Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

STATUS KUALITAS AIR SUNGAI SEKITAR KAWASAN PENAMBANGAN PASIR DI SUNGAI BATANG ALAI DESA WAWAI KALIMANTAN SELATAN Rizqan, Ahmad; Mahyudin, Idiannor; Rahman, Mijani; Hadie, Jamzuri
EnviroScienteae Vol 12, No 1 (2016): EnviroScienteae Volume 12 Nomor 1, April 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.735 KB) | DOI: 10.20527/es.v12i1.1094

Abstract

This study aimed to analyze the water quality of Sungai Batang Alai. Water quality of physics and chemistry properties were analized in location of sand mining and without sand mining. Research conducted at Sungai Batang Alai Village Wawai District of South Batang Alai Hulu Sungai Tengah. Parameters of physical and chemical of water which analyzed were temperature, TSS, TDS, Debit, BOD, COD, DO, pH, Fe, and Mn. The sample were taken at 4 points with 3x replicatation. Status of water water quality were  determined by using STORET method, then the results were compared with status of river water quality status of Class I based on South Kalimantan Governor Regulation No. 5 of 2007 on the status of river water quality. The results showed that the sand mining activities negatively impact the water quality of the river Batang Alai than the location there are no sand mining. This can be seen by the river water quality status in the area before the sand mining in the category of Class I to Class III down to the location of the existing sand mining.
ANALISIS KESESUAIAN KUALITAS AIR KOLAM BERDASARKAN PARAMETER pH, DO, AMONIAK, KARBONDIOKSIDA DAN ALKALINITAS DI BALAI BENIH DAN INDUK IKAN AIR TAWAR (BBI-IAT) KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR Ningsih, Fidia; Rahman, Mijani; Rahman, Abdur
Fish Scientiae Vol 3, No 6 (2013): Fish Scientiae, Vol.3 No.6 Desember 2013
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonnesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fs.v3i6.1141

