E-JURNAL LINGUISTIK
Vol 2 No 1 (2016) Maret 2016

STRUKTUR DAN PERAN SEMANTIK VERBA MENYENTUH BAHASA BALI SUBTIPE MELAKUKAN-TERJADI: KAJIAN METABAHASA SEMANTIK ALAMI (MSA)

Novita dewi, Anak Agung Alit (Unknown)
Sudipa, I Nengah (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Oct 2016

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis leksikon-leksikon verba tindakan yang memiliki makna menyentuh dalam bahasa Bali. Jenis data dalam penelitian ini adalah data lisan yang berupa tuturan bahasa Bali dari penutur bahasa Bali itu sendiri. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode simak dengan teknik rekam dan teknik lanjutan berupa teknik catat. Teori Meta Bahasa Semantik (MSA) dan Peran Umum (Macro Role) digunakan untuk menganalisis data secara kualitatif melalui metode padan dan metode agih. Hasil analisis data disajikan dengan menggunakan metode formal dan informal.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat leksikon-leksikon verba menyentuh bahasa Bali yang memiliki polisemi maknamelakukan-terjadi. Polisemi makna tersebut ditinjau dari sudut hasil tindakan terhadap entitas berupa pengaruh fisik baik goodmaupun pengaruh fisik buruk bad. Setiap leksikon memiliki metabahasa yang ditinjau dari sudut cara kerja leksikon verba tersebut meliputi arah gerakan, jumlah gerakan, keceptan gerakan, kekuatan dari tindakan tersebut, ciri entitas yang dikenai tindakan, dan bagian tubuh yang digunakan sebagai instrumen ataupun benda yang dijadikan instrumen. Peran semantik terdiri atas peran umum argumen semantik dan peran khusus argumen semantik.Subtipe melakukan-terjadi memiliki peran khusus semantik agen, pasien, instrumen, dan lokasi dengan analisis berlapis ataupun analisis umum.Hasil analisis makna dan peran semantik dapat dilihat pada contoh leksikon verba berikut ini.Mingseg adalah tindakan menekan menggunakan kuku ibu jari hingga entitas menjadi hancur dan pada umumnya dilakukan untuk entitas kutu. Leksikon mingseg menghadirkan dua argumen yang menduduki peran umum sebagai actor dan undergoer. Peran khusus actor adalah sebagai agen yang mengendalikan peristiwa secara langsung. Peran khusus undergoer adalah sebagai pasien yang mendapatkan pengaruh fisik langsung dari agen.ABSTRACTThis study is aimed to analyze the lexicons of verb ‘do’ having meaning of ‘touching’ within in Balinese language. The type of the data in this research is spoken data of the Balinese language speaker. Data was collected by applying scruitinizing method in the form of recording and note taking techqniques. Natural Semantics Metalanguage and Macro Role theories were used to analyze the data qualitatively. The results of the data analysis were presented by applying formal and informal methods.The results of this study indicates that lexicons of verb ‘do’ having meaning of ‘touching’ within in Balinese language consist of the polisemy primitives primes ‘do’ and ‘happen’. The polysemy meaning of the lexicons was identified from the results of the action against the entity in the form of physical effects, both good and bad effects. The metalanguage of each lexicon was analyzed based on the entity, instrument, result, and the process of the action such as the direction of the motion, the amount of the motion, the speeand the power of the motion.Thesemantic roles of the lexiconsconsisted of macro-rolesand thematic- roles. The thematic roles of ‘do’ and ‘happen’ types are agent, patient, instrument, and locative.The results of the analysis of the semantic meaning and roles can be seen in the following example. ‘Mingseg’is a pressing action using the thumb nail to the entity being crushed and generally done to fleas. Lexicon ‘mingseg’ presents two arguments occupying macro-role as an actor and undergoer. The thematic role of the actor is the agent that controls the events directly. The thematic role of the undergoer is as the patient who received a direct physical effect of the agent. 

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

ejl

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Journal of Language and Translation Studies is an indexed, peer-reviewed, open-access, research journal for researchers, scholars, teachers, students, luminaries and policy makers associated with the professions of teaching, learning and assessing language, literature, linguistics and translation ...