Farida Titik Kristanti, Farida Titik
Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Telkom University Jl. Telekomunikasi, Terusan Buah Batu, Bandung, 40257

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS SURVIVAL DALAM MEMPREDIKSI KONDISI FINANCIAL DISTRESS Tyaga, Muhammad Sanyasa; Kristanti, Farida Titik
Buletin Studi Ekonomi VOL.25.NO.1.FEBRUARI 2020
Publisher : Buletin Studi Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.824 KB) | DOI: 10.24843/BSE.2020.v25.i01.p07

Abstract

Companies are required to be able to maintain the survival of the company so that the company's goals can be achieved properly. Financial distress is one of the factors that causes companies to not be able to maintain their survival so that the company's goals are not achieved. Factors that cause the company is in a state of distress are internal and external factors. This study uses internal factors such as financial ratios, size, agency costs and external factor is inflation. This research method is a quantitative method using time series data. The regression model used is the cox proportional hazard regression model. Determination of the sample using purposive sampling so that 81 samples were used in this study. Based on the results of partial tests, leverage, liquidity, activity, company size, managerial agency costs do not have a significant effect on financial distress. Only inflation has a significant positive effect on financial distress.
DETERMINAN STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN INFRASTRUKTUR, UTILITAS, DAN TRANSPORTASI Febriani, Arini Dwi; Kristanti, Farida Titik
E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana VOLUME.09.NO.03.TAHUN 2020
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.525 KB) | DOI: 10.24843/EEB.2020.v09.i03.p04

Abstract

Ketatnya persaingan usaha pada era globalisasi menuntut perusahaan untuk mampu memaksimalkan nilainya agar tetap dapat bersaing dengan perusahaan lainnya. Keputusan dalam pembentukan struktur modal adalah salah satu keputusan penting yang dapat memaksimalkan nilai perusahaan. Pada saat proses pembentukan struktur modal yang optimal, penting bagi manajer keuangan untuk memerhatikan determinan dari struktur modal. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki determinan struktur modal pada perusahaan sektor infrastruktur, utilitas, dan transportasi. Beberapa faktor yang diselidiki pengaruhnya pada struktur modal adalah profitabilitas, pertumbuhan perusahaan, ukuran perusahaan, struktur aset, non-debt tax shield, dan risiko bisnis. Purposive sampling merupakan metode yang diterapkan dalam pengambilan sampel penelitian, di mana diperoleh sejumlah 216 sampel penelitian yang terdiri atas 36 perusahaan dengan 6 tahun periode penelitian, yaitu tahun 2013-2018. Model regresi data panel digunakan sebagai model untuk menyelidiki determinan struktur modal. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pertumbuhan perusahaan dan ukuran perusahaan masing-masing secara negatif signifikan memengaruhi struktur modal, sedangkan profitabilitas, struktur aset, non-debt tax shield, dan risiko bisnis masing-masing tidak memengaruhi struktur modal.
PENGUJIAN VARIABEL MAKRO EKONOMI TERHADAP JAKARTA ISLAMIC INDEX Kristanti, Farida Titik; Lathifah, Nur Taufiqoh
Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol 17, No 2 (2013): May 2013
Publisher : UNIVERSITY OF MERDEKA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.414 KB) | DOI: 10.26905/jkdp.v17i2.741

Abstract

Stock price behavior patterns determined the pattern of return received. Stock price was not only determined bycompany profits but also influenced by economic factors, political, and financial of state. The objective of thisresearch was to examine the effect of macro economy variables, namely inflation, Interest rate, and foreignexchange to Jakarta Islamic Index in the long term and short term in 2008-2012 periods. This study usedsecondary data, while the methods of analysis used were the data stationary test (Augmented Dickey Fuller),co-integration test and error correction model. The results of this study indicated that all the variables had beenstationary. Co-integration test showed that there was a long-term relationship among the variables. There wasa long term relationship among inflation, interest rates and foreign exchange rates to the Jakarta Islamic Indexfor 2008-2009 periods, while the Error Correction Model test showed that there was a short-term relationshipamong inflation, interest rates and foreign exchange rates to the Jakarta Islamic Index for 2008-2009 periods.
PREDIKSI KEBANGKRUTAN BANK-BANK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Kristanti, Farida Titik
Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol 18, No 1 (2014): January 2014
Publisher : UNIVERSITY OF MERDEKA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.66 KB) | DOI: 10.26905/jkdp.v18i1.784

