Jati, Riani Pradara
LPPM STIKES KENDAL

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN TERAPI GENERALIS DALAM MENGATASI ANSIETAS KELUARGA PASIEN HEMODIALISA Aeni, Qurrotul; Jati, Riani Pradara
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol 1, No 2 (2018): November
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.469 KB) | DOI: 10.32584/jikj.v1i2.152

Abstract

THE EFFECT OF GENERALIST THERAPY IN OVERCOMING FAMILY ANXIETY OF HEMODIALYSIS PATIENTS ABSTRACTHemodialysis is an act of renal replacement therapy that has been damaged, which is to move the patient's blood from his body through a dialiser which occurs by diffusion and ultrafiltration. Patients who undergo activities continuously can experience some psychological problems including anxiety. The study aimed to determine the effect of generalist therapy in overcoming family anxiety of hemodialysis patients in Dr.H Hospital. Soewondo Kendal before and after giving anxiety generalist therapy. The research method used quasi experiment with pre post test without control group. Using the DASS questionnaire (Depression Anxiety Stress Scale) consisting of 14 questions related to anxiety. The research sample amounted to 60 families. Research results Respondents' characteristics were the majority of respondents in the age range 26-60 years, female, with the education level of the respondents mostly high school and the majority of respondents did not work. Relationships between clients and families are more dominated by relationships with spouses. Family ability in an effort to overcome the anxiety pretest mean 9.32 (SD 5.53) while at post test 11.28 mean (SD 5.61) with a value of p = value 0.002, which indicates that there is a change in the ability of families to overcome anxiety through anxiety generalist therapy. Suggestions for all families in particular to be able to apply generalist therapy that has been taught to help overcome anxiety in family members undergoing hemodialysis therapy.
HUBUNGAN PERAN FAMILY CAREGIVER TERHADAP PEMENUHAN PERSONAL HYGIENE LANSIA Alfiaturrohmah, Siti Nur; Anggraeni, Rina; Jati, Riani Pradara
Jurnal Keperawatan Vol 10 No 2 (2018): September
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.362 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.10.2.2018.147-152

Abstract

ABSTRAK Dukungan family caregiver akan menunjang kesehatan lansia secara optimal. Salah satu penunjang kesehatan lansia adalah terjaganya personal hygiene.  Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan peran family caregiver terhadap pemenuhan personal hygiene lansia di kelurahan Ngilir kabupaten Kendal. Penelitian menggunakan metode survey analitik dengan menggunakan pendekat cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lansia yang mengalami gangguan personal hygiene di kelurahan Ngilir Kabupaten Kendal, yang berjumlah 45 orang dengan pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling, instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan analisa data yang digunakan univariat dan bivariate dengan uji chi-square. Hasil menunjukkan terdapat hubungan antara dukungan family caregiver terhadap pemenuhan personal hygiene lansia (p=0,000). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan dukungan family caregiver dengan kategori baik sebanyak (73,3%) dan pemenuhan personal hygiene lansia dengan kategori baik sebanyak (77,8%), maka dari itu peran family caregiver berpengaruh terhadap pemenuhan personal hygiene lansia lebih baik. Keluarga diharapkan dapat memperhatikan, merawat, menjaga dan membantu para lansia dalam melakukan personal hygiene.   Kata Kunci: Peran Family Caregiver, Personal Hygiene Lansia.   RELATIONSHIP BETWEEN THE ROLE OF FAMILY CAREGIVER ON THE PERSONAL HYGIENE FULFILLMENT IN ELDERLY   ABSTRACT Family caregiver support will optimally support elderly health. One of the supporting health of the elderly is the maintenance of personal hygiene. The study aimed to determine the relationship of the role of the family caregiver to the fulfillment of elderly personal hygiene in the Ngilir village, Kendal district. The study used an analytical survey method using cross sectional approach. The population in this study were all elderly who experienced personal hygiene disorders in the Ngilir district of Kendal Regency, totaling 45 people with sampling in this study using total sampling technique, the instruments used were questionnaires and data analysis used univariate and bivariate by chi- square. The results show there is a relationship between family caregiver support for the fulfillment of personal hygiene of the elderly (p = 0,000). Based on the results of the study, it can be concluded that family caregiver support is in good category as much as (73.3%) and fulfillment of elderly personal hygiene in good categories as much (77.8%), therefore the role of the family caregiver influences the fulfillment of elderly personal hygiene better. The family is expected to pay attention to, care for, maintain and help the elderly in conducting personal hygiene. Keywords: Role of Family Caregiver, Elderly Personal Hygiene. 
HUBUNGAN PERILAKU PERAWATAN PAYUDARA DENGAN KELANCARAN ASI PADA IBU MENYUSUI Febriyanti, Berliana Indah; Jati, Riani Pradara; Widiastuti, Yuni Puji
Jurnal Keperawatan Vol 6 No 1 (2014): Maret
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.362 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.6.1.2014.25-32

