cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 25976257     EISSN : 25977946     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JURNAL JATI UNIK merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Kadiri yang terbit dua kali dalam setahun setiap bulan april dan oktober. jurnal ini memuat penelitian di bidang teknik dan manajemen industri.
Arjuna Subject : -
Articles 48 Documents
Penerapan Lean Manufacturing Untuk Meminimasi Waste Delay Pada Workstation Curing di PT Bridgestone Tire Indonesia Kasanah, Yulinda Uswatun; Suryadhini, Pratya Poeri; Astuti, Murni
JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol 2, No 1 (2018): October
Publisher : Industrial Engineering, Engineering of Faculty, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.419 KB) | DOI: 10.30737/jatiunik.v2i1.273

Abstract

Lean Manufacturing is a method used to increased productivity and costs reduction by minimizing waste in the production process. This study describe the use of lean manufacturing with Single Minutes Exchange Of Dies tools on the PSR’s production floor in PT XYZ, which is engaged in automotive manufacture form making of car tires. Research stage begins by analyzing waste using mapping tool and identification causes of waste in workstation curing. The next stage is analyzing every step of machine setup that occurs are workpiece setup, mold setup, curing setup, and finishing setup. Based on observations, the amount of the initial state setup time is 194,05 minutes. The improvement begin by convert internal activities setup into external setup, reduction of operator displacement activity, elimination of adjusment, and apply a parallel operation by using two operators. So the total setup time can be reduced is equal to 127,41 minutes. Lean Manufacturing merupakan metode yang digunakan untuk meningkatkkan produktivitas dan pengurangan biaya dengan cara meminimasi pemborosan dalam proses produksi. Penelitian ini menjelaskan penggunaan Lean Manufacturing dengan tool Single Minutes Exchange Of Dies (SMED) pada lantai produksi PSR di PT XYZ, yang bergerak dalam bidang Automotive Manufacture berupa pembuatan ban mobil. Tahap penelitian diawali dengan melakukan analisis waste dengan Mapping tools dilanjutkan dengan mengidentifikasi penyebab pemborosan pada workstation curing. Tahap Selanjutnya adalah menganalisis tahapan proses setup mesin curing yang terdiri dari setup benda kerja, setup mold, setup curing, dan setup finishing. Berdasarkan hasil pengamatan, jumlah waktu setup keadaan awal adalah 194,05 menit. Perbaikan yang dilakukan adalah dengan mengkonversi aktivitas internal setup menjadi eksternal setup, pengurangan aktivitas perpindahan operator, eliminasi adjusment, dan menerapkan operasi paralel yaitu dengan menggunakan 2 operator. Sehingga total waktu setup yang dapat direduksi adalah 127,41 menit.
Rekayasa Produksi Biodiesel Dari Minyak Kemiri Sunan (Reutialis Trisperma Oil) Sebagai Alternatif Bahan Bakar Mesin Diesel Anggraini, Susanti Dhini
JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol 2, No 1 (2018): October
Publisher : Industrial Engineering, Engineering of Faculty, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.58 KB) | DOI: 10.30737/jatiunik.v2i1.272