Abstract

Dalam penelitian ini data yang diperoleh dari hasil pengukuran atau pengamatan disajikan dalam bentuk tabulasi dan grafik sehingga terlihat jelas adanya variasi masing-masing pada setiap titik pengamatan. Analisis data menggunakan model STORET dan EQI. Uji statistik dilakukan pada 6 variabel (Kolam1, Kolam II, Kolam III, Kolam IV, Kolam V, Kolam VI). Masing-masing variabel analisis kualitas air: pH, DO, NH3, CO2 dan Alkalinitas sebanyak 6 kali pengamatan (Minggu I, Minggu II dan Minggu III) pada pagi dan sore. Untuk mengetahui  pengaruh parameter  (pH, DO, NH3, CO2 dan Alkalinitas) terhadap baku mutu air kolam dilakukan analisis Regresi Linier Berganda.Analisis Regresi Linier berganda menunjukkan nilai r sebesar (0,751) , hal ini berarti terjadi hubungan positif antara variabel Y (dependent) dan variabel X (Independent). R2 /determinan  sebesar (0,564), hal ini berarti sebesar 56,4 % baku mutu air kolam dipengaruhi oleh kualitas air kolam (pH, DO, NH3, CO2, alkalinitas) dan sebesar  43,6% dipengaruhi oleh variabel lain. Dari hasil perhitungan pada penelitian diperoleh persamaan Y = 0,484 - 0,067X1 - 0,027X2 - 0,506X3 - 0,036X4 - 0,002X5, artinya setiap penambahan nilai konstanta (a) sebesar 0,484. Pengaruhnya akan mengakibatkan penurunan kualitas air yaitu pada pH(X1) sebesar 0,067, DO(X2) sebesar 0,027,  NH3(X3) sebesar 0,506, CO2(X4) sebesar 0,036 mg/l dan Alkalinitas (X5) sebesar 0,002 mg/l.In this research data obtained from measurements or observations are presented in the form of tabulated and graphics so clear the existence of variations each on each point of observation. Data analysis using STORET model and EQI. Statistical tests performed on 6 variables (Kolam1, II, III, IV, Indoor Pool, Outdoor Pool V, VI). Each variable water quality analysis: pH, DO, NH3, CO2 and Alkalinity as much as 6 times the observation (Sunday I, II and III of the Week Week) on the morning and afternoon. To know the influence of parameters (pH, DO, NH3, CO2 and Alkalinity) of raw water quality pond done Multiple Linear regression analysis..Linear regression analysis of multiple shown r of ( 0,751 ), it means that happened a positive relationship between variables y ( dependent variable ) and x ( independent ). R2 / determinan of ( 0,564 ), it means of 56,4 % quality standards a pool water affected by water quality swimming ( pH, DO, NH3, of CO2 alkalinity ) and of 43,6 % affected by another variable. Of a result of calculation to research obtained equation y = 0,484 - 0,067x1 - 0,027x2 - 0,506x3 - 0,036x4 0,002x5 -, it means any additional value the constant ( a ) by 0,484. Its influence will resulting in a decline of water quality is at ph ( x1 ) by 0,067, do ( x2 ) by 0,027, nh3 ( x3 ) by 0,506, co2 ( x4 ) by 0,036 mg / l and alkalinity ( x5 ) by 0,002 mg / l.
ANALISIS TINGKAT PENCEMARAN POSFAT DAN NITRAT DI BEBERAPA SUB DAS KALIMANTAN SELATAN Hasnah, Siti; Rahman, Mijani; Rahman, Abdur
Fish Scientiae Vol 4, No 7 (2014): Fish Scientiae, Vol.4 No.7 Juni 2014
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonnesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fs.v4i7.1129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pencemaran kadar Nitrat (N) dan Posfat (P) di Beberapa Sub DAS Kalimantan Selatan berdasarkan metode Indek Pencemaran (Kep_MENLH/115/2003).Dari hasil penelitian diperoleh hubungan (r) antara variabel Baku Mutu (Y1) dan variabel (X) atau Posfat dan Nitrat  = 0,792. Perhitungan terhadap nilai R2-determinant diperoleh hasil sebesar 0,672. Hal ini berarti 67,2 % faktor Baku Mutu Air (Y) dipengaruhi oleh faktor Posfat dan Nitrat, sisanya sebesar 33,8 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dapat dijelaskan dalam persamaan. Rasio antara parameter P dan N (P = 0,577 : N = 0,062 = 9,30),  berada diantara 7 sampai 12.  Berarti variabel Posfat dan Nitrat bukanlah sebagai faktor pembatas terjadinya pencemaran. Hasil Perhitungan indeks pencemaran terhadap pareameter P dan N diperoleh nilai sebesar 9,30, masih memenuhi baku mutu untuk beberapa Sub-sub DAS (Riam Kanan, Tabanio, Sungai Naiyan, Sungai Satui, Sungai Kintap, Sebamban dan Sungai Kusan).This study aims to determine the pollution levels of nitrate (N) and phosphate (P) in South Kalimantan Several subzone based method Pollution Index (Kep_MENLH / 115/2003).The results were obtained relationship (r) between the variables Quality Standards (Y1) and variable (X) or Phosphate and Nitrate = 0.792. Calculation of the value of R2-determinant obtained yield was 0.672. This means that 67.2% factor Water Quality Standard (Y) is influenced by factors Phosphate and Nitrate, while the remaining 33.8% is influenced by other variables that can not be explained in the equation. The ratio between the parameter P and N (P = 0.577 N = 0,062 = 9.30), is between 7 to 12. It means that the variable Phosphate and Nitrate is not a limiting factor for contamination. Calculation results of the pollution index pareameter P and N obtained a value of 9.30, still meet quality standards for some sub-sub-basins (Riam Kanan, Tabanio, Naiyan River, River Satui, Kintap River, and the River Sebamban Kusan).
PENDEKATAN METODE SEDIMENT DELIVERY RATIO UNTUK MENGETAHUI TINGKAT KEKRITISAN BEBERAPA SUB DAS DI KALIMANTAN SELATAN DALAM HUBUNGANNYA DENGAN KESESUAIAN PERIKANAN Sumarni, Sumarni; Rahman, Mijani; Rahman, Abdur
Fish Scientiae Vol 4, No 8 (2014): Fish Scientiae, Vol.4 No.8 Desember 2014
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonnesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fs.v4i8.1124