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Pemberian ASI perlu diberikan secara eksklusif sampai umur 6 (enam) bulan dan tetap mempertahankan pemberian ASI dilanjutkan bersama makanan pendamping sampai usia 2 (dua) tahun. Salah satu penyebab ibu tidak memberikan ASI ekslusif kepada bayinya adalah karena Kelancaran ASI terganggu. Faktor yang mempengaruhi kelancaran ASI, salah satunya adalah perilaku perawatan payudara.  Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku perawatan payudara dengan kelancaran ASI ibu menyusui di desa Puguh kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 70 ibu menyusui di desa Puguh, sampelnya adalah 70 ibu menyusui di desa Puguh, menggunakan teknik sampling jenuh.  Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-kuadrat.  Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar perilaku perawatan payudara baik (54,3%). Sedangkan kelancaran ASI ibu menyusui sebagian besar lancar (85,7%) dan ada hubungan yang signifikan antara perilaku perawatan payudara dengan kelancaran ASI ibu menyusui di desa Puguh kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal dengan nilai p value: 0,004 < ?: 0,05.   Diskusi: Disarankan tenaga kesehatan (bidan dan perawat) dapat meningkatkan penyuluhan dalam memberi pemahaman perilaku perawatan payudara dan dalam melakukan pemantauan kelancaran ASI bagi ibu menyusui, sehingga masyarakat dapat melakukan pemberian ASI Eksklusif pada anak mereka.   Kata kunci: Perilaku, Perawatan Payudara, Kelancaran ASI   ABSTRACT Introduction: Breastfeeding should be given exclusively until the age of 6 (six) months and continue to maintain breastfeeding followed by complementary foods until the age of 2 (two) years. One of the causes of mothers not giving exclusive breastfeeding to their babies is because the smoothness of breast milk is disrupted. Factors that affect the smoothness of breast milk, one of which is the behavior of breast care.  Methods: The purpose of this study was to determine the relationship of breast care behavior with the smoothness of breastfeeding breastfeeding mother in the village Puguh Pegandon district Kendal District. This research use descriptive analytic design with cross sectional approach. The population in this study were 70 breastfeeding mothers in Puguh village, the sample was 70 breastfeeding mothers in Puguh village, using a saturated sampling technique. Data analysis using univariate and bivariate analysis with chi-square test statistic. Results: The results showed that most breast care behaviors were good (54.3%). While the breastfeeding of breastfeeding mother is mostly smooth (85,7%) and there is a significant correlation between breast care behavior with breastfeeding breastfeeding mother in Puguh village Pegandon sub district Kendal with p value: 0,004 <?: 0,05. Discussion: It is recommended that health workers (midwives and nurses) can improve counseling in understanding breast care behaviors and in monitoring the smoothness of breastfeeding for breastfeeding mothers so that people can exclusively breastfeed their children. Keywords: Behavior, Breast Care, Breast Milk.
HUBUNGAN PERILAKU MENGKONSUMSI MINUMAN BERALKOHOL DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LAKI-LAKI DEWASA Nurhidayat, Setyandy; Kunsianah, Kunsianah; Jati, Riani Pradara
Jurnal Keperawatan Vol 6 No 1 (2014): Maret
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.362 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.6.1.2014.7-13

