cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
TUNAS BANGSA
ISSN : 23550066     EISSN : 2502681X     DOI : -
Core Subject : Education,
Tunas Bangsa Journal is a periodical scientific publication dedicated to lecturers, students and educational observers to disseminate relevant studies, thinks and research results in the field of primary school education, critical study of teaching and learning for primary school, classroom action research on education for children curriculum, learning methods and medias for students, research on teacher and student assessment, and research on the development of primary school teaching and learning. The History of Tunas Bangsa Journal was published by Department of Primary School Education of STKIP Bina Bangsa Getsempena on 2003. Tunas Bangsa Journal was formed on Februari 2012, and began releasing the first time in Volume 1 Number 1 Februari 2014. Any visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. E-ISSN: 2502-681X and P-ISSN 2355-0066 Tunas Bangsa Journal has become a CrossRef Member. Numeracy is currently indexed and included in Sinta, Google Scholar, Garuda, etc. And than Elkawnie has H-index 7 in Google Scholarand accredited 4 in Sinta.
Articles 139 Documents
PENERAPAN MEDIA BIG BOOK DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA DI SEKOLAH DASAR Dyoty Auliya Vilda Ghasya
Jurnal Tunas Bangsa Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.914 KB)

Abstract

This study aims to determine the use of Big Book media in improving reading comprehension skills of elementary school students. The research is motivated by the low reading comprehension skills of elementary school students. This research is a classroom action research by adapting the Kemmis Mc Taggart model. The instruments used in this study include learning plan sheets, observation sheets, questionnaire sheets, and test sheets. Based on the results of tests conducted on third grade students of SDN 24 Pontianak, it can be concluded that Big Book media can improve reading comprehension skills of elementary school students.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media Big Book dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa sekolah dasar. Adapun penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan membaca pemahaman yang dimiliki oleh siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan mengadaptasi model Kemmis Mc Taggart. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini antara lain lembar rencana pembelajaran, lembar observasi, lembar angket, dan lembar tes. Berdasarkan hasil tes yang dilakukan pada siswa kelas III SDN 24 Pontianak, dapat disimpulkan bahwa media Big Book dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa sekolah dasar. Kata Kunci: Media, Membaca Pemahaman, Big Book, Sekolah Dasar
PENERAPAN CONFERENCING APPROACH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KREATIF SISWA SEKOLAH DASAR Gio Mohamad Johan; Yusrawati JR Simatupang
Jurnal Tunas Bangsa Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.204 KB)

Abstract

This study aims to obtain data on the application of conferencing approaches that can improve creative writing skills in fourth grade of elementary school students. The research was conducted in fourth grade of SDN Perumnas Neuheun using the classroom action research model. The results showed an increase in the value of students' writing skills in each cycle until cycle 2. The results of the assessment of narrative essay writing skills were shown in the average value obtained by students in the initial conditions, namely 61.17, while the average value in cycle I was 67 , 47 or an increase of 6.3 in the initial conditions. In the second cycle the average value of students reached 75.52 or increased by 8.05 on the average test scores in cycle I. So it can be concluded that learning to write by applying conferencing approach can improve the creative writing skills of elementary school students.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang penerapan conferencing approach yang dapat meningkatkan kemampuan menulis kreatif pada siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian dilakukan di kelas IV SDN Perumnas Neuheun dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai kemampuan menulis siswa pada setiap siklus sampai siklus 2. Hasil penilaian keterampilan menulis karangan narasi ditunjukkan pada nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada kondisi awal, yaitu 61,17, sedangkan nilai rata-rata pada siklus I adalah 67,47 atau mengalami peningkatan sebesar 6,3 terhadap kondisi awal.  Pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 75,52 atau mengalami kenaikan sebesar 8,05 terhadap rata-rata nilai tes pada siklus I. sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menulis dengan menerapkan conferencing approach dapat meningkatkan kemampuan menulis kreatif siswa sekolah dasar. Kata Kunci: Conferencing Approach, Menulis Kreatif, Sekolah Dasar
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENGURANGI PRASANGKA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Dina Rahmawati Hapsyah
Jurnal Tunas Bangsa Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.623 KB)

