Andri Yulianto, Andri
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENGARUH JALAN LINGKAR LUAR TERHADAP PERKEMBANGAN WILAYAH DI KOTA PALANGKARAYA DI TINJAU DARI TATA GUNA TANAH Yulianto, Andri; ., Pratikso; Wibowo, Kartono
Prosiding Seminar Nasional Inovasi Dalam Pengembangan SmartCity Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Inovasi Dalam Pengembangan SmartCity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan kota mempunyai tujuan untuk keselarasan sosial dan ekonomi bagi kepentingan publik dan pribadi. Perencanaan kota yang baik, mengalokasikan sumber daya lahan dengan efisien. Keterpaduan rencana pembangunan jalan lingkar luar terhadap tata guna lahan pada koridor penataan ruang Kota Palangka Raya dapat memberikan manfaat, terciptanya sistem transportasi dan jaringan infrastruktur sebagai prasyarat utama yang harus diperhatikan.Tujuan penelitian ini untuk Mengidentifikasi potensi, kendala dan pengembangan wilayah untuk mendorong perkembangan Kawasan Jalan lingkar luar ditinjau dari Tata Guna Tanah dan Merencanakan pengembangan Pemetaan lahan di Kawasan Jalan Lingkar luar dalam kaitannya dengan keberadaan jalan lintas selatan poros Kalimantan ditinjau dari Tata Guna tanah. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian korelasional. Penelitian korelasional merupakan tipe penelitian dengan karakteristik masalah berupa hubungan korelasional antara dua variable atau lebih. Populasi dari penelitian ini adalah penduduk yang tinggal dan menetap di Kota Palangkaraya dengan jumlah populasi penduduk 252.102 jiwa dengan sampel sebanyak 100 responden. Analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi dengan bantuan SPSS v.20.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa faktor-faktor wilayah yang mempengaruhi pembangunan jalan lingkar luar pada ruas jalan Simpang Runtu-Kujan adalah variabel fisik, sosial, ekonomi dan aksesibilitas. Besarnya nilai koefisien regresi masing-masing variable yaitu variabel fisik sebesar 0,127, variabel sosial sebesar 0,231, variabel ekonomi sebesar 0,325, dan variabel aksesibilitas sebesar 0,284.. Sedangkan variabel yang paling berpengaruh terhadap pembangunan jalan lingkar luar pada ruas jalan Simpang Runtu-Kujan adalah adalah variabel ekonomi dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,325. Kata kunci: Pembangunan Jalan,Pengaruh fisik sosial ekonomi, Uji Statistik
PENGARUH SENAM DIABETES MELLITUS TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA WANITA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DI PERSADIA RSUD PRINGSEWU TAHUN 2016 Yulianto, Andri
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 2, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.048 KB)

Abstract

Pada penderita diabetes mellitus responden terbanyak adalah wanita karena dipicu oleh adanya persentase timbunan lemak pada wanita lebih besar dibandingkan dengan laki-laki yang dapat menurunkan sensitifitas terhadap kerja insulin pada otot dan hati. Oleh karena itu perlu adanya penatalaksanaan untuk penyakit diabetes mellitus salah satunya dengan senam diabetes mellitus untuk menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh senam diabetes mellitus terhadap penurunan kadar glukosa darah pada wanita penderita diabetes mellitus tipe 2 di PERSADIA RSUD Pringsewu Tahun 2016. Desain penelitian Quasy Eksperiment dengan model Pre test and Post test Non-equivalent Group kontrol pada 44 responden, 22 pada kelompok intervensi dan 22 pada kelompok kontrol yang memenuhi kriteria inklusi diperoleh secara purposive sampling. Hasil analisis menggunakan uji paired-t test terdapat pengaruh yang bermakna glukosa darah pada wanita penderita diabetes mellitus sesudah diberikan senam diabetes pada kelompok intervensi dengan nilai P-value 0,000 dimana P-value < 0,05. Hal ini menunjukan bahwa senam diabetes mellitus dapat menurunkan kadar glukosa darah pada wanita penderita diabetes mellitus tipe 2. Diharapkan bagi layanan kesehatan untuk menjadikan kegiatan senam diabetes mellitus sebagai intervensi menurunkan kadar glukosa darah agar tidak terjadi komplikasi. 
RUMAH SEHAT DENGAN KEKAMBUHAN PADA PENDERITA ASMA Yulianto, Andri
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.867 KB)

