cover
Contact Name
Nurul
Contact Email
journal.pendidikan@uniga.ac.id
Phone
+6282118190799
Journal Mail Official
journal.pendidikan@uniga.ac.id
Editorial Address
Jln. Raya Samarang No. 52A Hampor- Tarogong Garut,Jawa Barat 44151
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan UNIGA
Published by Universitas Garut
ISSN : 1907932x     EISSN : 25799274     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/jp.v14i2
Jurnal Pendidikan adalah media ilmiah yang memuat gagasan ilmiah yang bersumber dari hasil penelitian, yang menyangkut tentang hal-hal yang berkenaan dengan model/ strategi/ bentuk pendidikan sebagai proses pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan/ atau kebiasaan sekelompok orang yang ditransfer melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Jurnal Pendidikan merupakan media publikasi hasil penelitian dan telaahan kajian pustaka dari berbagai kalangan pemerhati dan pemrakarsa tentang pendidikan dan bidang humaniora, agar memberikan kontribusi bagi perbaikan/ memajukan teori dan implementasi pada bidang pendidikan dan kemanusiaan.
Articles 106 Documents
PENGARUH PENERAPAN METODE DRILL DALAM PRAKTEK IBADAH TERHADAP DISIPLIN SISWA DALAM MELAKSANAKAN SHALAT (Penelitian di SDN Sanding VI Malangbong Garut) Laelasari, Ela
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 4, No 1 (2010): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v4i1.29

Abstract

Penggunaan berbagai macam metode dalam proses pembelajaran akan sangat menentukan suatu tingkat keberhasilan yang berbeda-beda tergantung kepada tingkat kemampuan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran dan peserta didik dalam memahami pelajaran tersebut. Guru harus pandai memilih dan memilah metode mana yang akan digunakan dan metode mana yang tepat dalam praktek ibadah. Salah satu metode yang dianggap tepat adalah metode drill, sehingga dengan penggunaan metode ini diharapkan disiplin peserta didik dalam melaksanakan shalat akan lebih meningkat. Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui penggunaan metode drill dalam praktek ibadah, dan mengetahui disiplin mereka dalam melaksanakan shalat dan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan metode drill dalam praktek ibadah dengan disiplin mereka dalam melaksanakan shalat. Penelitian ini melibatkan siswa SDN Sanding Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut yang berjumlah 30 orang. Penelitian ini berlangsung dengan menggunakan penelitian deskriptif untuk menganalisis keterkaitan antara variabel-variabel dalam satu fenomena yang diteliti. Dari hasil perhitungan nilai rata-rata jawaban responden sebesar 4.3. Angka tersebut berada diantara nilai 3,5 - 4,5. termasuk kedalam kategori sangat tinggi. Nilai korelasi sebesar 0.82 dengan kualifikasi tinggi. Kemudian hasil uji hipotesis menunjukkan harga T hitung sebesar 3.68 lebih besar daripada Ttabel sebesar 2,10. Artinya terdapat hubungan yang signifikan antara variabel X dengan variabel Y. Adapun kadar pengaruhnya mencapai 18%. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa masih ada sekitar 82% faktor lain. Kata kunci : Metode Drill, Praktek Ibadah, Disiplin Siswa, Shalat
PENGARUH PELAKSANAAN TATA TERTIB SEKOLAH TERHADAP KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA (Penelitian Deskriftif Analisis di SDN Sukakarya II Kecamatan samarang Kabupaten Garut) Siti Hadianti, Leli
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 2, No 1 (2008): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v2i1.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui Pengaruh Pelaksanaan Tata Tertib Sekolah terhadap Kedisiplinan belajar Siswa.Metode yang digunakan adalah inferensial. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar Naegeri Sukakarya II Samarang Garut, dengan teknik pengambilan sampel secara simple random sampling dan didapat sampel sebanyak 43 orang siswa kelas. Instrumen tata tertib dan kedisiplinan belajar siswa berupa lembar pertanyaan (angket) yang disebarkan kepada responden.Hipotesisyang diajukan adalah terdapat pengaruh tata tertib sekolah yang signifikanterhadap kedisiplinan belajar siswa.Analisis data menggunakan statistic regresi linier sederhana. Hasil analisis penelitian menunjukan bahwa 1) tata tertib di SDN Sukakarya II Samarang Garut ermasuk kualifikasi tinggi, hal ini ditunjukan oleh nilai rata-rata 38,62. 2) kedisiplinan belajar siswa di SDN Sukakarya II Samarang Garut termasuk kualifikasi baik,hal ini ditunjukan oleh nilai rata-rata 39,43. 3) pengaruh pelaksanaan tata tertib sekolah terhadap kedisiplinan siswa di SDN Sukakarya II Sanarang Garut ditunjukan oleh a) koefisien korelasi termasuk pada kualifikasi yang sangat kuat. b) hipotesisnya diterima berdasarkan t hitung sbesar 2,061 sedang t table sebesat 2,019 artinya jika baik tata tertib yang ada di sekolah maka akan baik pula kedisiplinan belajar siswa c) pengaruh tata tertib sekolah memiliki pengaruh sebesar 39% terhadap kedisiplinan belajar siswa dan sisanya 61% faktor lain yang mempengaruhi kedisiplinan belajar siswa. Kata kunci : Tata tertib, disiplin, inferensial
Korelasi Minat Terhadap Fisika dengan Hasil Belajar Siswa SMA pada Domain Pengetahuan Faktual dan Konseptual Irvani, Asep Irvan
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v13i1.821