Abstract

In this research, biodiesel was produced from new feedstock Kemiri Sunan oil. Kemiri Sunan oil is non edible oil, an attractive raw material for production of biodiesel. Biodiesel was produced by two steps of reactions, i.e. esterification and transesterification, using H2SO4 and KOH as catalyst, respectively. Esterification reaction was carried out with methanol for 2 h, ratio oil:methanol (3:1). Transesterification was done at various catalyst concentration (0.5; 1.0; 1.5; 2.0 %wt oil), ratio oli:methanol (1:1, 2:1, 3:1 (wt/wt)), and reaction temperature (30, 50, 65, 70oC) for 1 h. The yield and properties of biodiesel were analysed by Gas Chromatography (GC) and ASTM D 6751 methods, respectively. High yield of biodiesel was produced at KOH 1 %wt catalyst, ratio methanol:oil (1:1) and 65oC i.e. 96,91 %. Kemiri Sunan oil-based biodiesel had a range of acid number 0,41-0,56 (mgKOH/g), densitas 0,89-0,91 (g/cm3), viscosity 8,28-12,70 (cSt), cetane number 58,2-63,3, and residu carbon 0,23-0,59.\ Pada penelitian ini, biodiesel diproduksi dari new feedstock minyak Kemiri Sunan. Minyak Kemiri Sunan merupakan minyak non edible sehingga sangat menarik untuk diproduksi sebagai biodiesel. Minyak Kemiri sunan diproduksi dengan dua tahapan reaksi yaitu reaksi esterifikasi dan transesterifikasi menggunakan katalis H2SO4 dan KOH. Reaksi esterifikasi telah dilakukan perbandingan minyak:metanol (3:1) selama 2 jam. Reaksi transesterifikasi dilakukan dengan variasi konsentrasi katalis KOH (0,5; 1,0; 1,5; 2,0 %berat minyak), rasio minyak:metanol (1:1; 2:1; 3:1 (berat/berat)), dan suhu reaksi 65 selama 1 jam. Yield dan sifat biodiesel dianalisis dengan Chromatography Gas (GC) dan ASTM D 6751. Yield optimum biodiesel diperoleh sebesar 96,91%, pada kondisi optimum konsentrasi katalis KOH 1 % berat minyak, rasio minyak:metanol 1:1 (berat/berat) dan suhu reaksi 65oC. Biodiesel berbahan dasar minyak kemiri sunan mempunyai rentang angka asam 0,41-0,56 mgKOH/gram, densitas 0,89-0,91 gram/cm3, viscositas 8,28-12,70 cSt, angka setana 58,2-63,3 dan residu karbon 0,23-0,59 %berat/berat. 
Identifikasi Penerapan Dan Pemahaman Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Dengan Metode Hazard And Operability Study (Hazop) Pada UMKM Eka Jaya Rahayuningsih, Sri
JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol 2, No 1 (2018): October
Publisher : Industrial Engineering, Engineering of Faculty, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.863 KB) | DOI: 10.30737/jatiunik.v2i1.274

Abstract

This study aims to determine the risks if you do not apply and understand about Occupational Safety and Health (K3) while working or in the Eka Jaya UMKM area located at Jl. Moh. Hatta, RT 04, RW 03, Sembung, Tulungagung- East Java. In this study using the method of the Hazard And Operability Study Method (HAZOP) which aims to identify risks in the work area. With this method, obtained HAZOP sheets in the form of fields such as: Point of study, Parameters, Keywords, Causes, Effects. In addition, risk assessment is also used to determine the value of likelyhood and severity, then determine risk ratings with risk matrix tables and risk assessments. After seeing the case and identifying the problem, the object being examined is: a stirring machine, a soaking tub, a temperature in the outdoor and indoor work area. Then enter the potential hazard stage, categorize according to the assessment that occurs, if the low risk gives a green color, adjust it to the matrix table and the riskvalue. After identifying these problems, we found that the risk of not wearing personal protective equipment was in the low category, high temperature during the medium frying process, slipping while in the immersion bath, neglecting the operation of the machine because the machine was not covered by v-belt in the high category, in terms of design is to provide open space for frying division workers. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko-risiko jika tidak menerapkan dan memahami tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) saat bekerja di area UMKM Eka Jaya yang beralamat di Jl. Moh. Hatta, RT 04, RW 03, Sembung, Tulungagung - Jawa Timur. Dalam penelitian ini menggunakan metode Metode Hazard And Operability Study (HAZOP) yang bertujuan untuk mengidentifikasi risiko-risiko dalam area kerja tersebut. Dengan metode ini, didapat hasil penelitian HAZOP berupa bidang antara lain : titik kajian, parameter, kata kunci, penyebab, akibat. Selain itu, juga digunakan penilaian risiko untuk menentukan nilai likelyhood dan severity, kemudian penentuan peringkat risiko dengan tabel matriks risiko dan penilaian risiko. Setelah melihat kasus dan identifikasi masalah, objek yang di teliti yaitu: Mesin pengaduk, Bak perendaman, Suhu dalam area kerja outdoor dan indoor. Kemudian masuk ke tahap potensi bahaya, dikelompokkan menurut penilaian yang terjadi, jika risiko rendah diberi warna hijau, sesuaikan dengan tabel matriks dan nilai risiko. Setelah identifikasi permasalahan tersebut, didapat hasil bahwa risiko tidak memakai alat pelindung diri masuk kategori rendah, suhu tinggi waktu proses penggorengan masuk kategori sedang, terpeleset saat di bak perendaman, kelalaian pengoperasian mesin karena mesin tidak tertutup bagian v-belt masuk kategori tinggi, dalam hal desain adalah menyediakan ruang terbuka untuk pekerja divisi penggorengan. 
Revolusi Industri 4. 0 Berbasis Revolusi Mental Suwardana, Hendra
JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol 1, No 2 (2018): April
Publisher : Industrial Engineering, Engineering of Faculty, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.897 KB) | DOI: 10.30737/jatiunik.v1i2.117