Abstract

                                               ABSTRAK Pendahuluan: Hipertensi merupakan ?silent killer? yang banyak menyebabkan kematian karena serangan stroke dan jantung sesuai masalah yang ada pada penyakit hipertensi di masyarakat adalah timbulnya stroke sebagai akibat dari perilaku mengkonsumsi minuman beralkohol sehingga menimbulkan hipertensi. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku mengkonsumsi minuman beralkohol dengan kejadian hipertensi pada laki-laki dewasa di desa Cepokomulyo kecamatan Gemuh.Jenis  penelitian ini adalah Survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Respondenpenelitian ini berjumlah 90 orangdengan teknik Sample jenuh. Pengumpulan data mengunakan metode kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas.Serta uji hipotesa menggunakan Chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan 43 (47,8%) responden mengkonsumsi minuman beralokohol ringan,12(13,3%) responden mengkonsumsi minuman beralohol berat, dan 35 (38,9%) responden tidak mengkonsumsi minuman beralkohol.Dengan menggunakan uji Chi-square diketahui bahwa nilai p Value sebesar 0,615   ( p> 0,05), dari hasil tersebut menunjukkan tidak ada hubungan antara perilaku mengkonsumsi minuman beralkohol dengan kejadian hipertensi pada laki-laki dewasa di Desa Cepokomulyo Kecamatan Gemuh. Diskusi: Diharapkan bagi masyarakat yang mengkonsumsi minuman beralkohol supaya berhenti untuk mengkonsumsi minuman beralkohol, karena mengkonsumsi minuman beralkohol tidak baik bagi tubuh.   Kata kunci: Perilaku mengkonsumsi minuman beralkohol, hipertensi ABSTRACT Introduction: Hypertension is a silent killer, which became the cause of death from heart attack and stroke. In most cases in the society, stroke occurs as the effect of high cholesterol level that leads to hypertension. Methods: The purpose of this research is to find out the correlation between the behavior of consuming alcoholic beverages and hypertension occurence on adult males in Cepokomulyo Village, Subdistrict Gemuh.The writer used analytic survey with cross sectional approach. The total number respondents of this research is 90 males with sample saturated technique.Questionnaire was used to collect the data, the reliability and validity of which have been tested. The hypothesis test used chi-square method. Results: The result of the research showed that 43 respondents (47.8%) consumed mild alcoholic beverages, 12 respondents (13.3%) consumed high alcoholic beverages, and 35 respondents (38.9%) did not consume alcoholic beverages. Using chi-square method revealed p value 0.615 (p>0.05). From the test result, there is no correlation between the behavior of consuming alcoholic beverages and hypertension occurence on adult males in Cepokomulyo Village, Subdistrict Gemuh. Discussion: The writer suggests that the people who consume alcoholic beverages stop consuming it because consuming alcoholic beverages is not good for the body.   Keywords: the behavior of consuming alcoholic beverages, hypertension
PENDIDIKAN KESEHATAN MENIGKATKAN KEMAMPUAN TUGAS PERAWATAN HIPERTENSI FAMILY CAREGIVER Jati, Riani Pradara; Mendrova, Fery Agusman; Widyastuti, Rita Hadi
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 9 No. 2, Juli 2018
Publisher : STIKes Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.695 KB) | DOI: 10.34035/jk.v9i2.288