Abstract

Pendekatan Metode Sediment Delivery Ratio adalah salah satu metode untuk dapat menentukan tingkat kekritisan Sub DAS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besaran erosi yang terjadi, Sebaran tingkat kekritisan dan hubungan kadar muatan sedimen dengan kebutuhan perikanan di beberapa Sub DAS Kalimantan Selatan.Hasil analisis kualitas air terhadap total padatan tersuspensi (TSS) menunjukkan bahwa laju sedimentasi (pengendapan) tertinggi terletak pada daerah Sub DAS Sungai Kusan dengan kisaran sekitar 2918,22 ton/hari dan terendah terletak pada daerah Sub DAS Pelaihari dengan kisaran sekitar 0,64 ton/hari. Dengan demikian kandungan TSS yang tidak berpengaruh terhadap kepentingan perikanan terdapat pada Sub DAS Pelaihari dengan nilai TSS sebesar 16 mg/l.Sediment Delivery Ratio Method approach is one method to determine the degree of criticality subzone. The purpose of this study was to determine the amount of erosion that occurs, the critical level of distribution and relationship levels of sediment load to the needs of fisheries in some subzone South Kalimantan.The results of water quality analysis of total suspended solids (TSS) showed that the rate of sedimentation (precipitation) is the highest in Sub-watershed area Kusan with a range of about 2918.22 tons / day and the lowest is subject subzone Pelaihari with a range of about 0.64 tons /day. Thus the content of TSS that do not affect the interests of fisheries are at subzone Pelaihari with TSS value of 16 mg/l.
DAMPAK PENGOPERASIAN ALAT PENANGKAP IKAN TERHADAP SUMBERDAYA IKAN RAWA DANAU BANGKAU THE (IMPACT OF FISHING GEARS TO SUSTAINABILITY OF FISHERIES AT DANAU BANGKAU SWAMP WATERS) Rahman, Mijani
- Vol 2, No 4 (2012): Fish Scientiae, Vol.2 No.4 Desember 2012
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fs.v2i4.1169

Abstract

Secara kualitatif, produksi ikan dari Danau Bangkau dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan, terutama ikan-ikan ekonomis penting. Ikan-ikan yang berukuran layak konsumsi mulai jarang ditemukan dan salah satu penyebabnya diduga karena intensitas penangkapan yang tinggi. Evaluasi dampak pengoperasian alat penangkap terhadap populasi  ikan merupakan langkah awal yang perlu dilakukan untuk menyusun srategi pemanfaatan sumberdaya ikan yang berkesinambungan. Hasil pengukuran terhadap panjang baku dan tingkat kematangan gonada ikan yang tertangkap menunjukan bahwa alat penangkap yang dioperasikan di rawa Danau Bangkau tergolong alat penangkap yang tidak selektif terhadap ukuran ikan yang tertangkap dan berpotensi memutus daur repopulasi ikan (kecuali horizontal gill net). Pembatasan daerah penangkapan, musim penangkapan dan pengaturan zona penangkapan merupakan solusi terbaik agar aktivitas penangkapan dapat memberikan manfaatyang optimal.Base on qualities category, a fish production from Danau Bankau swamp waters in some years later was reducing, especially in commercialize fish,  and one of causing this problem was a high fishing intensity. The evaluasion of fishing gears impact to fish population have been required to made a concept of sustainable fishing strategy. The measurement of standard length and gonad maturity of fish specimens showed all kind of fishing gears that operated in Danau Bangkau swamp waters included a selectiveness fishing geard category (excepted horizontal gill net) and could be broken to repopulation. A regulation of fishing ground, fishing season and fishing zone have a best solution in order to optimize of fishing activity.
PRIMARY AQUATIC PRODUCTIVITY OF FISHPOND IN PALM OIL PLANTATION IN GUNUNG MELATI VILLAGE BATU AMPAR SUBDISTRICT TANAH LAUT REGENCY Adelina, Adelina; Rahman, Mijani; Rahman, Abdur
- Vol 1, No 1 (2017): Volume 7 Nomor 1 Juni 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fs.v1i1.4176

