Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Media Wisata, Vol.18, No.1, 2019 Hermawan, Hary
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 18, No 1 (2020): Media Wisata
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v18i1.336

Abstract

Puji syukur kami panjatkan kepada kehadirat Allah SWT atas berkah dan rahmat-Nya. Ucapan terimakasih tidak lupa kami berikan kepada tim editor, mitra bestari, beserta seluruh author atas segala kontribusi yang diberikan sehingga Media Wisata dapat tetap eksis sampai saat ini. Terbitan edisi ini menghadirkan diskusi –diskusi menarik terkait tema pengembangan destinasi wisata, pariwisata berkelanjutan, pemasaran pariwisata, kajian pariwisata syariah, serta kajian pada indutri perhotelan. Akhir kata, semoga edisi ini mampu menjadi tambahan wawasan serta referensi dalam pengembangan keilmuan bagi pembaca.
Peran General Store Section dalam Mendukung Mutu Pelayanan Usaha Hotel Nurjanah, Ita; Putri, Yuliani; Hermawan, Hary
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 17, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v17i1.272

Abstract

General Store is one of the important sections in Hotels that are included in accounting Deparment. The general store is a storage place for all operational items of the hotel. Each hotel makes its own eforts to keep the inventory of the hotel which will become the guest necessities. This research aims to know what eforts are made to maintain the quality of hotel operational goods through the role of general store section at The Phoenix Hotel Yogyakarta. Is in accordance with the standard or does not give special treatment to the operational goods (ignored). The research method used is qualitative descriptive method by collecting data through interview. Interviews were conducted with general store staf, cost control staf, and trainee of food beverage at The Phoenix Hotel Yogyakarta. The results of the research show that The Hotel Phoenix Yogyakarta made positive eforts that can reduce damage to goods stored in the general store and always ensure the goods that come to the guests in good condition, so that guests will feel satisfied.
PENGARUH DAYA TARIK WISATA, KESELAMATAN, DAN SARANA WISATA TERHADAP KEPUASAN SERTA DAMPAKNYA TERHADAP LOYALITAS WISATAWAN : Studi Community Based Tourism di Gunung Api Purba Nglanggeran Hermawan, Hary
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 15, No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v15i1.213

Abstract

Loyalty has become a serious concern for the managers of tourist villages because the loyalty of tourists is a guarantee of tourism business to be sustainable. The purpose of this study is to examine how the loyalty of tourists can be created by the factors of the tourist attraction, safety, and amenities, with loyalty as an intervening, on the model of Community-Based Tourism development in Gunung Api Purba Nglanggeran Tourism Village. The analytical method used is path analysis with Partial Least Square (PLS). The results showed that the tourist attraction is a dominant factor that gives a positive influence on the loyalty of tourists through intervention variable satisfaction. Other factors studied, namely safety and tourist facilities are not proven to affect the loyalty of tourists. This research recommends that loyalty of tourists can be achieved through efforts to improve the quality of tourist attraction. Keyword : tourist attraction, safety, amenities, satisfaction, loyalty
Pengembangan Destinasi Wisata Pada Tingkat Tapak Lahan Dengan Pendekatan Analisis Swot Hermawan, Hary
Jurnal Pariwisata Vol 4, No 2 (2017): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31311/par.v4i2.1942