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara minat siswa terhdap fisika dengan hasil belajar yang diperoleh siswa. Hasil belajar yang dimaksud difokuskan pada dimensi pengetahuan faktual dan konseptual. Penelitian dilakukan di salah satu SMA di Kota Bandung pada tahun pelajaran 2017/2018 dengan jumlah sampel sebanyak 35 siswa. Pengumpulan data minat siswa terhadap siswa dilakukan dengan menggunakan angket skala bertingkat. Sedangkan pengumpulan data hasil belajar siswa berupa pengetahuan faktual dan konseptual diperoleh melalui instrument test yang sudah diuji coba dengan nilai reliabilitas 0,96. Hasil angket menunjukan bahwa 41% siswa setuju terhadapa pernyataan pada angket. Sedangkan rata-rata hasil belajar siswa adalah 53 dari skala 100. Hasil perhitungan menunjukan bahwa secara signifikan (p = 0,004) koefisien korelasi r sebesar 0,476. Disimpulkan bahwa terdapapat korelasi positif antara minat siswa terhadap fisika dengan hasil belajar siswa pada dimensi pengetahuan faktual dan konseptual.
MEMORIZING CONSTRUCTIVISM: AKOMODASI DAN ASIMILASI METODE PENGAJARAN KAJIAN KEISLAMAN PADA MAJELIS TAKLIM Mustafa, Hasan
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v12i1.837

Abstract

-
Pengaruh Iklim Organisasi Sekolah dan Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Manajemen Pembelajaran untuk Mewujudkan Kinerja Guru Haryani, Euis
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 11, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v11i1.89

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah membahas tentang pengaruh iklim organisasi sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap manajemen pembelajaran untuk mewujudkan kinerja guru. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan teknik survey, wawancara, observasi dan studi dukumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian ini adalah statistik dengan model analisis jalur (path analysis). Adapun penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dari populasi secara acak. Teknik ini dilakukan dengan menarik sampel dari jabatan guru dengan memperhatikan keterwakilan secara proposional sebanyak 59 orang guru Madrasah tsanawiyah swasta di Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Hasil pengujian hipotesis utama dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa iklim organisasi sekolah (X1) dan kepemimpinan kepala sekolah (X2) berpengaruh positif secara signifikan terhadap manajemen pembelajaran (Y) untuk mewujudkan kinerja guru (Z) di madrasah. Penelitian ini berkesimpulan bahwa untuk mewujudkan kinerja guru di madrasah secara baik dapat dilakukan dengan mengefektifkan manajemen pembelajaran, mengkondusifkan iklim organisasi sekolah dan mengoftimalkan kepemimpinan kepala sekolah. Kata kunci: iklim organisasi sekolah; kepeminpinan kepala sekolah; manajemen pembelajaran; kinerja guru.
PENDIDIKAN ANAK PERSPEKTIF ISLAM DAN BARAT (Studi Analisis Pendekatan Filosofis dan Ilmu Pendidikan) Samsudin, Mohamad
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 9, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v9i1.77

