Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PREFERENSI PAKAN DI HUTAN DAN PADANG RUMPUT Rusa timorensis Blainville 1822 DI PULAU PEUCANG TAMAN NASIONAL UJUNG KULON Sudibyo, Mufti
BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan, Industri, Kesehatan) Vol 2, No 1 (2015): Agustus
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Biologi Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.055 KB)

Abstract

Rusa timorensisis native wildlife Indonesia which have protected status that require attention in order to preserve and utilization. This study aimed to preference level of the type of diet, and mineral nutrient content of feed in the conservation area Peucang Island. Data collection was performed by following the daily movement of deer and record all types of plants are edible. Neu indexes was used to scoring of level feed,chi square test was used to distinguish in the level of preference, and inspection of feed nutrients and minerals was done in the laboratory animal science. The results showed Cynodon dactylon, Axonopus compressus, Hibiscus tiliaceus, Dendrolobium umbellatum, Lagerstroemiawhere the types of feed most preferred by the index value of the preference of feed w> 1, there where differences in the choice of feed indicated by the chi-square test χ2count = 23.1850> χ2 (0:05, 10) = 18:31, nutritional value and mineral feed in the forests and grasslands showed no significant difference (p> 0.05). Deer in Peucang have a tendency to choose the type of feed that contains the same nutrients and minerals between feed in the forest or grassland although of a different kind.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Terhadap Pengetahuan Tentang Lingkungan pada Siswa Tingkat SMP/MTS N dan SMA/MAN Adiwiyata di Kota Labuhanbatu Silalahi, Endang; Syarifuddin, Syarifuddin; Sudibyo, Mufti
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Magister Pendidikan Biologi, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap:                       pengetahuan siswa tentang lingkungan pada siswa tingkat SMP/MTs N dan SMA/MAN Adiwiyata di Kota Labuhanbatu. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan sampel penelitian sebanyak 240 siswa dari kelas XI SMA/MAN dan VIII SMP/MTs N yang ditentukan menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes pengetahuan siswa tentang lingkungan dalam bentuk pilihan ganda yang berjumlah 30 soal. Teknik analisis data menggunakan uji t, dan Anava pada taraf signifikan α = 0,05 dan dilanjutkan menggunakan uji tukey dengan bantuan program SPSS 21.0 for Windows. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa: (1) terdapat perbedaan pengetahuan tentang lingkungan antara siswa SMP/MTs N dan SMA/MAN Adiwiyata di Kabupaten Labuhanbatu (thitung = 4,109 ; P = 0,000); (2) terdapat pengaruh tingkat pendidikan orangtua terhadap pengetahuan lingkungan (Fhitung = 3,410; P. = 0,003); (3) terdapat pengaruh pekerjaan orang tua terhadap pengetahuan lingkungan (Fhitung = 3,010; P. = 0,000); (4) tidak terdapat pengaruh jenis kelamin siswa terhadap pengetahuan lingkungan (Fhitung = 0,373; P. = 0,542); dan (5) terdapat pengaruh sumber informasi terhadap pengetahuan lingkungan pada siswa SMP/MTs N dan SMA/MAN Adiwiyata di Kabupaten Labuhanbatu (Fhitung = 6,593; P. = 0,000). Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap pengetahuan siswa tentang lingkungan memiliki peranan penting terhadap sikap kepedulian siswa kepada lingkungan.
Pengembangan Buku Ajar Biologi Topik Ekologi Kelas Vii SMP Berbasis Penemuan Terbimbing dengan Memanfaatkan Lingkungan Kebun Sayur Depari, Tresia Valentina; Manurung, Binari; Sudibyo, Mufti
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Magister Pendidikan Biologi, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aim to generate a decent textbook to use, easy to learn and can be used for leaners individual learning which produce teaching materials based on guided discovery. This research is the development of a research model product development Borg and Gall combined with a model of Dick and Carey instructional design. The research method consisted of: (1) validation of subject matter experts; (2) validation of expert instructional design; (3) validation of biology teacher; (4) individual trial; (5) small group testing; (6) limited field trials. Test subjects consisted of two subject matter experts biology, one expert instructional design, three students for individual trials, nine students to test small group and 38 students to a limited field test. Value about the quality of the product development is collected by questionnaire and analyzed with quantitative analysis techniques descriptive. The result showed: (1) subject matter experts are very well qualifications (90,14%); (2) test of instructional design experts are very well qualifications (88,06%); (3) biology teachers are in very well qualifications (93%); (4) individual trials are in well qualifications (91,07%); (5) small group trials are in very well qualifications (90,67%); (6) limited group trial in very good qualifications (87,55%).
Pengembangan Buku Ajar Biologi Topik Ekologi Kelas Vii SMP Berbasis Penemuan Terbimbing dengan Memanfaatkan Lingkungan Kebun Sayur Depari, Tresia Valentina; Manurung, Binari; Sudibyo, Mufti
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Magister Pendidikan Biologi, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpb.v6i1.4326