Abstract

Hipertensi  pada  lansia  merupakan  peningkatan  tekanan  darah  sistolik  diatas  140mmHg  dan tekanan diastolik 90mmHg atau lebih dan menduduki peringkat pertama masalah kesehatan. Perawatan hipertensi memerlukan peran aktif keluarga sebagi suatu sistem pendukung. Pemberian pendidikan kesehatan tentang teknik terapi relaksasi nafas dalam berguna untuk menurunkan stres sebagai dampak yang muncul dari hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kemampuan tugas perawatan hipertensi family caregiver di Kelurahan Langenharjo Kabupaten Kendal. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain pre and post-test with control group. Populasi penelitian adalah family caregiver di Kabupaten Kendal. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sejumlah 68 yang terbagi dalam kelompok intervensi (n=34) dan kelompok kontrol (n=34). Intervensi berupa pendidikan kesehatan tentang teknik terapi relaksasi nafas dalam diberikan pada kelompok intervensi. Data diambil melalui kuesioner dan dianalisa melalui uji sampel (paired t-test dan independentt-test). Hasil penelitian menunjukan setelah diberikan pendidikan kesehatan, kemampuan tugas perawatan family caregiver pada kelompok intervensi adalah 60,97 (SD 2,30), dan mengalami peningkatan sebesar 34% dari sebelum intervensi. Sementara pada kelompok kontrol, kemampuan tugas perawatan menunjukan nilai 46,14 (SD 2,94). Hasil analisis mendapatkan nilai p-value = 0,002 α=0,05, yang mengindikasikan adanya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kemampuan tugas perawatan hipertensi family caregiver. Berdasarkan hasil penelitian, direkomendasikan bagi tenaga kesehatan untuk melibatkan keluarga dalam mengatasi masalah kesehatan pasien melalui pendidikan kesehatan. Hypertension in the elderly describes an increase in the systolic blood pressure of above 140 mmHg and the diastolic pressure of 90 mmHg or more and becomes the first ranked health problem. The treatment of hypertension requires an active participation of the family as a support system. The provision of health education about deep breathing relaxation therapy is useful for reducing stress as an impact arising from hypertension. This study aimed to determine the effects of health education on the ability to perform hypertension treatment among the family caregivers in Langenharjo urban-village in Kendal regency. This study employed a quasi-experimental design with pre and post-test with a control group The population was the family caregivers in Kendal. The samples were taken by using purposive sampling and involved 68 caregivers who were assigned to the intervention group (n = 34) and the control group (n = 34). An intervention of health education about deep breathing relaxation therapy was given to the intervention group. The data were collected through the questionnaires and analyzed by the paired t-test and the independent t-test. The results showed that after given the intervention, the ability to perform hypertension treatment among the family caregivers in the intervention group was 60.97 (SD 2.30), indicating an increase of 34% as before the intervention. Meanwhile, in the control group, the ability of the family caregivers demonstrated a value of 46.14 (SD 2.94). The result of the analysis obtained a p-value of 0.002, and α of 0.05, indicating the effects of health education on the ability of performing hypertension treatment among the family caregivers. Based on the findings, it is recommended that the healthcare providers involve the family to address the patient’ health problems through the health education programs.
HUBUNGAN PERAN FAMILY CAREGIVER TERHADAP QUALITAS HIDUP LANSIA JATI, RIANI PRADARA; Nabila, Sekar Farah
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 1 (2019): Maret
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.362 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v11i1.458

