cover
Contact Name
Ahmad Padhil
Contact Email
ahmad.padhil@umi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ahmad.padhil@umi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Industrial Engineering Management
ISSN : 25413090     EISSN : 25031430     DOI : -
Journal of Industrial Engineering and Management memiliki No.ISSN : 2541-3090 (Cetak) dan No.ISSN : 2541-3090 (Online). Journal of Industrial Engineering and Management diterbitkan oleh Prodi Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia. Terbit 2 (Dua) kali dalam setahun pada Bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 61 Documents
ANALISIS PERUMUSAN STRATEGI DI X TRAVEL DENGAN METODE QSPM Nur Cahyawati, Amanda
Journal of Industrial Engineering Management Vol 1, No 2 (2016): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.036 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v1i2.82

Abstract

Penelitian ini bertujuan membantu perusahaan dalam mengetahui posisi strategi perusahaan saat ini, dan mengetahui alternatif-alternatif strategi yang dapat diambil oleh perusahaan serta mengetahui strategi yang sesuai untuk diterapkan oleh perusahaan berdasarkan kondisi eksternal dan internal perusahaan. Obyek penelitian ini di X travel yang bergerak dalam bidang usaha perjalanan ibadah umrah dan haji. Dalam penelitian ini dilakukan observasi dan wawancara dengan pihak travel sehingga didapatkan 17 faktor internal dan 8 faktor eksternal yang berpengaruh terhadap eksistensi operasionalnya travel ini. Untuk melakukan perumusan strategi perusahaan perlu dilakukan 3 tahapan yaitu input stage, matching stage, dan decision stage. Input stage dilakukan dengan menggunakan Internal Factor Evaluation Matriks dan didapatkan nilai sebesar 3.26. Nilai ini berada di atas nilai rata-rata (2,5). Hal ini menunjukkan perusahaan telah memiliki posisi internal yang sedang dan mampu mengatasi kelemahan perusahaan dengan baik. Untuk External Factor Evaluation didapatkan nilai sebesar 3.025 dan berada di atas rata-rata yang menunjukkan perusahaan telah memberikan respon yang baik terhadap faktor eksternal. Tahap pencocokan menggunakan Matriks SWOT sehingga didapatkan strategi-strategi untuk mengatasi kelemahan dan ancaman bagi perusahaan. Selain Matriks SWOT, digunakan juga Internal-External Matrix sehingga didapatkan posisi perusahaan terletak pada kuadran I yaitu daerah growth dan dapat disimpulkan alternatif strategi yang dapat diterapkan adalah product development  dan marketdevelopment. Tahap keputusan menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) dan didapatkan sum total attractiveness scoreuntuk product development5.48 dan untuk marketdevelopment sebesar 5.655 sehingga dapat diputuskan strategi yang tepat untuk perusahaan adalah strategi marketdevelopment dengan cara memperkenalkan jasa yang ada sekarang ke daerah-daerah yang secara geografis merupakan daerah baru.
ANALISIS URUTAN AKTIVITAS PADA PROSES PENGGANTIAN BEARING MOVEABLE ROLLER HYDRAULIK ROLLER PRESSURE (HRP) UNTUK MENGURANGI DOWN TIME Syamsir, Syamsir
Journal of Industrial Engineering Management Vol 1, No 1 (2016): Edisi April
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.432 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v1i1.59

Abstract

Dunia industri persemenan saat ini telah berkembang dengan pesat, seiring dengan pesatnya perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang semakin canggih. Sehingga persaingan antar perusahaan menjadi semakin ketat. Sehingga perusahaan semen dituntut untuk meningkatkan kinerjanya salaha satunya kinerja produksi mereka. Masalah produksi merupakan masalah yang sangat penting bagi perusahaan semen karena hal tersebut sangat berpengaruh terhadap laba yang diperoleh perusahaan. manajemen perusahaan perlu menganalisa sistem pelaksanaan maintenance dan perencanaan pengadaan jasa untuk kegiatan perencanaan penggantian bearing HRP tersebut secara tepat sehingga didapatkan penghematan biaya secara keseluruhan termasuk didalamnya dengan meminimalisir waktu maintenance penggantian bearing HRP. Sehingga penelitian ini mencoba untuk menganalisis urutan aktifitas pada proses penggantian bearing (HRP) dan mereduksi waktu atau urutan proses penggantian bearing selama penggantian bearing (HRP) berlangsung. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode penjadwalan CPM dan Gantt Chart. Hasil dari pengolahan data tersebut digunakan untuk menganalisa keutungan perusahaan.
REDESIGN ALAT TAMBAHAN PADA MESIN PRODUKSI KOMPONEN OTOMOTIF BODY INNER DALAM MENINGKATKAN KUALITAS MELALUI STRATEGI DMAIC Imtihan, Miftahul; Revino, Revino
Journal of Industrial Engineering Management Vol 2, No 2 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.279 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v2i2.153

Abstract

Peluang yang dimiliki perusahaan sangat terbuka dalam berkompetisi dengan para pesaing di industri komponen otomotif. Penelitian ini bertujan untuk melakukan redesign alat tambahan mesin produksi komponen otomotif dalam meningkatkan kualitas produksi komponen Body Inner melalui strategi DMAIC. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisa strategi DMAIC yaitu implementasi dari Define, Measure, Improve dan Control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua vital faktor yang menyebabkan produk cacat adalah Clamp Welding Jig Kurang Sempurna dengan Dimensi Pin Stopper tidak berfungsi sebagai pengunci sekaligus detektor. Melalui strategi DMAIC pada tahapan Improve dengan melakukan Redesign alat tambahan yaitu Install Clamp Welding Jig, maka produk yang dihasilkan mampu meningkatkan kualitas yang diinginkan pelanggan dengan indikator nilai sigma level meningkat dari 3,14 σ menjadi 4,32 σ. Efek finansial perusahaan terhadap improving continuous yang telah dilakukan mencapai sekitar Rp. 1.513.655.000,- artinya rata-rata efisiensi perusahaan adalah Rp. 504.551.666,67 per-tahun. Sehingga dengan kondisi tersebut perusahaan tetap layak untuk dijalankan dan dikembangkan. 
PERBANDINGAN TINGKAT KEBERHASILAN PENYIANGAN TANAMAN PADI BERDASARAN HASIL MODIFIKASI POWER WEEDER TIPE MC1R Widiyawati, Sri
Journal of Industrial Engineering Management Vol 2, No 1 (2017): Edisi April 2017
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.25 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v2i1.104

Abstract

Padi merupakan tanaman yang berperan penting dalam pasokan pangan karena padi merupakan makanan pokok penduduk Indonesia. Namun dibalik pentingnya tanaman padi, terdapat hama dan gulma yang berpengaruh buruk terhadap pertumbuhan tanaman padi tersebut, sehingga menyebabkan berkurangnya hasil panen padi. Dalam hal ini yang menjadi topik permasalahan adalah gulma. Pemberantasan gulma biasanya dilakukan dengan tiga acara, yaitu dengan pencabutan manual, menggunakan herbisida, dan menggunakan alat penyiangan. Alat penyiang sangat efektif dalam memberantas hama gulma, namun kurangnya sosialisasi tentang fungsi dan aplikasi dari alat penyiang membuat para petani lebih memilih menggunakan cara pencabutan manual dan menggunakan herbisida walaupun kurang efektif dan memberikan dampak yang buruk kepada lingkungan. Oleh karena itu penggunaan alat penyiang merupakan solusi yang baik dikarenakan hasil penyiangan yang efektif. Sehingga dilakukannya penelitian untuk menguji fungsional dari alat penyiang gulma tipe MC1R, namun dalam proses uji fungsional yang pertama ditemukan beberapa kendala yaitu gulma tidak tersiangi dengan sempurna dikarenakan mata cakar antar masing-masing cakar memiliki posisi yang sama dan rusaknya tanaman padi ketika dilakukan penyiangan karena masuknya tanaman padi kedalam transmisi gear pada roda penyiang. Berdasarkan hal tersebut dilakukan modifikasi pada cakar dengan membuat bentuk cakar secara selang-seling, dan penambahan alat pelindung pada roda penyiang. Dari hasil modifikasi dapat dilihat perbandingan tingkat keberhasilan penyiangan, dimana sebelum dilakukan modifikasi tingkat keberhasilan penyiangan gulma sebesar 65% dan setelah dilakukan perbaikan dan modifikasi tingkat keberhasilan penyiangan gulma sebesar 78%. Hal ini menunjukkan peningkatan sebesar 13% dari hasil penyiangan sebelum dan sesudah perbaikan.
ANALISIS PENGARUH COMPONENT COMMONALITY TERHADAP SCHEDULE INSTABILITY, SERVICE LEVEL, DAN TOTAL BIAYA PADA SISTEM MAKE-TO-ORDER RANTAI PASOK TWO-STAGE MELALUI ADANYA MEKANISME KORDINASI Anwar, Moch. Aldy
Journal of Industrial Engineering Management Vol 1, No 2 (2016): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.04 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v1i2.78

Abstract

Ketidakstabilan dalam perencanaan produksi (atau yang lebih dikenal dengan nama schedule instability) seringkali terjadi. Hal ini membuat perusahaan perusahaan melakukan berbagai upaya untuk meminimalkan tingkat ketidakstabilan tersebut. Dalam penelitian ini, akan mencoba menganalisis pengaruh component commonality (penggunaan komponen yang sama dalam struktur produk yang berbeda) tertentu terhadap tingkat schedule instability, service level dan total cost pada sistem rantai pasok two-stage yang terdiri dari satu pe¬ma¬nu¬faktur dan satu pemasok yang saling terintegrasi melalui mekanisme kordinasi (berbagi informasi berkaitan dengan order pesanan). Beragam kondisi operasional yang berbeda juga dipertimbangkan seperti: variabilitas dan ketidakpastian per¬min¬taan, cost structure, struktur dan level produk, serta kebijakan persediaan yang diterapkan oleh perusahaan menjadi bagian yang diamati dalam studi ini. Penelitian ini akan dilakukan me¬la¬lui studi eksperimen faktorial penuh (full factorial ex¬peri¬ment).Hasil dari penelitian ini didapat bahwa melalui adanya mekanisme kordinasi yang mampu mereduksi tingkat schedule instability pada masing-masing entitas baik manufaktur dan pemasok. Selain itu, melalui kordinasi juga mampu menghilangkan transfer resiko yang kerap kali dilakukan manufaktur terhadap pemasok dalam bagian perencanaan produksi. Kebijakan component commonality yang diterapkan mampu mereduksi schedule instability dan total biaya serta mampu meningkatkan service level baik pada entitas manufaktur ataupun pemasok. Kondisi operasional seperti cost structure manufaktur ternyata juga memiliki pengaruh positif pada ketiga kinerja dalam penelitian ini.    
MENINGKATKAN OUTPUT DENGAN MELAKUKAN PERUBAHAN TATA LETAK DI AREA PRODUKSI Soesilo, Rahman
Journal of Industrial Engineering Management Vol 2, No 2 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.877 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v2i2.149

Abstract

Studi ini mengkaji penerapan perancangan tata letak sesuai prinsip yang terdapat Toyota Production System ( TPS ) di bagian produksi blister di pabrik busi. Lini produksi blister ini terdiri dari beberapa stasiun proses produksi yang merakit menjadi satu barang jadi. Dimana masing – masing stasiun proses produksi mempunyai waktu proses yang berbeda – beda dan juga jarak antar stasiun yang jaug, sehingga ada beberapa proses yang menunggu stasiun proses sebelumnya. Tujuan utama dari studi ini berfokus pada penerapan prinsip TPS untuk pengaturan tata letak di produksi blister sehingga akan mendapatkan hasil produksi yang lebih tinggi dengan sumber daya manusia tetap. Tata letak stasiun kerja ini bertujuan agar waste movement dan dan waste waiting dapat diminimalkan. Dalam penerapan di area produksi blister ini, perubahan tata letak satsioun kerja dapat meningkatkan output 52% dari sebelumnya. Hal ini sangat significant perubahan yang terjadi di area produksi blister 
PENERAPAN INTERNAL EKSTERNAL MATRIX DAN PERFORMANCE PRISM DALAM UPAYA PENGUKURAN KINERJA RUMAH SAKIT X MALANG Cahyawati, Amanda Nur
Journal of Industrial Engineering Management Vol 2, No 1 (2017): Edisi April 2017
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.587 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v2i1.100

Abstract

Penelitian ini dilakukan di sebuah rumah sakit Kota Malang untuk  membantu rumah sakit dalam menentukan posisi strategi dan bagaimana hasil penilaian kinerja dari rumah sakit. Dalam penelitian ini dilakukan  observasi dan wawancara dengan pihak rumah sakit untuk mendapatkan faktor internal dan faktor eksternal. Dari hasil faktor internal dan eksternal diperoleh skor total sebesar 3,1 dan 2,75 yang kemudian diplot pada matriks internal dan ekstenal. Dai hasil matiks intenal dan ekstenal, rumah sakit ini beada pada posisi sel keempat yang diinterpretasikan sebagai posisi tumbuh. Setelah mengetahui posisi rumah sakit sedang dalam tahap pertumbuhan, langkah selanjutnya adalah rumah sakit melakukan pengukuran kinerja. Rumah sakit X Malang pernah melakukan pengukuan keja, akan tetapi hanya sebatas pengukuran berdasarkan sisi keuangan saja, sedangkan aspek lainnya kurang diperhatikan. Pengukuran kinerja yang baik adalah pengukuran yang mencakup semua aspek stakeholder termasuk investor, pelanggan, karyawan, pemasok, regulator dan masyarakat. Hanya ada satu pengukuran kinerja yang mencakup semua aspek stakeholder dengan menggunakan metode performance pism. Dalam penelitian ini dibantu dengan menggunakan analytical hierarchy process (AHP) dan scoing system yang meliputi objectives matrix (OMAX) dan traffic light systems (TLS). Hasilnya diperoleh 99 KPI yang terdiri dari 17 investor, 35 pelanggan, 16 karyawan, 15 pemasok dan 16 regulator dan masyarakat. Indeks total dari OMAX adalah 7,9 dan berdasarkan TLS berada dalam kategori kuning.
ANALISIS PENENTUAN STOK SUKU CADANG PADA PT. KARS INTI AMANAH (KALLA KIA) CABANG MAKASSAR Pacsi Pataddungi, Bayum
Journal of Industrial Engineering Management Vol 1, No 1 (2016): Edisi April
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.362 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v1i1.60

Abstract

Persediaan merupakan salah satu aset yang paling mahal dan penting pada sebuah perusahaan. Sehingga perusahaan harus fokus terhadap pengendalian persediaan karena persediaan merupakan salah satu bagian yang menyerap investasi terbesar. Kekurangan persediaan dapat berakibat terhentinya proses produksi/operasional, begitupun juga apabila terlalu besarnya persediaan atau banyaknya persediaan (over stock) dapat berakibat terlalu tingginya stock month ditambah juga beban biaya guna menyimpan dan memelihara bahan selama penyimpanan di gudang padahal barang tersebut masih mempunyai “opportunity cost” (dana yang bisa ditanamkan / diinvestasikan pada hal yang lebih menguntungkan). Penelitian ini diadakan di PT KARS INTI AMANAH KALLA yang belum menerapkan manajemen persediaan yang tidak berdasarkan metode-metode yang baku. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kuantitas pemesanan yang optimal, menentukan jumlah persediaan pengaman (Safety Stock) dan menentukan titik pemesanan kembali (Reorder Point). Penelitian ini menggunakan metode EOQ, Safety Stock, Reorder Point, Maximum Inventory untuk mendapatkan hasil yang optimal.
USULAN PERBAIKAN LAYOUT GUDANG SOFT PART Pada PERUSAHAAN PERAKITAN SPEAKER Azlia, Wifqi; Carlinawati, Nika
Journal of Industrial Engineering Management Vol 2, No 2 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.367 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v2i2.168

