Harniati Harniati, Harniati
Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Halu Oleo, Kendari. Kampus Hijau Bumi Tri Dharma Anduonohu, Kendari, 93231

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

SOSIALISASI PEREMPUAN SEBAGAI BASIS PENINGKATAN KUALITAS HIDUP KELUARGA Nurmillah, Nurmillah; Harniati, Harniati; S, Fatmawada; Wahyuddin, Wahyuddin
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 2, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.298 KB) | DOI: 10.31764/jces.v2i1.1538

Abstract

Abstrak: Perempuan telah menjadi bagian dari kajian ilmu terpisah, dikarekan kompleksitas yang melingkupi kehidupan mereka. Kegiatan ini hanya membedah satu peran perempuan terkait kedudukan mereka dalam keluarga atau rumahtangga. Perempuan diasumsikan memiliki peran dalam mendorong perbaikan hidup menuju  keluarga pra-sejahtera.  Peran perempuan sebagai Motivator Ketahanan Keluarga (MKK), Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM), hal ini terutama pada masyarakat desa/kelurahan yang memiliki program pelibatan aktif perempuan dalam membangun masyarakat. Kegiatan yang melibatkan dosen dari tiga Perguruan Tinggi (PT) ini, dilaksanakan secara bersama di Desa Bontosunggu, Kabupaten Gowa, dengan sasaran ibu rumahtangga. Tujuan kegiatan Sosialisasi Perempuan Sebagai Basis Peningkatan Kualitas Hidup Keluarga  ini, diharapkan dapat mendorong kebijakan program fasilitasi Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) sebagai tenaga Motivator Ketahanan Keluarga (MKK), sehingga menyatukan pola pembinaan keluarga dan pemberdayaan perempuan yang melibatkan partisipasi masyarakat dan lembaga terkait dalam semua tingkatan.Abstract:  Women have become part of separate science studies, due to the complexity that surrounds their lives. This activity only dissects the role of women related to their position in the family or household. Women are assumed to have a role in encouraging improvements in life towards underprivileged families. The role of women as Motivators of Family Resilience (MKK), Community Empowerment Cadres (KPM), this is especially in rural / urban communities that have a program of active involvement of women in community building. The activity, which involved lecturers from three tertiary institutions (PT), was carried out jointly in Bontosunggu Village, Gowa Regency, targeting housewives. The aim of the Women's Socialization Activity as a Basis for Improving Family Quality of Life, is expected to be able to encourage the Community Empowerment Cadre (KPM) facilitation program as a Family Resilience Motivator (MKK), so as to unite the pattern of family coaching and women's empowerment that involves community participation and related institutions in all tiers
PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN KREDIT TERHADAP KEBERHASILAN DALAM MENGELOLA MODAL KERJA PADA KOPERASI UNIT DESA “KUD” KARANGPLOSO Harniati, Harniati
Fakultas Ekonomi Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.709 KB)

Abstract

Modal kerja merupakan faktor utama dalam mengembangkan usaha Koperasi Unit Desa (KUD) Karangploso. Dalam meningkatkan perputaran modal kerja yang pesat maka pemberian kredit kepada nasabah harus dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip yang ada. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tingkat pemberian kredit terhadap keberhasilan dalam mengelola modal kerja pada koperasi KUD Karangploso. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif adapun jenis data yang digunakan yakni data sekunder karena data yang digunakan diperoleh dari data laporan keuangan KUD Karangploso dari tahun 2010-2013. Metode analisa data yang di gunakan adalah Regresi Linier sederhana dengan mengunakan program SPSS. Pengujian hipotesis dengan uji t membuktikan bahwa variabel tingkat pemberian kredit berpengaruh terhadap variabel keberhasilan mengelola modal kereja dengan nilai sebesar 6,203. Dengan demikian untuk meningkatkan perputaran modal kerja maka diharapkan Koperasi Unit Desa (KUD) Karangploso dalam pemberian kredit kepada nasabah harus berpatokan pada 6 prinsip pemberian kredit seperti, character, capacity, capital, condition of economy, collateral dan constrain. Terutama pada variabel tingkat pemberian kredit.
Sifat Mekanik Membran Berbasis Paduan Kitosan Suksinat-Kitosan Terinsersi Litium Ramadhan, L.O.A.N; Sabarwati, S. H.; Amiruddin, Amiruddin; Harniati, Harniati; Susanti, Susanti
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 36 No. 2 Oktober 2014
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.827 KB)

