Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH MEDIA ARTIKEL TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X SMA NEGERI 19 PALEMBANG Listini, Listini
Jurnal Bindo Sastra Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Bindo Sastra Volume 2 Nomer 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini apakah media artikel berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas X SMA Negeri 19 Palembang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimensemu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 19 Palembang sebanyak 435 siswa. Sedangkan, pengambilan sampel peneliti menggunakan sampel kelompok atau sampel kelas(Cluster Sample). Sehingga, terpilihnya kelas X MIPA 4 yang berjumlah 40 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas X MIPA 1 yang berjumlah 40 siswa sebagai kelas eksperimen. Data yang dikumpulkan melaluites menulis teks eksposisi, angket untuk siswa, dan wawancara untuk guru. Hasil dari penelitian adalah pada kelas eksperimen (kelas X MIPA 1) nilai tertinggi adalah 90, nilai tengahnya 80, nilai terendahadalah 63, dan nilai rata-rata yang dicapai 75,1 dengan deviasi tes siswa kelas eksperimen (?x2) adalah 1374. Sedangkan pada kelas kontrol (kelas MIPA 4) nilai tertinggi adalah 77 nilai tengahnya 65, nilaiterendah adalah 50, dan nilai rata-rata yang dicapai 64,8dengan deviasi tes siswa kelas kontrol (?y2)adalah 1398. Kesimpulan penelitian ini adalah media artikel berpengaruh dalam pembelajaranketerampilan menulis teks eksposisi siswa kelas X SMA Negeri 19 Palembang. Pengaruh ini terbukti bahwa uji hipotesis t0lebih besar dari pada “t tabel” pada taraf signifikan 0,05% yaitu 7,68 >1,665, denganDK (Derajat Kebebasan) 78. Hipotesis yang dikemukakan yaitu, media artikel dalam keterampilan menulis teks eksposisi siswa SMA Negeri 19 Palembang terbukti kebenarannya. Berdasarkan jawabanangket siswa ketersediaan buku pelajaran tentang menulis teks eksposisi kurang lengkap.Guru bahasa Indonesia, berpendapat bahwa siswa mengalami sedikit kesulitan dalam memahami materi menulis tekseksposisi. Saran peneliti, Penelitian ini diharapkan bermanfaat dalam pengajaran, dan dapat dijadikan salah satu sarana yang menunjang untuk meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dan menjadimotivasi bagi guru untuk mampu berinovasi dalam menggunakan media pembelajaran yang menarik terutama dalam pengajaran bahasa Indonesia.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SINEKTIK SISWA KELAS VII SMP SANDIKA SUKAJADI Listini, Listini; Saraswati, Saraswati
Jurnal Bindo Sastra Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Bindo Sastra Volume 1 Nomer 1 Tahun 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kreativitas siswa dalam menuangkan ide ke dalam bentuktulisan karena model pembelajaran yang digunakan tidak dapat mengembangkan motivasi-motivasi siswadalam mengembangkan dan mengekspresikan perasaannya. Penelitian ini bertujuan meningkatkankemampuan menulis cerpen siswa kelas VII SMP Sandika Sukajadi dengan menggunakan modelPembelajaran Sinektik. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilaksanakandalam tiga siklus dengan mengikuti prosedur penelitian tindakan yaitu perencanaan, pelaksanaan,pengamatan, refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah (1) tes, (2) observasi. Subjekdalam penelitian adalah siswa kelas VII 3 SMP Sandika Sukajadi dengan jumlah siswa 33 orang, terdiridari 16 laki-laki dan 17 perempuan. Hasil penelitian ini membuktikan peningkatan kemampuan menuliscerpen siswa kelas VII 3 SMP SANDIKA Sukajadi. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari nilai tes rataratasiswa pada prasiklus yaitu 66,2 dengan klasikal ketuntasan belajar siswa sebesar 57,5%. Pada tessiklus I nilai rata-rata yang diperoleh siswa 70,1 dengan klasikal ketuntasan belajar siswa sebesar 63,6%.Pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh siswa 74,7 dengan klasikal ketuntasan dalam belajar sebesar84,8%, hanya 5 orang yang belum mencapai KKM 70. Berdasarkan temuan di atas, kesimpulan penelitianini adalah model pembelajaran sinektik telah terbukti dapat meningkatkan kemampuan menulis cerpensiswa kelas VII 3 SMP SANDIKA Sukajadi. Oleh karena itu, disarankan pada sekolah agar menerapkanmodel pembelajaran sinektik, karena dapat meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa. Dengandemikian, akan meningkatkan kepercayaan masyarakat sekitar terhadap kualitas yang dimiliki olehsekolah.
PENGARUH MEDIA ARTIKEL TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X SMA NEGERI 19 PALEMBANG Listini, Listini
Jurnal Bindo Sastra Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Bindo Sastra Volume 2 Nomer 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbs.v2i1.920

Abstract

Masalah dalam penelitian ini apakah media artikel berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas X SMA Negeri 19 Palembang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimensemu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 19 Palembang sebanyak 435 siswa. Sedangkan, pengambilan sampel peneliti menggunakan sampel kelompok atau sampel kelas(Cluster Sample). Sehingga, terpilihnya kelas X MIPA 4 yang berjumlah 40 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas X MIPA 1 yang berjumlah 40 siswa sebagai kelas eksperimen. Data yang dikumpulkan melaluites menulis teks eksposisi, angket untuk siswa, dan wawancara untuk guru. Hasil dari penelitian adalah pada kelas eksperimen (kelas X MIPA 1) nilai tertinggi adalah 90, nilai tengahnya 80, nilai terendahadalah 63, dan nilai rata-rata yang dicapai 75,1 dengan deviasi tes siswa kelas eksperimen (?x2) adalah 1374. Sedangkan pada kelas kontrol (kelas MIPA 4) nilai tertinggi adalah 77 nilai tengahnya 65, nilaiterendah adalah 50, dan nilai rata-rata yang dicapai 64,8dengan deviasi tes siswa kelas kontrol (?y2)adalah 1398. Kesimpulan penelitian ini adalah media artikel berpengaruh dalam pembelajaranketerampilan menulis teks eksposisi siswa kelas X SMA Negeri 19 Palembang. Pengaruh ini terbukti bahwa uji hipotesis t0lebih besar dari pada “t tabel” pada taraf signifikan 0,05% yaitu 7,68 >1,665, denganDK (Derajat Kebebasan) 78. Hipotesis yang dikemukakan yaitu, media artikel dalam keterampilan menulis teks eksposisi siswa SMA Negeri 19 Palembang terbukti kebenarannya. Berdasarkan jawabanangket siswa ketersediaan buku pelajaran tentang menulis teks eksposisi kurang lengkap.Guru bahasa Indonesia, berpendapat bahwa siswa mengalami sedikit kesulitan dalam memahami materi menulis tekseksposisi. Saran peneliti, Penelitian ini diharapkan bermanfaat dalam pengajaran, dan dapat dijadikan salah satu sarana yang menunjang untuk meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dan menjadimotivasi bagi guru untuk mampu berinovasi dalam menggunakan media pembelajaran yang menarik terutama dalam pengajaran bahasa Indonesia.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SINEKTIK SISWA KELAS VII SMP SANDIKA SUKAJADI Listini, Listini; Saraswati, Saraswati
Jurnal Bindo Sastra Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Bindo Sastra Volume 1 Nomer 1 Tahun 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbs.v1i1.664

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kreativitas siswa dalam menuangkan ide ke dalam bentuktulisan karena model pembelajaran yang digunakan tidak dapat mengembangkan motivasi-motivasi siswadalam mengembangkan dan mengekspresikan perasaannya. Penelitian ini bertujuan meningkatkankemampuan menulis cerpen siswa kelas VII SMP Sandika Sukajadi dengan menggunakan modelPembelajaran Sinektik. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilaksanakandalam tiga siklus dengan mengikuti prosedur penelitian tindakan yaitu perencanaan, pelaksanaan,pengamatan, refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah (1) tes, (2) observasi. Subjekdalam penelitian adalah siswa kelas VII 3 SMP Sandika Sukajadi dengan jumlah siswa 33 orang, terdiridari 16 laki-laki dan 17 perempuan. Hasil penelitian ini membuktikan peningkatan kemampuan menuliscerpen siswa kelas VII 3 SMP SANDIKA Sukajadi. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari nilai tes rataratasiswa pada prasiklus yaitu 66,2 dengan klasikal ketuntasan belajar siswa sebesar 57,5%. Pada tessiklus I nilai rata-rata yang diperoleh siswa 70,1 dengan klasikal ketuntasan belajar siswa sebesar 63,6%.Pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh siswa 74,7 dengan klasikal ketuntasan dalam belajar sebesar84,8%, hanya 5 orang yang belum mencapai KKM 70. Berdasarkan temuan di atas, kesimpulan penelitianini adalah model pembelajaran sinektik telah terbukti dapat meningkatkan kemampuan menulis cerpensiswa kelas VII 3 SMP SANDIKA Sukajadi. Oleh karena itu, disarankan pada sekolah agar menerapkanmodel pembelajaran sinektik, karena dapat meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa. Dengandemikian, akan meningkatkan kepercayaan masyarakat sekitar terhadap kualitas yang dimiliki olehsekolah.
