuana Shanti, have just developed physical potential, requiring assistance and training to maximize the potential of their village. In this case the two groups are not well understood for the package tour, so based on the condition, IbMs programme is a means to arrange the community to create package including marketing strategies. Understood the disadvantages of guiding guides that guide travelers who ask them to use a foreign language, then the IbM program is created guidebook in two languages and Indonesian. Through participatory approaches various forms of training and guidance on how to package tourism, holiday techniques and marketing strategies can be done well.Keywords: Pokdarwis, Training, Package Tour, Tourist Guidelines Book, Marketing Strategy.
Developing an Alternative Tourism in Buleleng: Needs Based Education and Public Capital Andiani, Nyoman Dini; Widiastini, Ni Made Ary
International Journal of Social Science and Business Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.659 KB) | DOI: 10.23887/ijssb.v1i1.10164

Abstract

Penelitian This research was conducted in order to understand a form of education that is based on the needs of the community through the use of a variety of capital that can be used in the development of tourism in Buleleng. This study uses ethnographic approach which is a culturalist approach and its emphasis on peoples lives. This approach is used considering the culture comes from the community and maintained and implemented by the community. Data in this study were collected through observation and interviews. Moreover carried out literature to books, previous studies and articles that have relevance to the case examined in this study. The data processing is done qualitative descriptive narrative presented. In this case, the existence of regional capitals in Buleleng are very interesting to be known, understood and analyzed in depth in order to produce a model of sustainable tourism. The development of an area into a tourist attraction is not an easy matter. However, the government can work together with local communities to develop the existing tourism in the area, where the first step can be done by utilizing local labor in the area and to synergy between the needs of the community with programs implemented so that the common goal of improving the quality of tourism and social welfare can be achieved.Keywords: an alternative  , education, tourism
P2M PELATIHAN PEMBUATAN MOU POKDARWIS TUNJUNG MEKAR DI DESA SAMBANGAN Dini Andiani, Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v2i2.9138

Abstract

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) yang dilaksanakan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan contract agreement latter kepada anggota POKDARWIS Tunjung Mekar, sebagai langkah awal menciptakan kerjasama yang profesional antara pihak pengelola potensi Desa Sambangan dengan pihak travel perjalanan wisata, yang nantinya akan membawa wisatawan untuk berkunjung ke Desa Sambangan. Selain sebagai suatu ikatan kerjasama, adanya MOU ini, merupakan satu kesatuan sales kit. Metode yang digunakan dalam Program Pengabdian pada Masyarakat ini adalah  metode kerja kolaborasi antara dosen, dan masyarakat sasaran (dalam hal ini adalah anggota POKDARWIS Tunjung Mekar). Di samping itu, dalam melaksanakan Program Pengabdian pada Masyarakat ini, tim P2M juga menggunakan metode observasi, metode penyuluhan dan pelatihan, serta metode wawancara dan evaluasi kegiatan.
IbM KELOMPOK PENGRAJIN ATA KABUPATEN KARANGASEM Windari, Ratna Artha; Andiani, Nyoman Dini
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v7i2.13646

Abstract

Tujuan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat dengan skema Ipteks bagi Masyarakat (IbM) ini adalah (1) Meningkatkan pengetahuan pengrajin ata yang ada di Desa Seraya Timur Kecamatan Karangasem dalam menyusun dan mengajukan proposal pendanaan dari lembaga keuangan, (2) Meningkatkan pemahaman pengrajin ata tentang legalitas usaha dan tata cara penyusunan kontrak/perjanjian jual beli produk, (3) Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang manajemen pemasaran melalui media promosi berbasis teknologi, dan (4) Meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa pelatihan yang dilaksanakan dengan sistem jemput bola yg bersifat terminal (peserta dikumpulkan dalam satu lokasi kemudian diberi pelatihan oleh pakar). Selanjutnya dilaksanakan focus group discussion (FGD) sebagai tindak lanjut pelatihan. Di sisi lain, program ini juga diarahkan pada terciptanya iklim kerjasama yang kolaboratif dalam dimensi mutualis antara dunia perguruan tinggi dengan masyarakat secara luas di bawah koordinasi pemerintah Kabupaten setempat. Lama pelaksanaan kegiatan adalah 8 (delapan) bulan  yang dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan sampai pada proses evaluasi di Desa Seraya Timur Kecamatan Karangasem, dengan jumlah pesertanya sebanyak 30 orang. Solusi yang bisa diaplikasikan dan sekaligus luaran kegiatan yang di berikan pada kedua kelompok ini adalah (1) pelatihan penyusunan proposal pengajuan dana/modal UKM, hasil dari pelatihan ini berupa proposal dengan bahasa sederhana, serta menghasilkan buku panduan penulisan proposal pengajuan dana ke lembaga keuangan; (2) sosialisasi hukum dan pelatihan penyusunan kontrak ekspor impor; (3)  Pembuatan website pemasaran dan pengelolaan website, (4) penguatan manajemen produksi dan pemasaran, dengan luaran berupa buku panduan penyusunan alur kas dengan bahasa yang sederhana.Kata kunci: Pengrajin Ata, Pelatihan, Pendampingan
Peran Nilai Hindu “Tri Kaya Parisudha” dalam Peningkatan Loyalitas Wisatawan Terhadap Desa Wisata Pedawa, Bali Utara Andiani, Nyoman Dini; Antara, I Made; Ardika, Wayan; Sunarta, Nyoman
Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies) Vol 10 No 2 (2020): TEKS DAN TRADISI BALI
Publisher : Pusat Kajian Bali Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JKB.2020.v10.i02.p12

Abstract

Local wisdom based on Hinduism Tri Kaya Parisudha has an important role in the development of tourism in Pedawa Village, North Bali. This article analyzes the role of Tri Kaya Parisudha's values and practices as a spirit of hospitality in increasing the loyalty of tourists to visit Pedawa Village, one of the five ancient villages in Banjar District, Buleleng Regency. This qualitative study begins with data collection with field observations and interviews with thirty foreign and domestic tourists who have visited Pedawa Village more than once. The results showed that the loyalty of returning tourists was due to the friendliness, way of life, way of speaking and acting in the community which made tourists feel comfortable. In addition, it is also due to the uniqueness of the traditional house of Pedawa Village as a tourist attraction. The life habits of the Pedawa people that reflect the values of the Tri Kaya Parisudha have implications not only for the sustainability of tourism villages but also for strengthening the appreciation and practices of Hindu-based local wisdom in Pedawa Village.
PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN Indrawati, Lily; Suci, Made; Andiani, Nyoman Dini
Prospek: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/pjmb.v2i1.26188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemilikan institusional dan CSR terhadap profitabilitas baik secara parsial maupun bersama-sama pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif kausal. Subjek penelitian adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI dan objeknya adalah kepemilikan institusional, CSR dan profitabilitas. Data dikumpulkan dengan pencatatan dokumen, dan dianalisis dengan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kepemilikan institusional dan CSR secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap profitabilitas, (2) kepemilikan institusional berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap profitabilitas, (3) CSR berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI.