Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kemandirian Anak Usia Dini Di TK Negeri Pembina Singkawang Timur Mayasari, Dian; Istirahayu, Iip; Mawarni, Katarina
Journal of Educational Review and Research Vol 3, No 2 (2020): VOL 3, NO 2 (2020): VOLUME 3 NUMBER 2 DECEMBER 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v3i2.2155

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemandirian anak usia dini di TK Negeri Pembina Singkawang dan hubungan pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian berjumlah 20 orang tua anak di TK Negeri Pembina Singkawang yang diambil secara acak yaitu dari Kelas TK B1 dan kelas TK B2. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment. Tingkat  kemandirian anak usia dini di TK Negeri Pembina Singkawang pada kategori sangat tinggi sebanyak 2 orang dengan persentase 20%, kategori tinggi sebanyak 12 orang dengan persentase 60%, kategori sedang sebanyak 6 orang dengan persentase 30%, kategori rendah dengan persentase 0% dan kategori sangat rendah dengan persentase 0%. Hasil perhitungan korelasi product moment menunjukkan rxy = 0,37, hal ini menunjukkan terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan kemandirian anak usia dini di TK Negeri Pembina Singkawang.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI TERHADAP SIKAP SPORTIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR(SD) fitriyadi, Slamat; Istirahayu, Iip; Mulyani, Sri
Journal of Educational Review and Research Vol 3, No 2 (2020): VOL 3, NO 2 (2020): VOLUME 3 NUMBER 2 DECEMBER 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui tingkat minat siswa terhadap permainan tradisional lompat tali; 2) Mengetahui tingkat sikap sportivitas siswa dalam permainan tradisional lompat tali; 3) Mengetahui dan menganalisis pengaruh minat permainan tradisional lompat tali terhadap sikap sportivitas siswa dalam permainan tradisional lompat tali. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain survey. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD Negeri 15 Singkawang yang berjumlah 242 siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 150 siswa yang diambil dengan teknik sampling Proportionate Stratified random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi non partisipan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif presentase dan statistik inferensial parametris menggunakan bantian aplikasi SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat kemampuan siswa dalam bermain permainan tradisional yaitu sebesar 77,37% dan termasuk dalam kategori sangat tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan menjumlah keseluruhan skor yaitu 4178, kemudian dibagi nilai skor item tertinggi yaitu 36 dan kemudian dikali 100% kemudian dibagi jumlah sampel 150. Dan diperoleh hasil 77,37% dengan kategori sangat tinggi. (2) tingkat kerja sama siswa yaitu sebesar 81,18%. Hal tersebut dibuktikan dengan menjumlah skor sebesar 5358, kemudian dibagi dengan jumlah skor item tertinggi dan kemudian dikali 100% kemudian dibagi sampel 150. Dan diperoleh hasil 81,18% dengan kategori sangat tinggi. (3) bahwa nilai R Square sebesar 0,452 yang artinya pengaruh yang ditimbulkan dari permainan tradisional lompat tali terhadap sikap sportivitas siswa yaitu sebesar 45,2%
Bimbingan Karir Terhadap Pemilihan Studi Lanjut Siswa Kelas XII Istirahayu, Iip; Mayasari, Dian; Fitriyadi, Slamat; Damayanti, Zulita
Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan Vol 2, No 2 (2018): Volume 2, Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jbkt.v2i2.372

Abstract

Selection of further study is a problem that is often experienced by students. The inability to make choices of college, department, academic ability, will cause anxiety and anxiety that will make decisions based on the influence of others such as parents, family, and friends. To assist students in understanding the selection of advanced studies appropriate to their interests and talents, there needs to be a career guidance service. This study aims to determine the magnitude of the influence of career guidance services against the election of advanced study of grade XII students. The method used is quantitative research using SPSS 17.0 on simple linear regression test which is used to know the effect of career guidance service on selection of further study. This study used a sample of 120 students of Class XII who were taken by random sampling at Senior High School in Singkawang city. The results showed that the career guidance service gives influence to the students of class XI in determining the selection of further study. From result of linear regression calculation by using SPSS 17.0 application so big influence is 0.098. the conclusion is that any career guidance services provided, will have a positive effect of 0.098 on the ability of students in choosing further studies. Suggestions for students, in order to follow the existing career guidance services in school so that it can assist in determining the decision selection of further study in accordance with the talents, interests and abilities possessed. For teachers of BK, can maximize career guidance services especially related to advanced studies so that students are able to choose and determine the choice of study of interest and in accordance with the ability possessed. The next researcher, this study is expected to be used as a reference and developed.
PELAKSANAAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN EMPATI SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 7 SINGKAWANG Marice, Marice; Istirahayu, Iip; Fitriyadi, Slamat
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.722 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v2i1.249