ANALISIS NILAI-NILAI RELIGIUS DALAM FILM TANDA TANYA (?) KARYA SUTRADARA HANUNG BRAMANTYO Permatasari, Rossy; Listini, Listini; Supriatini, Supriatini
Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 2, No 1 (2018): SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.312 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah bahwa film Tanda Tanya (?) merupakan salah satu karya sastra berbentuk film. Film ini berbeda dengan film yang lainnya karena sarat dengan nilai-nilai religius. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah nilai-nilai religius yang terdapat dalam film Tanda Tanya (?) karya sutradara Hanung Bramantyo? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai religius yang terdapat dalam film Tanda Tanya (?) melalui DVD (Digital Video Disc). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan teknik analisis karya. Sumber data penelitian ini adalah Tanda Tanya (?) berdurasi 1 jam 41 menit dalam bentuk DVD (Digital Video Disc) 2011. Analisis data dan pembahasan yang telah peneliti lakukan diperoleh simpulan bahwa nilai-nilai religius yang ditemukan di dalam film Tanda Tanya (?) ada 6 yaitu: (1) Hubungan manusia dengan Tuhan, (2) Hubungan manusia dengan diri sendiri; (3) Hubungan manusia dengan sesama manusia, (4) Nilai jihad, (5) nilai amanah, dan (6) Nilai keteladanan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa film Tanda Tanya (?) karya sutradara Hanung Bramantyo secara fungsional memiliki nilai-nilai religius, yaitu. (1) Hubungan manusia dengan Tuhan, (2) Hubungan manusia dengan diri sendiri; (3) Hubungan manusia dengan sesama manusia, (4) Nilai keteladanan, (5) nilai amanah, dan (6) Nilai jihad. Sebagai penutup penulis menyarankan yaitu hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang nilai-nilai religius serta mampu menjalankan etika toleransi antarumat beragama yang baik.
KEMAMPUAN MENGEMBANGKAN KARANGAN NARASI BERDASARKAN TEKS DRAMA OLEH SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SUNGAI ARE OKU SELATAN Silahudin, Hadi Agus; Wati, Sakdiah; Listini, Listini
Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 2, No 1 (2018): SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.839 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah penggunaan teks drama sebagai alat bantu dalam mengembangkan karangan narasi. Penggunaan teks drama akan membantu siswa berusaha untuk menggambarkan sesuatu hal sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Kegiatan seperti ini menumbuhkan sifat kreatif bagi siswa dalam menampilkan gagasan dan keahlian memilih kata serta merangkainya menjadi kalimat. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan mengembangkan karangan narasi berdasarkan teks drama oleh siswa kelas X SMA Negeri 1 Sungai Are OKU Selatan? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memperoleh gambaran mengenai pengetahuan dan kemampuan mengembangkan karangan narasi berdasarkan teks drama oleh siswa kelas X SMA Negeri 1 Sungai Are OKU Selatan sehingga dengan adanya gambaran tersebut maka penulis akan mendapat informasi yang jelas tentang tingkat kemampuan siswa kelas X menulis karangan narasi berdasarkan teks drama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui tes, angket, dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Sungai Are OKU Selatan yang berjumlah 153 siswa. Sampel dari penelitian ini adalah 20% dari populasi berjumlah 31 siswa. Berdasarkan hasil pembahasan data tes dari penelitian dapat disimpulkan bahwa siswa kelas X SMA Negeri 1 Sungai Are OKU Selatan dari sampel 31 siswa yang mendapat nilai ≥70 sebanyak 31 siswa (100%) dan yang mendapat nilai ≤70 tidakada, maka siswa kelas X SMA Negeri 1 Sungai Are OKU Selatan digolongkan mampu dalam mengembangkan karangan narasi berdasarkan teks drama. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi siswa kelas X SMA Negeri 1 Sungai Are OKU Selatan mampu mengembangkan karangan narasi berdasarkan teks drama terbukti kebenarannya. Saran dalam penelitian ini adalah hendaknya siswa lebih giat dan lebih sungguh-sungguh mempelajari materi pembelajaran mangembangkan karangan narasi.