Abstract

The industrial revolution has changed the way people work into automation / digitalization through innovations. Industry players play an active role as an organizational entity that has a vision of achieving profits. The industrial revolution is based on a mental revolution in which in this paradigm there are major changes in the mental structure that is built on three things, namely the way of thinking, believing and how to behave. Mental revolution is balanced with an education system and increased self-potential through training to respond to the era of globalization with the character of the industrial revolution 4.0 where in this era new literacy is needed by using data analysis thoroughly and making conclusions to be related to communication skills, collaboration, critical thinking, creative and innovative. The existence of the industrial revolution provides benefits in increasing savings and minimizing consumption because in this case there are opportunities for e-commerce and digital economic developers for industry players. Synthesis of the industrial revolution 4.0 will give birth to a prosperous society in development, while the mental revolution breeds qualified and superior humans. Revolusi industri telah mengubah cara kerja manusia menjadi otomatisasi/digitalisasi melalui inovasi-inovasi. Para pelaku industri berperan secara aktif sebagai entitas organisasi yang memiliki visi dalam meraih keuntungan. Revolusi industri berjalan dengan dilandasi revolusi mental dimana dalam paradigma ini terdapat perubahan besar dalam struktur mental yang terbangun atas tiga hal yaitu cara berpikir, meyakini dan cara bersikap. Revolusi mental diimbangi dengan sistem pendidikan dan peningkatan potensi diri melalui pelatihan untuk menyikapi era globalisasi yang berwatak revolusi industri 4.0 dimana dalam era ini diperlukan literasi baru dengan menggunakan analisa data secara menyeluruh serta membuat konklusi agar terkait dengan kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, kreatif dan inovatif. Adanya revolusi industri memberikan keuntungan dalam meningkatkan tabungan dan meminimalkan konsumsi karena dalam hal ini terdapat peluang e-commerce dan pengembang ekonomi digital bagi para pelaku industri. Sintesis revolusi industri 4.0 akan melahirkan masyarakat sejahtera dalam pembangunan, sedangkan revolusi mental melahirkan manusia yang berkualitas dan unggul.
Perancangan Sistem Informasi Jurnal Perkuliahan Sebagai Upaya Monitoring dan Evaluasi Proses Pembelajaran (Studi Kasus : Prodi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Kadiri) Safi'i, Imam
JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol 1, No 1 (2017): October
Publisher : Industrial Engineering, Engineering of Faculty, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.911 KB) | DOI: 10.30737/jatiunik.v1i1.64