Abstract

In discussing prejudice in relationships between groups we need to know that prejudice is not an instinct that is born, but something that is learned. Because prejudice comes from what we have learned, it can be changed or reduced and can also be prevented from arising (Nasution, S. 2009). Guidance and counseling is the assistance of individuals in obtaining self-adjustments that are in accordance with their level of development. Through guidance and counseling services, students are helped to be able to achieve their development tasks well (Mohammad Surya, 1988). By using qualitative research methods, case study models are carried out in depth to determine the background, circumstances, and interactions that occur. The results obtained are the main cause of the emergence of prejudice because individuals do not know the other individuals correctly. In addition, there are also students who have previous unpleasant experiences with other individuals. The existence of our group vs. them is also very clearly seen here. Other groups are considered to have differences that are not in accordance with the norms of the "us" group.   Abstrak Dalam membicarakan prasangka dalam hubungan antar kelompok perlu kita ketahui bahwa prasangka bukanlah suatu instink yang dibawa lahir, melainkan sesuatu yang dipelajari. Karena prasangka berasal dari apa yang telah kita pelajari, maka dapat diubah atau dikurangi dan dapat pula dicegah timbulnya (Nasution, S. 2009). Bimbingan dan penyuluhan merupakan bantuan individu dalam memperoleh penyesuaian diri yang sesuai dengan tingkat perkembangannya. Melalui layanan bimbingan dan konseling, siswa dibantu agar dapat mencapai tugas-tugas perkembangannya dengan baik (Mohammad Surya, 1988). Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif model studi kasus, yang dilakukan secara mendalam guna mengetahui latar belakang, keadaan, dan interaksi yang terjadi. Hasil yang didapat adalah penyebab utama munculnya prasangka ialah karena individu belum mengenal individu yang lain secara benar. Selain itu juga para peserta didik juga ada yang memiliki pengalaman tidak menyenangkan sebelumnya dengan individu lain. Adanya kelompok kita vs mereka juga sangat terlihat jelas disini. Kelompok lain dianggap memiliki perbedaan yang tidak sesuai dengan norma kelompok ?kita?. Kata Kunci: Prasangka, Bimbingan Kelompok, Sosiodrama
PENGARUH PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION DAN DIRECT INSTRUCTION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SD Winarti Dwi Febriani; Geri Syahril Sidik; Riza Fatimah Zahrah
Jurnal Tunas Bangsa Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.86 KB)

Abstract

The mathematical problem solving and communication abilities are important possessed by students from basic level to be able to meet practical and skilled needs to find various ways to solve problems in daily life. The research is aimed to analyze about the influence of Realistic Mathematics Education (RME) and Direct Instruction towards the enhancement of mathematical problem solving and communication abilities of students. This research method is quasi experiment with the pretest- posttest non-equivalent design. The instruments used was mathematical problem solving ability test and mathematical communication ability test. The population of this research is all fifth grade students of two classes in one of the elementary schools located in the District Tawang, Tasikmalaya City. The results of this research showed that based on the data analysis of N-gain scores, the enhancement of mathematical problem solving and communication abilities of students in the RME class is higher than Direct Instruction class. Therefore, can be concluded that there is difference in the enhancement of mathematical problem solving and communication abilities between students who learn used RME and who learn used Direct Instruction. The recommendation of this research is to conduct further research that can explore mathematical problem solving and communication abilities by using Hypothetical Learning Trajectory (HLT) based on RME.   Abstrak Kemampuan pemecahan masalah  dan komunikasi  matematis perlu dimiliki oleh siswa didik sejak dasar untuk dapat memenuhi kebutuhan praktis dan terampil menemukan berbagai macam cara dalam memecahkan masalah di kehidupannya sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang pengaruh pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) dan Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif.Metode penelitian ini yaitu eksperimen kuasi dengan the pretest-postest non-equivalent design. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang pengaruh pembelajaran RMEdan Direct Instruction terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis peserta didik.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VB dan VC di salah satu SD Negeri yang terletak di Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan analisis data skor N-gain, peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis peserta didik kelas RME lebih tinggi daripada kelas Direct Instruction.Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan pemecahan masalah dan komunikasi matematis antara yang menggunakan pembelajaran RME dan peserta didik yang belajar menggunakan Direct Instruction.Rekomendasi dari penelitian ini adalah untuk penelitian lebih lanjut, dapat ditelaah kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis dengan menggunakan Hypothetical Learning Trajectory (HLT) berbasis RME. Kata Kunci: RME; HLT; Pemecahan Masalah; Komunikasi matematis
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN KELAS IV SDN KESAMBEN WETAN, DRIYOREJO-GRESIK Putri Kurnianingtyas
Jurnal Tunas Bangsa Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.639 KB)