Abstract

Penelitian ini berdasarkan fenomena yang ada di SMP Negeri 7 Singkawang menunjukkan masih rendahnya empati siswa. Melalui bimbingan kelompok diharapkan empati siswa dapat ditingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan kelompok untuk meningkatkan empati siswa kelas VII C di SMP Negeri 7 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh siswa kelas VII di SMP Negeri 7 Singkawang. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 8 siswa di kelas VII C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan kelompok pada pertemuan pertama siswa kebanyakkan tidak menanggapi teman yang sedang menyampaikan pendapat. Hanya ada satu siswa yang mampu menunjukkan empatinya seperti menghargai teman yang sedang berbicara dengan cara merespon dan memberi tanggapan, siswa ini digolongkan dengan indikator empati. Pertemuan kedua ada enam siswa sudah mencakup indikator empati memikirkan, memahami, merasakan dan mengkomunikasikan seperti siswa aktif bertanya, berani mengemukakan pendapatnya dan mampu merespon tanggapan temannya. Pertemuan ketiga kali ini semua siswa sudah aktif berargumen dan bertanya tanpa ditunjuk oleh pemimpin kelompok. Hal ini menunjukkan bahwa indikator empati telah diwujudkan oleh setiap siswa. 
Identifikasi Self Esteem Siswa Kelas XTN3 SMK Mudita Singkawang Susanti, Devi; Istirahayu, Iip
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 1, No 2 (2016): Volume 1 Number 2 September 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.806 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v1i2.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil self esteem siswakelas XTN3 SMK MUDITA Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK MUDITA Singkawang. Penelitian ini menggunakan Simple Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah36 orang siswakelas XTN3 SMK MUDITA Singkawang.Data dihitung dengan menggunakan penghitungan Zskor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 36 orang siswa kelas XTN3, profil siswa dengan kategori tinggi adalah 6 orang (17%), siswa yangt ergolong dalam kategori sedang sebanyak 24 orang(66%),dan dalam kategori rendah sebanyak 6 orang (17%).Saran yang dapat diberikan kepada guru BK adalah dapat menggunakan profil yang ada dalam menentukan materi atau memberikan bimbingan dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan siswa, sedangkan untuk peneliti selanjutnya dapat menggunakan hasil penelitian sebagai studi pendahuluan atau referensi dalam penelitiannya.
EMOTIONAL ANALYSIS OF CHILDREN IN CLASS I PRIMARY SCHOOL Sunarti, J.; Istirahayu, Iip; Fitriyadi, Slamat
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.372 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v2i1.240