Abstract

ABSTRAKKunjungan wisatawan ke Yogyakarta dari tahun ke tahun mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa masih terjadi ketimpangan kunjungan wisata antar kabupaten yang cukup mencolok karena kualitas destinasi wisata antar Kabupaten belum merata. Artikel ini mencoba untuk menggali konsep dalam pengembangan destinasi yang berbasis alam di Kawasan Puspo Ardi, dikaji dengan pendekatan SWOT. Hasil analisis merujuk pada strategi memperbaiki kelemahan untuk mengambil peluang (WO). Aplikasi dalam pengembangan destinasi tingkat tapak lahan, meliputi : Penataan taman atau landscaping; Pembangunan sarana wisata dan aksebilitas; Rekomendasi menggarap potensi daya tarik alam budaya serta potensi flora khas yang ada untuk dikemas menjadi daya tarik wisata yang indah, unik dan otentik dengan penataan taman atau landscaping sebagai kesan pertama dan icon wisata Puspo Ardi, Pengadaan faslititas mulai yang paling dasar seperti tempat parkir, plang penujuk, tempat duduk umum, gazebo, toilet, parkir dan seterusnya, dan pembangunan daya tarik yang iconik, atau instagramable untuk memaksimalkan potensi pasar anak muda dengan trend selfi.Kata kunci: Pengembangan destinasi, daya tarik wisata, tapak lahan, landskapingABSTRACTTourist visits to Yogyakarta from year to year experienced a fairly rapid growth. But it can not be denied that there is still an imbalance in tourist visits between districts is quite striking because the quality of tourist destinations between districts has not been evenly distributed. This article attempts to explore concepts in the development of natural-based destinations in the Puspo Ardi region, studied by the SWOT approach. The results of the analysis refer to the strategy of fixing weaknesses to take opportunities (WO). Applications in the development of land-level destination sites, including: Arrangement of parks or landscaping; Development of tourism facilities and accessibility; The construction of the Recommendations on the Group of natural charm and culture group flora typical tourist attraction to be included in a beautiful, unique and authentic with a garden or landscape configuration as the first impression and a tourist icon Puspo Ardi, the procurement of the start faslititas the most basic such as parking, mark penujuk, General seating, gazebo, toilets, parking and so on, and the development of iconik attractions, or instagramable to maximize the Group's young market with trends selfie.Keywords: Destination development,tourism attraction, tread land, landscaping
UPAYA MENINGKATKAN ANGKA KUNJUNGAN MUSEUM MELALUI SOCIAL MEDIA MARKETING – STUDI PENDAHULUAN Cornellia, Ayu Helena; Hermawan, Hary
Jurnal Kepariwisataan Indonesia : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kepariwisataan Indonesia Vol 14 No 1 (2020): Jurnal Kepariwisataan Indonesia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kepariwisata
Publisher : Ministry Of Tourism

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1716.62 KB)

Abstract

Digital marketing, termasuk social media marketing, memegang peran penting dalam memaparkan banyak hal. Museum di Yogyakarta sudah banyak melakukan promosi melalui media sosial dan mengikuti tren, antara lain Museum Sonobudoyo dan Museum Sandi. Berbagai tantangan ditemui dalam mengembangkan media sosial di museum, misalnya kondisi nyata museum yang belum dapat melakukan banyak inovasi dan regulasi yang mendasari. Kedua museum (Museum Sonobudoyo milik Pemerintah Daerah Yogyakarta dan Museum Sandi adalah milik Badan Sandi Negara Jakarta) dipilih berdasarkan purposive random sampling, yaitu berdasarkan keaktifan dalam update media sosial selama 6 bulan terakhir terhitung dari Oktober 2019 ? Maret 2020. Studi kualitatif dan kuantitatif diadakan untuk menilai persepsi dan opini masyarakat terhadap museum serta mencari tahu apa yang sebaiknya ditingkatkan oleh pihak museum sehingga masyarakat semakin tergerak untuk datang ke museum. Hasil studi ini diharapkan akan menjadi panduan museum untuk memperbaiki diri dan beradaptasi dengan situasi dan trend wisata yang ada di masyarakat berdasarkan disrupsi teknologi yang ada saat ini.
Evaluasi Dampak Pariwisata Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Lokal Hamzah, Faizal; Hermawan, Hary; Wigati, Wigati
Jurnal Pariwisata Vol 5, No 3 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.284 KB) | DOI: 10.31311/par.v5i3.4434

Abstract

Candi Borobudur yang merupakan salah satu destinasi besar di Indonesia serta menjadi salah satu destinasi stategis dalam road map pengembangan pariwisata Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui dampak perkembangan pariwisata Candi Borobudur terhadap masyarakat lokal Desa Borobudur. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Teknik penelitian yang dilakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa walaupun potensi peluang kerja dan berusaha semakin meningkat, namun pada kenyataanya masyarakat Desa Borobudur masih belum cukup sejahtera, dikarenakan masih ada sebagian masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Perkembangan Taman Wisata Candi Borobudur memberikan dampak bagi kehidupan sosial masyarakat lokal sekitar. Dampak sosial yang positif diakibatkan dari perkembangan Destinasi Wisata Candi Borobudur adalah tingkat pendidikan yang semakin baik, terbukanya lapangan pekerjaan di sekitar kawasan wisata, meningkatnya kesempatan berusaha. Sedangkan dampak negatif pariwisata terhadap kehidupan sosial masyarakat adalah, adanya alih profesi masyarakat dari bertani menjadi pekerja taman wisata dan berdagang menghilangkan kearifan lokal masyarakat, perubahan pola hidup masyarakat yang mulai mengikuti trend ataupun wisatawan asing, kepadatan kehidupan sosial masyarakat pedagang menjadi semakin banyak dan padat, dan tingkat keamanan menurun.
Dampak Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal Hermawan, Hary
Jurnal Pariwisata Vol 3, No 2 (2016): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.534 KB) | DOI: 10.31311/par.v3i2.1383

