Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle 5E yang Terintegrasi dengan Metode Problem Solving Ilmi, Nurul; Salempa, Pince; Side, Sumiati
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 2 (2019): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.727 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat82107182019

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk menemukan langkah-langkah penerapan model pembelajaran learning cycle 5E yang terintegrasi dengan metode problem solving sehingga dapat meningkatkan aktivitas belajar dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi titrasi dan kesetimbangan larutan. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan tes kemampuan pemecahan masalah di setiap akhir siklus. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan memaparkan gambaran umum tentang data yang diperoleh selama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik meningkat setelah menerapkan model pembelajaran learning cycle 5E dengan langkah-langkah fase engagement, fase exploration, fase explanation, fase elaboration yang terintegrasi dengan metode problem solving, dan fase evaluation. Hasil analisis data rata-rata aktivitas belajar peserta didik terjadi peningkatan yaitu dari 72.0% pada siklus I menjadi 76.3% pada siklus II. Sedangkan pada persentase rata-rata kemampuan pemecahan masalah peserta didik juga terjadi peningkatan yaitu dari 78.3% pada siklus I meningkat menjadi 84.8% pada siklus selanjutnya
PENGARUH AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI TERHADAP PENERIMAAN ZAKAT PADA BADAN AMIL ZAKAT KOTA PALOPO Rahmawati, Rahmawati; Dahri, Andi; Ilmi, Nurul
Jurnal Akuntansi Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerimaan zakat saat ini masih jauh dari perkiraan yang seharusnya di terima oleh Badan Amil Zakat khususnya di Kota Palopo. Hambatan yang saat ini terjadi di masyarakat yaitu masih kurangnya kesadaran dan kepercayaan mereka untuk menyetor zakat pada lembaga-lembaga zakat yang telah di bentuk oleh pemerintah. Terkhusus bagi mereka yang kurang percaya, hal ini dikarenakan adanya faktor kekecewaan para muzakki karena dimasa lampau para amilin hanya mengumpulkan zakat dan dana tersebut habis tanpa adanya laporan pendistribusian yang di publikasikan kepada masyarakat. Pengelolaan zakat secara profesional meliputi transparansi penerimaan dan pendistribusian dana zakat yang dicatat secara akuntabel dan di publikasikan kepada masyarakat. Dalam akuntabilitas terkandung kewajiban untuk menyajikan dan melaporkan segala kegiatan, terutama kegiatan financial kepada pihak lain di luar manajemen entitas. Namun, upaya mewujudkan akuntabilitas ini juga perlu didukung oleh transparansi laporan keuangan melalui akses terhadap media yang mendorong akuntabilitas entitas publik terhadap masyarakat. Hal ini karena transparansi dibangun atas dasar kebebasan memperoleh informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Artinya, informasi yang berkaitan dengan kepentingan publik harus secara langsung dapat diperoleh oleh mereka yang membutuhkan. Tujuan penelitian yang diharapkan untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas dan transparansi terhadap penerimaan Zakat pada Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Palopo. Hasil penelitian ini menunjukkan akuntabilitas dan transparansi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap penerimaan zakat pada badan amil zakat kota palopo sebesar 16,902 dengan signifikansi 0,002. Dimana disyaratkan nilai signifikansi F lebih kecil dari 5%. Secara varsial akuntabilitas dari hasil perhitungan diperoleh angka t hitung sebesar 5,186 > t tabel sebesar 2,306 sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Artinya terdapat hubungan linear antara akuntabilitas dan penerimaan zakat. Besarnya pengaruh akuntabilitas terhadap penerimaan zakat yaitu 0,833 atau 83% dianggap signifikan, sedangkan transparansi dari perhitungan diperoleh angka t hitung sebesar -1.795 < t tabel sebesar 2,306 sehingga H1 ditolak dan H0 diterima. Artinya tidak ada hubungan linear antara transparansi dan penerimaan zakat. Besarnya pengaruh transparansi dan penerimaan zakat yaitu -0,288 atau -29% dianggap tidak signifikan.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERBANTUAN PHET TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI HUKUM HOOKE KELAS XI MA DARUSSALIMIN NW SENGKOL MANTANG Ilmi, Nurul; S, Bq Azmi; P, Wirawan
P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (903.686 KB) | DOI: 10.1234/.v0i0.882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode problem solving berbantuan PhET terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan pre-test dan post-test control group design. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas XI MA Darussalimin NW Sengkol Mantang tahun pelajaran 2018/2019. Jumlah sampel adalah 21 siswa untuk kelas eksperimen dan 23 siswa untuk kelas kontrol yang diambil dengan teknik random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t-tes menggunakan SPSS v-17 for windows. Hasil pengujian hipotesis diproleh nilai t-test lebih rendah (0.00) dibandingkan dengan nilai t-tabel (0.05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa Hoditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran problem solving berbantuan PhET berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa
Pelatihan Pembuatan Lilin sebagai Peluang Usaha di Dusun Pendem Ilmi, Nurul; Novawanda, Olyvia
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jstpm.v1i2.432