Abstract

Sifat mekanik merupakan salah satu karakter yang penting dalam pengembangan material polimer fungsional seperti membran elektrolit yang berpotensi untuk penghantar litium. Dalam penelitian yang telah dilakukan, membran elektrolit disintesis dengan bahan dasar kitosan suksinat dan kitosan, serta litium. Membran dipreparasi melalui metode inversi fasa dengan variasi komposisi fraksi massa kitosan suksinat dan kitosan. Selanjutnya dilakukan uji sifat mekanik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan fraksi massa kitosan suksinat sampai dengan 60% (b/b) cenderung meningkatkan kekuatan tarik dan perpanjangan, serta menurunkan Modulus Young. Pada fraksi massa kitosan suksinat 70% (b/b) sampai dengan 80% (b/b), kekuatan tarik dan perpanjangan cenderung menurun, serta Modulus Young meningkat. Nilai maksimum kekuatan tarik, perpanjangan, dan Modulus Young masing-masing adalah 0,18 MPa, 112 %, dan 14,31 MPa. Berdasarkan hasil analisis sifat mekaniknya, membran paduan kitosan suksinat-kitosan terinsersi litium memiliki stabilitas mekanik yang cukup baik. 
The Interest and Action of Young Agricultural Entrepreneur on Agribusiness in Cianjur Regency, West Java Harniati, Harniati; Anwarudin, Oeng
Jurnal Penyuluhan Vol. 14 No. 2 (2018): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluh Pertanian Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.704 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v14i1.18913

Abstract

Slow succession of the agricultural actors should be solved immediately. The research objective is to analyze descriptively the interest and action of young agricultural entrepreneur (agripreneur) on agribusiness and some factors influencing the interest and action of young agripreneur on agribusiness. The research was conducted in Cianjur Regency of West Java on March 2017 until October 2017. The population in the research was the young agripreneur as the agricultural actors. The sample consisted of 83 persons who were chosen by using multi stage random sampling. The variable of the research consisted of age, formal education level, educational background, non-formal education level, farming experience, farming motivation, community support, level of facility and infrastructure availability, financial institution support, extension agency support, source of information support, extension activity, entrepreneurial capacity, interest and action of the young agripreneur. The data were analyzed by using descriptive statistics and multiple regression analysis. The result shows that the average of interest and action of young agripreneur on agribusiness are categorized in high position. The interest of young agripreneur is influenced by non-formal education level, motivation, community support, source of information support, and entrepreneurial capacity. The action of young agripreneur is influenced by non-formal education, motivation, community support, source of information support, entrepreneurial capacity, and the interests of young agripreneur on agribusiness field.
KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK IN VITRO DAUN MAJA (Aegle marmelos) DAN DAUN GAMAL (Gliricidia sepium) Harniati, Harniati; Islamiyati, Rohmiyatul; Ismartoyo, Ismartoyo
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui kecernaan bahan kering dan bahan organik in vitro daun maja (Aegle marmelos) dan daun gamal (Gliricidia sepium). Penelitian ini dianalisis menggunakan uji T dengan lima ulangan. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa kecernaan bahan kering  dan bahan organik in vitro tidak berbeda nyata (P>0,05) antara daun maja dan daun gamal. Disimpulkan bahwa kecernaan bahan kering dan bahan organik in vitro daun maja dan daun gamal adalah sama
PERSEPSI PETANI PADI TERHADAP SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO DI DESA SUKAHARJA KECAMATAN CIOMAS KABUPATEN BOGOR Aprilia, Kenny; Kusnadi, Dedy; Harniati, Harniati
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 3: Agustus 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.946 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i3.97

