Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI ALGA COKLAT JENIS Padina sp. DARI PANTAI SORIDO BIAK TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Shigella dysenteriae Nuzul, Putri
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Farmasi Medica
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI ALGA COKLAT JENIS Padina sp. DARI PANTAI SORIDO BIAK TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Shigella dysenteriae Putri Nuzul1), Daniel Lantang2), Septriyanto Dirgantara3)1)Program Studi Farmasi, FMIPA Universitas Cenderawasih, Jayapura-Papua2)Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Cenderawasih, JayapuraKampus UNCEN Waena. Jl Perumnas III Waena Jayapura 99351 PapuaEmail*: putrinuzulkabaret@gmail.com ABSTRACT Infections that drug resistant especially with bacterial involvement are still major challenges. Therefore, it is essential to discover new antibiotic compounds from marine resources such as algae. There are numerous of compounds derived from algae with a broad range of biological activities, incluiding antibacterial agent. The objective of this research are to know antibacterial activity of Padina sp. from different solvents on Staphylococcus aureus and Shigella dysenteriae and to know the extract of Padina sp. which most effectively inhibits development of Staphylococcus aureus and Shigella dysenteriae. Stages of this works includes: manufacturing crude drug, extraction by stratified maceration method using solvent, eq diethyl ether, ethyl acetate, and ethanol 96%, screening phytochemical and exameration of antibacterial activity using disc diffusion method. The result was demonstrated that antibacterial activity of extract brown algae Padina sp. have ability to inhibit the growth of Staphylococcus aureus and Shigella dysenteriae. Several solvent in extraction of Padina sp. provides different antibacterial activity in which antibacterial activity with the better inhibitory zone against Staphylococcus aureus is with ethyl acetate solvent and antibacterial activity with the best inhibitory zone against Shigella dysenteriae with ethanol 96% solvent. The most effective brown algae extract (Padina sp.) on Staphylococcus aureus bacterial is ethyl acetate solvent with 100 ppm concentration of 12,66 mm and Shigella dysenteriae bacterial is ethyl acetate solvent with 250 ppm concentration that is 10,69 mm. Keywords: Antibactery agents, Padina sp., Staphylococcus aureus, Shigella dysenteriaeABSTRAKInfeksi yang resistan terhadap obat terutama dengan keterlibatan bakteri masih merupakan tantangan besar. Oleh karena itu, sangat penting untuk menemukan senyawa antibiotik baru dari sumber laut termasuk alga. Alga merupakan sumber laut yang kaya akan ragam metabolit sekunder. Ada banyak senyawa yang berasal dari alga yang didukung dengan berbagai aktivitas biologis, termasuk antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji aktivitas antibakteri Padina sp. dari pelarut yang berbeda terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Shigella dysenteriae dan untuk mengetahui ekstrak Padina sp. yang paling efektif menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Shigella dysenteriae. Tahapan kerja meliputi: pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak dengan metode maserasi bertingkat menggunakan pelarut dietil eter, etil asetat, dan etanol 96%, identifikasi senyawa fitokimia, dan uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak alga coklat jenis Padina sp. mampu menghambat pertumbuan bakteri Staphylococcus aureus dan Shigella dysenteriae. Perbedaan pelarut pada ekstraksi Padina sp. memberikan aktivitas antibakteri yang berbeda dimana aktivitas antibakteri dengan zona hambat terbaik terhadap bakteri Staphylococcus aureus yaitu dengan pelarut etil asetat dan aktivitas antibakteri dengan zona hambat terbaik terhadap bakteri Shigella dysenteriae yaitu dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak alga coklat (Padina sp.) yang paling efektif untuk bakteri Staphylococcus aureus adalah pelarut etil asetat dengan konsentrasi 100 ppm yaitu 12,66 mm dan bakteri Shigella dysenteriae adalah pelarut etil asetat dengan konsentrasi 250 ppm yaitu 10,69 mm. Kata Kunci: Antibakteri, Padina sp., Staphylococcus aureus, Shigella dysenteriae