cover
Contact Name
Muchamad Suradji
Contact Email
jurnaldarelilmi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldarelilmi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora
ISSN : 23033487     EISSN : 25500953     DOI : -
Core Subject : Education,
DAR EL-ILMI: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan, dan Humaniora diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan. Terbit pada bulan April dan Oktober setiap tahun. DAR EL-ILMI: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan, dan Humaniora memuat kajian-kajian ilmiah tentang pemikiran dalam bidang Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora dalam bentuk: 1) Hasil penelitian, 2) Gagasan konseptual, 3) Kajian kepustakaan, dan pengalaman praktis.
Arjuna Subject : -
Articles 104 Documents
A CONTRASTIVE ANALYSIS OF INTERROGATIVE SENTENCES IN ENGLISH AND INDONESIAN LANGUAGE Huda, Khoirul
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 5 No 2 (2018): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human beings are social creatures. They need a language for communication. A human being who came from different country has different language for communication. Although the languages are different, those have some similarities. The similarities of languages make the students easy to learn the languages as second or foreign languages. However, the differences of languages cause students face some difficulties to learn other languages. This research has analyzed some differences of interrogative sentences in English and Indonesian language in order to contribute positively in language learning and teaching. This research uses a method to know the differences between two languages. The method is contrastive analysis. Contrastive Analysis is a method of language analysis that popular in linguistic study in  middle of 20th  century.  This  method  is  used to  contrast between two languages that have differences. Through this method, linguists or language learners find the differences which make them find the difficulties of languages which make them find the conveniences in learning. Interrogative sentences that have been analyzed in this research are sentences have essential roles in communications and learning language process too. Through this sentence, questioners obtain some information from respondent and teachers also invite the students’ idea. Before analyze the differences between two languages, this research presents the data presentation that explains the kinds of interrogative sentences in English and  Indonesian language clearly. Then, researcher contrast two languages to find out differences of them. The differences between two languages are found, such as in placing of question words, the use of “who”, the form of interrogative sentences, tag questions. Based on this analysis can be known that interrogative sentences in English and Indonesian language have brief differences. The research findings have been found based on the structure and the uses of sentences.
PEMBATASAN HAJI BAGI YANG SUDAH HAJI PERSPEKTIF SADD AL-DHARI’AH Mubin, Muhammad Ufuqul
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 4 No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.157 KB)

Abstract

Abstrak: Ibadah haji yang merupakan rukun Islam kelima dan wajib dilakukan bagi yang mampu, tetapi bagi yang sudah haji dibatasi dan boleh mendaftar lagi setelah 10 tahun. Pembatasan haji bagi yang sudah haji tertuang dalam Peraturan Menteri Agama RI Nomor 29 tahun 2015 tentang Perubahan atas nomor 14 tahun 2012 tentang penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler, pasal 3 ayat 4: “Jamaah haji yang pernah menunaikan ibadah haji dapat melakukan pendaftaran ibadah haji setelah sepuluh (10) tahun sejak menunaikan ibadah haji yang terakhir. “ Dengan memperhatikan begitu banyak antrian (waiting list) yang ingin melaksanakan haji sampai 25 tahun. Peraturan Menteri Agama RI ini dikeluarakan untuk kemaslahatan umat dan memberi kesempatan bagi yang belum menjalankan ibadah haji agar bisa melaksanakan ibadah haji. Kemaslahatan merupakan tujuan awal pemberlakuan shari’at, kemaslahatan bagi al-Shathibi terdiri lima unsur pokok (al-kulliyyat al-khams) yang harus dipelihara yaitu: agama, jiwa, keturunan, akal dan harta. Pembatasan haji bagi yang sudah haji ini sesuai dengan cara penalaran metode istinbath sadd al-dhari’ah, dimana mencegah pekerjaan yang pada awalnya boleh (dalam hal ini menjalankan ibadah yang kedua kalinya dan seterusnya) tetapi dianggap menimbulakan  keresahan di masayarakat, maka di batasi 10 tahun boleh mendaftar lagi. Adapun kemaslahatan dan manfaat dalam pembatasan badah haji bagi yang sudah haji antara lain: memberikan kesempatan bagi orang Islam sudah mampu yang belum melaksanakan ibadah haji, untuk memberikan  jaminan hak pada orang lain dalam beribadah haji, memberikan toleransi dalam beribadah.
KOMUNIKASI QUR’ANI Junaidi, Mahbub
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 4 No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.011 KB)