Abstract

Peningkatan produktivitas, telah dilaksanakan antara lain melalui Penerapan Pengelolaan Tanaman dan Sumberdaya Terpadu (PTT). dalam rangka menjamin ketahanan pangan nasional. Salah satu komoditas tanaman pangan yang sangat penting adalah tanaman padi. Tanaman padi merupakan salah satu bahan makanan pokok masyarakat Indonesia. Pengelolaan Tanaman dan Sumberdaya Terpadu (PTT) merupakan komponen teknologi yang saling menunjang dan memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman tanpa merusak kualitas lahan dan lingkungan. Salah satu komponen teknologi PTT yaitu sistem tanam jajar legowo. Sistem tanam jajar legowo merupakan rekayasa teknik tanam dengan mengatur jarak tanam antar rumpun dan antar barisan. Penerapan teknologi budidaya padi sawah di Desa Sukaharja Kecamatan Ciomas sudah mencapai 72,5 %. Dalam penelitian ini hal yang memengaruhi persepsi dipengaruhi oleh antaranya adalah (1) pendidikan, (2) lama berusaha tani, (3) luas lahan, (4) peran penyuluh(5) akses informasi.
PERILAKU PETANI DALAM PENERAPAN GOOD HANDLING PRACTICES (GHP) PADA KOMODITAS PADI SAWAH DI DESA SIDOMULYO KECAMATAN PANGANDARAN KABUPATEN PANGANDARAN Handayani, Dwi; Kusnadi, Dedy; Harniati, Harniati
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 3: Agustus 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.242 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i3.100

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku petani adalah terbatasnya pengetahuan, sikap dan keterampilan petani. Pasca panen sesuai dengan SOP di anggap petani akan menguras waktu, tenaga dan biaya tambahan. Sehingga hal ini menjadikan kurangnya minat petani dalam menerapkan pascapanen yang sesuai dengan SOP. Cara untuk meningkatkan perilaku petani dalam menangani pascapanen bisa melalui penanganan pascapanen yang didasarkan prinsip – prinsip GHP. Cara tersebut dapat menekan kehilangan hasil dan mempertahankan mutu hasil gabah/beras. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perilaku petani dalam penerapan GHP pada komoditas sawah, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani dalam penerapan GHP pada komoditas sawah, dan merumuskan strategi untuk meningkatkan perilaku petani di penerapan GHP pada komoditas sawah. Pengumpulan data dilakukan dari Maret hingga Juni 2020. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi meningkatkan perilaku petani dapat dilakukan dengan memberikan penyuluhan kepada petani tentang Good Handling Practices (GHP), memberikan pendidikan non formal seperti sekolah lapang untuk penerapan Good Handling Practices (GHP) kepada petani dan mendorong petani agar mampu menerapkan GHP dan yang terakhir adalah memberikan penyuluhan kepada petani bahwa penerapan Good Handling Practices (GHP) bisa dilakukan oleh petani yang baru berusahataninya ataupun petani yang sudah lama dalam berusahatani
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) PADA BUDIDAYA CABAI DI KECAMATAN RANCABUNGUR Nurunnisa, Nurunnisa; Kusnadi, Dedy; Harniati, Harniati
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 3: Agustus 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.533 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i3.112

