Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Vol 5, No 1 (2016): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi

UJI PENGARUH BIOINSEKTISIDA TEMBAKAU (NICOTIANA TABACUM LINN) TERHADAP WERENG COKLAT (NILAPARVATA LUGENS)

Kusnadi, Kusnadi (Unknown)
Barlian, Akmad Aniq (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Mar 2016

Abstract

Seiring perkembangan pengendalian hama dan penyakit melalui insectisida sintetik telahmenimbulkan efek yang membahayakan bagi kesehatan, salah satunya menimbulkan efek residu padaobjek tanaman, hal tersebut memberikan transfer pengaruh residu toksik yang mengkonsumsi baik itupada manusia secara langsung atau hewan-hewan lain. Disamping itu juga harga pestisida sintetik daritahun ke tahun harganya terus meningkat. Diantara hama yang menyerang tanaman padi Wereng Coklat(Nilaparvata Lugens) keberadannya sering kali membuat padi mengalami puso. Padahal kalau kitamembaca alam sekitar kita, ada beberapa tanaman yang dapat dijadikan bioinsectisida salah satunyatanaman tembakau (Nicotiana tabacum Linn), kandungan nikotin dalam daun tembakau bermanfaatsebagai insectisida.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bioinsektisida tembakau(Nicotiana tabacum Linn) terhadap Wereng Coklat (Nilaparvata Lugens). Masyarakat mengetahuikebermanfaatan tanaman tembakau. Kalangan industri lebih serius untuk menggunakan daun tembakausebagai bahan baku bioinsectisida yang ramah lingkungan. Mengurangi ketergantungan petani terhadapinsectisida/ pestisida sintetik.Desain penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK)Keefektifan bioinsektisida tembakau terhadap Wereng Coklat dapat dilihat pada kematian WerengCoklat. Kematian Wereng Coklat dapat dihitung menggunakan LC 50 dengan membuat Grafik denganlog konsentrasi sebagai sumbu x terhadap mortalitas sebagai sumbu y. Nilai LC 50 merupakankonsentrasi dimana zat menyebabkan kematian 50% yaitu konsentrasi tembakau 51,08 gr/l. Konsentrasitembakau menggunakan 75 gr/l menghasilkan letalitas Wereng Coklat mencapai 70% saat penyemprotan30 menit, diikuti oleh konsetrasi tembakau 50 gr/l letalitas mencapai 50%, dan konsentrasi 25 gr/lmencapai 30%..

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

parapemikir

Publisher

Subject

Humanities Education

Description

Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi (PJIF) invites manuscripts in the various topics include, Health Sciences, Life Sciences, Social Sciences and Humanities . ...