Abstract

In the learning process at the Industrial Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Kadiri University, monitoring is carried out by looking at the results of the lecture journal entry, which is one of the lecture administration sections. Lecture journal documents contain material delivered by the lecturer to students at each lecture meeting aimed at information and data on the lecturing process. This research aims to design an information system monitoring and evaluation of the learning process through lecture journals in the S-1 Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, University of  Kadiri which is expected to be able to provide solutions in monitoring and evaluation of learning activities that are transparent, accountable and real-time. The study begins by analyzing system requirements, then modeling with UML by making usecase diagrams, class diagrams and activity diagrams. The system design uses the help of CMS Wordpress and Google Form applications. This research resulted in a monioring information system design and learning process evaluation at the Industrial Engineering Study Program at the Kadiri University Faculty of Engineering in the form of online lecture journal filling services and data stored safely in the cloud. So that monitoring and evaluation activities can be more effective and efficient.Dalam proses pembelajaran di Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Kadiri, monitoring dilakukan dengan melihat hasil pengisian jurnal perkuliahan, yaitu salah satu bagian administrasi perkuliahan. Dokumen jurnal perkuliahan berisi mengenai materi yang disampaikan Dosen kepada mahasiswa pada setiap pertemuan kuliah yang bertujuan untuk informasi dan data proses perkuliahan berlangsung. penelitian ini bertujuan merancang sebuah sistem informasi monitoring dan evaluasi proses pembelajaran melalui jurnal perkuliahan di Prodi S-1 Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Kadiri yang dimana diharapkan mampu memberi solusi dalam kegiatan monitoring dan evaluasi pembelajaran yang transparan, akuntabel dan realtime. Penelitian diawali dengan menganalisis kebutuhan sistem, kemudian melakukan pemodelan dengan UML dengan membuat usecase diagram, class diagram dan activity diagram. Perancangan sistem menggunakan bantuan aplikasi CMS Wordpress dan Google Form. Penelitian ini menghasilkan sebah rancang bangun sistem informasi monioring dan evaluasi proses pembelajaran pada Prodi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Kadiri berupa layanan pengisian jurnal perkuliahan secara online dan data tersimpan aman di cloud. Sehingga kegiatan monitoring dan evaluasi bisa lebih efektif dn efisien.
Analisis Pengaruh Retail Marketing Mix Terhadap Loyalitas Konsumen Pada Pasar Modern (Studi Kasus pada Indomaret Bandar Kediri) Indrasari, Lolyka Dewi
JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol 1, No 1 (2017): October
Publisher : Industrial Engineering, Engineering of Faculty, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.024 KB) | DOI: 10.30737/jatiunik.v1i1.71

Abstract

The purpose of this study was to analyze the influence of the availability of goods, price, location, communication mix, and the design and appearance of consumer repurchase stores in Indomaret Bandar Kediri. The population in this study are all consumers who have made purchases at Indomaret Bandar. The sampling technique used was purposive sampling, with 100 respondents, data were collected using a questionnaire as the main instrument, and the questionnaire used a Likert scale to measure respondents' answers. Path analysis is used to identify the relationship between retail marketing mix and consumer repurchase decisions. Regression analysis using the stepwise method produces 3 main predictor variables that can be used to measure Indomaret customer loyalty. The three variables are satisfaction, merchandise, and promotion. The simultaneous test results presented produce a sig value of 0,000. This value is smaller than the research error level used which is 0.05 (5%), so the conclusions that can be drawn are satisfaction, merchandise, and promotions variables simultaneously have a significant effect on customer loyalty.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh antara persedian barang, harga,lokasi, bauran komunikasi serta desain dan tampilan toko pembelian ulang konsumen di Indomaret Bandar Kediri. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang pernah melakukan pembelian pada Indomaret Bandar. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 100 orang, Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner sebagai instrument utama, dan kuisioner menggunakan skala Likert untuk mengukur jawaban responden. Analisis jalur digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antara bauran pemasaran ritel dan keputusan pembelian ulang konsumen. Analisis regresi dengan metode stepwise menghasilkan 3 variabel prediktor utama yang dapat digunakan untuk mengukur loyalitas pelanggan indomaret. Ketiga variabel tersebut adalah kepuasan, merchandise, dan promosi. Hasil uji serentak yang disajikan menghasilkan nilai sig sebesar 0.000. Nilai ini lebih kecil dari tingkat kesalahan penelitian yang digunakan yaitu 0.05 (5%), sehingga kesimpulan yang dapat diambil adalah variabel kepuasan, merchandise, dan promosi berpengaruh signifikan secara serentak terhadap loyalitas pelanggan.
Analisis Failure Mode And Effect Analysis Proyek X Di Kota Madiun Muttaqin, Aan Zainal; Kusuma, Yudha Adi
JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol 1, No 2 (2018): April
Publisher : Industrial Engineering, Engineering of Faculty, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.067 KB) | DOI: 10.30737/jatiunik.v1i2.118