Abstract

  Penempatan peran yang baik bagi Family Caregiver sangatlah membantu lansia dalam meningkatkah qualitas hidupnya, meningkatkan motivasi dalam menjalankan hidup Penelitian ini bertujuan Mengetahui hubungan peran Family Caregiver dalam pemenuhan qualitas hidup bagi lansia di Kelurahan Langenharjo Kabupaten Kendal. DesainPenelitianDeskriptifKorelasional menggunakan pendekatan Krosectional,tehnikSamplingStratified Simple Random Sampling dengan karakteristik heterogen, dari populasi mempunyai hak yang sama untuk diseleksi sebagai sampel teknik undianPengambilan data dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Uji statistik Chi-square, dengan taraf signifikasi 5%jumlah sampel pada penelitian ini 70 sampel pada Family Caregiver dari 213 populasi yang ada. Hasil penelitian dari 70 responden didapatkan Peran Family Caregiver tidak baik dengan qualitas hidup tidak baik 33 (47,1%), sedangkan Peran Family Caregiver kurang baik dengan qualitas hidup lansia baik 3 (4,3%). Untuk distribusi Peran Family Caregiver kurang baik dengan qualitas hidup lansia tidak baik sebanyak 6 responden (8,6%) sedangkan untuk distribusi Peran Family Caregiver kurang baik dengan qualitas hidup lansia baik sebanyak 23 responden (32,9%). Terakhir, untuk distribusi Peran Family Caregiver baik dengan qualitas hidup lansia tidak baik didapatkan hasil 2 responden (2, 9%) sedangkan untuk distribusi Peran Family Caregiver baik dengan qualitas hidup lansia baik didapatkan hasil 3 responden (4,3%)Menunjukkan nilai ? value 0,001 (? < 0,05) berarti ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan lansia dalam keikutsertaan posyandu lansia. Disarankan kepada semua Family Cregiver lansia untuk mampu memahami pentingnya perhatian, dukungan bagi lansia dalammeningkatkan qualitas hidup yang lebih baik bagi lansia.   Kata kunci : Peran family caregiver, qualitas hidup, lansia.   ABSTRACT Placement of a good role for Family Caregiver is very helpful for the elderly to improve their quality of life, increase motivation in living life Research Objective: To know the relationship between the role of Family Caregiver in fulfilling quality of life for the elderly in Langenharjo Village, Kendal Regency. Descriptive Correlational Research Design uses a cross sectional approach, Sampling Stratified Simple Random Sampling technique with heterogeneous characteristics, from the population has the same right to be selected as a sample lottery technique Retrieving data using a questionnaire that has been tested for validity and reliability. Test Chi-square statistics, with a significance level of 5% the number of samples in this study 70 samples on the Family Caregiver from 213 populations. Results of the Study Of 70 respondents found the role of Family Caregiver was not good with poor quality of life 33 (47.1%) , while the role of the Family Caregiver is not good with the quality of life of a good elderly 3 (4.3%). For the distribution of the role of Family Caregiver is not good with the quality of life of the poor family as many as 6 respondents (8.6%) while for the distribution of the Role of Family Caregiver is not good with the quality of life of good elderly as many as 23 respondents (32.9%). Finally, the distribution of the Role of Family Caregiver with good quality of life for the poor is obtained by 2 respondents (2, 9%), while the distribution of the Role of Family Caregiver with good quality of life for the elderly is obtained by 3 respondents (4.3%). 0.001 (? <0.05) means that there is a relationship between family support and the compliance of the elderly in the participation of the elderly posyandu. It is recommended to all elderly Cregiver families to be able to understand the importance of attention, support for the elderly in improving the quality of life better for the elderly   Keywords: Role of Family Caregiver, Quality of Life, Elderly
Pengaruh senam rematik terhadap penurunan nyeri dan peningkatan rentang gerak pada lansia dengan osteoatritis Anggraeni, Rina; Jati, Riani Pradara; Rusmini, Siti; Latifah, Siti Nur
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 3 (2019): September
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.362 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v11i3.570