Abstract

This research attempted to find out the level of primary aquatic productivity of fishpond in palm oil plantation in Gunung Melati Village Batu Ampar Subdistrict Tanah Laut Regency and to find out the quality of water based on the abundance of plankton. The measurement of the primary productivity used combination of two oxygen methods, withdrawal of sample of water, and plankton analysis. The result of the measurement was tabulated in form of table and described in form of graphic so that the difference in every observational station would be seen. Data analysis of primary productivity used oxygen measuring methods; those were dark bottle and clear bottle methods. The classification used for fertility level was according to Purnomo, et al, 1993.Result of the measurement showed that station 1 and station 2 had fertility level that belonged to trophic oligotrophic level (less fertile). Index value of plankton diversity t in station 1 and station 2 were ranked not extremely low and belonged to minor contaminated category.
MODEL STORET DAN BEBAN PENCEMARAN UNTUK ANALISIS KUALITAS AIR DI BANTARAN SUNGAI BATU KAMBING, SUNGAI MALI-MALI DAN SUNGAI RIAM KIWA KECAMATAN ARANIO KALIMANTAN SELATAN Mantaya, Satrio; Rahman, Mijani; Yasmi, Zairina
- Vol 6, No 1 (2016): Volume 6 Nomor 1, Juni 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fs.v6i1.1908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pembudidaya ikan kolam terhadap pengembangan kawasan minapolitan di Desa Cindai Alus dan mengalisis faktor faktor yang mempengaruhi terhadap pengembangan kawasan minapolitan seperti pendidikan, pekerjaan, pendapatan, lama usaha, dan penyuluhan terutama penyuluhan perikananan.Penelitian ini menggunakan metode pendekatan survey dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, hal ini karena dalam penelitian ini menggunakan data sampel yang diambil dari populasi. Jenis data yang diperoleh pada penelitian ini merupakan data kuantitatif, pada penelitian ini data kuantitatif adalah data yang diperoleh dari persepsi pembudidaya ikan, masyarakat, faktor-faktor yang mempengaruhi, berupa skor atau data kualitatif yang diangkakan. Analisis data menggunakan skala likert untuk mengetahui persepsi pembudidaya ikan/ masyarakat, yaitu untuk mengukur sikap, pendapatan, dan persepsi seseorang atau kelompok tentang fenomena sosial. Model analisis regresi linier berganda diolah melalui program SPSS digunakan untuk mengestimasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pembudidaya ikan terhadap pengembangan kawasan minapolitan di Desa Cindai Alus Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat pembudidaya ikan kolam terhadap program minapolitan di Desa Cindai Alus Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar yakni Pendidikan, Penghasilan, Lama Usaha, dan Penyuluhan. Hasil Uji-t pendidikan adalah sebesar 3,912 dengan tingkat signifikansi 0,001. Hasil Uji-t penghasilan adalah sebesar 0,189 dengan tingkat signifikansi 0,853. Hasil Uji-t lama usaha adalah sebesar 0,331 dengan tingkat signifikansi 0,745. Hasil Uji-t penyuluhan adalah sebesar 0,318 dengan tingkat signifikansi 0,775.
THE RELATIONSHIP WATER QUALITY STATUS METHODS POLLUTION INDEX WITH ACTIVITIES OF FLOATING NET CAGE IN THE RIAM KANAN DAM Nida, Nida; Rahman, Mijani; Rahman, Abdur
- Vol 1, No 1 (2017): Volume 7 Nomor 1 Juni 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fs.v1i1.4174