Abstract

Abstrak: Komunikasi dilakukan oleh setiap orang yang ingin menyampaikan sesuatu, baik berupa ide/ gagasan maupun informasi. Komunikasi yang dilakukan oleh seseorang berbeda dengan yang dilakukan oleh orang lain. disamping itu, proses komunikasi selalu menghubungkan beberapa variable yang saling mempengaruhi, baik dalam diri komunikator, komunikan, media, maupun situasi waktu dan tempat mereka melakukan komunikasi tersebut. Berhubungan dengan itu, menarik untuk dikaji apa yang diajarkan al-Qur’an tentang berkomunikasi. Hal ini secara jelas diungkap oleh al-Qur’an dengan membicarakan bahkan “mengajarkan” cara berkomunikasi yang berbeda-beda. Secara garis besar terdapat enam model penggunaan bahasa untuk komunikasi dalam al-Qur’an, yaitu Qoulan Ma’rufa, Qoulan Maisura, Qoulan Sadida, Qoulan Baligha, Qoulan Layyina dan Qoulan Karima. Adapun secara teori, komunikasi Qur’ani mengandung beberapa unsur dasar komunikasi, yaitu komunikator, pesan dan komunikan. Sedangkan model komunikasi yang ada tersebut lebih dekat pada komunikasi model Aristoteles, lebih-lebih dalam term qoulan layyina. Di samping itu, ada pula yang lebih dekat (cenderung) pada komunikasi model S-R. Adapun mengenai efektifitas komunikasi qur’ani dapat dibuktikan secara konkrit, salah satunya terlihat dengan berimannya para tukang sihir Fir’aun, yaitu beriman kepada Tuhannya Musa dan Harun.
KEINDAHAN BAHASA AL-QUR’AN DAN PENGARUHNYA TERHADAP BAHASA DAN SASTRA ARAB JAHILY Umroh, Ida Latifatul
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 4 No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.217 KB)

Abstract

Abstrak: Bahasa Arab adalah bahasa yang masih terjaga ekstensinya sampai sekarang. Terjaganya bahasa Arab tidak lain karena kitab suci al-Qur’an turun dengan menggunakan bahasa Arab, sehingga bahasa tersebut terus dipelajari guna untuk mempelajari, memahami dan menafsirkan al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam. Sebelum al-Qur’an diturunkan, bangsa Arab sudah terkenal dengan bahasa dan sastranya. Hal tersebut terbukti dengan bahasa yang mereka gunakan dan karya sastra yang mereka ciptakan. Keindahan bahasa dan sastra menurut mereka adalah simbol keagungan yang mereka anggap tidak ada yang menyainginya. Orang akan dihargai, dianggap jenius jika ia bisa menciptakan puisi dan karya sastra lainnya. Berbeda ketika al-Qur’an turun dengan bahasa yang indah, yang tidak terkalahkan oleh karya sastra manapun. Bahasa dan karya sastra orang Arab seakan lumpuh karena terkalahkan oleh bahasa al-Qur’an. Sehingga banyak orang Arab yang meniru gaya bahasa al-Qur’an dalam karangan sastra mereka.
MENELAAH TAFSIR SURAH AT-TAUBAH Suryani, Khotimah
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 4 No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Surah At-Taubah ("Pengampunan"‎) adalah surah yang ke-9 dalam al-Quran. Surah ini adalah termasuk surah Madaniyah tetapi ada sebagian ayat yang termasuk Makkiyah. Surah ini terdiri dari 129 ayat. Surah ini mempunyai beberapa nama, diantaranya ada yang menamai dengan At-Taubah yang berarti "Pengampunan" karena kata At-Taubah disebut berulang kali dalam surah ini, dan ada juga yang menamai dengan Baraah yang berarti berlepas diri, disebabkan sebagian besar pokok pembicaraan di dadalamnya adalah tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin. Surah ini tidak diawali dengan basmalah, berbeda dengan surah-surah yang lain yang semuanya diawali dengan basmalah, karena dalam surah ini adalah banyak mengandung pernyataan perang, dalam arti bahwa segenap kaum muslimin disuruh untuk memerangi kaum musyrikin, sedangkan basmalah adalah mengandung makna perdamaian dan cinta kasih Allah. Surah ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad saw. kembali dari peperangan Tabuk yang terjadi pada tahun 9 H. Pembacaan surah ini disampaikan oleh Ali bin Abi Thalib pada musim haji tahun itu juga. Surah at-Taubah diturunkan pada masa-masa akhir dari pelaksanaan tugas kerasulan nabi Muhammad saw. Oleh karena itu kandungan surah at-Taubah ini lebih menekankan pada upaya bagaimana menata kehidupan umat Islam yang solid agar tidak mudah diganggu oleh pihak-pihak yang sewaktu-waktu dapat merusak kehidupan umat Islam.
RESONANSI BI’AH LUGHAWIYYAH DALAM MENINGKATKAN AKUISISI BAHASA ARAB Rizqi, M Rizal
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 4 No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.424 KB)