Abstract

Senam  rematik  merupakan  salah  satu  metode  yang  praktis  dan efektif  dalam  memelihara  kesehatan  tubuh.Gerakan  yang  terkandung  dalam senam rematik  adalah gerakan yang sangat efektif, efisien, dan logis karena rangkaian  gerakannya dilakukan secara teratur dan terorganisasi bagi penderita rematik (Wahyudi Nugroho,2008). senam rematik berkhasiat untuk menurunkan nyeri osteoatritis lutut dan peningkatan rentang gerak pada penderita osteoatritis. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh sebelum dan sesudah diberikan senam rematik pada lansia di balai pelayanan sosial cepiring. Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi experimental yang bertujuan untuk mengungkapkan hubungan sebab akibat antara variabel tanpa ada manipulasi suatu variabel (Sugiono, 2010). Rancangan penelitian ini menggunakan pretest-posttest control group design. Pengukuran desain ini dilakukan sebanyak dua kali yaitu sebelum dan sesudah intervensi. Ada hubungan antara pemberian terapi senam rematik terhadap penurunan nyeri osteoatritis lutut lansia dimana dari hasil uji Mann-Whitney Test diperoleh p = 0.002 (skala nyeri)yang artinya ada hubungan yang signifikan.   Kata kunci: senam rematik, gerontik, ilmu keperawatan EFFECTS OF REMATIC GYM TOWARDS REDUCTION OF PAIN AND IMPROVEMENT OF MOVEMENT FLIGHT IN ELDERLY WITH OSTEOATRITIS   ABSTRACT Rheumatic exercises are one of the practical and effective methods in maintaining a healthy body. The movements contained in rheumatic exercises are very effective, efficient, and logical movements because a series of movements is carried out regularly and organized for rheumatic sufferers (Wahyudi Nugroho, 2008) . rheumatic exercises are efficacious to reduce osteoatritis knee pain and increase range of motion in osteoatritis sufferers. The purpose of this study: to determine the effect before and after rheumatic exercises given to the elderly at the Cepiring social service center. Quantitative research with quasi experimental research design that aims to reveal the causal relationship between variables without manipulation of a variable (Sugiono, 2010). The design of this study used a pretest-posttest control group design. This design measurement is carried out twice, namely before and after the intervention. There is a relationship between rheumatism exercise therapy with pain reduction in elderly knee osteoatritis where the Mann-Whitney Test results obtained p = 0.002 (pain scale) which means there is a significant relationship.   Keywords: rheumatic gymnastics, gerontik, nursing
DUKUNGAN FAMILY CAREGIVER DENGAN KEPATUHAN DIET RENDAH GARAM PADA LANSIA Jati, Riani Pradara; Anggraeni, Rina
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 2 (2020): April 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia konsumsi garam  rata-rata masyarakat 15 gram/hari sedangkan dalam anjuran WHO maksimal 6gram atau satu sendok teh dalam sehari dan dapat memicu munculnya masalah hipertensi khusunya pada lansia, jika tidak didukung dari keluarga . Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui ?Dukungan Family Cregiver pada lansia  maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul ?Dukungan Family caregiver dengan Kepatuahn Diet Rendah Garam Pada Lansia di Kelurahan Ngilir Kecamatan Kota Kendal?Jumlah lansia  70 yang berusia 60 tahun keatas dengan family caregiver masing-masing. Penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Dukungan rata-rata  tidak baik 36 (51,4%) tidak patuh 41 (58,6%) lebih banyak yang tidak patuh. Terdapat hubungan antara dukungan family caregiver dengan kepatuhan lansia konsumsi garam dengan diatas  nilai ? value 0,001 (? < 0,05). Kata kunci : dukungan family caregiver, diet rendah garam, lansia FAMILY CAREGIVER SUPPORT WITH LOW SALT DIET COMPLIANCE IN ELDERLY ABSTRACT Indonesia has an average salt consumption of 15 grams / day while the WHO recommends a maximum of 6 grams or one teaspoon a day and can trigger hypertension problems especially in the elderly, if not supported by the family. The purpose of this study is to find out "Family Cregiver Support in the elderly, researchers are interested in conducting a study entitled" Family Caregiver Support with Low Salt Diet Management in the Elderly in Ngilir Village, Kendal City District "Number of elderly 70 aged 60 years and over with family caregiver each. Analytical research methods with cross section approach. The results of the average support were not good 36 (51.4%) were not compliant 41 (58.6%) more were not compliant. There was a discussion of the relationship between family caregiver support and adherence to elderly salt consumption with above the value of ? value 0.001 (? <0 , 05) Keywords: family cregiver support, low salt diet, elderly
KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM DENGAN OPERASI SESAR Widiastuti, Yuni Puji; Jati, Riani Pradara
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i3.633