Management and Evaluation Program PAUD University Novrieta, Dina; Listini, Listini
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol 3 No 1 (2017): EDUGAMA: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v3i1.679

Abstract

Abstract: Early childhood education is a development interface, the development of children combines the innate potential (genetic) and potential environmental influences.Thus, social skills in management practice is necessary.This can be understood because the ability to socialize and communicate with others is very decisive in achieving organizational goals.This can be understood because the ability to socialize and communicate with others is very decisive in achieving organizational goals.Implementation of early childhood that is more pressing on academic activities (reading, writing, and arithmetic) and memorization that is less meaningful for children, should be directed to learning that is centered on the interests of children by applying learning in accordance with the developmental (Developmentally Appropriate Practice) DAP. Abstrak: Pendidikan anak usia dini adalah pengembangan antarmuka, perkembangan anak yang menggabungkan potensi bawaan (genetik) dan pengaruh lingkungan potensial. Jadi, keterampilan sosial dalam praktik manajemen diperlukan. Hal ini dapat dipahami karena kemampuan bersosialisasi dan berkomunikasi dengan orang lain sangat menentukan. dalam mencapai tujuan organisasi. Hal ini dapat dipahami karena kemampuan bersosialisasi dan berkomunikasi dengan orang lain sangat menentukan dalam mencapai tujuan organisasi. Penerapan pendidikan anak usia dini yang lebih menekankan pada kegiatan akademik (membaca, menulis, dan berhitung) dan menghafal yang kurang bermakna bagi anak-anak, harus diarahkan untuk pembelajaran yang berpusat pada minat anak-anak dengan menerapkan pembelajaran sesuai dengan DAP perkembangan (Praktik Tepat Guna Pembangunan).
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM PERCAKAPAN GURU DAN SISWA DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR Haryadi, Haryadi; Listini, Listini; Gunawan, Gunawan; Supriatini, Supriatini; Yati, Yati
Jurnal Bindo Sastra Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Bindo Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbs.v5i1.3348

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa dalam percakapan guru dan siswa dalam proses belajar mengajar di SMP Negeri 7 Palembang. Peneliti ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yakni teknik simak bebas libat cakap, teknik rekaman, dan teknik catat. Sasaran untuk mengetahui penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa dalam kegiatan belajar dalam pilihan kata dan cara berbicara yang santun antara guru dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyimpangan kesantunan berbahasa dipengaruhi oleh emosional siswa dan ada prinsip kerja sama dalam hal: (1) maksim kuantitas, (2) maksim kualitas, (3) maksin relevansi, dan (4) maksim cara. Di samping itu,  terdapat enam maksim penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa,  yaitu (1) maksim kebijaksanaan, (2) maksim penerimaan, (3) maksim kemurahan, (4) maksim kerendahan hati, (5) maksim kecocokan, dan (6) maksim simpatisan. Simpulan kesantunan berkomunikasi guru dan siswa  cenderung menggunakan bahasa daerah dari pada bahasa Indonesia. Hal ini menjadi perhatian bagi guru untuk melatih keterampilan berbicara, baik di depan umum maupun di kelas ketikan bertanya dan diskusi.