Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

LOT SIZING MATERIAL REQUIREMENT PLANNING PADA PRODUK TIPE WALL MOUNTING DI INDUSTRI BOX PANEL Fachrurrozi, Fachrurrozi; Almahdy, Indra
Jurnal PASTI Vol 10, No 3 (2016): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKObjek studi adalah pabrik di industri panel listrik. Permasalahaan yang sering terjadi dalam pelaksanaan proses produksi adalah persediaan bahan baku. Terjadi keterlambatan bahan baku dan komponen standar yang seharusnya sudah ada dalam ± 5 hari kerja menjadi 20 hari kerja atau lebih. Keterlambatan ini dapat memberikan dampak dalam pengiriman produk kepada konsumen. Material requiretment planing yang digunakan sebagai metode untuk menentukan apa, kapan dan berapa jumlah komponen dan material yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dari suatu perencanaan produksi. Studi diawali dengan perhitungan jumlah kebutuhan dan barang yang dibutuhkan menggunakan peramalan  didukung sofware WINQSB. Selanjutnya dihitung total biaya persediaan bahan baku dengan menggunakan teknik Lotsizing Lot For Lot (LFL), Fix Ordet Quantity (FOQ), Economy Order Quantity (EOQ), dan Period Order Quantity (POQ). Berdasarkan hasil dan analisa, teknik lot sizing menunjukkan total biaya persediaan terendah sebesar Rp 562.787.335, tetapi pada penerapan sering terjadi lead time yang berlebih karna lamanya pengiriman. Dengan kondisi tersebut dipilih metode Fix Order Quantity yang memiliki biaya terendah kedua setelah Lot For Lot yaitu sebesar Rp 577.194.547, dan stock pengaman yang tidak terlalu besar.Kata Kunci: Material Requitment Planning (MRP), Peramalan dan Teknik Lot Sizing
ANALISIS PEMAKAIAN CHEMICAL DEVELOPER PLATE PADA MESIN CTP DENGAN SISTEM DRAIN Almahdy, Indra; Sulisetyawan, Eko
Jurnal PASTI Vol 8, No 1 (2014): Jurnal PASTI
Publisher : Jurnal PASTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah persaingan antar perusahaan mengharuskan perusahaan harus terus menerus melakukan perbaikan dalam mutu barang dan layanan serta efisiensi dalam menekan biaya produksi. Biaya sebelum, saat dan setelah produksi merupakan suatu faktor yang sangat menentukan harga suatu produk yang akan dipasarkan. Dan seiring dengan adanya kenaikan harga–harga bahan baku dan material yang sangat mempengaruhi biaya produksi. Produktivitas diartikan sebagai perbandingan  antara  nilai  yang  dihasilkan  suatu kegiatan    terhadap    nilai    semua masukan  yang digunakan dalam melakukan kegiatan tersebut. Pada tingkat perusahaan, produktivitas digunakan sebagai sarana  manajemen     untuk     menganalisis  dan mendorong   efisiensi   produksi   serta   mengetahui seberapa optimal perusahaan memanfaatkan sumber daya   yang   dimiliki   (input)   dalam   menghasilkan output yang ditargetkan. Dalam kasus ini, improvement yang penulis lakukan adalah dengan melakukan Drain. Drain adalah memanfaatkan sebagian limbah dari bekas pemakaian chemical untuk dicampur lagi dengan chemical yang baru. Biasanya setelah selesai pakai kita membuang semua limbahnya ke tempat pembuangan limbah, dengan seperti ini maka kita selalu mengalami penghabisan chemical yang cepat.Kata kunci: Improvement, Efisiensi, Kualitas, Drain, Produktifitas.
