Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Nilai-nilai Fiqih dalam Membangun Karakter Peserta Didik di SD/MI Nasri, Nasri
FONDATIA Vol 2 No 1 (2018): MARET
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.519 KB)

Abstract

The search for thoughts about the education of fiqh, where fiqh inquiry has in essence has a great significance for the continuity of education in the modern era as nowadays. Besides, this research also to be used as an information material for the community of the importance of the meaning of fiqh education for life, especially in order facing modern life that has tendency of waning of values or norms of law in order of life of society also as material of information and documentation for planner and educational designer, Values in Islam contain two categories of meaning seen from normative aspect, that is good and bad. The spiritual values of jurisprudence have a close connection with a day's amaliah especially concerning worship to God. The value of jurisprudence is also a spirit (spirit) to go to the pleasure of Allah. Spiritual fiqih were extracted from two ways namely; Through faith and piety and through worship Building the Islamic character departs from two ways closely related to the basic of akhlaki. The concept of pious faith is the foundation of all activities while the concept of worship centers on an important basic principle that man was created as the holder of the mandate of Allah Almighty. who carries the treatise and exercises His Shari'a.
STUDI TENTANG PENERAPAN STRATEGI GURU PAI DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ISLAM DI MTS AZ ZUHRIYAH HAMZANWADI NW TANJUNG LABUHAN HAJI LOMBOK TIMUR Nasri, Nasri
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 1 No 2 (2013): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Pendidikan agama Islam adalah usaha sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, ajaran agama Islam, di barengi dengan tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antara umat beragama hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan jenis kualitatif, yaitu dalam penelitian kualitatif data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka, melainkan data tersebut berasal dari naskah wawancara, catatan lapangan, dokumen pribadi, cacatan Paparan data dalam bab ini akan menjelaskan data-data yang berhubungan langsung dengan fokus penelitian.memo, dan dokumen resmi lainya Bahwa untuk peningkatan mutu pembelajaran strategi yang dilakukan guru PAI yaitu mengikutkan pelatihan-pelatihan guna untuk meningkatkan potensi mengajar guru PAI, selain itu di MTs Az Zuhriyah Hamzanwadi NW Tanjung dengan mengacu pada kurikulum KTSP, sehingga ini bisa memberikan suatu kebebasan kepada pihak sekolah untuk menciptakan suatu metode pembelajaran yang memuaskan dan membuat para siswa menjadi lebih kreatif Pembelajaran merupakan suatu aktifitas yang di dalamnya terkandung dua kegiatan sekaligus, yakni kegiatan belajar yang dilakukan oleh peserta didik dan kegiatan mengajar yang dilakukan oleh guru. Pembelajaran bukanlah kegiatan yang terjadi secara kebetulan dan tanpa tujuan. Akan tetapi secara sadar telah direncanakan dengan matang untuk menghasilkan tujuan tertentu
Ekologi, Pemanfaatan, dan Sosial Budaya Lontar (Borassus flabellifer Linn.) Sebagai Flora Identitas Sulawesi Selatan Nasri, Nasri; Suryaningsih, Rahma; Kurniawan, Edi
Buletin Eboni Vol 14, No 1 (2017): Info Teknis Eboni
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.389 KB)

