PROSIDING: SENI, TEKNOLOGI, DAN MASYARAKAT
No 1 (2016): Seni, Teknologi, dan Masyarakat #1

SADAH DAN KUALITAS ESTETIS BUNYI TALEMPONG DALAM KAJIAN AKUSTIK

Sastra , Andar Indra (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Aug 2019

Abstract

 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap pengaruh sadah (kapur) terhadap kualitas estetis bunyi talempong. Untuk menjaga kualitas estetis bunyi talempong, para tuo (tetua) talempong di Minangkabau menggunakan sadah. Sadah dioleskan pada bagian dalam talempong  ruang resonansi  sesuai dengan kualitas estetis bunyi  fisik  yang diharapkan para tuo talempong. Kualitas fisik merujuk pada pengamatan bentuk visual dan bunyi yang dihasilkan talempong. Bentuk dan bunyi merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, oleh karena itu kualitas fisik talempong   menjadi signifikan ketika kita menginginkan bunyi talempong yang dapat memenuhi rasa estetis. Signifikansi rasa estetis  ditentukan oleh rono (warna) bunyi dan panjang-pendeknya bunyi berdengung ketika talempong dipukul; tuo talempong menyebutnya dangiang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah model eksperimen. Eskperimen sebagai metode digunakan untuk mengetahui kualitas bunyi talempong sebelum dan sesudah disadahi.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

SemHas

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Seni, teknologi, dan masyarakat dewasa ini telah menyatu dalam praktik penelitian dan pengabdian masyarakat di perguruan tinggi seni. Tidak ada lagi jarak antara praktik seni dan teknologi, terutama dengan masyarakat. Pemisaha antara disiplin sain dan teknologi dengan sosial, humaniora, dan seni ...