Abstract

From the observation result at SDN Kesamben Wetan Driyorejo Gresik , showing that the student learning result have not reach completion score that decided by school. On PKn subject teacher only presented matter in one way namely lecturing, student activity including listening, memorizing and evaluating. Student condition at class very passive and there is no courage to answer or ask question to teacher. Therefore, the utilization of appropriate model is very needed to achieve the expected goal of learning. The application of mind mapping model on PKn subject that applied to student note model can help student to memorize easier and understanding lot of matter. The purpose of this research is to describe teacher activity, student, and student learning result in the application of mind mapping learning model on PKn subject on fourth grade student at SDN Kesamben Wetan Driyorejo Gresik. Subject on this research are all fourth grade student of SDN Kesamben Wetan Driyorejo Gresik that amounted of 32 students. The type of research that applied is class action research (CAR) that consisted of three cycles. Research data obtained through observation, test, and interview. Research result showed that teacher activity during learning experience improvement as big as 29.12%, namely on the first cycle from 61.5% to 90.62% on third cycle. Student activity during learning experience improvement as big as 24.85% classically on the first cycle from 63% to 87.6285 on second cycle. While student learning completeness experience improvement with the score average that obtained at early observation as big as 67.23 (54.84%), at first cycle as big as 68.13 (61.29%), second cycle as big as 73.45 (75.86%), and on the third cycle as big as 80 (86.20%). From the execution of first, second and third cycle, it can conclude that the application of mind mapping learning model can increasing student and teacher activity also the student learning result on PKn subject for fourth grade student of SDN Kesamben Wetan Driyorejo Gresik.   Abstrak Berdasarkan hasil observasi di SDN Kesamben Wetan Driyorejo Gresik pada mata pelajaran PKn  kelas  IV, menunjukkan bahwa hasil belajar siswa belum mencapai nilai ketuntasan yang telah ditetapkan sekolah. Dalam  Pembelajaran PKn guru menyajikan materi hanya satu arah yaitu guru berceramah, aktivitas siswa meliputi mendengarkan, menghafalkan, dan mengerjakan evaluasi. Keadaan siswa di kelas sangat pasif tidak ada keberanian untuk menjawab atau bertanya pada guru. Oleh karena itu, penggunaan model pembelajaran yang tepat sangat diperlukan guna mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Penggunaan model Mind Mapping dalam pembelajaran PKn yang diaplikasikan ke dalam model catatan siswa dapat membantu siswa lebih mudah mengingat dan memahami materi yang cukup banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, siswa, serta hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn kelas IV SDN Kesamben Wetan dalam  penggunaan model pembelajaran Mind Mapping. Subjeknya adalah seluruh siswa kelas IV SDN Kesamben Wetan Driyorejo Gresik yang berjumlah 32 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 3 siklus. Data penelitian diperoleh melalui observasi, tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktifitas guru selama pembelajaran mengalami peningkatan sebesar 29,12%, yaitu pada siklus I mencapai persentase 61, 5% menjadi 90, 62% pada siklus III. Aktivitas siswa meningkat sebesar 24, 85%, pada siklus I secara klasikal mencapai persentase 63% menjadi 87, 85% pada siklus II. Sedangkan ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan  dengan rata-rata nilai yang diperoleh pada observasi awal sebesar 67,23 (54,84%), siklus  I sebesar 68,13 ( 61,29%), siklus II sebesar 73,45 ( 75,86%), dan pada siklus III sebesar 80 (86,20%). Dari hasil pelaksanaan siklus pertama, kedua dan ketiga dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Mind Mapping  dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa serta hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) bagi siswa kelas IV SDN Kesamben Wetan Driyorejo Gresik. Kata Kunci: Pelajaran PKn, Mind Mapping,
PENINGKATAN ECOLITERACY SISWA MELALUI KEGIATAN 3R (REDUCE, REUSE, RECYCLE) DALAM PEMBELAJARAN IPS Ria Kurniasari
Jurnal Tunas Bangsa Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.198 KB)

