cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
TAWADHU
ISSN : 25977121     EISSN : 25808826     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Tawadhu merupakan Jurnal Fakultas Tarbiyah IAIIG Cilacap berisi ulasan, hasil pemikiran, ataupun hasil penelitian tentang pendidikan/ Kependidikan baik lingkup Islam maupun umum meliputi: Pesantren, Sekolah/ Madrasah, Pendidikan luar Sekolah maupun Pendidikan kemasyarakatan.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Tawadhu" : 10 Documents clear
TEKNIK REKRUTMEN Wibowo, Rakhmat; Alhalim, A. Adibudin
Jurnal Tawadhu Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.061 KB)

Abstract

Manajemen Sumber Daya Manusia diperlukan untuk meningkatkan efektivitas sumber daya manusia dalam organisasi. Tujuannya adalah memberikan kepada organisasi satuan kerja yang efektif. Untuk mencapai tujuan ini, studi tentang manajemen sumber daya manusia akan menunjukkan bagaimana seharusnya perusahaan mendapatkan, mengembangkan, menggunakan, mengevaluasi, dan memelihara karyawan dalam jumlah (kuantitas) dan tipe (kualitas) yang tepat.Salah satu kunci utama dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional adalah terletak pada proses rekrutmen, seleksi, training and development calon tenaga kerja. Mencari tenaga kerja yang profesional dan berkualitas tidaklah gampang. Merupakan sebuah kewajiban dalam sebuah organisasi dan perusahaan-perusahan harus melakukan penyaringan untuk anggota atau para pekerja yang baru. Untuk itulah rekrutmen tenaga kerja dibutuhkan untuk menyaring para pelamar yang ingin melamar. Dalam organisasi, rekrutmen ini menjadi salah satu proses yang penting dalam menentukan baik tidaknya pelamar yang akan melamar pada organisasi tersebut. Apapun alasannya, jika terjadi lowongan pekerjaan dalam suatu organisasi maka lowongan tersebut haruslah diisi. Salah satu cara untuk mengisi lowongan tersebut adalah dengan melakukan proses rekrutmen. Dalam makalah ini akan dibahas beberapa hal mengenai rekrutmen, mulai dari pengertian sampai dengan kendala-kenda
KONSEP DAN IMPLEMENTASI PEMBINAAN RELIGIUSITAS SISWA DI SMA Najib, Muhammad Ainun
Jurnal Tawadhu Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.221 KB)

Abstract

The promotion of religiosity among young people or youth needs to get serious attention and become a priority scale that must be realized simultaneously by all parties. The ultimate subject matter concerning religiosity among adolescents today is the blurring of moral values in the eyes of the younger generation. They are faced with various contradictions and diverse moral experiences, causing them to confuse to choose what is right and what is wrong. This is evident in adolescence. The contradictions that exist in the life of adolescents that inhibit the establishment of religiosity.The development of student relokasitas in school is essentially to realize the values of religion as a tradition of behavior that is followed by students and other school residents. To instill values in fostering student religiosity in schools can be done with several methods, among others through exemplary, habituation and advice by education in schools Keywords: coaching, religiosity, high school students, implementation
PRODUKTIVITAS PENGAJAR DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN Arofah, Eli Fitrotul
Jurnal Tawadhu Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.087 KB)

Abstract

Pada dasarnya, setiap individu ataupun organisasi mempunyai keinginan agar dapat mencapai tingkat produktivitas yang tinggi terlepas organisasi apapun bentuk dan namanya. Organisasi profit, seperti perusahaan misalnya, berkeinginan agar dapat mencapai keuntungan yang besar, karena itu setiap pegawainya dituntut dapat bekerja secara optimal dan maksimal sehingga perusahaan mampu memproduksi barang/ jasa semaksimal mungkin. Secara umum dapat dijellaskan  produktivitas adalah sikap mental yang mempunyai semangat untuk melakukan peningkatan perbaikan yang berkaitan dengan diri sendiri dan pekerjaan. Yang berkaitan dengan diri sendiri dapat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, disiplin, upaya pribadi dan kerukunan kerja.Pada dunia pendidikan, seorang guru dikatakan profesional jika sudah melaksanakan tugas utamanya yang bukan hanya mendidik dan mengajar di kelas akan tetapi juga melakukan bimbingan dan arahan dalam pengembangan minat dan bakat peserta didik, melatih dalam kegiatan pengembangan diri sesuai dengan keahlian yang dimiliki oleh guru, melakukan penilaian dan evaluasi menyangkut perkembangan kompetensi yang seharusnya dimiliki oleh peserta didik. Guru yang profesional adalah standar ukur minimal guru yang produktif. Guru yang produktif adalah guru profesional yang selalu all out dalam melaksanakan tugasnya dengan efektif dan efisien. Guru yang produktif adalah guru yang senantiasa mengembangbangkan dan meningkatkan potensi dirinya terutama pada bidang keahliannya agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik pada peserta didik dari waktu ke waktu.Kata Kunci: Produktivitas, Indikator dan SDM Tenaga Pendidik, Kependidikan.
MANAJEMEN TEKNIS AKREDITASI INSTITUSI UNGGUL BAGI PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI (PTKIN) Islami, Nisa
Jurnal Tawadhu Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.797 KB)