Abstract

ABSTRAKKesehatan Ibu dan Balita merupakan salah satu indikator utama derajat kesehatan suatu bangsa, yang tercermin dari tingginya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Angka kesakitan dan kematian Bayi bisa dicegah dan ditanggulangi dengan pemberian ASI Eksklusive yang merupakan suatu proses alamiah yang dapat memberikan dampak positif untuk bayi maupun ibu. Namun tidak semua ibu mampu memberikan ASI Eksklusive, hal ini disebabkan karena masalah kelancaran produksi ASI terutama pada ibu post operasi sesar. Nyeri yang dialami ibu menghambat produksi prolactin dan oksitosin sehingg berpengaruh terhadap kelancaran produksi ASI.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelancaran produksi ASI pada ibu post partum dengan operasi sesar. Jenis penelitian ini adalah penelitian diskriptif dengan rancangan crossectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai dengan Oktober 2019 di RSUD Dr. Hsoewondo Kendal dan RSI Kendal. Sampel sebanyak 66 responden, dengan tehnik consequtive sampling. Analisis statistik menggunakan statistic diskriptif. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan cek list kelancaran produksi ASI. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden mengalami masalah kelancaran produksi ASI yaitu sebanyak 54 responden (82%) dan 12 responden (18%) dengan produksi ASI yang lancar.Kata Kunci: Kelancaran produksi ASI, Operasi sesar, Post Partum
HUBUNGAN PERAN FAMILY CAREGIVER TERHADAP PEMENUHAN PERSONAL HYGIENE LANSIA Alfiaturrohmah, Siti Nur; Anggraeni, Rina; Jati, Riani Pradara
Jurnal Keperawatan Vol 10 No 2 (2018): September
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.10.2.2018.147-152

Abstract

ABSTRAK Dukungan family caregiver akan menunjang kesehatan lansia secara optimal. Salah satu penunjang kesehatan lansia adalah terjaganya personal hygiene. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan peran family caregiver terhadap pemenuhan personal hygiene lansia di kelurahan Ngilir kabupaten Kendal. Penelitian menggunakan metode survey analitik dengan menggunakan pendekat cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lansia yang mengalami gangguan personal hygiene di kelurahan Ngilir Kabupaten Kendal, yang berjumlah 45 orang dengan pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling, instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan analisa data yang digunakan univariat dan bivariate dengan uji chi-square. Hasil menunjukkan terdapat hubungan antara dukungan family caregiver terhadap pemenuhan personal hygiene lansia (p=0,000). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan dukungan family caregiver dengan kategori baik sebanyak (73,3%) dan pemenuhan personal hygiene lansia dengan kategori baik sebanyak (77,8%), maka dari itu peran family caregiver berpengaruh terhadap pemenuhan personal hygiene lansia lebih baik. Keluarga diharapkan dapat memperhatikan, merawat, menjaga dan membantu para lansia dalam melakukan personal hygiene. Kata Kunci: Peran Family Caregiver, Personal Hygiene Lansia. RELATIONSHIP BETWEEN THE ROLE OF FAMILY CAREGIVER ON THE PERSONAL HYGIENE FULFILLMENT IN ELDERLY ABSTRACT Family caregiver support will optimally support elderly health. One of the supporting health of the elderly is the maintenance of personal hygiene. The study aimed to determine the relationship of the role of the family caregiver to the fulfillment of elderly personal hygiene in the Ngilir village, Kendal district. The study used an analytical survey method using cross sectional approach. The population in this study were all elderly who experienced personal hygiene disorders in the Ngilir district of Kendal Regency, totaling 45 people with sampling in this study using total sampling technique, the instruments used were questionnaires and data analysis used univariate and bivariate by chi- square. The results show there is a relationship between family caregiver support for the fulfillment of personal hygiene of the elderly (p = 0,000). Based on the results of the study, it can be concluded that family caregiver support is in good category as much as (73.3%) and fulfillment of elderly personal hygiene in good categories as much (77.8%), therefore the role of the family caregiver influences the fulfillment of elderly personal hygiene better. The family is expected to pay attention to, care for, maintain and help the elderly in conducting personal hygiene. Keywords: Role of Family Caregiver, Elderly Personal Hygiene.