Abstract

Petani cabai di Kecamatan Rancabungur dalam proses budidayanya cenderung masih menggunakan bahan kimia untuk membantu mempercepat proses pertumbuhan tanaman. Selain itu petani baru menerapkan bahan organik 55,76%. Karena mayoritas petani dalam proses budidayanya menginginkan bahan-bahan yang praktis atau instan dan baru 30% petani yang menerapkan PGPR. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi teknologi PGPR pada budidaya cabai, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi teknologi PGPR serta menentukan model dan strategi untuk meningkatkan implementasi teknologi PGPR pada petani cabai. Penelitian telah dilaksanakan selama tiga bulan (April - Juli 2020) di Kecamatan Rancabungur. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 33 orang. Pengumpulan data primer menggunakan instrumen berupa kuesioner. Data diolah menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian mengenai implementasi teknologi PGPR berdsarkan analisis deskriptrif secara umum termasuk kedalam kategori sedang. Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi teknologi PGPR pada budidaya cabai di Kecamatan Rancabungur yaitu pendidikan formal, peran penyuluh dan keuntungan relatif. Model strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan implementasi tenologi PGPR adalah dengan mendorong petani untuk melakukan kegiatan pertanian yang ramah lingkungan, melakukan penyebaran informasi kepada petani melalui berbagai macam media penyuluhan dan memfasilitasi petani dalam meningkatkan pendidikan non formal atau pelatihan seperti kegiatan penyuluhan agar dapat menguasi teknologi PGPR.
MINAT KELOMPOK WANITA TANI (KWT) PADA PERTANIAN PERKOTAAN MELALUI BUDIDAYA SAYURAN SECARA VERTIKULTUR DI KECAMATAN SERPONG KOTA TANGERANG SELATAN Aningtyaz, Nadila; Harniati, Harniati; Kusnadi, Dedy
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 3: Agustus 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.668 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i3.116

Abstract

Verticulture is the simplest cultivation system that can be conducted in urban areas by utilizing limited land due to dense population settlements. This cultivation system is one of the solutions for agricultural development in urban areas where women farmer groups (WFG) in Serpong Sub-district experience limited land to conduct farming activities. This assessment aims to describe the interests, analyze the factors that affect interest, and formulate strategies to increase the interest of women farmer groups (WFG) in urban agriculture through verticultural cultivation of vegetables. The assessment has been carried out in Serpong Sub-district, South Tangerang City from April to June 2020. The assessment sample was determined by the saturation sampling technique of 31 members who are members of WFG Az-Zahra and WFG Mawar. The assessment variables consist of internal factors, external factors, and interests. Analysis of the data used in this assessment is descriptive statistical analysis, multiple linear regression analysis, and develop the two results of the analysis which are translated into strategies to increase interest. The results of the assessment showed that the interest in WFG in urban agriculture through verticultural vegetable cultivation was in the medium category with a percentage of 67.7 percent. Factors influencing WFG interest are the function of farmer groups, family environment, community environment, and extension activities. The strategy to increase the interest of WFG can be conducted by increasing the participation of all WFG members in group farm activities, encouraging and directing through counseling activities, and involving WFG members by holding demonstrations on how to cultivate vegetables vertically.
STRATEGI PENINGKATAN KAPASITAS PETANI DALAM KOMUNITAS USAHATANI JAGUNG (Zea mays L) DI KECAMATAN CILAWU KABUPATEN GARUT Rustandi, Agung Ahmad; Harniati, Harniati; Kusnadi, Dedy
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 3: Agustus 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.366 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i3.118

Abstract

Rendahnya kapasitas petani disebabkan oleh beberapa aspek diantaranya aspek manajerial, teknis dan sosial. peningkatan kapasitas petani perlu dilakukan agar petani mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan untuk kesejahteraan petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas petani, faktor yang berpengaruh terhadap kapasitas petani, dan merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan kapasitas petani. Pengumpulan data dilaksanakan dari bulan Maret-Juli 2020, analisis data yang digunakan adalah analisi deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil dari pengkajian mengenai kapasitas petani menunjukan bahwa strategi untuk meningkatkan kapasitas petani dapat dilakukan dengan meningkatkan fungsi kelompok tani, memperluas akses informasi teknologi dan pasar, serta meningkatkan pengetahuan petani melalui pendidikan dan pelatihan serta pengembangan diri.