Abstract

Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) is a structured procedure to identify and prevent as many failure modes as possible. A failure mode is anything that is included in the defect, conditions outside the specified specifications, or changes in the product that cause disruption of the function of the product. The methodology used is descriptive research where data collection is obtained from library research and field research in the form of interviews and direct observation. In the data analysis conducted there were 46 Potential failures of the project activities. Then do the calculations on the value of the impact caused, then the value on the failure caused and the value on prevention. Of the three values are multiplied to calculate the priority value. The highest RPN is obtained on 9 indicators, namely planning, work contracts, Workshops and post-project activities, unexpected events, political conditions, costs, quality and time. The three highest indicators are planning with RPN 179.65, then RPN employment contract of 137.09 and Workshop activities with RPN 170.85. The total RPN of the 9 indicators is 1289.37 and the critical value is 143.26Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) adalah suatu prosedur terstruktur untuk mengidentifikasi dan mencegah sebanyak mungkin mode kegagalan. Suatu mode kegagalan adalah apa saja yang termasuk dalam kecacatan, kondisi diluar spesifikasi yang ditetapkan, atau perubahan dalam produk yang menyebabkan terganggunya fungsi dari produk (Gasperz, 2002). Metodologi yang digunakan adalah penelitian deskriptif dimana pengumpulan data didapatkan dari penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan yang berupa wawancara dan pengamatan langsung. Hasil yang didapat berupa 3 indikator risiko kritis tertinggi di proyek X yaitu perencanaan, kegiatan di workshop dan kegiatan pasca proyek dengan nilai 179,65; 170,85 dan 157,25. 
Perbaikan Proses Bisnis Penyusunan Rencana Kerja DISKOPERINDAG Menggunakan Metode Business Process Improvement Berdasarkan PERMENDAGRI Nomor 54 Tahun 2010 Serta Klausul 7.3 ISO 9001:2008 Rohayati, Yati; Widodo, Silvi Rushanti; Aisha, Atya Nur
JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol 1, No 1 (2017): October
Publisher : Industrial Engineering, Engineering of Faculty, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (964.696 KB) | DOI: 10.30737/jatiunik.v1i1.65

Abstract

DISKOPERINDAG Bandung Regency has a role in the preparation of regional planning, one of which is the preparation of  Renja. In the actual condition the work plan compiled by DISKOPERINDAG has a problem namely inaccuracy in the preparation of Renja. This study aims to design the proposed business processes in the preparation of Renja. The business process improvement method used is Business Process Improvement (BPI). Business process improvement is carried out by identifying business process gaps in the preparation of the actual Renja with the Renja planning flow based on PERMENDAGRI Number 54 of 2010 and the requirements of clause 7.3 ISO 9001: 2008. The results of the gap analysis will be entered for analysis of activities grouped into RVA, BVA and NVA. Business process improvement is done by eliminating NVA activities, minimizing BVA activities and streamlining RVA activities. At the data collection stage, 11 business processes were developed for the actual Renja and 21 activities based on PERMENDAGRI. The results of the gap between the actual business processes and business processes based on PERMENDAGRI, there are 31 processes. The results of the activity analysis showed there were 12 RVA activities, 19 BVA, 0 NVA. Business process improvement tools used include value-added assessment, simplification, and duplication elimination. Based on the results of the comparison of the efficiency time, the existing business processes 19.14%, while the proposed business processes 21.88%. The proposed business process for the preparation of Renja is included in the preparation of SOPs and work instructions.DISKOPERINDAG Kabupaten Bandung memiliki peranan dalam penyusunan perencanaan daerah, salah satunya adalah penyusunan Renja. Dalam kondisi aktual rencana kerja yang disusun oleh DISKOPERINDAG memiliki permasalahan yakni ketidaktepatan dalam penyusunan Renja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang proses bisnis usulan dalam penyusunan Renja. Metode perbaikan proses bisnis yang digunakan adalah Business Process Improvement (BPI). Perbaikan proses bisnis dilakukan dengan mengidentifikasi gap proses bisnis penyusunan Renja aktual dengan alur perencanaan Renja berdasarkan PERMENDAGRI Nomor 54 Tahun 2010 dan persyaratan klausul 7.3 ISO 9001:2008. Hasil analisis gap akan menjadi masukkan untuk analisis aktivitas yang dikelompokkan menjadi RVA, BVA dan NVA. Perbaikan proses bisnis dilakukan dengan mengeliminasi aktivitas NVA, meminimasi aktivitas BVA dan melakukan streamlining pada aktivitas RVA. Pada tahap pengumpulan data diperoleh 11 proses bisnis penyusunan Renja aktual dan 21 aktivitas berdasarkan PERMENDAGRI. Hasil gap antara proses bisnis aktual dan proses bisnis berdasarkan PERMENDAGRI terdapat 31 proses. Hasil analisis aktivitas menunjukkan terdapat 12 aktivitas RVA, 19 BVA, 0 NVA. Tools perbaikan proses bisnis yang digunakan antara lain value-added assessment, simplification, dan duplication elimination. Berdasarkan hasil perbandingan waktu efisiensi, pada proses bisnis eksisting 19,14%, sementara pada proses bisnis usulan 21,88%. Usulan proses bisnis penyusunan Renja menjadi masukkan dalam penyusunan SOP dan instuksi kerja. 
Perbaikan Penjadwalan Aktivasi Starter Pack Untuk Meminimasi Keterlambatan Dengan Menggunakan Metode Earliest Due Date Pada PT XYZ Widyaningsih, Riska Retno; Sulistyo, Budi; Astuti, Murni Dwi
JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol 1, No 2 (2018): April
Publisher : Industrial Engineering, Engineering of Faculty, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.838 KB) | DOI: 10.30737/jatiunik.v1i2.113

