cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
JURNAL WACANA KESEHATAN
ISSN : 20885776     EISSN : 25416251     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Wacana Kesehatan is a medium that can be used to register, disseminate, and archive the work of research nurses in Indonesia. The work published in this journal is indirectly acknowledged as a work of scholarly authors in the field of nursing. Articles covering sub areas of basic nursing, adult nursing, child nursing, maternity nursing, mental nursing, gerontik nursing, family nursing, community nursing, nursing management, and nursing education. Types of articles received by the editors are the results of research. Writing each type of article should follow the Journal of Health Discourse.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 1 (2018): Juli" : 9 Documents clear
HUBUNGAN STATUS EKONOMI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS BERNUNG PESAWARAN Septiasari, Yeti
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 1 (2018): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.767 KB)

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan indikator kesehatan yang buruk. Penyebab utama dari kejadian anemiamerupakan asupan makanan yang tidak memadai yang dilatar belakangi dari pendapatan keluara. Penelitian inibertujuan untuk melihat hubungan statsu ekonomi dengan kejadian anemia pada ibu hamil Trimester III diPuskesmas Bernung Kabupaten Pesawaran.Penelitian ini menggunakan desain analitikdengan pendekatan crosssectional. Populasi target pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Wilayah Puskesma Bernunng. Sampelpada penelitian ini adalah ibu hamil Trimester III yang datang ke Puskesmas Bernung yang telah memenuhikriteria inklusi dan eksklusi dengan jumlah 87 orang. Hasil diperoleh bahwa ada sebanyak 25 orang (61,0 %) ibuyang berpenghasilan < UMP mengalami anemia. Hasil uji statistik chi square menunjukkan bahwa nilai p =0,005 (p ≤0,05), RP 3,460 (95% CI = 1,421 – 8,425), maka dapat disimpulkan ibu dengan berpenghasilan <UMP meningkatkan kejadian anemia sebesar 3,4 kali dibandingakn dengan ibu dengan berpenghasilan >UMP.Disarankan pada ibu hamil dengan status ekonomi yang berisiko untuk rutin melakukan kunjungan antenatal,mendapatkan pendidikan kesehatan agar dapat mengkomsumsi tablet Fe dan makanan bergizi dengan hargamurah.
MODEL PREDIKSI FAKTOR KEJADIAN HIPERLIPIDEMIA PESERTA ASKES DI KECAMATAN METRO TIMUR KOTA METRO Supardi, Supardi
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 1 (2018): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.415 KB)

Abstract

Fenomena pada abad ke-20, penyakit serangan jantung dan pembuluh darah telah menggantikan peran penyakittuberculosis di Indonesia. Penyakit serangan jantung adalah suatu penyakit yang menyebabkan kematian.Hiperlipidemia adalah sebuah masalah kesehatan masyarakat karena berhubungan terhadap tingginya presentasesebuah penyakit dengan kematian koroner dan mengurangi produktivitas. Faktor-faktor penyebab hiperlipidemiaadalah umur, jenis kelamin, latar belakang pendidikan, indeks masa tubuh, aktivitas olahraga, penyakit keturunan,dan pola makan. Objek penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor hiperlipidemia yang terjadi pada parapeserta Askes di Kecamatan Metro Timur. Metode dari penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakanrancangan cross sectional, dengan sampel sebanyak 137 responden. Tidak ada hubungan antara umur denganhiperlipidemia (p:0,509), tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan hiperlipidemia (p:0,973), tidak adahubungan antara latar belakang dengan hiperlipidemia (p:0,299), Terdapat hubungan antara aktivitas olahragahiperlipidemia (p:0,048), terdapat hubungan antara latar belakang penyakit keturunan dengan hiperlipidemia(p:0,000), terdapat hubungan antara indeks masa tubuh dengan hiperlipidemia (p:0,011), terdapat hubungan antarapola makan/kebiasaan makan dengan hiperlipidemia (p:0,002). Seseorang yang memiliki resiko hiperlipidemia,mereka harus melakukan pemeriksaan kesehatan darahnya secara berkala, agar kolesterol dalam darah dapat dikonrol. 
EFEKTIFITAS BACKMASSAGE TERHADAP FATIGUE PADA PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI Ayubbana, Sapti
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 1 (2018): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.36 KB)

Abstract

Pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi dapat mengalami gangguan irama sirkandian berupagangguan siklus tidur dan berakibat terjadinya fatigue. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas backmassage terhadap fatigue pada pasien kanker payudara. Penelitian ini menggunakan quasi experimental pretestposttestgroup design, metode pengumpulan sampel secara purposive sampling. Sampel penelitian adalah 42pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi dengan skor fatigue ≤ 30. Pengukuran fatigue menggunakaninstrumen Brief Fatigue Inventory (BFI). Hasil uji paired t testmenunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikanantara BFI sebelum kemoterapi dengan setelah kemoterapi (p value = 0,000) pada kelompok intervensi.
PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PREOPERASI KANKER PAYUDARA Wijayanto, Tri; YunitaSari, Mala
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 1 (2018): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.581 KB)