Abstract

Salah satu penyakit yang menjadi masalah kesehatan secara global didunia adalah asma. Di Provinsi Lampung tahun 2011 angka prevalensi penyakit asma 85% dengan kesembuhan/Cure Rate 59,64%. Kabupaten Lampung Utara merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Lampung dengan jumlah penduduk 616.194 jiwa. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya kekambuhan asma adalah kondisi rumah yang tidak sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan rumah sehat dengan kekambuhan pada penderita Asma di Wilayah Kerja Puskesmas Cempaka Kecamatan Sungkai Jaya Kabupaten Lampung Utara Tahun 2012. Jenis penelitian yang digunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini penderita asma sebesar 110 orang, sampel didapat 53 orang, pengambilan sampel menggunakan random sampling metode lottre. Analisis penelitian menggunakan chi square.  Hasil uji statistik univariat didapat responden dengan kategori rumah sehat tidak memenuhi syarat sebesar 32 orang (60,4%), responden dengan kategori mengalami kekambuhan asma sebanyak 35 orang (66,0%). Hasil uji statistik chi square diperoleh ada hubungan yang bermakna antara rumah sehat dengan kekambuhan pada penderita Asma (p value < dari ά, 0,046 < 0,05). Diharapkan bagi petugas kesehatan di Puskesmas Cempaka untuk trus mensosialisasikan kriteria rumah sehat yang memenuhi syarat dan memodifikasi rumah yang telah ada secara terperinci dan jelas untuk menghindari terjadinya kekambuhan pada penderita asma. Kata kunci: Rumah sehat, Kekambuhan Asma. 
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KADAR KOLESTEROL PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI Pribadi, Teguh; Elsanti, Devita; Yulianto, Andri
MALAHAYATI INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND HEALTH SCIENCE Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.473 KB) | DOI: 10.33024/minh.v1i1.850

Abstract

Obesitas adalah Akumulasi lemak secara berlebihan atau abnormal dalam tubuh sehingga dapat mengganggu kesehatan. Obesitas yang menetap dapat menyebabkan terjadinya gangguan sistem metabolik berupa hiperkolesterol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan obesitas dengan kadar kolesterol pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati. Metodologi : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan studi case control yaitu membandingkan kelompok kasus dan kelompok kontrol yang dilakukan secara bersama-sama atau sekaligus. Subjek pada penelitian ini adalah Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati. Sampel yang didapat berjumlah 50 sampel yaitu 25 sampel kasus (mahasiswa obesitas) dan 25 sampel kontrol (mahasiswa tidak obesitas),Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Variabel penelitian ini adalah obesitas sebagai variabel bebas (independent) dan nilai kadar Kolesterol sebagai variabel terikat (dependent). Data di analisa dengan continuity correction. Hasil : Hasil uji statistik menggunakan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95%, maka didapatkan nilai p = 1,000. Ini berarti bahwa nilai p > α (0,05). dengan OR sebesar 1,042 Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara obesitas dengan kadar kolesterol dan responden obesitas beresiko untuk mengalami peningkatan kadar kolesterol yang tinggi sebesar 1 kali dibandingkan dengan yang tidak obesitas.
MEKANISME KOPING DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK PRE HEMODEALISA Yulianto, Andri; Wahyudi, Yuyun; Marlinda, Marlinda
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 4, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.306 KB)

Abstract

Hemodialisa menimbulkan dampak depresi terhadap pasien yang menderita GGK. Kejadian GGK di dunia menurut End-Stage Renal Disease (ESDR) di perkirakan prevalensinya mengalami peningkatan tiap tahunnya sebesar 6 % dan di Indonesia menurut Riskesdas Tahun 2015 sebesar 0,2 % dari penduduk Indonesia. Salah satu upaya untuk mengendalikan tingkat depresi tersebut adalah mekanisme koping yang tepat. Tujuan penelitian adalah diketahuinya hubungan mekanisme koping dengan tingkat depresi pada Pasien GGK pre hemodialisa. Desain penelitian ini menggunakan desain studi korelasi (correlation study) dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien GGK yang disarankan untuk melakukan hemodialisa dengan jumlah sampel 40 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah Accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan mekanisme koping pasien pre hemodialisa sebagian besar dalam kategori maladaptif, tingkat depresi responden sebagian besar dalam kategori sedang. Uji Statistik yang digunakan uji Chi Square. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai p-value = 0,000 (<0,05).Ada hubungan bermakna antara mekanisme koping dengan tingkat depresi pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Penyakit Dalam. Saran melaksanakan asuhan keperawatan dan memberikan pelayanan pada pasien dengan memberikan edukasi kesehatan berupa pendidikan kesehatan disertai dengan pembagian leaflet sehingga pasien dapat membaca kembali apa yang disampaikan oleh petugas medis dengan demikian diharapkan dapat menurunkan tingkat depresi ketika akan menjalani hemodialisa
Penerapan Terapi Bermain Puzzle Pada Anak Pra Sekolah Dengan Kejang Demam Untuk Mengurangi Kecemasan -, Yusnita; Yulianto, Andri; -, Tiara; Arlita, Dika
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 8 No 1 (2020): JKPBL Vol VIII No. 1 2020
Publisher : LPPM Sikes Panca Bhakti Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.064 KB) | DOI: 10.47218/jkpbl.v8i1.76

Abstract

In Indonesia, the incidence of fever convulsions in the amount of percentage that is well balanced with other countries is reaching 3-4%. Fever seizure in 2016 as many as 167 children and in 2017 as much as 155 ana (record Medical Hospital RSUD Dr. Hi. Abdul Moeloek, 2017). Sick children will experience stress and anxiety. The study aims to determine the application of the pre-school puzzle play therapy to reduce the anxiety of fevering fever in the natural spaces of Dr. Hi District General Hospital. Abdul Moeloek Provnsi Lampung Year 2019.The design used in the study was a case study. The participants used are 2 patients aged 1-5 years old with a diagnosis of fever seizures. The Instrument used in this study is the HRS-A-scale anxiety observation sheet and Puzzle image consisting of 6 parts. The results of the study, on the 3rd day of both patients experienced a decrease in anxiety levels, in patients 1 before being given the therapy play an anxiety scale 8 and patient 2 scale anxiety 7. Both patients experienced the same decline of 4 on the third day. It is expected that nurses can give play therapy especially playing puzzles on pre school children to reduce anxiety.
Personal Hygiene Yang Buruk Meningkatkan Kejadian Pediculosis Capitis Pada Santri Santriwati Di Pondok Pesantren Pringgayuda, Fitra; Putri, Gita Anggelia; Yulianto, Andri
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 6, No 1 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v6i1.7235