Abstract

This study aims to determine the status of water quality in the Riam Kanan Reservoir seen from the physical parameters (Temperature and Brightness) and chemical parameters (pH, DO, Total Phosphate, Nitrate and Ammonia) using Pollution Index (IP) method, knowing trophic level in Riam Kanan reservoir seen from the parameter of Brightness, Total Phosphate and Total Nitrogen and know the influence of floating net cage activity to water quality status of Riam Kanan reservoir.Of the result on measurement of IP method water quality which based on the,  the status of water quality in station 1, 2, and 3 was complied with water quality standard (good condition), either for class I, II, III, or IV. Based on the regulation of the state minister for environment Number 28 Year 2009 was found that the fertility level in station 1, 2, and 3 was in the same trophic status, which was oligotrophic. The value of thit nitrate (X1), total P (X2) and ammonia (X3) either for class I, II, III, or IV was lower than ttabel for significance in 5% or sig/.probability > 0,05 which meant that H0 was accepted; KJA activities did not affect the water quality status of Riam Kanan dam.
PRODUKTIVITAS PRIMER PERAIRAN PANTAI KAWASAN HUTAN MANGROVE DESA PAGATAN BESAR KECAMATAN TAKISUNG KABUPATEN TANAH LAUT PROPINSI KALIMANTAN SELATAN Rahman, Mijani
- Vol 6, No 1 (2016): Volume 6 Nomor 1, Juni 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fs.v6i1.1906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesuburan kawasan pantai dan produktivitas primer perairan kawasan hutan mangrove serta  peranannya dalam mendukung ekosistem perairan.  Kegunaan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai kesuburan suatu perairan berdasarkan indikator produktivitas primer perairan, dan dapat digunakan sebagai informasi dalam perencanaan dan pengelolaan sumberdaya alam akuatik, khususnya kawasan mangrove.  Penelitian ini dilaksanakan Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut.  Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini secara purposive, yaitu ditempat tertentu yang dianggap penting dan dapat mewakili keadaan perairan kawasan hutan mangrove. Jumlah stasiun pengambilan sampel sebanyak 3 tempat.  Stasiun 1 mewakili perairan kawasan hutan mangrove (pasa saat air pasang). Stasiun 2 mewakili perairan pantai berlumpur (pada saat air pasang dan surut), stasiun 3 mewakili perairan muara sungai (pada saat air pasang dan surut).  Masing-masing stasiun dilakukan pengulangan sebanyak 2 kali.  Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan nilai produktivitas primer di perairan kawasan hutan mangrove berkisar antara 147,22 – 513,89 mg C/m3 /hari dan produktivitas primer perkolom air berkisar antara 133,330 – 506,245 mg C/m3 /hari.  Tingkat kesuburan Desa Pagatan Besar termasuk dalam tingkat kesuburan Mesotrofik sampai dengan Eutropik yaitu perairan dengan tingkat kesuburan sedang sampai tinggi.  Kelimpahan Fitoplankton lebih besar dibandingkan zooplankton.  Kelimpahan terbesar pada stasiun 1  (9820 sel/liter) dan terendah pada stasiun 2 (4240 sel/liter). Kelimpahan zooplankton terbesar terdapat pada stasiun 1 (260 individu/liter) dan terendah pada stasiun 3 (120 individu/liter).  Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai lokasi monitoring dan evaluasi untuk mengetahui produktivitas tahunan perairan kawasan hutan mangrove Desa Pagatan Besar.
The Compliance of Ships Crew Toward International Convention Implementation for Controlling of Ballast Water and Sediment from Ships In Offshore Port of Taboneo Sulaiman, A; Hidayat, Achmad Syamsu; Rahman, Mijani; Fauzana, Noor Arida
Journal Omni-Akuatika Vol 14, No 1 (2018): Omni-Akuatika May
Publisher : Fisheries and Marine Science Faculty - Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.254 KB) | DOI: 10.20884/1.oa.2018.14.1.471

Abstract

This study aims to analyze the level of compliance of the ship’s crew toward The BWM Convention. (Ballast Water Management Convetion). This research is kind of qualitative using a research design that relates the independent variables and the dependent variable at the same time. The study was conducted in the Offshore Port of Taboneo with a total sample of 54 respondents. The research data is primary data from interview by using questioner and secondary data obtained from interview and literature study. The results showed that the Compliance of the crew on the ship that has been equipped with Ballast Water Treatment System (BWTS) is 66.67 % of respondents fall into the category approach to obedient and 33.33 % of respondents approach to non-obedient category. So also the compliance of crew on board ship that has not been equipped with BWTS there are as many as 60.61 % of respondents fall into the category approach to obedient and 39.39 % of respondents approach to non-obedient category.