ANALISIS POTENSI SAMPAH SEBAGAI SUMBER ENERGI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SAMPAH DAN PRODUK KREATIF UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA (STUDI KASUS DI KEPULAUAN SERIBU) SUHADA, RESA TARUNA; ALMAHDY, INDRA
Jurnal PASTI Vol 11, No 3 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah dapat dimanfaatkan untuk sumber energi dari gas sampah atau pengomposan kompos. Energi dapat juga diperoleh dari pembakaran sisa sampah yang tidak dapat diolah lagi dengan cara pembakaran (incinerator) untuk pembangkit listrik (PLTSa). Selain itu sampah dapat juga dimanfaatkan untuk pembuatan produk kreatif misalnya kantong, tas atau dompet dari bungkus kopi bekas atau juga pemanfaatan kertas bekas untuk pembuatan wadah-wadah dan kertas undangan atau kertas hias. Sampah di Kepulauan Seribu banyak dan terdiri dari dua jenis sampah yaitu sampah rumah tangga dan industri serta sampah dari laut. Melihat kondisi persampahan di Kepulauan Seribu tersebut maka perlu dianalisis mengenai potensi sampah sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga sampah dan produk kreatif untuk mendukung pariwisata di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Langkah-langkah yang dilakukan adalah menghitung volume dan jenis-jenis sampah yang ada di Kepulauan Seribu, kemudian perhitungan energi yang dimiliki oleh sampah dan perhitungan potensi ekonomi untuk produk kreatif dari sampah. Setelah itu dilakukan analisis potensi energi dan potensi ekonomis dari sampah. Pada tahun 2016, dengan penduduk 4.745 orang, terdapat potensi daya listrik yang dihasilkan sebesar 30,46kW, atau sederhananya dapat digunakan untuk sekitar 40KK dengan daya listrik  terpasang 900VA. Untuk tahun 2016, dengan jumlah penduduk 4.745, atau setara 1.000 KK, potensi ekonomi sebesar sekitar Rp 3.000.000/hari atau 90.000.000/bulan dapat dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan tambahan sebesar rata-rata Rp 90.000/bulan/KK. Bila melihat pada segmen terbatas yaitu 20% atau 200KK dari masyarakat yang membutuhkan, maka senilai Rp 450.000/bulan dapat menjadi tambahan penghasilan bagi mereka. 
LOT SIZING MATERIAL REQUIREMENT PLANNING PADA PRODUK TIPE WALL MOUNTING DI INDUSTRI BOX PANEL Fachrurrozi, Fachrurrozi; Almahdy, Indra
Jurnal PASTI Vol 10, No 3 (2016): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKObjek studi adalah pabrik di industri panel listrik. Permasalahaan yang sering terjadi dalam pelaksanaan proses produksi adalah persediaan bahan baku. Terjadi keterlambatan bahan baku dan komponen standar yang seharusnya sudah ada dalam ± 5 hari kerja menjadi 20 hari kerja atau lebih. Keterlambatan ini dapat memberikan dampak dalam pengiriman produk kepada konsumen. Material requiretment planing yang digunakan sebagai metode untuk menentukan apa, kapan dan berapa jumlah komponen dan material yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dari suatu perencanaan produksi. Studi diawali dengan perhitungan jumlah kebutuhan dan barang yang dibutuhkan menggunakan peramalan  didukung sofware WINQSB. Selanjutnya dihitung total biaya persediaan bahan baku dengan menggunakan teknik Lotsizing Lot For Lot (LFL), Fix Ordet Quantity (FOQ), Economy Order Quantity (EOQ), dan Period Order Quantity (POQ). Berdasarkan hasil dan analisa, teknik lot sizing menunjukkan total biaya persediaan terendah sebesar Rp 562.787.335, tetapi pada penerapan sering terjadi lead time yang berlebih karna lamanya pengiriman. Dengan kondisi tersebut dipilih metode Fix Order Quantity yang memiliki biaya terendah kedua setelah Lot For Lot yaitu sebesar Rp 577.194.547, dan stock pengaman yang tidak terlalu besar.Kata Kunci: Material Requitment Planning (MRP), Peramalan dan Teknik Lot Sizing
SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU PRODUK DISPERSANT DI INDUSTRI KIMIA Kushartini, Dinni; Almahdy, Indra