Abstract

This study aim to generate a decent textbook to use, easy to learn and can be used for leaners individual learning which produce teaching materials based on guided discovery. This research is the development of a research model product development Borg and Gall combined with a model of Dick and Carey instructional design. The research method consisted of: (1) validation of subject matter experts; (2) validation of expert instructional design; (3) validation of biology teacher; (4) individual trial; (5) small group testing; (6) limited field trials. Test subjects consisted of two subject matter experts biology, one expert instructional design, three students for individual trials, nine students to test small group and 38 students to a limited field test. Value about the quality of the product development is collected by questionnaire and analyzed with quantitative analysis techniques descriptive. The result showed: (1) subject matter experts are very well qualifications (90,14%); (2) test of instructional design experts are very well qualifications (88,06%); (3) biology teachers are in very well qualifications (93%); (4) individual trials are in well qualifications (91,07%); (5) small group trials are in very well qualifications (90,67%); (6) limited group trial in very good qualifications (87,55%).
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Terhadap Pengetahuan Tentang Lingkungan pada Siswa Tingkat SMP/MTS N dan SMA/MAN Adiwiyata di Kota Labuhanbatu Silalahi, Endang; Syarifuddin, Syarifuddin; Sudibyo, Mufti
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Magister Pendidikan Biologi, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpb.v5i3.4313

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap:                       pengetahuan siswa tentang lingkungan pada siswa tingkat SMP/MTs N dan SMA/MAN Adiwiyata di Kota Labuhanbatu. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan sampel penelitian sebanyak 240 siswa dari kelas XI SMA/MAN dan VIII SMP/MTs N yang ditentukan menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes pengetahuan siswa tentang lingkungan dalam bentuk pilihan ganda yang berjumlah 30 soal. Teknik analisis data menggunakan uji t, dan Anava pada taraf signifikan α = 0,05 dan dilanjutkan menggunakan uji tukey dengan bantuan program SPSS 21.0 for Windows. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa: (1) terdapat perbedaan pengetahuan tentang lingkungan antara siswa SMP/MTs N dan SMA/MAN Adiwiyata di Kabupaten Labuhanbatu (thitung = 4,109 ; P = 0,000); (2) terdapat pengaruh tingkat pendidikan orangtua terhadap pengetahuan lingkungan (Fhitung = 3,410; P. = 0,003); (3) terdapat pengaruh pekerjaan orang tua terhadap pengetahuan lingkungan (Fhitung = 3,010; P. = 0,000); (4) tidak terdapat pengaruh jenis kelamin siswa terhadap pengetahuan lingkungan (Fhitung = 0,373; P. = 0,542); dan (5) terdapat pengaruh sumber informasi terhadap pengetahuan lingkungan pada siswa SMP/MTs N dan SMA/MAN Adiwiyata di Kabupaten Labuhanbatu (Fhitung = 6,593; P. = 0,000). Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap pengetahuan siswa tentang lingkungan memiliki peranan penting terhadap sikap kepedulian siswa kepada lingkungan.
Inventarisasi Jenis Ular di Bukit Lawang Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat Octaviani, Devi; Sudibyo, Mufti; Amrul, Hanifah Mutia Z.N; Nasution, Jamilah
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 1, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.093 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know what kind of snake and to find out the condition of the environment where he found the type of snake in Bukit Lawang, Bahorok Sub-district, Langkat regency of North Sumatera in December 2017 until January 2018. Sampling with exploratory method to all areas with potential snake. The results found 8 types of snakes grouped into 4 families, 3 types of columbridae 1 type of pareidae, 1 type of viperidae, and 1 type of lamprophiidae. Environmental temperature found at snake range of 25 ° C 32 ° C Chrysopelea pelia and Boiga dendrophila found in pH 7.0 Based on IUCN Red List and CITES Appendix snake found in Bukit Lawang Bahorok District Langkat Regency into Least Concern ( LC), and does not enter into appendix III, nor III in CITES, is not protected or animals threatened to exist until it can lead to extinction. The snake is a snake that spread widely and not endemic.
PREFERENSI PAKAN DI HUTAN DAN PADANG RUMPUT Rusa timorensis Blainville 1822 DI PULAU PEUCANG TAMAN NASIONAL UJUNG KULON Sudibyo, Mufti
BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan) Vol 2, No 1 (2015): Agustus
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/biolink.v2i1.766