Abstract

Objective:  This study aims to determine the relationship between hygiene and the incidence of pediculosis capitis among female students in Islamic boarding schools. Methods: This article used analytic observational with crossectional approach. The samples used 89 female students in  Islamic boarding schools  Miftahul Falah Banyu Mas Pringsewu Lampung.  Data collection using a questionnaire instrument that has been validated and reliabilitis. statistical test using the chi square test.Results: :The result shows respondent characteristics based on age is most respondents aged 12 years (23.8%) and based on class levels most were in 7th grade. Most respondents did not do good personal hygiene (65%). Most of the respondents have experienced pediculosis capitis (67.5%). There is a relationship between personal hygiene with the incidence of pediculosis capitis in Miftahul Falah Islamic Boarding School Banyumas Pringsewu Lampung in 2020 with p value = 0,000; OR= 19,167 (5,881-62,471)Conclusion:  Poor personal hygiene can increase the incidence of pediculosis capitis in students in Miftahul Falah Islamic Boarding School
Disiplin kerja, etos kerja dan kesempatan berprestasi dengan produktivitas kerja perawat rumah sakit Riyanti, Riyanti; Yulianto, Andri
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 14, No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v14i3.1618

Abstract

Hospital nurses’  job performance: Discipline, ethos at work and opportunity to reach a great accomplishmentBackground: Hospitals as health care institutions must be able to provide quality and quality services in terms of good service to patients. Based on observations made by researchers from January 2 to 10 2019. Based on the results of interviews with 10 patients in the hospital found out of 10 people as many as 7 people (70%) stated that the services of health workers were not fast, of 10 people as many as 5 people stated officers arrive late when needed.Purpose: knowing corelation of a work discipline, ethos at work, and opportunities for personal achievement among hospital nurses.Method: Observational analytic research design with cross sectional method. This research was conducted in May in Zainal Abidin Pagar Alam Hospital, Way Kanan. The object of this research is work discipline, work ethic and opportunity to perform as independent variables and work productivity as the dependent variable. The subject of this research is nurses as permanent employees and contracts. Collecting data with a questionnaire. Data analysis was univariate and bivariate (chi square).Results : based on the results of the study it is known that most of the respondents with good work productivity as much as 38 (56.7%) respondents, good work discipline as many as 36 (53.7%) respondents, good achievement opportunities as many as 37 (55.2%) respondents and work ethic both 42 (62.9%) respondents. There is a relationship between work discipline and nurse work productivity (p-value = 0,000 OR 14,375). There is a relationship of opportunity for achievement with nurse work productivity (p-value = 0,000 OR 11,786). There is a relationship between work ethic and nurse work productivity (p-value = 0.004 OR 5.313).Conclusion: There was corelation of a work discipline, ethos at work, and opportunities for personal achievement among hospital nurses. Suggestions for hospitals Determination of work schedules according to the percentage of time used will likely prevent waste and work will be effective and efficient.Keywords: Hospital nurses; Job performance; Discipline; Ethos; Opportunity; AccomplishmentPendahuluan: Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan harus mampu memberikan pelayanan yang bermutu dan berkualitas dari segi pelayanan yang baik kepada pasien. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan oleh peneliti dari tanggal 2 – 10 Januari 2019. Berdasarkan hasil wawancara dengan 10 pasien  di Rumah Sakit didapati dari 10 orang sebanyak 7 orang (70%) menyatakan pelayanan petugas kesehatan yang kurang cepat, dari 10 orang sebanyak 5 orang menyatakan petugas datang terlambat saat dibutuhkan. Tujuan: Diketahui hubungan kedisiplinan kerja, etos kerja dan kesempatan berprestasi dengan produktivias kerja perawat.Metode: Desain penelitian analitik observasional dengan metode cross sectional. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Mei 2019.  disiplin kerja, etos kerja dan kesempatan berprestasi sebagai variabel bebas dan produktivitas kerja sebagai variabel terikat. Subjek penelitian ini perawat sebagai karyawan tetap maupun kontrak. Pengumpulan data dengan kuesioner. Analisis data secara univariat dan bivariat (chi square).Hasil: berdasarkan hasil penelitian diketahui sebagian besar dari responden dengan produktivitas kerja baik sebanyak 38 (56,7%) responden, disiplin kerja baik sebanyak 36 (53,7%) responden, kesempatan berprestasi baik sebanyak 37 (55,2%) responden dan etos kerja baik sebanyak 42 (62,9%) responden. Ada hubungan disiplin kerja dengan produktivitas kerja perawat (p-value = 0,000 OR 14,375). Ada hubungan kesempatan berprestasi dengan produktivitas kerja perawat ( p-value = 0,000 OR 11,786). Ada hubungan etos kerja dengan produktivitas kerja perawat (p-value = 0,004 OR 5,313).Simpulan: Ada hubungan kesempatan berprestasi dengan produktivitas kerja perawat. Ada hubungan etos kerja dengan produktivitas kerja perawat. Saran bagi rumah sakit Penetapan jadwal pekerjaan menurut prosentase waktu yang digunakan kemungkinan akan mencegah terjadinya pemborosan dan pekerjaan akan menjadi efektif dan efisien.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI BENIGN PROSTATE HYPERPLASIA Pringgayuda, Fitra; Yulianto, Andri; Safirwansyah, Agus
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 8 No 2 (2020): JKPBL Vol VIII No.2 2020
Publisher : LPPM Sikes Panca Bhakti Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v8i2.90