Abstract

This research had the background of the researchers' concern to see a less beautiful environmental situation. Green scenery had been littered with a lot of garbage. This had reflected the lack of ecoliteracy of students. Therefore, researchers conducted 3R activities with students. The 3R activities were activities of Reduce, Reuse, and Recycle) in processing waste as a solution. The subject of this research was the fourthgrade students in SDN Sindang I. The research method used Classroom Action Research using the Kemmis and Taggart designs. The instruments used were observation sheets, interview sheets, and evaluation sheets. Overall, this 3R activity had brought positive results towards learning activities and the ecoliteracy of students. Based on the research findings from the data that had been showed the ecoliteracy of students increased from the first cycle to the last cycle. Increased ecoliteracy could be seen from the increase in the percentage level of achievement from various aspects, namely aspects of knowledge, awareness, and also application / action. Thus it could be concluded that this 3R activity could increase the ecoliteracy of students in processing waste.   Abstrak Penelitian ini berlatarbelakang kekawatiran peneliti melihat situasi lingkungan yang kurang indah. Pemandangan lingkungan yang hijau telah dikotori oleh banyak sampah. Hal tersebut telah mencerminkan bahwa kurangnya ecoliteracy siswa. Oleh karena itu, peneliti melakukan kegiatan 3R kepada siswa. Adapun  kegiatan 3R ini yaitu kegiatan Reduce, Reuse, dan Recycle) dalam pengolahan sampah sebagai solusi. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN Sindang I. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan desain Kemmis dan Taggart. Adapun instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi, lembar wawancara, dan lembar evaluasi. Secara keseluruhan kegiatan 3Rini telah membawa hasil yang positif terhadap aktivitas belajar dan ecoliteracy siswa. Berdasarkan temuan-temuan penelitian dari data-data yang telah diperoleh menunjukkan bahwa ecoliteracy siswa meningkat dari siklus I sampai dengan Siklus terakhir. Peningkatan ecoliteracy dapat dilihat dari kenaikan persentase tingkat pencapaian dari berbagai aspek, yaitu aspek pengetahuan, kesadaran, dan juga aplikasi/tindakan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan 3R inidapat meningkatkan ecoliteracy siswa dalam pengolahan sampah. Kata Kunci: Ecoliteracy, Reduce, Reuse, Recycle, Pembelajaran, IPS
PENGARUH METODE PENEMUAN TERBIMBING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 46 BANDA ACEH Lili Kasmini; Sulasteri
Jurnal Tunas Bangsa Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.529 KB)

Abstract

The ability to think critically grade IV SDN 46 Banda Aceh in IPA is still low, it is certainly caused by various factors that one is less precisely the methods used by teachers in learning the IPA. This research aims to know the influence of the use of the method of the invention of the critical thinking ability against social interactions on the IPA learning grade IV in SDN 46 Banda Aceh. This research uses a quantitative approach to the types of experiments, with one group pre test and posttest design. The population of the entire research grade IV amounted to 30 students, all the students made research samples. Data collection was done through tests. The data were analyzed using statistical tests t-party right. The results showed that there is discovery methods influence social interactions towards critical thinking ability of students of class IV SDN 46 Banda Aceh, demonstrated by an increase in the average value of tests before and after the use of methods of social interactions i.e. increase to 54.5 62.17. In addition, the results of hypothesis testing shows that price tscore price ttable > (8.04 > 1.69). Thus it can be concluded that there is a discovery of the use of methods of influence social interactions towards critical thinking ability in learning IPA grade IV SDN 46 Banda Aceh.   Abstrak Kemampuan berfikir kritis siswa kelas IV SDN 46 Banda Aceh dalam pelajaran IPA masih rendah, hal ini tentunya disebabkan oleh berbagai faktor yang salah satunya adalah kurang tepatnya metode yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode penemuan terbimbing terhadap kemampuan berfikir kritis pada pembelajaran IPA siswa kelas IV di SDN 46 Banda Aceh.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen, dengan rancangan one group pre test and posttest design. Populasi penelitian seluruh siswa kelas IV berjumlah 30 siswa, seluruh siswa dijadikan sampel penelitian.Pengumpulan data dilakukan melalui tes. Data dianalisis menggunakan uji statistik-t pihak kanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh metode penemuan terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDN 46 Banda Aceh, yang ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata tes sebelum dan setelah penggunaan metode terbimbing yaitu 54,5 meningkat menjadi 62,17. Selain itu, hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa harga t hitung > harga t tabel (8,04 >1,69). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan metode penemuan terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA siswa kelas IV SDN 46 Banda Aceh. Kata Kunci: Penemuan Terbimbing, Kemampuan Berfikir Kritis, IPA.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO-VISUAL POWTOON TENTANG KONSEP DIRI DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Nina Fitriani
Jurnal Tunas Bangsa Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.578 KB)