Abstract

Lontar atau Borassus flabellifer Linn. merupakan jenis palma yang termasuk tumbuhan Gymnospermae, berkeping biji tunggal (Monocotiledoneae) dari ordo Arecales, keluarga Palmae (Arecaceae), dan genus Borassus. Spesies ini merupakan flora identitas atau simbol flora Provinsi Sulawesi Selatan  yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 1989 tanggal 1 September 1989 tentang Pedoman Penetapan Identitas Flora. Hal-hal yang melatarbelakangi penetapan lontar menjadi flora identitas di Sulawesi Selatan belum diketahui. Suatu kajian literatur perlu dilakukan untuk mengetahui dasar penunjukkannya, baik dari segi ekologi, ekonomi, dan sejarah sosial budaya. Hasil studi menunjukkan bahwa lontar yang terdapat di Indonesia adalah Borassus sundaicus, sedangkan Borassus flabellifer sebagai tumbuhan introduksi dari India. Spesies lontar Borassus flabellifer sebagai flora identitas Provinsi Sulawesi Selatan adalah spesies yang diintroduksi masuk ke Sulawesi, yang berarti bahwa secara ekologi spesies lontar yang terdapat di Sulawesi Selatan tersebut bukanlah spesies asli (native) melainkan spesies yang diintroduksi. Tidak hanya di Sulawesi Selatan, pada beberapa daerah di Indonesia maupun di dunia dimana ditemukan dan ditumbuhi oleh lontar, pemanfaatan dari bagian-bagian lontar (daun, malai bunga, buah, batang) hampir sama. Jenis lontar dijadikan sebagai flora identitas Sulawesi Selatan, dikarenakan dari segi sosial budaya keaksarahannya sebagai huruf penulisan lontaraq yang dipergunakan di dalam bahasa sehari-hari di Sulawesi Selatan. Namun dikarenakan jenis lontar Borassus flabellifer tersebut merupakan spesies tumbuhan yang diintroduksi dan bukan sebagai spesies flora nusantara, sehingga spesies tersebut harusnya tidak dijadikan sebagai flora identitas.
PENERAPAN MODEL PENEMUAN TERBIMBING DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VIII MTsN SIGLI PADA KONSEP CAHAYA DAN MATA Nasri, Nasri; Khaldun, Ibnu; Mursal, Mursal
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Program Pascasarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.65 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing pada materi cahaya dan mata terhadap peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa MTsN Sigli. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental desighn, dengan desain penelitian one group pretest posttest design.  Populasi   pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTsN Sigli  Tahun Pelajaran 2013/2014. Pengambilan sampel dilakukan secara pasti melalui teknik purposive sampling satu kelas. Dari hasil uji kolmogorov-smirnov dengan menggunakan SPSS 17 diperoleh bahwa sabjek penelitian terdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan hasil uji-t Paired Samples Test diperoleh thitung -14.26, sedangkan untuk ttabel pada taraf signifikan α = 5% (0,05) dengan derajat kebebasan (df) n-1 atau 34-1 = 33. Pengujian 2 sisi ( signifikansi = 0,025) hasil  diperoleh  untuk ttabel  pada 2,042  dengan  taraf  signifikan  0,025.    Didapatkan  hasil –thitung -ttabel  (-14,26 -2,042) maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran penemuan terbimbing dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa pada konsep cahaya dan mata di kelas VIII MTsN Sigli.
Efektifitas Berkumur dengan Larutan Teh Rosella dalam Menghambat Plak Gigi Serta Mempercepat Penyembuhan Gingivitis Pasca Scaling Nasri, Nasri; Imran, Herry
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 2, No 1 (2017): AcTion Vol 2 No 1 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.642 KB) | DOI: 10.30867/action.v2i1.32