Abstract

Kecemasan merupakan kekhawatiran yang tidak jelas disertai oleh perasaan takut, pasien yang akan menjalanipembedahan pada umumnya mengalami cemas dari mulai ringan sampai berat. Tujuan penelitian ini untukmengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kecemasan pada pasien preoperasi kanker payudara diRSUD Pringsewu tahun 2015. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen semu dengan rancangan pre and post test without control. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien preoperasi kanker payudara yangmengalami kecemasan dan jumlah sampel sebanyak 32 responden. Uji statistik yang digunakan adalah analisisunivariat dan bivariat dengan menggunakan uji paired t test. Hasil penelitian analisis univariat didapatkan bahwapasien preoperasi kanker payudara di RSUD Pringsewu sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebagian besarmengalami cemas sedang (59,4%), dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan paling banyak mengalamicemas ringan (40,6%), sedangkan analisa bivariat didapatkan ada pengaruh signifikan pendidikan kesehatanterhadap kecemasan pasien preoperasi kanker payudara dengan p value 0,001< α (0,05). Disarankan agarperawat memberikan pendidikan kesehatan pada pasien-pasien yang akan menjalani pembedahan untukmengurangi kecemasan.
HUBUNGAN IBU HAMIL PEROKOK PASIF DENGAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) PADA BAYI BARU LAHIR DI KABUPATEN PRINGSEWU LAMPUNG Rini, Kartika Setia; Istikomah, Istikomah
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 1 (2018): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.471 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan Angka Kematian Bayi (AKB) yang masih tergolong tinggi meskimengalami penurunan tiap tahunnya. Jumlah AKB yang tinggi salah satunya disebabkan karena Berat Bayi LahirRendah (BBLR). Bayi dengan BBLR adalah keadaan bayi yang baru dilahirkan memiliki berat badan kurangdari 2500 gram. Kejadian BBLR dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah ibu perokok pasif. Asaprokok yang di hirup oleh wanita hamil merupakan salah satu yang menyebabkan BBLR pada bayi yang akandilahirkannya. Pencegahan bayi dengan BBLR dapat diatasi dengan kerjasama dari berbagai pihak yang beradadekat dengan ibu hamil untuk tidak merokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubunganperokok pasif dengan kejadian BBLR pada bayi baru lahir .Desain penelitian yang digunakan adalah analitikdengan pendekatan case control . populasi penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir yang ada di BPMMargiati tahun 2011-2014 dengan jumlah 310 bayi. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 44 bayi. Alatpengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisisunivariabel dan bivariabel.Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji Chi Square(×2) dengan Confidence Interval 95% diperoleh nilaiρ-value <0.05. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara ibu hamilperokok pasif dengan kejadian bayi BBLR.
Role of Carbohydrate and Dietary Fiber for Soccer Players Yustika, Gaung Perwira
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 1 (2018): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.083 KB)

Abstract

Soccer is the most well known and a phenomenal sport in the world, with around 270 million players registered to this game. Soccer has already attracted attention either sport scientist and government from many countries to promote the benefit of active physical activity and also maintained people’s health, including the minorities and poorest.. Furthermore, this sport can be used to support the health public program in order to prevent chronic diseases due to cause lack of physical activity.Quality food choices and adequate nutrition nutrient are important for supporting training program and enhancing the physical performance of professional athletes. Macronutrients provide the metabolic substrates necessary for producing the chemical energy required for skeletal muscle contraction and cardiovascular physiology, while the micronutrients help the metabolic reactions involved in energy production and gas transport in the circulation. Soccer is a sport requiring for both aerobic dominant and also anaerobic energy. It needs the players to exercise repetitively at high intensities using large muscle groups for periods of several seconds to several minutes for the full match (90 min) plus added time. Metabolically, athletes depend to a certain extent on their endogenous glycogen stores in the liver and skeletal muscles. Besides from genetic factor, talent and the effort of training, it has been acknowledged that no single factor plays a bigger role in maximaxing physical performance than dietary plan.This Review article was made to show the important role of carbohydrate and dietary fiber in the aspect of soccer game, resumed from scientific articles especially from Europe/USA where soccer was more advanced there. The writer hoped that this article written and published at Indonesia can be used to developed sport science and sport medicine for his beloved country.
PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L.) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS RAWASARI KOTA JAMBI Dasuki, Dasuki; Maulani, Maulani; Zulni, Muhammad
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 1 (2018): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.301 KB)