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah pertama: untuk mengetahui bagaimana konsep pendidikan anak perspektif Islam dan Barat; kedua, untuk mengetahui persamaan dan perbedaan konsep pendidikan anak perspektifIslam dan Barat melalui pendekatan filosofis dan ilmu pendidikan. Untuk mencapai tujuan tersebut penulis menggunakan penelitian yang bersifat library research dengan menggunakan bahan-bahan tertulis yang telah dipublikasikan dalam bentuk buku. Penelitian ini menggunakan pendekatan filosofis, hermeneutik, dan ilmu pendidikan. Hal ini dilakukan mengingat penelitian ini berkenaan dengan konsep pendidikan dalam Islam dan Barat, yang secara filosofis berbeda paradigma, baikdalam tataran teoretis maupun praksis. Oleh karena itu, penulis menganalisis konsep pendidikan anak dalam Islam berdasarkanAlquran dan Hadis serta riwayat para sahabat, kemudian dilanjutkan dengan membandingkan konsep tersebut dengan konsep pendidikan anak perspektif Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjelasan tentang pendidikan anak dalam Islam dan Barat memperlihatkan adanya kesenjangan pola pikir yang digunakan para ilmuwan sehingga menghasilkan karakter yang berbeda. Jika sumber dan metodologi ilmu Barat bergantung sepenuhnya kepada kaidah empiris, rasional dan cenderung materialistik serta mengabaikan dan memandang rendah cara memperoleh ilmu melalui wahyu dan kitab suci. Maka, lain halnya dengan konsep keilmuan dalam Islam yang secara epistemologi bersumber dari kitab suci Alquran yang diperoleh melalui wahyu, Sunah Rasulullah saw., serta ijtihad para ulama. Kata Kunci: Pendidikan Anak, Islam, Barat, Filosofis, Pendidikan Islam
UPAYA KYAI DALAM MENERAPKAN PUNISHMENT PENDIDIKAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SANTRI DI PESANTREN (Penelitian di Pondok Pesantren Darussalam Garut) ., Ernawati
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 6, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v6i1.50

Abstract

Secara teoritik upaya penerapan punishment pendidikan dimaksudkan untuk mendisiplinkan siswa dalam melaksanakan peraturan yang ada, yang merupakan tatatertib atau kedisiplinan bagi santri. Namun di sisi lain terdapat santri yang belum disiplin dalam melaksanakannya. Dari fenomena tersebut timbul suatu permasalahan yang berkaitan dengan bagaimana upaya kyai dalam menerapkan punishment pendidikan sebagai motivasi belajar santri di pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya kyai dalam menerapkan punishment pendidikan, untuk mengetahui motivasi belajar santri, dan untuk mengetahui hubungan antara keduanya . Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif. Adapun teknik pengumpulan datanya meliputi observasi, wawancara, angket, dan studi dokumentasi. Sedangkan pengolahan data dilakukan dengan dua pendekatan yaitu pendekatan logika dan statistik. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa realitas upaya menerapkan punishment pendidikan berkategoricukup, dengan hasil perolehan nilai parsial 3,26 dan prosentase rata-rata sebesar 95,1%. Sedangkan realitas motivasi belajar santri termasuk sangat tinggi dengan hasil perolehan nilai parsial 4,2 dan prosentase ratarata sebesar 122,2%. Jadi, hubungan antara keduanya termasuk kategori sedang dengan nilai indeks koefisien 0.284. Begitu pula hasil analisis uji signifikansi korelasi menunjukkan bahwa ttabel lebih besar dari thitung yaitu 2,05 > -9,25. Adapun besar pengaruh variabel X dengan variabel Y sebesar 15% hal ini berarti 85% lagi dipengaruhi oleh faktor lain yang turut mempengaruhi motivasi belajar santri di Pondok Pesantren Darussalam Garut. Kata Kunci: Kyai, Punishment Pendidikan, Motivasi Belajar, Santri, Pesantren
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA (Penelitian Tindakan Kelas terhadap Siswa Kelas V SDN Mulyasari II Kecamatan Bayongbong Garut) Suhartini, Tintin
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 4, No 1 (2010): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v4i1.34