Abstract

Melihat kondisi suatu dusun yang penerangan listriknya sering bermasalah akibat pemadaman. Maka dari itu pelatihan pembuatan lilin ini memberikan solusi akan permasalahan tersebut. Dapat diketahui bahwa bahan-bahan yang digunakan untuk membuat lilin begitu mudah didapatkan. Atau dapat dikatakan berada dekat dengan “Dusun Pendem”. Dengan adanya biaya bahan yang relatif terjangkau atau tidak membutuhkan modal yang besar. Dapat membuat dusun tersebut memiliki penerangan yang cukup saat pemadaman tiba. Berawal dari adanya pemadaman yang sering terjadi. Setidaknya tiga kali dalam satu minggu memunculkan sebuah ide untuk melakukan pelatihan. Dari pelatihan tersebut akan membantu sebuah dusun bahkan sebuah desa yang terdiri dari banyak dusun. Akan banyak yang terbantu dengan adanya lilin yang dibuat. Berbeda dengan lilin-lilin lainnya, lilin semerbak memiliki ciri khas wewangian yang berasal dari pewangi khusus lilin yang bisa didapatkan di toko lilin. Jarangnya lilin yang dijual didekat Dusun Pendem memunculkan sebuah ide yaitu untuk menjadikanya sebagai peluang usaha yang bermanfaat.
PELATIHAN SOSIAL MEDIA FOR MARKETING DI DUSUN PENDEM Zani, Yelly Febrina; Ilmi, Nurul
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jstpm.v1i2.433

Abstract

Dusun pendem memiliki potensi hasil alam & sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Adanya hasil alam seperti susu sapi dan jahe dapat dijadikan sebuah produk yang dapat dipasarkan keluar daerah. Sumber daya lainnya seperti adanya paraffin atau bahan dasar dari lilin yang ada di Dusun tersebut juga dapat diproduksi. Selain itu, pengaplikasian lampu LED untuk mainan anak-anak juga akan menambah potensi masyarakat. Beragam sumber daya tersebut dapat di pasarkan tanpa menggunakan biaya. Dengan adanya teknologi yang semakin melaju pesat, tidak menutup kemungkinan untuk memajukan dusun Pendem dengan mengenalkan produk-produknya. Sosial media merupakan trik untuk bisa mengenalkannya. Salah satu situs jejaring sosial yang paling terkenal dan banyak digunakan saat ini adalah Facebook. Facebook adalah situs jejaring sosial yang sedang populer saat ini. Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh facebook dan jarang dimiliki oleh situs jejaring sosial lain adalah beragamnya aplikasi yang dapat memanjakan pengguna, baik yang dikembangkan oleh pihak internal maupun eksternal facebook. Sehingga media sosial facebook dapat dimanfaatkan untuk memasarkan segala jenis produk yang ada dan bisa menjadi pendapatan tambahan untuk dusun tersebut.
PerbandinganHasilBelajarSiswa DenganMenggunakanModelPembelajaranProblem BasedLearningDanLearningCycle PadaMateriPokokSistem ReproduksiPadaManusiaDiKelasXISMA DharmawangsaT.P2014/2015 Ilmi, Nurul; Restuati, Martina
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v3i4.4004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dan ketuntasan hasilbelajar biologi siswa pada penerapan model pembelajaran Problem Based Learningdan Learning Cycle pada materi pokok Sistem Reproduksi Pada Manusia. Penelitianini dilaksanakan di kelas XI SMA Dharmawangsa Tahun pembelajaran 2014/2015.Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian eksperimen semu (quasiexperimental). Populasi penelitian ini adalah 315 siswa. Sampel penelitian yaitu kelasXI IPA SMA Dharmawangsa sebanyak dua kelas (PROBLEM BASED LEARNING danLEARNING CYCLE) dengan jumlah masing-masing siswa 35 orang. Data hasil belajarbiologi pada materi pokok sistem reproduksi manusia dikumpulkan dengan instrumenttes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakananalisis statistik inferensial (uji-t). Rata-rata hasil belajar siswa di kelas PBL(PROBLEM BASED LEARNING) adalah 81 dengan banyak siswa yang mendapatkannilai diatas nilai ketuntasan adalah sebesar 85,71 % sedangkan rata-rata hasil belajarsiswa di kelas LC (LEARNING CYCLE) adalah 71 dan siswa yang mendapatkan nilaidiatas kekuntasan sebesar 62,85%. Berdasarkan uji hipotesis thitung ≥ ttabel (3,64 ≥1,999) menunjukkan perbedaan yang signifikan bahwa model pembelajaran ProblemBased Learning lebih baik dari pada model pembelajaran Learning Cycle pada materipokok Sistem Reproduksi pada Manusia.Kata kunci: learning cycle, problem based learning, hasil belajar