Jurnal PASTI Vol 10, No 2 (2016): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi, kondisi persaingan yang ada di dunia usaha saat ini semakin ketat. Hal ini disebabkan tuntutan konsumen terhadap suatu produk tidak terbatas pada harga dan kualitas saja tetapi juga pada pelayanan yang diberikan. Pelayanan yang dimaksud tersebut dapat berupa ketersediaan produk yang diinginkan konsumen pada lokasi dengan kuantitas dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan. Studi diawali dengan penentuan teknik peramalan yang paling sesuai. Selanjutnya perhitungan safety stock dan reorder point yang paling tepat. Kemudian perencanaan persedian bahan baku dengan karakteristik tingkat permintaan yang bervariasi dilakukan dengan teknik lot size Economic Order Quantity (EOQ) dan Lot For Lot untuk mendapatkan biaya penyimpanan yang paling rendah. Kata Kunci: Safety Stock, Reorder point, Lot size ABSTRACT Along with the development and advancement of technology, competitive conditions are increasingly tight. This is not only due to consumer demand for a product is not limited to the price and quality, but also on the service provided. The service in question may be the availability of a product that consumers want on the location with quantity and quality according to the needs. The studi began with deterimining appropriate forecasting method used. Then calculate safety stock  and reorder point of raw materials. Further material supply planning  was done by using data with demand levels vary using a model of Economic Order Quantity (EOQ) and Lot For Lot to determine the one with lowest cost.  Keywords: Safety Stock, Reorder point, Lot size  
STUDI PERENCANAAN STRATEGIS DENGAN PENDEKATAN QSPM PADA INDUSTRI MINUMAN SARIBUAH SAFITRI, SETYORINI; ALMAHDY, INDRA
Jurnal PASTI Vol 11, No 3 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu industri pengolahan telah mengembangkan jenis minuman buah yang populer dengan harga jual yang sangat kompetitif dan harga jual yang rendah yang timbul di antara banyak merek lainnya. Tujuan dari penelitian ini  adalah untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang penting, merumuskan strategi, serta memprioritaskan yang paling tinggi. Strategi metode yang digunakan meliputi SWOT dan QSPM, Quantitative Strategic Planning Matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IFE Matrix menunjukkan ketidakmampuan untuk mengatasi kelemahan. Matriks EFE menunjukkan infektivitas untuk memanfaatkan peluang dan meminimalkan dampak ancaman di industri ini. Berdasarkan Matriks IE, ditunjukkan bahwa industri berada pada tahap pertumbuhan dan stabilitas. Diperlukan strategi untuk merumuskan dan menerapkan penetrasi dan pengembangan produk. Prioritas strategi meliputi peningkatan pemasaran ke konsumen dan distributor dengan melakukan pemeriksaan kualitas produk, meningkatkan daya saing melalui kualitas dan pelayanan konsumen, serta mengoptimalkan bahan baku dan meminimalkan biaya produksi
ANALISIS POTENSI SAMPAH SEBAGAI SUMBER ENERGI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SAMPAH DAN PRODUK KREATIF UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA (STUDI KASUS DI KEPULAUAN SERIBU) SUHADA, RESA TARUNA; ALMAHDY, INDRA
Jurnal PASTI Vol 11, No 3 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah dapat dimanfaatkan untuk sumber energi dari gas sampah atau pengomposan kompos. Energi dapat juga diperoleh dari pembakaran sisa sampah yang tidak dapat diolah lagi dengan cara pembakaran (incinerator) untuk pembangkit listrik (PLTSa). Selain itu sampah dapat juga dimanfaatkan untuk pembuatan produk kreatif misalnya kantong, tas atau dompet dari bungkus kopi bekas atau juga pemanfaatan kertas bekas untuk pembuatan wadah-wadah dan kertas undangan atau kertas hias. Sampah di Kepulauan Seribu banyak dan terdiri dari dua jenis sampah yaitu sampah rumah tangga dan industri serta sampah dari laut. Melihat kondisi persampahan di Kepulauan Seribu tersebut maka perlu dianalisis mengenai potensi sampah sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga sampah dan produk kreatif untuk mendukung pariwisata di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Langkah-langkah yang dilakukan adalah menghitung volume dan jenis-jenis sampah yang ada di Kepulauan Seribu, kemudian perhitungan energi yang dimiliki oleh sampah dan perhitungan potensi ekonomi untuk produk kreatif dari sampah. Setelah itu dilakukan analisis potensi energi dan potensi ekonomis dari sampah. Pada tahun 2016, dengan penduduk 4.745 orang, terdapat potensi daya listrik yang dihasilkan sebesar 30,46kW, atau sederhananya dapat digunakan untuk sekitar 40KK dengan daya listrik  terpasang 900VA. Untuk tahun 2016, dengan jumlah penduduk 4.745, atau setara 1.000 KK, potensi ekonomi sebesar sekitar Rp 3.000.000/hari atau 90.000.000/bulan dapat dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan tambahan sebesar rata-rata Rp 90.000/bulan/KK. Bila melihat pada segmen terbatas yaitu 20% atau 200KK dari masyarakat yang membutuhkan, maka senilai Rp 450.000/bulan dapat menjadi tambahan penghasilan bagi mereka. 
SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU PRODUK DISPERSANT DI INDUSTRI KIMIA Kushartini, Dinni; Almahdy, Indra
Jurnal PASTI Vol 10, No 2 (2016): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi, kondisi persaingan yang ada di dunia usaha saat ini semakin ketat. Hal ini disebabkan tuntutan konsumen terhadap suatu produk tidak terbatas pada harga dan kualitas saja tetapi juga pada pelayanan yang diberikan. Pelayanan yang dimaksud tersebut dapat berupa ketersediaan produk yang diinginkan konsumen pada lokasi dengan kuantitas dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan. Studi diawali dengan penentuan teknik peramalan yang paling sesuai. Selanjutnya perhitungan safety stock dan reorder point yang paling tepat. Kemudian perencanaan persedian bahan baku dengan karakteristik tingkat permintaan yang bervariasi dilakukan dengan teknik lot size Economic Order Quantity (EOQ) dan Lot For Lot untuk mendapatkan biaya penyimpanan yang paling rendah. Kata Kunci: Safety Stock, Reorder point, Lot size ABSTRACT Along with the development and advancement of technology, competitive conditions are increasingly tight. This is not only due to consumer demand for a product is not limited to the price and quality, but also on the service provided. The service in question may be the availability of a product that consumers want on the location with quantity and quality according to the needs. The studi began with deterimining appropriate forecasting method used. Then calculate safety stock  and reorder point of raw materials. Further material supply planning  was done by using data with demand levels vary using a model of Economic Order Quantity (EOQ) and Lot For Lot to determine the one with lowest cost.  Keywords: Safety Stock, Reorder point, Lot size  
STUDI PERENCANAAN STRATEGIS DENGAN PENDEKATAN QSPM PADA INDUSTRI MINUMAN SARIBUAH SAFITRI, SETYORINI; ALMAHDY, INDRA
Jurnal PASTI Vol 11, No 3 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu industri pengolahan telah mengembangkan jenis minuman buah yang populer dengan harga jual yang sangat kompetitif dan harga jual yang rendah yang timbul di antara banyak merek lainnya. Tujuan dari penelitian ini  adalah untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang penting, merumuskan strategi, serta memprioritaskan yang paling tinggi. Strategi metode yang digunakan meliputi SWOT dan QSPM, Quantitative Strategic Planning Matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IFE Matrix menunjukkan ketidakmampuan untuk mengatasi kelemahan. Matriks EFE menunjukkan infektivitas untuk memanfaatkan peluang dan meminimalkan dampak ancaman di industri ini. Berdasarkan Matriks IE, ditunjukkan bahwa industri berada pada tahap pertumbuhan dan stabilitas. Diperlukan strategi untuk merumuskan dan menerapkan penetrasi dan pengembangan produk. Prioritas strategi meliputi peningkatan pemasaran ke konsumen dan distributor dengan melakukan pemeriksaan kualitas produk, meningkatkan daya saing melalui kualitas dan pelayanan konsumen, serta mengoptimalkan bahan baku dan meminimalkan biaya produksi
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS DENGAN METODE OBJECTIVE MATRIX (OMAX) PADA LINE MPR II DI INDUSTRI PELAPISAN LOGAM NINGRUM, MAGDALENA PRAHARANI SURYA; ALMAHDY, INDRA
Jurnal PASTI Vol 12, No 2 (2018): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri yang menjadi objek adalah manufaktur pelapisan logam seperti: pelapisan zinc, pelapisan tembaga (copper), pelapisan nikel (black nikel dan copper nikel), phosphating dan pelapisan kuningan (brass). Pada pengamatan awal produktivitas lini produksi belum digunakan metode produktivitas, tetapi sebatas pengukuran tingkat efektivitas di line Mesin Plating Robot II, sehingga data mengenai tingkat produktivitas line Mesin Plating Robot II (MPR II) belum memadai untuk dijadikan standar performansi. Untuk  itu  dimulai  pengukuran  produktivitas  dengan  menggunakan  metode  Objective Matrix (OMAX). Kriteria produktivitas diukur dari tingkat efektivitas dan efisiensi, jumlah rencana produksi, jumlah aktual produksi, penggunan tenaga kerja, waktu tenaga kerja, total jam mesin normal, total waktu penggunaan mesin, dan total jam mesin mati.