Abstract

 ABSTRAKPenelitian mengenai dampak pengembangan desa wisata terhadap ekonomi masyarakat lokal ini merupakan jenis penelitian diskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Desa Nglanggeran, Kecamatan Pathuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogakarta. Hasil penelitian diketahui bahwa aktifitas pengembangan Desa Wisata  Nglanggeran dinilai cukup baik, indikatornya utama adalah rata-rata kenaikan kunjungan wisatawan yang cukup besar dari tahun ke tahun. Kesiapan masyarakat lokal yang ditinjau dari tingkat pendidikan, pengetahuan, serta tingkat keterlibatan masyarakat dalam pengembangan desa wisata menunjukan bahwa masyarakat telah cukup siap menghadapi berbagai potensi dampak yang muncul. Tingkat perkembangan pariwisata yang tinggi menghasilkan tingkat frekuensi interaksi yang cukup sering antara masyarakat lokal dan wisatawan, yaitu rata-rata lebih dari 5 kali interaksi per 3 bulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembagan desa wisata membawa dampak yang positif bagi perkembangan ekonomi masyarakat lokal di Desa Nglanggeran, diantaranya : penghasilan masyarakat meningkat;  meningkatkan peluang kerja dan berusaha; meningkatkan kepemilikan dan kontrol masyarakat lokal; meningkatkan pendapatan pemerintah melalui retribusi wisata. Sedangkan indikasi dampak negatif terhadap ekonomi lokal berupa kenaikan harga barang tidak ditemukanKata kunci : Dampak ekonomi pengembangan desa wisata, pengembangan desa wisata ABSTRACTResearch on the effects of economic development of rural tourism to the local community is a kind of descriptive qualitative research. This research was conducted in the village of Nglanggeran, District Pathuk, Gunung Kidul, Yogakarta. The survey results revealed that the development activities of the Tourism Village Nglanggeran considered quite good, the main indicator is the average increase in tourist arrivals sizeable year-on-year. The readiness of local communities in terms of education, knowledge, and level of community involvement in the development of rural tourism shows that the public has been sufficiently prepared to deal with potential impacts that arise. The level of development of tourism which generates high frequency level of interaction between local communities and the frequent travelers, which is an average of more than 5 times the interaction per 3 months. The results showed that developing a tourist village bring a positive impact to the economic development of local communities in the village Nglanggeran, including: increased public income; increase employment and business opportunities; increase ownership and control of local communities; increase government revenues through travel levy. While indications of a negative impact on the local economy in the form of rising prices of goods can not be found. Keywords: The economic impact of the development of rural tourism, rural tourism development
Upaya Mewujudkan Wisata Edukasi di Kampung Tulip Bandung hermawan, Hary; Brahmanto, Erlangga; Musafa, Musafa; Suryana, Suryana
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.041 KB)

Abstract

AbstrakFenomena aktual dilapangan membuktikan bahwa pengembangan Kampung Tulip belum cukup representatif sebagai wisata bertema edukasi Budaya Belanda. Walaupun beberapa wahana telah dibangun menyesuaikan rumah-rumah khas Negeri Belanda, tetapi aktifitas wisata bernuansa edukatif belum begitu terlihat selama masa observasi di lapangan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat difokuskan pada pemberdayaan untuk peningkatan tata kelola destinasi wisata edukasi Kampung Tulip. Langkah implementatif yang telah dilakukan meliputi : (1) Menggali akar permasalahan dalam pengembangan destinasi wisata Kampung Tulip melalui observasi dan wawancara dengan pengelola; (2) Memberikan rekomendasi pengelolaan melalui seminar seminar dan pelatihan pengelolaan wisata edukasi dan pariwisata berkelanjutan kepada pengelola destinasi wisata Kampung Tulip; (3) Penyediaan buku panduan pengembangan wisata edukasi Kampung Tulip.Kata Kunci : pariwisata edukasi, kampung tulip, perencanaan pariwisata AbstracThe actual phenomenon in the field proves that the development of Kampung Tulip has not been representative enough as a themed education of the Netherlands Culture. Although some of the rides have been built to match the typical homes of the Netherlands, but the activities and educational nuances have not been visible during the observation period in the field. Therefore, community service activities focused on empowerment to improve the educational tourism governance in the destinations of Tulip Village. Implementative steps that have been carried out include: (1) Exploring the core of the problem in developing Tulip Village through observation and interviews with managers; (2) Providing management recommendations through seminar seminars and training on educational tourism and tourism sustainable management to the managers of Tulip Village; (3) Provision of guidance book for educational tourism development in Tulip Village.Keywords: educational tourism, kampung tulip, tourism planning
Kajian Desain Keselamatan Berbasis Lokalitas Dalam Meningkatkan Kepuasan Wisatawan Terhadap Daya Tarik Wisata (Studi Kasus Gunung Api Purba Di Desa Wisata Nglanggeran) Hermawan, Hary
Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol 22 No 3 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.736 KB)