Abstract

Problems college religious Islamic state (ptkin) to the beginning of 2018 looks just three college accredited A. About the birth assumption ptkin have the quality of the management of the lower than the PTU. Whereas the quality of ptkin has been shown in the National even international good aspects of the quality of faculty, students or the other. Similarly, with the budget allocation between ptkin with PTU still experiencing inequality. so reasonable if PTU little has the advantage of quality management compared to ptkin. Technical management is meant to how PTKIN technically plans, form a team, evaluates, prepares documents and documents, reviews, scores, and runs the accreditation visitation process in a neat, orderly manner so as to deliver PTKIN to get A (superior)accreditation.Kata Kunci: Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi, Manajemen teknis, Mutu Perguruan Tinggi, PTKIN. 
MENANAMKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Najmuddin, Muhammad Syafiq
Jurnal Tawadhu Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.627 KB)

Abstract

All Educators were certainly crave an atmosphere of discipline in every learning process with their students. But apparently, to create discipline was not easy and not enough just with words. The behavior of the students was the responsibility of an educator, the good and bad of students will be reflected in who teached, where and how he learned. The discipline plan as a discipline strategy for children that can be applied in accordance with the perspective of Islamic Religion Education is 10. First, Give Appreciation to them when they are doing good. Second, using positive signals. Third, using physical closeness. Fourth, using questions to get the child back focused. Fifth, maintain personally. Sixth, Recognize and redirect. Seventh, provides a clear reminder of the rules. Eighth, provide clear choices. Ninth, Using agreed consequences. Tenth, using an exit strategy. Keyword: Discipline, Islamic Religion Education
BIMBINGAN KONSELING DALAM MENGATASI SIKAP INDISIPLINER SISWA DI SD NEGERI WINDUAJI 07 PAGUYANGAN BREBES Astriani, Era
Jurnal Tawadhu Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.251 KB)

Abstract

In education both elementary, middle and upper level, counseling guidance is needed, especially in dealing with students disciplinary attitudes. In dealing with disciplinary attitudes students a teacher guidance counseling has a different way because students who often perform disciplinary attitudes have different backgrounds there are those from broken home families so that students receive less attention.The purpose of this study is to find out how classroom guidance teachers at SD N Winduaji 07 handle students disciplinary attitudes, motivate students not to violate the rules in school and students can hold the key to discipline to succeed the learning process.The results of this study indicate that the counseling tutor addresses the rest of the disciplinary in different ways, for the low class by approaching students who remain based on the assertiveness of the teacher counseling guidance such as disciplinary orders delivered to students either individually or in groups. For high-class students who often carry out disciplinary attitudes, the attitude of the teacher counseling guidance is different and has not used the word command but uses invitations and motivation and makes students as partners in individual or group guidance.Keywords: counseling guidance, disciplinary attitudes of students
MODEL REKRUITMEN DOSEN-MAHASISWA BERBASIS AB-RIE Zulfa, Umi
Jurnal Tawadhu Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.039 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan hak setiap warga negara. Hak ini harus dipenuhi sekaligus dijaminkan kualitasnya sedemikian rupa oleh negara agar sumber daya manusia yang dihasilkan mampu berkontribusi bagi perkembangan, kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia maupun dunia pada umumnya. Dalam realitasnya  menunjukkan adanya perbedaan dan masih banyak persoalan yang bisa menjadi faktor tidak berkualitasnya hasil pendidikan, seperti masih kurangnya jumlah dosen minimal per program studi, sulitnya akses pendidikan tinggi khususnya bagi lulusan pendidikan informal maupun nonformal. Oleh karena itu tulisan ini hadir di tengah pembaca untuk memberikan alternativ solusi tentang cara mengatasi persoalan kurangnya dosen maupun akses terbuka bagi calon mahasiswa baru. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis library research dan content analysis sebagai teknik analisisnya. Hasil penelitian adalah ditemukannya Model Rekruitmen Dosen Mahasiswa AB-RIE. rekruitmen ini dibangun dari konsep SN-Dikti dan RPL, serta RIE sebagai sumber dalam MSDM.Kata Kunci: standar nasional pendidikan tinggi, dosen, mahasiswa dan Rekruitmen.
PENDIDIKAN ALTERNATIF BERBASIS OPPORTUNITY WEB (Kritik dan Tawaran Alternatif Ivan Illich dalam Deschooling Society) Wibowo, Arif
Jurnal Tawadhu Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.445 KB)