Abstract

The purpose of this study was to investigate whether CAMELS ratios could be used to predict Bank bankruptcy.This study used seven ratios that represented CAMELS ratios. Logic regression Model used showedthat model fit and prediction accuracy was as much as 81.2%. It led us to the conclusion that the CAMELSratios could be used to predict bank bankruptcy. The research showed that only CAR (Capital) negatively andsignificantly influenced the prediction of Bank bankruptcy. The other variables, NPL (Asset quality), ROA(Management), NIM (Earnings), LDR (Liquidity), Price/Earning (Sensitivity) and size (Sensitivity) did nothave any significant influence to predict bank bankruptcy. This model also showed us that variability of anindependent variable could be explained by the dependent variability as much as 43.5%.
Survival Analysis of Industrial Sectors in Indonesia Companies Kristanti, Farida Titik; Isnuwardhana, Deannes
Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol 22, No 1 (2018): January 2018
Publisher : UNIVERSITY OF MERDEKA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.215 KB) | DOI: 10.26905/jkdp.v22i1.1601

Abstract

The objective of this study is to discover evidence whether the variables selected as predictors affect the probability of companies experiencing financial distress. Through a purposive sampling technique, 336 companies listed on the Indonesia Stock Exchange were chosen and then grouped into three sectoral groups of companies. One of evidence resulted from survival analysis using the Cox hazard model showed that if the control of corruption increases then the probability of companies undergoing financial distress will decrease. During the research, the evidence was consistent across the three sectoral groups of Infrastructure, Mining, Property (IMP); Basic industry and chemical, Consumer goods industry, Miscellaneous (BCM); and Agriculture, Trade, and Investment (AT). Results of the study also showed that the companies, on the average, had implemented good corporate governance. It could be seen from the percentage of the independent commissioner involvement, which exceeded the minimum requirement of 30 percent as stated in its regulation. Among the groups, IMP had the highest average of leverage, operational risk, and size, but contrastively it had the lowest average of profitability. The results of this study can be used by the government to further improve the control of corruption in order to prevent companies from experiencing financial distress. Meanwhile, companies should not also do something encouraging bureaucrats to corrupt.JEL Classification: G33, G34DOI: https://doi.org/10.26905/jkdp.v22i1.1601
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KONSERVATISME AKUNTANSI Maharani, swetlana Kartika; Kristanti, Farida Titik
JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi) Vol 3 No 1 (2019): Vol 3 No 1 April 2019
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Langlangbuana Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konservatisme akuntansi diartikan sebagai reaksi yang hati-hati dalam menghadapi ketidakpastian yang melekat pada perusahaan untuk mencoba memastikan bahwa ketidakpastian dan risiko dalam lingkungan bisnis yang sudah cukup dipertimbangkan. Tindakan tersebut diimplikasikan dengan mengakui biaya atau rugi yang mungkin terjadi, tetapi tidak segera mengakui pendapatan atau laba walaupun besar kemungkinan akan terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk membahas pengaruh leverage, ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, intensitas modal, dan ukuran dewan komisaris terhadap konservatisme akuntansi, serta untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh secara simultan dan parsial antara leverage, ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, intensitas modal, dan ukuran dewan komisaris terhadap konservatisme akuntansi pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2017. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 30 perusahaan yang disertakan dengan kurun waktu 4 tahun sehingga didapat 120 sampel yang diobservasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan aplikasi Eviews 9.0. Berdasarkan hasil penelitian, leverage, ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, intensitas modal, dan ukuran dewan komisaris secara simultan berpengaruh signifikan terhadap konservatisme akuntansi. Secara parsial, kepemilikan manajerial berpengaruh negatif terhadap konservatisme akuntansi, intensitas modal berpengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi. Sedangkan, leverage, ukuran perusahaan, dan ukuran dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi.  
Pengaruh CAR , LDR dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap NPL Shafira, Cut Dewi; Titik, Farida; Muslih, Muhamad
SOSIOHUMANITAS Vol 18 No 1: Maret 2016
Publisher : SOSIOHUMANITAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.692 KB)