Abstract

Gudang adalah suatu tempat untuk menyimpan persediaan baik berupa bahan baku, komponen maupun barang jadi. Persediaan dibutuhkan dalam aktivitas industri dalam mengantisipasi ketidakpastian. Pengaturan gudang diperlukan agar saat bahan baku dan komponen dibutuhkan dalam proses produksi, dapat diambil secara mudah dan membutuhkan waktu yang relatif lebih cepat sehingga proses produksi berjalan lancar. Kebijakan penyimpanan akan berdampak pada waktu pencarian bahan baku atau komponen. Kombinasi metode penyimpanan shared storage yang dikombinasikan dengan class based storage diterapkan oleh CV Sinar Baja Electric di gudang komponen soft part. Permasalahan yang terjadi adalah menumpuknya kardus-kardus yang berisi komponen soft part di sekitar jalan utama gudang sehingga arus jalan utama menjadi sangat padat, proses pengiriman terhambat dan proses assembly juga terlambat. Oleh karena itu, perlu untuk memecahkan masalah dengan menata ulang layout gudang komponen soft part. Rekomendasi perbaikan yang dianjurkan adalah jalan utama yang memiliki lebar 6 m yang awalnya digunakan untuk pejalan kaki dan alat material handling akan dibagi menjadi 3, yaitu ukuran 3 m untuk jalur khusus alat material handling, ukuran 2 m untuk jalur khusus pejalan kaki, dan ukuran 1 m digunakan jalur khusus peletakan part sebelum diangkut oleh operator angkut.
ANALISIS PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MELALUI PERILAKU PRODUKTIF KARYAWAN Nurul Chairany, Nurul Chairany
Journal of Industrial Engineering Management Vol 2, No 1 (2017): Edisi April 2017
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.169 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v2i1.105

Abstract

Munculnya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) membuat persaingan makin kompetitif. Persaingan ini membuat perkembangan dan dinamika bisnis makin meningkat. Oleh karena itu perusahaan dituntut untuk dapat meningkatkan kualitas produk dan jasa yang dihasilkan dengan cara peningkatan kinerja. Sehingga semua perusahaan berusaha dengan sebaik mungkin untuk meningkatkan kinerjanya masing-masing dengan meningkatkan kualitas dalam budaya dan manajemen organisasi. Perbaikan kualitas harus didukung dengan perbaikan kinerja organisasi yang berhubungan dengan manajemen sumber daya manusianya. Penelitian ini membahas khusus tentang pengaruh kepemimpinan dan kepuasan kerja perusahaan melalui perilaku produktif karyawan. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana pengaruh kepemimpinan dan kepuasan kerja perusahaan melalui perilaku produktif karyawan. Penelitian ini menggunakan metode sampling untuk pengambilan data. Data diambil di lima perusahaan manufaktur dengan membagikan kuisioner. Pengolahan data menggunakan structural equation modelling (SEM).Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). kepemimpinan tidak berpengaruh positif, signifikan dan langsung terhadap kinerja perusahaan, 2). Kepuasan kerja   meningkatkan   kinerja    perusahaan, 3) Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan melalui perilaku produktif karyawan, dan 4) Kepuasan kerja   meningkatkan   kinerja    perusahaan melalui perilaku produktif  karyawan.