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan (1) Untuk mengetahui penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di Kelas V SDN Mulyasari II Kecamatan Bayonbong Garut. (2) Untuk mengetahui penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas V SDN Mulyasari II Kecamatan Bayongbong Garut. Hal ini berdasarkan fakta permasalahan yang terkait dengan masih kurang memuaskannya hasil belajar IPA yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih didominasi oleh guru, metode ceramah masih digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bersifat penelitian lampangan dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas yang bersifat kolaboratif antara gutu, observer dan kepala sekolah. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus, setiap siklus dau pertemuan.Objek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Mulyasari II berjumlah 25 orang. Pengumpulandata penelitian ini adalah dengan cara (1)Observasi, (2) Angket (3) Tes. Dari hasil penelitian yang dilakukan, ternyata penggunaan metode Pembelajaraan Kooperatif Tife Numbered Heads Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada konsep cahaya dan alat optik. Dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai hasil belajar siswa kelas V setelah dilaksanakannya pembelajaran dengan menggunakan metode Pembelajaraan Kooperatif Tife Numbered Heads Together (NHT), yaitu dari rata-rata hasil pretest 53,6, rata-rata nilai siklus I 72,4, rata-rata nilai siklus II 76,36 dan rata-rata nilai siklus III 82 Kata kunci : Pembelajaran, Kooperatif, Tipe Numbered Heads Together, Hasil Belajar
Penerapan Metode Pembelajaran Debate Untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa Siti Anisah, Ani; Suntara, Hariman
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 14, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v14i1.907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kecerdasan emosional siswa tingkat Sekolah Dasar melalui metode pembelajaran debat pada Mata Pelajaran PKn. Metode yang digunakan melalui eksperimen kuasi dengan desain one group pretes and postest. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri Ciledug 5 Garut sebanyak 28 orang. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa terdapat perbedaan kecerdasan emosional peserta didik pada pembelajaran PKn sebelum dan sesudah mendapatkan perlakuan penerapan metode debat dari rata-rata skor 3,01 atau 60,29 persen menjadi 3,64 atau 72,77 persen. Artinya, pembelajaran PKn dengan menggunakan metode debat mampu meningkatkan kecerdasan emosional peserta didik. Dengan mengambil asumsi konstruktivisme dan teori kognitif Piaget, metode debat mampu mengembangkan aspek kognitif, emosi, dan bahasa peserta didik. Proses interaksi sosial dalam kegiatan belajar telah membangun proses pembelajaran aktif yang berdampak pada perkembangan pemikiran logis dan sistematis, mampu berfikir abstrak, memiliki kecakapan emosi dan bahasa yang baik, konsentrasi belajar, bersifat respek terhadap diri sendiri dan orang lain. Kata kunci: metode debat, kecerdasan emosional, siswa sekolah dasar
KONSEP KOMPETENSI GURU DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 14 TAHUN 2005 TENTANG GURU DAN DOSEN (Kajian Ilmu Pendidikan Islam) Mulyani, Fitri
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 3, No 1 (2009): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v3i1.16

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan latar belakang telah lahirnya Undang - Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen memberikan inspirasi untuk mengkajinya dalam aspek ilmu pendidikan Islam. Dengan lahirnya rumusan tersebut, menimbulkan masalah yang berkenaan dengan bagaimana konsep kompetensi guru dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, bagaimana konsep kompetensi guru dalam ilmu pendidikan Islam dan bagaimana konsep kompetensi guru dalam UndangUndang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (kajian Ilmu Pendidikan Islam). Penelitian ini bercorak kepustakaan, dengan sumber data yang di peroleh dari literatur/ referensi yang berkaitan dengan konsep kompetensi guru, baik berupa buku, karya tulis maupun sumber-sumber tertulis lainnya yang terdapat dalam media masa. Adapun metode yang digunakan adalah metode deskriftif, komparatif dan analisis. Dari pengkajian sumber data dapat dihasilkan rumusan bahwa konsep kompetensi guru dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yakni kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Dalam pendidikan Islam khususnya dalam kompetensi kepribadian sangat menekankan pada kepribadian guru karena sesuai dengan fungsinya sebagai pembangun kualitas manusia, pribadi guru memiliki andil yang sangat besar terhadap keberhasilan pendidikan khususnya dalam kegiatan pembelajaran. Dan hal ini ditegaskan lagi dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen BAB II pasal 6 tentang kedudukan guru dan dosen sebagai tenaga profesional bertujuan untuk melaksanakan sistem pendidikan nasional dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yakni berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Kata kunci : Kompetensi Guru, Undang-Undang , Guru, Dosen, Ilmu Pendidikan Islam.

Page 1 of 11 | Total Record : 106