Abstract

Risiko kredit atau Non Performing Loan (NPL) merupakan risiko terbesar pada bank. NPL dapat mengakibatkan penurunan pendapatan bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor - faktor yang dianggap mempengaruhi NPL diantaranya Capital Adequate Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR) dan nilai tukar rupiah. Obyek penelitian adalah laporan keuangan Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan teknik pemilihan sampel yaitu purposive sampling . Metode analisis data dalam penelitian ini adal ah regresi data panel dengan software Eviews 8.0. Hasil penelitian menunjukan CAR, LDR dan Nilai tukar rupiah secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap NPL. Sedangkan secara parsial CAR dan LDR tidak berpengaruh terhadap NPL dan nilai tukar ru piah berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap NPL.
Market concentration, diversification, and financial distress in the Indonesian banking system Kristanti, Farida Titik; Isynuwardhana, Deannes; Rahayu, Sri
Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol 23, No 4 (2019): October 2019
Publisher : UNIVERSITY OF MERDEKA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jkdp.v23i4.2693

Abstract

The economic theory provides conflicting predictions about the relationship between the market structure of the banking industry and financial distress. The view of "concentration-fragility" argues that a banking structure that is more concentrated with a number of large banks is more vulnerable to financial fragility than a banking sector that is less concentrated with many banks. We examine how the concentration market, market share, and diversification affect the bank's financial distress. Using the purposive sampling method and data of listed banks in the 2014-2017 period, the results of statistical tests with logistic regression showed that market concentration has a positive effect on the bank’s financial distress. The more concentrated the market, the greater the probability of the occurrence of financial distress in Indonesian banks. We also prove the validity of the SCP (The Structure-Conduct-Performance) hypothesis and efficiency hypothesis. Therefore, regulations need to be made in order to reduce this highly concentrated market so that the probability of financial distress decreases.JEL Classification: D4, G2DOI: https://doi.org/10.26905/jkdp.v23i4.2693
Faktor Determinan dari Cost of Financial Distress Natasya, Aninditya Cindy; Kristanti, Farida Titik
JAF- Journal of Accounting and Finance Vol 3 No 2 (2019): JAF- Journal of Accounting and Finance
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jaf.v3i2.2208

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi cost of financial distress melalui likuiditas, aktivitas, leverage, dan ukuran perusahaan. Perusahaan yang digunakan yaitu perusahaan sub sektor tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2014-2017. Jumlah sampel penelitian yaitu 11 perusahaan, dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan pengamatan selama empat tahun. Teknik analisis yang digunakan yaitu regresi data panel dengan menggunakan software Eviews. Berdasarkan hasil penelitian, likuiditas, aktivitas, leverage, dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap cost of financial distress. Secara parsial, likuiditas berpengaruh positif terhadap cost of financial distress, ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap cost of financial distress. Sedangkan aktivitas dan leverage tidak berpengaruh terhadap cost of financial distress.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KONSERVATISME AKUNTANSI Maharani, swetlana Kartika; Kristanti, Farida Titik
JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi) Vol 3 No 1 (2019): Vol 3 No 1 April 2019
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Langlangbuana Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.811 KB)

Abstract

Konservatisme akuntansi diartikan sebagai reaksi yang hati-hati dalam menghadapi ketidakpastian yang melekat pada perusahaan untuk mencoba memastikan bahwa ketidakpastian dan risiko dalam lingkungan bisnis yang sudah cukup dipertimbangkan. Tindakan tersebut diimplikasikan dengan mengakui biaya atau rugi yang mungkin terjadi, tetapi tidak segera mengakui pendapatan atau laba walaupun besar kemungkinan akan terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk membahas pengaruh leverage, ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, intensitas modal, dan ukuran dewan komisaris terhadap konservatisme akuntansi, serta untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh secara simultan dan parsial antara leverage, ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, intensitas modal, dan ukuran dewan komisaris terhadap konservatisme akuntansi pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2017. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 30 perusahaan yang disertakan dengan kurun waktu 4 tahun sehingga didapat 120 sampel yang diobservasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan aplikasi Eviews 9.0. Berdasarkan hasil penelitian, leverage, ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, intensitas modal, dan ukuran dewan komisaris secara simultan berpengaruh signifikan terhadap konservatisme akuntansi. Secara parsial, kepemilikan manajerial berpengaruh negatif terhadap konservatisme akuntansi, intensitas modal berpengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi. Sedangkan, leverage, ukuran perusahaan, dan ukuran dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi.