Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Pencahayaan Ruang Kerja: Studi Kasus Pada Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) Batik Tulis di Yogyakarta Handayani, Dwi; Fathimahhayati, Lina D.; Suhendrianto, Suhendrianto; Pinangki, Selly; Dharma, I.G.B. Budi
Dinamika Rekayasa Vol 9, No 2 (2013): Dinamika Rekayasa - Agustus 2013
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.dr.2013.9.2.69

Abstract

A good workspace significantly affects on work productivity. Therefore, in designing a workspace, it is necessary to put much concern on lighting condition. A good condition on it can make workers comfortable during their activities and further increase productivity.This research shows data taken from real-lighting condition in small-medium handmade Batik industry,namely Batik Sogan which is located in Yogyakarta. The object of this research is a workspace with some working activities for example sewing, over edge sewing, and buttons attachment. With Dialux 4.8 software, the research is conducted to compare between direct measurement and lighting simulation result, as well as giving recommendation to improve lighting condition which fits in standards. The result shows that the lighting condition in Sewing-room in Batik Sogan is below standard, i.e., 91 – 125 lux. Therefore, sewing-room condition must be improved, so that the lighting condition may meet the standardized lighting for working conditions which is 500-1000 lux. Simple and cheap improvement to it are to replace the type of the lamp into Philips 4MX091 TL as many as 4 items and to change the colour of the rooms and the desks into white, so it can achieve the maximum lighting 693 lux, which has met the minimum standards for rather- soft working lighting.
PENERAPAN 12 PRINSIP ERGONOMI PADA RUANG SERVER (STUDI KASUS RUANG SERVER UNIVERSITAS GADJAH MADA) Siboro, Benedikta Anna Haulian; Suroso, Suroso; Suhendrianto, Suhendrianto; Esmijati, Esmijati
PROFESIENSI Vol 1, No 1 (2013): PROFESIENSI JOURNAL
Publisher : PROFESIENSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.826 KB)

Abstract

Ruang server adalah ruang khusus untuk menyimpan server  dan peralatan kelengkapannya. Server sendiri adalah suatu sistem komputer menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah komputer. Pada ruang server banyak terdapat peralatan-peralatan khusus yang diperlukan untuk menunjang koneksi jaringan internet.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa keergonomisan ruang server berdasarkan konsep 12 prinsip ergonomi. Metode yang dilakukan adalah melakukan pengukuran terhadap ukuran ruangan, intensitas cahaya, lay out ruangan dan membandingkan terhadap 12 prinsip ergonomi.Hasil penelitian menunjukkan tata letaknya membuat pekerja tidak optimal beraktivitas, kondisi lingkungan yang mempersempit ruang gerak pekerja dan kurangnya peralatan yang memadai untuk sebuah ruang server.Ketiga aspek permasalahan pada ruang server tidak memenuhi beberapa  prinsip ergonomi diantaranya bekerja pada Posisi normal, mudah dijangkau,mengurangi gerakan yang berlebih, mengurangi kelelahan dan beban statis dan membuat lebih leluasa bergerakKata kunci : ruang server, 12 prinsip ergonomi, lay out, kondisi lingkungan, peralatan
PENERAPAN 12 PRINSIP ERGONOMI PADA RUANG SERVER (STUDI KASUS RUANG SERVER UNIVERSITAS GADJAH MADA) Siboro, Benedikta Anna Haulian; Suroso, Suroso; Suhendrianto, Suhendrianto; Esmijati, Esmijati
PROFISIENSI Vol 1, No 1 (2013): PROFISIENSI JOURNAL
Publisher : PROFISIENSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1192.868 KB)

Abstract

Ruang server adalah ruang khusus untuk menyimpan server  dan peralatan kelengkapannya. Server sendiri adalah suatu sistem komputer menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah komputer. Pada ruang server banyak terdapat peralatan-peralatan khusus yang diperlukan untuk menunjang koneksi jaringan internet.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa keergonomisan ruang server berdasarkan konsep 12 prinsip ergonomi. Metode yang dilakukan adalah melakukan pengukuran terhadap ukuran ruangan, intensitas cahaya, lay out ruangan dan membandingkan terhadap 12 prinsip ergonomi.Hasil penelitian menunjukkan tata letaknya membuat pekerja tidak optimal beraktivitas, kondisi lingkungan yang mempersempit ruang gerak pekerja dan kurangnya peralatan yang memadai untuk sebuah ruang server.Ketiga aspek permasalahan pada ruang server tidak memenuhi beberapa  prinsip ergonomi diantaranya bekerja pada Posisi normal, mudah dijangkau,mengurangi gerakan yang berlebih, mengurangi kelelahan dan beban statis dan membuat lebih leluasa bergerakKata kunci : ruang server, 12 prinsip ergonomi, lay out, kondisi lingkungan, peralatan
Literature review on shipyard productivity in Indonesia Rizwan, Thaib; Rizki, Ayana; Salsabila, Umiralaska; Muhammad, Muhammad; Maulana, Riyan; Chaliluddin, Makwiyah A; Affan, Junaidi M; Thaib, Razali; Suhendrianto, Suhendrianto; Muchlis, Yusrizal
Depik Vol 10, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.10.1.18712

Abstract

The shipyard industry plays an important role in supporting fishing activities and efforts to fulfill animal protein for humans. It is an industry that has an orientation to produce a product in the form of a ship. There are two types of shipyards, which are offshore buildings and floating buildings - both are used to build new ships and repair old ships. Based on the level of technology used by the shipyard industry, it is divided into modern, traditional, and semi-modern shipyards. Its productivity can see the advantages and disadvantages of a shipyard to ensure this industry remains to exist. Several factors need to be taken into account to increase the shipyard productivity, including land or location, human resources, technology, and materials.Keywords:ProductivityShipyardTechnology