J-Tropimar
Vol 2, No 2: November 2020

Adsorpsi Pb (II) Oleh Arang Aktif dari Tumbuhan Mangrove Avicennia marina

Andayani, Rina (Universitas Hang Tuah )
Najih, Yuli Ainun (Universitas Hang tuah )



Article Info

Publish Date
23 Dec 2020

Abstract

Logam berat adalah zat yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Logam berat biasa ditemui dalam bentuk ion terlarut. Salah satu jenis dari logam berat tersebut adalah timbal (Pb (II)). Salah satu cara untuk mengurangi kandungan Pb (II) adalah dengan proses adsorpsi dengan menggunakan arang aktif. Beberapa bahan dari alam telah diteliti sebagai bahan arang aktif untuk adsorpsi logam berat Pb (II), antara lain cangkang kelapa sawit, kulit singkong, sabut siwalan, dan bambu. Tumbuhan magrove Avicennia marina merupakan spesies yang cukup banyak tersedia di Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa proses adsorpsi arang aktif dari tumbuhan mangrove Avicennia marina terhadap logam berat Pb (II). Metode yang digunakan meliputi tiga tahap yaitu (1) pengarangan/karbonisasi; (2) aktivasi arang; (3) adsorpsi Pb (II). Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa proses aktivasi arang menjadi arang aktif dengan menggunakan activator ZnCl2 dapat membuka pori-pori yang terdapat pada permukaan arang, sehingga arang aktif dapat mengadsorpsi Pb. Semakin besar konsentrasi awal akan mengakibatkan menurunnya % adsorpsi dengan jumlah adsorben yang sama. Proses adsorpsi isotermal Pb (II) oleh arang aktif dari tumbuhan mangrove Avicennia marina, lebih mengikuti model adsorpsi isotermal Langmuir dimana memiliki nilai R2 = 0,9968, sedangkan untuk model adsorpsi isoterm Freudlinch memiliki nilai R2 = 0,9474. Kata Kunci: adsorpsi, Pb, arang aktif, Avicennia marina

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jtm

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Energy Environmental Science

Description

aim: Researchers and teachers for publishing the original articles of review articles Scope: Oceanography Physics, Geological Oceanography, Marine Chemistry and Marine Biology, Marine Ecology and Pollution, Marine Biotechnology, Marine Remote Sensing, Marine Geographic Information Systems, ...