Abstract

The research is aimed to study more about the extent to which locality-based safety design can increase the satisfaction of tourists to the tourist attraction in Ancient Volcano Nglanggeran Tourism Village, Pathuk Sub-District, Gunungkidul Regency, Yogyakarta Special Region. Quantitative research methods using linear regression analysis were chosen to analyze the role of locality-based safety design allegedly to moderate the influence of tourist attraction on the satisfaction of tourists. The results showed that safety design based on locality proved unable to moderate the performance of tourist attraction in influencing the satisfaction of tourists. The recommendation of the research result is the implementation of safety with the design that has been proven effective in ensuring the safety of tourists
Persepsi Wisatawan Terhadap Night Life Attraction Hermawan, Hary
Jurnal Pariwisata Vol 4, No 1 (2017): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.823 KB) | DOI: 10.31311/par.v4i1.1619

Abstract

ABSTRAK                                                Kabaret adalah istilah pertunjukan musik, komedi, tari, drama, dan campuran seni lainnya yang khusus diperagakan oleh para pria yang berbusana wanita (ladyboy) di atas panggung. Pertunjukan Kabaret di Restoran Oyot Godhong ditujukan sebagai daya tarik wisata baru yang diharapkan dapat meningkatkan minat wisatawan untuk mengunjungi Kawasan Malioboro Yogyakarta, khususnya ke restoran Oyot Godhong. Berdasarkan penelitian diskriptif terlihat bahwa Karakteristik wisatawan yang melihat Kabaret sangat beragam, serta masing-masing memiliki persepsi dan motivasi yang berbeda-beda. Pertunjukan Kabaret telah memenuhi syarat menjadi daya tarik wisata budaya yang dipentaskan di malam hari (night atraction) di Kota Yogyakarta. Analisis persepsi wisatawan menunjukan bahwa  pertunjukan Kabaret memiliki keindahan atau estetika, keunikan, dan nilai-nilai sehingga telah memenuhi kriteria standar  sebagai daya tarik wisata. Pertunjukan Kabaret mampu meningkatkan nilai jual restoran. Restoran Oyot Godhong, yang sebelumnya hanya berupa sarana wisata namun saat ini telah menjadi restoran yang memiliki daya tarik wisata.Kata kunci: pertunjukan Kabaret, atraksi malam, atraksi wisata, persepsi wisatwan, pemasaran pariwisataABSTRACTCabaret is a term performances of music, comedy, dance, drama, and other special mix of art perfomed by men who dressed in women (ladyboy) on stage. Cabaret performances in Oyot Godhong Restaurant intended as new tourist attraction that is expected to increase the interest of tourists to visit Malioboro in Yogyakarta, especially to Oyot Godhong Restaurants. Based descriptive study shows that the characteristics travelers who viewed Kabaret show is very diverse, each of which has perceptions and motivations are different. Cabaret performances have qualified to become the cultural attractions are staged at night (night atraction) in the city of Yogyakarta. Based on traveler perception indicates that the cabaret performances have beauty or aesthetics, uniqueness, and values that match the criteria criteria of the standard as a tourist attraction. Performances Cabaret in Oyot Godhong Restaurants able to increase the sale value. Oyot Godhong Restaurants previously only form of tourism facilities (amenities), but is now a restaurant that has a tourist attraction (atraction). Keywords: Cabaret show, night life attractions, tourism attraction, tourists perception, tourism marketing