Abstract

Hipertensi merupakam penyakit yang tidak dapat disembuhkan hanya dapat dikontrol, dalam mengontrolhipertensi kita dapat memanfaatkan pengobatan farmakologi dan nonfarmakologi. Salah satu obatnonfarmakologi yang dapat mengontrol tekanan darah adalah belimbing wuluh. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh pemberian jus buah belimbing wuluh pada penderita hipertensi. Desain penelitian yangdigunakan dalam penelitian ini adalah Pra Eksperimental dengan rancangan One Group Pre-test and Post-testDesign, responden dalam penelitian ini sebanyak 32 responden. Data diolah dengan analisis secara univariat danbivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak (100%) responden sebelumdilakukan intervensi tekanan darah responden rata – rata 155.62 /88.88 mmHg kemudian setelah dilakukanintervensi tekanan darah responden rata – rata 126.56/83.19 mmHg. Dari analisis bivariat sebelum dan sesudahintervensi didapatkan hasil p-value = 0.000 (p<0.05) dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian jusbelimbing wuluh terhadap penurunan tekanan darah. Diharapkan agar petugas kesehatan dapatmendemonstrasikan dan memberikan penyuluhan tentang pemanfaatan belimbing wuluh untukmengontroltekanan darah pada penderita hipertensi.
PERBEDAAN KUALITAS HIDUP LANSIA YANG TINGGAL BERSAMA KELUARGA DENGAN LANSIA YANG TINGGAL DI RUMAH PELAYANAN SOSIAL Luthfa, Iskim
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 1 (2018): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.471 KB)

Abstract

Salah satu parameter tingginya kualitas hidup lansia adalah kesejahteraan, dimana lansia merasakan hidup yangberarti. Kualitas hidup memiliki 4 domain diantaranya fisik, kesehatan psikologis, hubungan sosial danlingkungan. Jika keempat domain terpenuhi maka kualitashiduplansia mengarah pada keadaan sejahtera (wellbeing),sebaliknyajikakeempatdomaintidakterpenuhi,makakualitashiduplansiamengarahpadakeadaantidaksejahtera(ill-being).Kualitashiduppadalansiasalahsatunyadipengaruhiolehdukungankeluarga,lansiaakanmerasakanhidupnyaberartijikadimasatuanyatinggalbersamakeluargadanmenjadipanutan.Sebaliknyalansiaakanmerasahidupnyatidakberartidanputusasajikatinggalsendiriandanjauhdarikeluarga.Tujuanpenelitianiniuntukuntukmengetahuiperbedaankualitashiduplanjutusiayangtinggalbersamadengankeluargadenganlansiayangtinggaldirumahpelayanansosial.Penelitianinimerupakanstudikomparatif,denganrancangancrosssectional.Sampelpenelitiansebanyak172respondenyangterdiridari86lansiayangtinggalbersamakeluarga,dan86 lansia yang tinggal di rumah pelayanan sosial. Sampeldiambilmenggunakancara consecutive sampling.Instrument penelitian menggunakan WHO Quality of Life -BREF (WHOQOL-BREF). Analisis datamenggunakan Chi Square.Hasil penelitian menunjukkan nilai p value 0,02 lebih kecil dari 0,05. Nilai mean padalansia yang tinggal bersama dengan keluarga 1,77 lebih besar dari nilai mean lansia yang tinggal di RumahPelayanan Soaial 1,56.Kesimpulanpenelitian terdapat perbedaan kualitas hidup lanjut usia yang tinggal bersamakeluarga dengan lansia yang tinggal di rumah pelayanan sosial. Kualitas hidup lansia yang tinggal bersamakeluarga lebih baik dibandingkan dengan lansia yang tinggal di rumah pelayanan sosial.
EFFECT OF HEALTH EDUCATION ON STUDENT KNOWLEDGE IN DEALING DISASTER IN SD PADOKAN BANTUL YOGYAKARTA Hutasoit, Masta
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 3, No 1 (2018): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Bantul is one of the areas in Yogyakarta that is at risk of disaster. The results of interviews with the head of SD N 2 Padokan found that the school had never had any training on disaster and not yet implemented the curriculum on disaster mitigation. Children are age groups that are very vulnerable to the impact of both physical and psychological disasters. Knowledge of disaster preparedness is important for disaster preventionThe purpose of the study: to determine the effect of health education on knowledge of student preparedness to earthquake disaster events in SD N 2 Padokan, Bantul.Method: This research is quantitative research with quasi experiment design. The design used was pre test and post test nonequivalent control group. The number of samples in the intervention group and the control group were 27 students of class V. The sampling were collected by purposive sampling according to the criteria. Methods of data collection using questionnaires and using nonparametric statistical analysis Wilcoxon with the help of SPSS v.17 for Windows program.Results: The results showed no effect of health education on earthquake disaster preparedness knowledge in SD N 2 Padokan obtained p value 0.480 with α 0.05. In the intervention group the difference of knowledge before and after is indicated by p value 0.180, while for the control group 1,000.Conclusion: there is no effect of health education on disaster preparedness knowledge in SD N 2 Padokan.  

Page 1 of 1 | Total Record : 9