Abstract

Along with the development of the times, learning technology systems are increasingly developing and experiencing development. Various kinds of updates in the aspect of education are carried out in order to improve the quality and quantity of education. To improve the learning process, the teacher is required to be able to make learning more interesting and become innovative which encourages students to learn optimally in the classroom. In learning given in the classroom about self-concept, it is expected that students can understand and be able to have a more positive self-concept. By using development methods or in English Research & Development, research and development methods are research methods used to produce certain products, and test the effectiveness of these products (Sugiyono, 2011: 297). The development model in this study uses the ADDIE model (Mulyatiningsih, 2011). ADDIE stands for Analysis, Design, Development or Production, Implementation or Delivery and Evaluations.   Abstrak Seiring dengan berkembangnya zaman, sistem teknologi pembelajaran semakin berkembang dan mengalami perkembangan. Berbagai macam pembaharuan dalam aspek pendidikan dilakukan agar dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan. Untuk meningkatkan proses pembelajaran maka guru dituntut agar dapat membuat pembelajaran semakin menarik dan menjadi inovatif yang mendorong peserta didik dapat belajar secara optimal didalam kelas. Dalam pembelajaran yang diberikan di kelas mengenai konsep diri diharapkan para peserta didik dapat memahami dan mampu memiliki konsep diri yang lebih positif. Dengan menggunakan metode pengembangan atau dalam bahasa Inggris Research &Development, metode penelitian dan pengembangan adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut (Sugiyono,2011:297). Model pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model ADDIE (Mulyatiningsih, 2011). ADDIE merupakan singkatan dari Analysis, Design, Development or Production, Implementation or Delivery and Evaluations. Kata Kunci: Audio-Visual, Powtoon, Konsep Diri
KREATIVITAS GURU DALAM PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN AL-QUR’AN HADITS DI MIN RUKOH BANDA ACEH Millata Zamana; Siti Rahmah
Jurnal Tunas Bangsa Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.334 KB)

Abstract

These studies raised concerns about the creativity of teachers in the application of the method of learning the Qur'an the Hadith in MIN Rukoh Banda Aceh. The purpose of this research is to know the sejauhmana creativity of teachers in the application of the method of learning the Qur'an the Hadith and what methods are applied to teachers in learning the Qur'an the Hadith in MIN Rukoh Banda Aceh. This research uses qualitative descriptive method. As for who becomes the object of the research is the 19 class. The instrument used in this research is the observation, interview, question form and documentation. Based on the results of the study indicate that the real teacher is the qur'an the Hadith in MIN Rukoh Banda Aceh in the process of teaching and learning the Quran Hadith, formulating learning objectives, choose books that are weighted higher, also using the method of teaching that stimulates the intellect of students, besides teachers use a variety of methods in learning the Quran Hadith.   Abstrak Penelitian ini mengangkat masalah tentang kreativitas guru dalam penerapan metode pembelajaran Al-Qur?an hadits di MIN Rukoh Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana kreativitas guru dalam penerapan metode pembelajaran Al-Qur?an hadits dan metode apa saja yang diterapkan guru dalam pembelajaran Al-Qur?an Hadits di MIN Rukoh Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun yang menjadi objek penelitian ini adalah 19 kelas. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini  adalah observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dilapangan menunjukkan bahwa guru al-qur?an hadits di MIN Rukoh Banda Aceh dalam proses belajar mengajar Al-Qur?an Hadits, merumuskan tujuan pembelajaran, memilih buku-buku yang berbobot tinggi, juga menggunakan metode mengajar yang merangsang daya pikir siswa, selain itu guru menggunakan berbagai metode dalam pembelajaran Al-Qur?an Hadits. Kata Kunci: Kreativitas, metode dan pembelajaran al-qur'an hadits
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DAN VIDEO ANIMASI PADA MATERI KARANGAN DESKRIPSI DI KELAS III SD NEGERI 28 BANDA ACEH Aulia Afridzal
Jurnal Tunas Bangsa Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.368 KB)