Abstract

Rusa timorensisis native wildlife Indonesia which have protected status that require attention in order to preserve and utilization. This study aimed to preference level of the type of diet, and mineral nutrient content of feed in the conservation area Peucang Island. Data collection was performed by following the daily movement of deer and record all types of plants are edible. Neu indexes was used to scoring of level feed,chi square test was used to distinguish in the level of preference, and inspection of feed nutrients and minerals was done in the laboratory animal science. The results showed Cynodon dactylon, Axonopus compressus, Hibiscus tiliaceus, Dendrolobium umbellatum, Lagerstroemiawhere the types of feed most preferred by the index value of the preference of feed w> 1, there where differences in the choice of feed indicated by the chi-square test χ2count = 23.1850> χ2 (0:05, 10) = 18:31, nutritional value and mineral feed in the forests and grasslands showed no significant difference (p> 0.05). Deer in Peucang have a tendency to choose the type of feed that contains the same nutrients and minerals between feed in the forest or grassland although of a different kind.
ANALISIS ASAM AMINO NON ESENSIAL PADA KERANG BULU (Anadara antiquata) DI PERAIRAN PANTAI TIMUR SUMATERA UTARA aprillia, putri ayu; Sudibyo, Mufti
JURNAL BIOSAINS Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Biosains
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbio.v5i1.12166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan asam amino non esensial pada kerang bulu (Anadara antiquata) pada umur dan lokasi yang berbeda, kondisi subtrat dan faktor fisika kimia perairan di pantai Timur Sumatera Utara. Pengambilan data dilakukan pada bulan Mei sampai Agustus 2018. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode survey eksploratif.. Penentuan tempat pengambilan dilakukan secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan fisika-kimia perairan di kedua lokasi, di Sialang Buah suhu 32,40C, salinitas 24,3‰, pH 8, kecerahan 20,9 cm, kedalaman 122,6 cm dan sedangkan di Tanjung Balai suhu 29,60C, salinitas 25,4 2‰, pH 7,4, kecerahan 33,9 cm, kedalaman 208,4 cm. Terdapat perbedaan subtrat di kedua lokasi, subtrat Sialang Buah liat berpasir dan subtract Tanjung Balai liat. Hasil nilai asam amino non esensial pada kerang bulu (Anadara antiquata) nilai yang paling tinggi terdapat pada asam glutamat pada lokasi Tanjung Balai, pada garis pertumbuhan nilai pada kelas 30-33 pada kerang bulu (Anadara antiquata) 72056.42%, pada garis pertumbuhan 34-36 pada kerang bulu (Anadara antiquata) 63538.76%, dan kelas 37-39 pada kerang bulu (Anadara antiquata) 68605.10%. Dan nilai yang terendah terdapat pada Histidin pada lokasi Tanjung Balai.
JENIS KELAMIN HIU TUPAI (Chiloscyllium hasselti) BERDASARKAN KARAKTER MORFOLOGI DAN MORFOMETRI Laili, Nurlaini; Sudibyo, Mufti
JURNAL BIOSAINS Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Biosains
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbio.v3i2.7582