Abstract

During this time almost all levels of society believe that schools are the only educational institutions. Schools seem to be able to uncover great secrets such as ideals, success, prosperity, wealth, or even salvation can only be Pursued through the school path. Though it is all like a assumption-assumptions that hegemony, on the other side of the school just cause social classification causing social problems. Therefore, there must be an alternative education model so that the society is no longer deify and shackled with the model of education in school. Ivan Illich is a theologian and also a radical humanist who criticizes all-out models of education in formal schools. For him the education is universal can not be limited by age, class, or time. Opportunity web is expected to be an alternative education model so that each individual can make the moment learn, share knowledge, and care for each other in every opportunity without limited by space and time. Illichs criticisms and offers are poured into a book called Deschooling Socaity, although it is based on the reality of Latin America and Africa. However, the impact of its development has spread around the world and is still quite pronounced today.                Keywords: Alternative Education, Ivan Illich, Opportunity Web and Deschooling Society
KREATIVITAS GURU DALAM PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN RUMPUN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MI NEGERI WATUAGUNG TAMBAK BANYUMAS Pujiwantoro, Zaenal Arif
Jurnal Tawadhu Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.311 KB)

Abstract

Learning media is anything that delivers messages from sources to recipients in the context of the interaction of teaching and learning, teachers should be able to use or use them either as a teaching aid or as a medium of learning.In the use of religious learning media, teachers should be able to adjust the material characteristics that will be presented and can attract students attention, and not contrary to the religious shariah or not violate religious ethics. Departing from the problems above, then in general the problems formulated in this research is, how is the use of learning media at MI Negeri Watuagung Tambak Banyumas? The research that the author did in MI Negeri Watuagung Tambak Banyumas is included in qualitative descriptive research. In the course of collecting data, the author uses the method of observation, interview, and documentation. As for the analysis, the authors use descriptive qualitative analysis techniques, namely in the form of data written or oral from people and perpetrators observed so that in this case the author seeks to conduct research that is describe thoroughly about the actual situation. From the results of this study, it can be concluded that in the process of learning PAI in MI Negeri Watuagung Tambak Banyumas teachers using learning media. But depending on the learning materials (conditional). Besides, in using the existing learning media and using methods in accordance with the material that will convey, that is tailored to the material, objectives, methods, characteristics of students in class, it is intended that the use of learning media does not deviate from the material so that students understanding with the use learning media can be more easily achieved. The types of media used by PAI teachers in MI Negeri Watuagung Tambak Banyumas include: blackboards, LCD Projectors, LKS, package books, Al-Quran and translations, CDs, VCDs, Television. Teachers use various variations in the use of instructional media, including media and material heard, media and materials viewed as well as media and materials that can be touched or manipulated (active media).Keywords: Use of Learning Media, Islamic Religious Education
ANALISIS KEBIJAKAN POLITIK PADA PENINGKATAN KUALITAS TENAGA PENDIDIK Utomo, Sandi Aji Wahyu; Mukhlasin, Ahmad
Jurnal Tawadhu Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.816 KB)

Abstract

Mutu pendidikan di Indonesia sedang menghadapi permasalahan yang pelik. Indonesia telah memandang dari berbagai perspektif dan sudut pandang terkait mutu pendidikan. Dari sekian banyak permasalahan pendidikan, akan bermuara pada ujung tombak proses pendidikan yakni guru. Maka diperlukanlah kebijakan pemerintah guna membentuk pendidik-pendidik di Indonesia yang memiliki komptensi mumpuni. Pemerintah sendiri telah mencangkan bahwasanya guru paling tidak wajib lulusan Strata I/ DIV. Kemudian memiliki empat kompetensi khusus yakni kompetensi pedagogik, kompetensi professional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian. Lalu kebijakan yang harus ditempuh pemerintah dan pihak-pihak yang terkait untuk meningkatkan mutu pendidik dan tenaga kependidikan.Peningkatan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan. Peningkatan gaji dan kesejahteraan guru. Membangun sistem sertifikasi pendidik dan tenaga kependidikan, serta sistem penjaminan mutu pendidikan. Kebijakan sertifikasi guru di Indonesia telah berjalan selama beberapa tahun, diasumsikan bahwa sertifikasi akan berdampak positif bagi guru seperti meningkatnya pengetahuan dan wawasan tentang tugas dan fungsi guru sebagai profesional, meningkatnya penguasaan terhadap kurikulum dan pembelajaran serta mengubah mindset guru sebagai pekerjaan profesional.Namun kenyataannya bahwa sertifikasi belum banyak membawa dampak bagi peningkatan profesionalisme guru. Dampak dari sertifikasi lebih kepada peningkatan kesejahteraan guru daripada peningkatan profesionalisme. Sertifikasi juga belum memperlihatkan peningkatan penghargaan terhadap status guru sebagai sebuah pekerjaan yang dibanggakan. Sertifikasi guru juga belum membawa dampak bagi peningkatan disiplin guru dalam menjalankan tugas profesionalnya. Kata Kunci: Kebijakan Politik, Kualitas Tenaga Pendidikan

Page 1 of 1 | Total Record : 10