Abstract

This study aims to describe the emotional dynamics of first grade students at the beginning of the lesson and at the end of the lesson of one elementary school in Singkawang City and to analyse the factors causing the emotions of the first grade students at the beginning of the lesson and at the end of the lesson on one elementary school in Singkawang City. This type of research is qualitative research. Sources of data used are class I and Teacher homeroom I. Data collection techniques that researchers use is participatory observation in the process of learning in the classroom at the beginning and end of the lesson. Interview techniques in the form of structured interviews used to obtain information as complete as possible. Data collection techniques with documents in the form of writing and photos. Data Collecting Instrument used in this research are observation sheet, interview questionnaire and activity photo. The results explain the emotional dynamics in the first grade students of Brother Singkawang Elementary School at the beginning of the lesson is 100% happy. At the end of the hour 18% happy, 18% sad, and 63% angry. Factors causing emotions happy at the beginning of the lesson because it can meet friends, play and learn together. As for sad and angry emotions are not visible. At the end of the lesson there are happy emotions caused by content to play, full because they have eaten and ready to learn again and can answer teacher questions. The sad emotion at the end of the lesson is caused by still want to play, sick, hot weather, tired or tired and fighting. Furthermore, feelings of anger caused by a friend's fight and bullied, hot weather, angry due to the teacher warned and hyperactive.
Identifikasi Kemampuan Pengarahan Diri (Self Direction) Siswa Kelas X Meryanti, Trya; Istirahayu, Iip
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 1, No 2 (2016): Volume 1 Number 2 September 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.191 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v1i2.107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui profil pengarahan diri (self direction) siswa. Metode penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas X di salah satu SMA Negeri kota Singkawang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sampling purposive.Instrumen pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data menggunakan teknik analisis data statistik inferensial dengan menggunakan kurva Z skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Profil pengarahan diri (self direction) siswa kelas X di salah satu SMA berada pada  kategori rendah dengan persentase 33,3%. Sebesar 52,4% berada pada kategori sedang. Selanjutnya, sebesar 14,3%  siswa berada pada kategori tinggi.
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 SINGKAWANG TAHUN AJARAN 2014/2015 Fransiska, Fransiska; Fitriyadi, Slamat; istirahayu, iip
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.414 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v2i1.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kemampuan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII  SMP Negeri 7 Singkawang Tahun Ajaran 2014/2015, pelaksanaan layanan bimbingan kelompok  dengan teknik diskusi, dan untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII E SMP Negeri 7 Singkawang Tahun Ajaran 2014/2015  melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan bentuk penelitian Pre-experimental Designs dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Singkawang Tahun Ajaran 2014/2015. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri Singkawang Tahun Ajaran 214/2015, yang memiliki tingkatan wawasan dan kemampuan komunikasi interpersonal yang rendah. Sedangkan metode analisis data menggunakan  analisis data deskripsif  persentase dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (a) gambaran umum komunikasi interpersonal siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Singkawang Tahun Ajaran 2014/2015 dengan jumlah 34 siswa diperoleh data sebanyak 5 siswa dikatagorikan sangat tinggi, 24 siswa pada katagori tinggi, dan yang dikatagorikan sedang sebanyak 5 siswa; (b) pelaksanaan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi untuk meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal siswa dilakukan sebanyak 6 kali pertemuan; (c) berdasarkan Uji Wilcoxon peningkatan kemampuan komunikasi interpersonal siswa  sebesar 528.
Penerapan Konseling Kelompok Dalam Aspek Kompetensi Intrapersonal Siswa Kelas X Mulyati, Sri; Istirahayu, Iip
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 1, No 2 (2016): Volume 1 Number 2 September 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.025 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v1i2.108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pelaksanaan layanan konseling kelompok dalam meningkatkan kompetensi intrapersonal siswa kelas X disalah satu SMA Negeri di Kota Singkawang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah random cluster sampling. Instrumen pengumpulan data menggunaakan RPL (Rancangan Pelaksanaan Layanan). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang diberikan perlakuan sebanyak tiga kali pertemuan dengan 4 tahap konseling, yang mana tahap demi tahap siswa mulai menunjukkan sikap percaya diri, mampu untuk memahami diri, menyadari kelemahan dan kelebihan, mampu membuat keputusan, mampu menghadapi kegagalan, disiplin diri, mampu mengendalikan diri, menghargai diri, dan menerima diri sebagai orang yang berharga.
MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF CONTROL UNTUK MEREDUKSI PERILAKU MENYONTEK SISWA SMP NEGERI DI KOTA SINGKAWANG Mayasari, Dian; Istirahayu, Iip
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 3, No 2 (2018): volume 3 Number 2 September 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.833 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v3i2.754

Abstract

Siswa yang duduk di bangku SMP merupakan siswa yang berada pada usia remaja. Usia dimana terjadi perubahan dalam aspek biologis, psikologis, dan sosial. Dalam menghadapi perubahan yang terjadi siswa harus dapat menyesuaikan diri dengan kondisi dan lingkungan yang ada. Akan tetapi tidak semua siswa dapat menyesuaikan diri dengan tuntutan dan perubahan lingkungan. Ketidakmampuan siswa dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan akan menyebabkan timbulnya perilaku bermasalah. Perilaku bermasalah yang dilakukan siswa pada saat proses pembelajaran salah satunya adalah perilaku menyontek. Perilaku menyontek bersifat destruktif dan apabila tidak ditangani akan berdampak pada munculnya masalah dalam belajar maupun kebiasaan siswa untuk menyontek. Mengingat akibat yang akan ditimbulkan dari perilaku menyontek tersebut, membawa pemikiran bahwa perilaku menyontek perlu diatasi agar siswa tidak mengalami akibat serius dari perilaku tersebut. Salah satu usaha yang dilakukan adalah melalui bimbingan kelompok dengan teknik self control. Tujuan dari penelitian ini untuk menemukan model bimbingan kelompok dengan teknik self control untuk mereduksi perilaku bermasalah siswa SMP Negeri Di Kota Singkawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Populasi penelitian ini adalah siswa SMP Negeri Di Kota Singkawang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah data kualitatif yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, DCM, dan validasi ahli. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan prosedur kualitatif. Model bimbingan kelompok dengan teknik self control untuk mereduksi perilaku bermasalah tersusun atas 7 komponen: (1) Rasional; (2) Visi dan misi; (3) Tujuan; (4) Isi bimbingan kelompok; (5) Dukungan sistem yang teridiri dari: (a)  pengembangan program, (b) pengembangan staf, dan (c) penataan kebijakan, prosedural, dan petunjuk teknis; (6) Peran, fungsi dan kualifikasi konselor, serta (7) Tahapan bimbingan kelompok yang terdiri dari (a) tahap awal, (b) tahap peralihan, (c) tahap kegiatan, (d) tahap pengakhiran, serta (e) evaluasi dan tindak lanjut.