Abstract

ABSTRAK Tingkat kecemasan merupakan gangguan alam perasaan yang ditandai dengan perasaan ketakutan atau kekhawatiran yang mendalam dan berkelanjutan, tetapi tidak mengalami gangguan dalam menilai realitas dan kecemasan tersebut sangat berhubungan dengan komunikasi terapeutik. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi BPH di rumah sakit Mitra Husada tahun 2020. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien pre operasi BPH Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu Lampung sebanyak 60 orang dengan tehnik total sampling. Hasil uji statistik chi square didapat nilai p value = 0,00 (0,00<0,05), hal ini menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan. Disarankan kepada perawat untuk selalu mengaplikasikan komunikasi terapeutik dengan baik kususnya kepada pasien yang akan menjalani operasi BPH di rumah sakit Mitra Husada Pringsewu. Kata kunci : komunikasi terapeutik, tingkat kecemasan
BERMAIN (PUZZLE) TERHADAP KECEMASAN ANAK USIA PRASEKOLAH YANG MENGALAMI HOSPITALISASI Yulianto, Andri; Idayati, Idayati; Sari, Senja Atika
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 6, No 1 (2021): Juli 2021
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v6i1.172

Abstract

Hospitalisasi merupakan bagian yang dimana anak harus beradaptas dengan lingkungan yang baru, mengurangi perpisahan dengan keluarga, nyeri ditubuh akibat dari traumatic. Hal ini dapat mengakibatkan anak menjadi ketkutan, merasa terancam, gelisah dan cemas. Penelitian ini bertujuan untuk diketahui pengaruh terapi bermain (puzzle) terhadap kecemasan anak usia prasekolah (4-6 tahun) yang mengalami hospitalisasi di ruang anak RSUD Pringsewu. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional rancangan penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah anak yang berusia 4- 6 tahun yang dirawat di ruang anak RSUD Pringsewu dengan jumlah populasi 16 responden,Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Instrument  yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan lembar SOP Terapi Bermain. Hasil penelitian menunjukkan diketahui mean tingkat kecemasan akibat hospitaliisasi pada anak usia prasekolah  sebelum pemberian intervensi 20,94 dengan tingkat kecemasan minimal 16 dan maximal 26 poin. Dan diketahui mean tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah  setelah pemberian intervensi 13,38 dengan tingkat kecemasan minimal 8 dan maximal 19 poin. Sehingga hasil analisis uji bivariat pada r tabel 12,638 dan r hitung 1,746 . Selanjutnya berdasarkan hasil uji statistik didapatkan p-value = 0,000 (p-value < α = 0,05) yang berarti ada pengaruh terapi bermain terhadap tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah di ruang anak. Saran menyediakan suatu ruangan bermain anak  disertai Standar Operasional Pelaksanaan tindakan yang akan dilakukan sehingga dapat meningkatkan keterampilan petugas dalam melaksanakan asuhan / pelayanan kepada pasien.