Abstract

Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) is an ornamental plant flower petals were thick belonging to the hibiscus family or Malvaceae. Rosella flower contains polyphenols which are useful as an antibacterial. Polyphenols appear to function as an antibacterial in a way denature bacterial cell proteins. Gingivitis is an inflammation of the gingiva caused by microorganisms attached to the tooth surface. The purpose of this study to determine the effect of rinsing with roselle tea to speed healing of gingivitis pas casketing. The analytical method used is paired samples t-test for comparative analysis of pre-test and post-test in each test group and independent sample t-test for comparative analysis of treatment group and the control group with a total sample of 120 people. Gargling with tea treatment group and the control group rosella gargle with salt water. Rinsing is done in the morning and evening for five days. The research instrument used was Loe gingival index and Silliness 1963. The results showed that a decline in gingival inflammation plaque score well in the treatment group or the control group. There is a significant difference between the treatment group and control group (p <0.05). It can be concluded that gargling with tea rosella more effectively inhibit the formation of plaque and gingivitis accelerate the healing of post-scaling.Keywords:   Gingivitis, a plaque, the RosellaBunga   rosella   (Hibiscus   sabdariffa   L.)   merupakan   tanaman   hias berkelopak bunga tebal yang tergolong pada keluarga kembang sepatu atau Malviceae. Bunga rosella mengandung polifenol yang berkhasiat sebagai antibakteri. Polifenol  berfungsi  sebagai antibakteri dengan  cara mendenaturasi protein   sel   bakteri.   Gingivitis   merupakan   peradangan pada gingiva yang disebabkan oleh mikroorganisme yang melekat pada permukaan gigi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh berkumur dengan teh rosella terhadap kecepatan penyembuhan gingivitis pascaskeling. Metode analisis yang digunakan adalah uji paired sample t-test untuk analisis perbandingan pre test dan post test pada masing-masing kelompok dan uji independent sample t-test untuk analisis perbandingan kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan jumlah sampel sebanyak 120 orang. Kelompok perlakuan berkumur dengan teh rosella dan kelompok kontrol berkumur dengan air garam. Berkumur dilakukan pada pagi dan malam hari selama lima hari. Instrumen penelitian yang digunakan adalah indeks gingiva Loe dan Sillness 1963. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan  peradangan gingiva skor plak baik pada kelompok perlakuan maupun kelompok kontrol. Terdapat perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa berkumur dengan teh rosella lebih efektif menghambat pembentukan plak dan mempercepat penyembuhan gingivitis pasca scaling.Kata kunci: Gingivitas, plak, rosella
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Metode Cooperative Learning pada Mata Pelajaran IPS di SDN 3 Teros Nasri, Nasri
FONDATIA Vol 1 No 2 (2017): SEPTEMBER
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.531 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan prestasi&nbsp;hasil belajar siswa dengan penerapan metode cooperatif learning. Penelitian&nbsp;tindakan kelas ini dilakukan karena dalam proses pembelajaran masih&nbsp;ditemukan masalah atau hambatan terhadap guru maupun siswa yang&nbsp;melaksanakan kegiatan pembelajaran. Penelitian tindakan kelas ini terdiri&nbsp;dari dua siklus yaitu siklus pertama dan siklus ke dua, dimana dalam&nbsp;setiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan,&nbsp;obsevasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksaanakan pada siswa kelas V SD&nbsp;Negeri No.3 Teros pada semester ke dua tahun pelajaran 2016/2017.&nbsp;Pengumpulan data pada siklus satu dan siklus dua menggunakan tes&nbsp;subyektif atau pilihan ganda yang dibuktikan dengan analisis serta hasil&nbsp;dari observasi yang membantu peneliti dalam proses belajar mengajar.&nbsp;Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi hasil belajar siswa,&nbsp;hasil penelitian menunjukkan mengalami peningkatan sebesar 37%. Hasil&nbsp;belajar siswa rata-rata mencapai 62 menjadi 89 hasil ini mengalami&nbsp;peningkatan sebesar 27%.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, DISIPLIN KERJA, DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KINERJA PADA KARYAWAN Nasri, nasri
JURNAL EKOBIS DEWANTARA Vol 2 No 2 (2019): JURNAL EKOBIS DEWANTARA
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UST

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26460/ed_en.v2i2.1174

Abstract

INTISARI Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan, pengaruh displin kerja terhadap kinerja karyawan, pengaruh komunikasi interpersonal terhadap kinerja karyawan, pengaruh budaya organisasi, displin kerja dan komunikasi interpersonal secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan “PT Adidaya Bima Perkasa”. Sampel penelitian adalah 56 karyawan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kuisoner. Teknik analisis data yang dipergunakan adalah teknik regresi yang didukung dengan, uji T, uji analisis jalur (path analysis) dan uji asumsi klasik dengan bantuan aplikasi SPSS 20.00 for windows. Hasil analisis data menunjukkan Adanya pengaruh positif dan signifikan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Adanya pengaruh positif dan signifikan displin kerja terhadap kinerja karyawan. Ada pengaruh positif dan signifikan komunikasi terhadap kinerja karyawan. Dan Ada pengaruh positif dan signifikan budaya organisasi, displin kerja, komunikasi interpersonal secara simultan terhadap kinerja karyawan PT Adidaya Bima Perkasa Yogyakarta. Kata Kunci : Budaya Organisasi, Displin Kerja, Komunikasi Interpersonal Dan Kinerja.
Studi pada Pengendalian Mutu Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Labuhan Haji Lombok Timur Nasri, Nasri
ISLAMIKA Vol 1 No 1 (2019): JANUARI
Publisher : Pendidikan Agama Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/islamika.v1i1.152

Abstract

None component of success in the world of education is the presence of teaching staff called teachers. The formation of religious values ​​or religusitas is highly prioritized to increase the moral values ​​and attitudes of students. So that the strategy to control the quality of Islamic education can be seen in the class control process developed by the quality development team.&nbsp;School accountability is required to have accountability both to the community and the government. This is a combination of commitment to the standards of success and expectations or demands of parents and the community.&nbsp;This accountability aims to ensure that public funds in supporting educational activities can be used in accordance with predetermined policies in order to improve the quality of education and if possible to provide information about what has been done. For that the school must provide accountability reports and communicate it to parents and the government, and carry out a comprehensive review of the implementation of the school's priority programs in Quality improvement. Islamic religious education is a structured effort to form human beings who have character in accordance with the consequences as a Muslim.
Sains Sebagai Perluasan dari Islam Nasri, Nasri
ISLAMIKA Vol 1 No 2 (2019): JULI
Publisher : Pendidikan Agama Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/islamika.v1i2.210

Abstract

Islam is a religion based on submission (Taslim) towards the will of God Almighty, Allah SWT. And based on the knowledge of His oneness. Islam is the last religion. The prophet of Islam is Khatam Al-Anbiya (Closing of the Prophets) and fourteen centuries of human history have recognized the validity of Islam as the last religion.&nbsp;The relationship between the Qur'an and science is a priori surprising, especially if it becomes a harmony and not a contradiction. The confrontation between religious books and scullary ideas proclaimed by science, perhaps in the eyes of people is now a paradox.
PERBEDAAN INDEKS DEBRIS SEBELUM DAN SETELAH MENYIKAT GIGI DENGAN POSISI LAP TO LAP PADA ANAK USIA 2-3 TAHUN DI PAUD AL JANNAH Niakurniawati, Niakurniawati; Imran, Herry; Nasri, Nasri
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : WAHANA RISET KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.353 KB)

Abstract

Karies merupakan masalah utama dalam kesehatan gigi mulut dan tingginya tingkat akumulasi plak merupakan factor prediposisi terjadinya karies gigi. Akumulasi debris dapat dikendalikan dengan menyikat gigi merupakan metode pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut yang efektif dan sering digunakan dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan indeks debris sebelum dan setelah menyikat gigi dengan posisi lap to lap pada usia 2-3 tahun. Jenis penelitian eksperimental semu dengan pengambilan subjek dilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian terdapat perbedaan indeks debris sebelum dan setelah menyikat gigi dengan posisi lap to lap pada anak usia 2-3 tahun di PAUD Al Jannah Banda Aceh. Hal ini berarti menyikat gigi dengan posisi lap to lap secara signifikan dapat menyebabkan penurunan indeks debris pada anak yang berusia 2-3 tahun. Indeks debris sebelum menyikat gigi dengan posisi lap to lap pada anak usia 2-3 tahun di PAUD Al Jannah Banda Aceh masuk dalam kategori sedang dengan skor plak 1,9 dan Indeks debris setelah menyikat gigi dengan posisi lap to lap pada anak usia 2-3 tahun di PAUD Al Jannah Banda Aceh masuk dalam kategori baik dengan skor debris 0,2. Diharapkan menyikat gigi dengan posisi lap to lap dapat diperkenalkan kepada masyarakan luas melalui sosialisasi dibidang kesehatan (promotif), guna menambah pengetahuan orangtua tentang kesehatan gigi anak dan meningkatkan kepedulian orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut anak. Kata kunci: Menyikat gigi, Lap to Lap