Abstract

PT XYZ is one of the company that move in telecommunications services, starter pack products, and vouchers. The problems in PT XYZ is lateness of starter pack activation in regional warehouse that cause waiting time of starter pack’s pick up by retailer. Lateness problem happened because there is no fixed scheduling policy yet, so there is no determination of job’s priority. In this research will be developed scheduling policies including job allocation each machine per day and sequencing of job. The method used is the earliest due date. In this method, job sequence will be determined based on the smallest due that influence the Completion time of a job. Scheduling do for one machine that doing six jobs in one week. The data used is the starter pack activation data in October 2014. Based on the existing calculations condition, there is a delay of 7.8 hours on job Site  s in Jakarta and 15.3 hours on job Site  s Surabaya. Processing time and due date of each job are the input in the methods used. The results of calculation of the proposed conditions in PT XYZ by using a method capable of lowering the earliest due date delay activation up to 38% compared to the existing condition. Completion time of 6 job in a week with the existing condition is 30.3 hours to 18.3 hours on the proposed conditions.PT XYZ merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa telekomunikasi, produk starter pack, dan voucher pulsa. Permasalahan yang terjadi pada PT XYZ yaitu keterlambatan aktivasi starter pack digudang regional yang menyebabkan terjadinya waktu tunggu pengambilan starter pack oleh retailer. Permasalahan keterlambatan terjadi karena belum adanya kebijakan penjadwalan pasti, sehingga belum adanya penentuan prioritas job. Pada penelitian ini, akan dikembangkan kebijakan penjadwalan termasuk pembagian job setiap mesin per hari dan pengurutan pengerjaan job. Metode yang digunakan adalah earliest due date. Pada metode ini akan ditentukan urutan pengerjaan job berdasarkan due date terkecil yang berpengaruh terhadap waktu penyelesaian suatu job. Penjadwalan dilakukan terhadap satu mesin yang mengerjakan enam job dalam satu minggu. Data yang digunakan adalah data aktivasi starter pack periode Oktober 2014. Berdasarkan perhitungan kondisi eksisting, terdapat keterlambatan 7.8 jam pada job site Jakarta dan 15.3 jam pada job site Surabaya. Waktu proses dan due date setiap job akan menjadi input-an dalam metode yang digunakan. Hasil dari perhitungan kondisi usulan di PT XYZ dengan menggunakan metode earliest due date mampu menurunkan keterlambatan aktivasi starter pack hingga 38% dibanding kondisi eksisting. Waktu penyelesaian 6 job dalam satu minggu pada kondisi eksisting 30.3 jam menjadi 18.3 jam pada kondisi usulan. 
Pengaruh Kualitas Produk, Harga Produk, Promosi Dan Layanan Purna Jual Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda (Type Beat Mathic) (Studi Kasus Pada Siswa Smk Al Bashtomi Loceret Nganjuk) Lukmandono, Lukmandono; Tripariyanto, Afiff Yudha
JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol 1, No 2 (2018): April
Publisher : Industrial Engineering, Engineering of Faculty, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.103 KB) | DOI: 10.30737/jatiunik.v1i2.120