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan morfologi dan morfometri Hiu Tupai (Chiloscyllium hasselti) jantan dan betina serta mengetahui  faktor yang berkontribusi terhadap panjang total tubuh Hiu Tupai Jantan dan Betina. Sampel penelitian di ambil dari Pusat Pasar Ikan di Jl. Cemara Sampali Medan. Sampel Hiu Tupai (Chiloscyllium hasselti) yang diamati diambil sebanyak 35 jantan dan 35 betina. Karakter morfologi diperoleh dengan cara mengamati seluruh bagian tubuh antara jantan dan betina. Analisis statistik untuk membedakan antara jantan dengan betina menggunakan uji t, sedangkan untuk mengetahui faktor yang berkontribusi terhadap panjang total menggunakan analisis regresi berganda metode stepwise. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara morfologi Hiu Tupai (Chiloscyllium hasselti) jantan dan betina berbeda pada bagian kepala (betina memiliki bentuk kepala dengan ujung membulat sedangkan jantan meruncing) dan organ reproduksi (jantan memiliki klasper sedangkan betina memiliki kloaka). Berdasarkan hasil uji t diketahui terdapat 12 perbedaan karakter morfometri Hiu Tupai (Chiloscyllium hasselti) jantan dan betina. Secara morfometri karakter yang paling tinggi kontribusinya terhadap panjang total tubuh jantan yaitu panjang moncong hingga sebelum sirip dorsal pertama (X2) 97,3%, panjang standard (X1) 98,3%, panjang klasper (X20) 99,1%, jarak antara sirip dorsal pertama dan kedua (X8) 99,3%, dan panjang ekor (X18) 99,5% dan panjang moncong hingga  sebelum kepala (X5) 99,6%. Sedangkan pada Hiu betina karakter morfometri yang paling tinggi kontribusinya yaitu panjang standard (X1) 95,7%, panjang mulut (X14) 97,7 %, panjang ekor  98,6 %, jarak antara sirip dorsal pertama dan kedua (X8) 98,9%, panjang sirip anal (X19) 99,1 % serta panjang sirip perut (X11) 99,6 %. Kata kunci : Morfologi, Morfometri, Chiloscyllium hasselti, Jenis Kelamin.
Kajian Morfologi, Morfometri, dan Status Konservasi Hiu Yang Ditemukan Di Sumatera Bagian Utara Rahayu, Puput; Sudibyo, Mufti
JURNAL BIOSAINS Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Biosains
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbio.v2i1.4011

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis morfologi, morfometri dan status konservasi hiu di Sumatera Bagian Utara. Sampel penelitian di ambil dari Pusat Pasar Ikan di  Jl. Cemara Sampali Medan. Tujuh sampel yang di temukan, empat di antaranya di analisis menggunakan regresi berganda  dengan metode stepwise. Parameter di ukur adalah jara atau panjang terukur terhadap panjang total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara morfologi ikan hiu yang di temukan dari jenis: Sphyrna lewini, Squalus megalops, Carcharinus melanopterus, Atelomycterus marmoratus, Chiloscyllium punctatum,Triaenodon obesus, dan Hemigaleus microstoma. Secara morfometri ukuran jarak atau panjang yang memberikan besaran koefisien determinasi (r2) dan parameter yang menentukan  panjang terukur dengan panjang total pada hiu Sphyrna lewini yakni PGI 92%, PD2 97% dan PSE 97,7%, pada hiu Squalus megalops yang berkontribusi terhadap panjang total adalah  FL  92%, PPL 98%, PE 96%, PSD 98% dan PPS 99%.  Pada hiu Carcharinus melanopterus FL  98,3%, PPL 99,6%, dan PSD adalah 99%. Pada hiu Atelomycterus marmoratus PD2 89%, PP 93%, dan PSP 95%. Status konservasi dari hiu yang di temukan pada hiu Carcharinus melanopterus, Atelomycterus marmoratus, Chiloscyllium punctatum, Triaenodon obesus adalah hampir terancam (NT), Squalus megalops adalah minim informasi (DD), Hemigaleus  microstoma adalah rawan (VU) dan Sphyrna lewini adalah terancam (EN).   Kata kunci : Morfologi, morfometri, konservasi