Fakultas Ilmu Kesehatan
Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan

HUBUNGAN PENGETAHUAN PASIEN TB PARU DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI OBAT ANTI TB (OAT) DI POLIKLINIK TB RS PANTI NIRMALA MALANG

Prasetiyani, Baiq Irma (Unknown)
Perwiraningtyas, Pertiwi (Unknown)
Lasri, Lasri (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Dec 2019

Abstract

Faktor resiko kematian pada penderita TB karena keterlambatan diagnosa awal dan pengobatan tidak adekuat. Kepatuhan dalam minum OAT merupakan kunci utama keberhasilan pengobatan TB Paru, namun kejadian putus obat masih cukup tinggi dan hal ini disebabkan salah satunya adalah pengetahuan pasien TB tentang penyakit TB Paru dan pengobatannya.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adakah hubungan pengetahuan tentang TB Paru dengan kepatuhan konsumsi Obat Anti TB di Poliklinik TB RS Panti Nirmala Malang. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi penelitian 50 penderita TB Paru pada bulan Juli-Agustus 2019 dengan sampel yang diambil berjumlah 45 responden menggunakan teknik sampling simple random sampling dengan kriteria usia diatas 17 tahun yang menjalani pengobatan lanjutan, bisa membaca dan menulis. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan kepatuhan menggunakan kuesioner kepatuhan menurut (Morisky) yang sudah termodifikasi MMAS-8 (The 8-Item Medication Adrerence Scale). Pengujian statistik menggunakan dengan Uji Fisher Exact. Data yang didapatkan 88,9% penderita TB Paru memiliki pengetahuan baik dan 88,9% penderita TB Paru memiliki kepatuhan yang tinggi dalam konsumsi OAT. Dari hasil korelasi didapatkan nilai p-value = 0,000 dan yang dapat diartikan terdapat hubungan antara Pengetahuan pasien TB Paru dengan Kepatuhan Konsumsi Obat Anti TB di Poliklinik TB RS Panti Nirmala Malang. Upaya untuk meningkatkan kepatuhan penderita TB Paru dalam pengobatan, penting halnya dilakukan adanya edukasi tentang TB Paru dan pengobatannya, sehingga diharapkan pengetahuan penderita TB Paru pun akan semakin baik pula. Risk factors for death in TB sufferers due to late initial diagnosis and inadequate treatment. Compliance in taking OAT is the main key to the success of pulmonary TB treatment, but the incidence of drug withdrawal is still quite high and this is due to one of them being the knowledge of TB patients about pulmonary TB disease and its treatment. Anti-TB drugs at the TB Panti Nirmala Hospital Malang. The study design uses cross sectional. The study population of 50 patients with pulmonary TB in July-August 2019 with a sample taken amounted to 45 respondents using simple random sampling sampling techniques with age criteria over 17 years who undergo advanced treatment, can read and write. Data collection using knowledge and compliance questionnaires using questionnaire kepatuahan according to (Morisky) which has been modified MMAS-8 (The 8-Item Medication Adrerence Scale). The data obtained 88.9% of patients with pulmonary TB have good knowledge and 88.9% of patients with pulmonary TB have high adherence in the consumption of OAT. Statistical testing using the Fisher Exact Test. From the correlation results obtained p-value = 0,000 (

Copyrights © 2019