Abstract

With increasingly sophisticated times, automotive companies, especially in the field of motorcycles must be able to determine the right marketing strategy so that the business can survive and win the competition. Many factors are considered by consumers before buying a product that is influenced by factors that are less effective promotion, a price that is more expensive than the price offered by competitors, the quality of the product that is still lacking and also after-sales service that does not provide customer satisfaction. The purpose of this study was to determine and test the effect of product quality, price, promotion and after-sales service on purchasing decisions of Honda Beat Mathic motorcycles among students of Smk Al Bashtomi Loceret Nganjuk. This research is a descriptive type of research, namely research that describes objects that are related to general decision making. The population in this study were vocational students who bought Honda motorbikes. The sample in this study were 100 students of SMK Al-BASTHOMI Loceret Nganjuk who bought Honda motorcycles taken by accidental sampling. Data collection is done by using a questionnaire. The partial test results prove that four independent variables namely product quality, price, promotion and after sales service have a positive and significant effect on the variable. Semakin Besar sebuah bangsa dan negara dengan dibarengii perkembangan jaman yang semakin canggih,serta semakin banyak permintaan produksi sepeda motor dan semakin meningkatnya persaingan industri sepeda motor di Indonesia, sehingga perusahaan otomotif terutama dibidang sepeda motor harus dapat menentukan strategi pemasaran yang tepat agar usahanya dapat bertahan dan memenangi persaingan. Untuk memperluas pangsa pasar, maka perusahaan harus mampu mengetahui apa yang dibutuhkan atau diharapkan oleh konsumennya. Banyak faktor yang menjadi pertimbangan konsumen sebelum membeli suatu produk. Hal ini dapat dipengaruhi oleh faktor promosi yang kurang efektif, harga yang lebih mahal dibandingkan harga yang ditawarkan pesaing, kualitas produk yang masih banyak kekurangan dan juga layanan purna jual yang kurang memberikan kepuasan kepada pelanggan menjadi faktor penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menguji pengaruh kualitas produk, harga, promosi dan layanan purna jual terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda Beat mathic dikalangan siswa Smk Al Bashtomi Loceret Nganjuk. Penelitian ini merupakan penelitian yang berjenis deskriptif, yaitu penelitian yang menggambarkan obyek-obyek yang berhubungan untuk pengambilan keputusan yang bersifat umum. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa SMK yang membeli sepeda motor Honda. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 Siswa SMK AL-BASHTOMI Loceret Nganjuk yang membeli sepeda motor Honda yang diambil secara accidental sampling. Pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan kuesioner.Hasil pengujian secara parsial membuktikan bahwa empat variabel independen yaitu kualitas produk, harga, promosi dan layanan purna jual mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen yaitu keputusan pembelian sepeda motor Honda. Hasil pengujian regresi berganda menunjukkan bahwa semua variabel independen (kualitas produk, harga, promosi, dan layanan purna jual) berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Pengaruh positif terbesar terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda Beat Mathic pada Siswa Smk Albashtomi adalah pada variabel Kualitas Produk dengan hasil pengujian thitung 4.822 , kemudian diikuti oleh variabel harga dengan nilai hitung 4,455, selanjutnya variabel promosi dengan nilai 2.985 dan paling rendah yaitu variabel layanan purna jual dengan nilai hitung 2.367.