Abstract

Poor writing skills due to gurus give less chance of student writing. Writing assignments are usually repeated copying of notes on the Board. As a result the student's writing skills are not developed and mastered the techniques, content, and language. Lack of interest and motivation of students learning, particularly writing skills become a trigger for the low ability of writing. Formulation of the problem in this study i.e. whether there is a difference in the results of learning using media images and video animations in matter bouquet description class III SD Negeri 28 Banda Aceh. The purpose of the research study results knowing the difference using media images and video animations in matter bouquet description class III SD Negeri 28 Banda Aceh. The hypothesis of this research is the result of difference learning using media images and video animations in matter bouquet description class III SD Negeri 28 Banda Aceh. This type of research experiments. The sample in this study is the whole grade III in SD Negeri 28 Banda Aceh as many as 60 students were grouped into class experiment (class IIIA) and controls (class IIIB). As for the experiment class of as many as 30 people and as many as 30 people control class. The results showed thitung = 4.82 from price ttabel = 1.67 This means t is the rejection of H0, so Ha received on significant degrees of ? = 0.05, then there is a difference can be summed up the results of learning using media images and video animations material description essay class III SD Negeri 28 Banda Aceh. It is recommended to teachers to be able to equip themselves with the knowledge of the appropriate learning media.   Abstrak Rendahnya kemampuan menulis disebabkan guru kurang memberi kesempatan siswa menulis. Tugas menulis biasanya menyalin ulang catatan di papan tulis. Akibatnya kemampuan menulis siswa tidak berkembang dan kurang menguasai teknik, isi, maupun bahasa. Kurangnya minat dan motivasi siswa mengikuti pembelajaran, khususnya keterampilan menulis menjadi pemicu rendahnya kemampuan menulis. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat perbedaan hasil belajar menggunakan media gambar dan video animasi pada materi karangan deskripsi kelas III SD Negeri 28 Banda Aceh. Tujuan penelitian mengetahui perbedaan hasil belajar menggunakan media gambar dan video animasi pada materi karangan deskripsi kelas III SD Negeri 28 Banda Aceh. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat perbedaan hasil belajar menggunakan media gambar dan video animasi pada materi karangan deskripsi kelas III SD Negeri 28 Banda Aceh. Jenis penelitian eksperimen. Sampel dalam  penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III di SD Negeri 28 Banda Aceh sebanyak 60 siswa yang dikelompokkan kedalam kelas eksperimen (kelas IIIA) dan kontrol (kelas IIIB). Adapun kelas eksperimen sebanyak 30 orang dan kelas kontrol sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan thitung = 4,82 dari harga ttabel = 1,67 ini berarti t berada di daerah penolakan H0, sehingga Ha diterima pada taraf signifikan ? = 0,05, maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan hasil belajar menggunakan media gambar dan video animasi pada materi karangan deskripsi kelas III SD Negeri 28 Banda Aceh. Disarankan kepada guru untuk dapat membekali diri dengan pengetahuan tentang media pembelajaran yang sesuai. Kata Kunci: Hasil belajar, media gambar, video animasi, karangan deskripsi

Page 1 of 14 | Total Record : 139