Abstract

Abstrak: Bi’ah Lughawiyyah adalah lingkungan bahasa Arab di mana seseorang melakukan interaksi dengan orang lain menggunakan bahasa Arab sebagai alat komunikasinya. Lingkungan merupakan fasilitas utama bagi pelajar dalam memperoleh bahasa pertama dan kedua. Bahasa pertma pelajar adalah bahasa ibu yang diperoleh sejak lahir hingga dewasa sedangkan bahasa kedua mereka adalah bahasa Arab yang diperoleh melalui bi’ah lughawiyyah (lingkungan bahasa Arab). Bi’ah Lughawiyyah ini sangat penting dalam mewujudkan keterampilan berbicara untuk komunikasi sehari-hari. Bi’ah Lughawiyyah ini dapat diperoleh secara formal maupun informal pada jenjang pendidikan tertentu. Jika kedua lingkungan ini tidak ada maka untuk mendapatkan keterampilan berbahasa sangat sulit.
ISLAM SPANYOL Maskhuroh, Lailatul
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 4 No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.65 KB)

Abstract

Abstrak Islam di Spanyol di awali sejak masa Dinasti muawiyah di bawah  kekhalifahan Khalid bin walid (705-715 M) yang berpusat di Damaskus. Tiga tokoh Islam yang di anggap berjasa dalam penyebaran awl Islam di Spanyol, mereka ialah Tharif bin Malik, Thariq bin Ziyad dan Musa bin Nushair. Wilayah ekspansi Islam ada zaman dinasti Umayah mncapai maksimal. Kemajuan  di zaman d inasti Abbasiyah lebih di bidang ilmu pengetahuan (hukum Islam, filsafat, kedokteran, astronomi, matmatika. Translitersai secara besar-besaran pun terjadi pada zaman ini karena kontak langsung secara intens dengan dunia Barat. Kemajuan  yang di capai Barat  sekarang  tidak b isa lepasl dari peran serta Islam. Karena setelah  rangkaian  panjang  sejarah kegemilangan Islam di Spanyol, Barat mengalami Renaissance dan menjadi kiblat dunia sampai sekarang.
PENGGUNAAN MEDIA KARTU GAMBAR DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK PADA TEMA PEKERJAAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Handayani, Adhita Dwi
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 4 No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.587 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini berawal dari pengamatan guru dalam proses pembelajaran pada waktu menjelaskan materi jarang menggunakan media pembelajaran cara guru menjelaskan materi pembelajaran hanya dengan metode ceramah saja, sehingga cara guru mengajar membuat siswa bicara sendiri, mengantuk, bercerita dengan teman sebangkunya, dan siswa tidak tertarik dengan pembelajaran tersebut. Hal ini mengakibatkan rendahmya hasil belajar siswa, maka perlu adanya pemecahan masalah yaitu menggunakan media kartu gambar. Tujuan peneliti ini untuk mengkaji aktivitas guru dan siswa serta hasil belajar siswa selama proses pembelajaran tematik dengan menggunakan media kartu gambar pada mata pelajaran tematik yaitu Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Indonesia. Dan mendeskripsikan respon siswa terhadap penggunaan media kartu gambar pada mata pelajaran tematik. Pelajaran tematik menggunakan media kartu gambar diharapkan siswa dapat memahami materi mata pelajaran tematik yaitu Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahsaa Indonesia tersebut dengan mudah, cepat dan benar karena dengan menggunakan media kartu gambar siswa lebih senang dan antusias dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DAN KETERAMPILAN KOLABORASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV MADRASAH IBTIDAIYAH PADA TEMA CITA-CITAKU Khanifah, Lindra Nur
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 4 No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.886 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning terhadap hasil belajar dan keterampilan kolaborasi terhadap hasil belajar siswa kelas IV MI. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen dengan bentuk desain penelitian pretest-posttest control group design.. Hasil pengujian hipotesis menjelaskan nilai f hitung yang didapat yaitu sebesar 7.259 dan nilai signifikansi sebesar 0,002, hasil pengujian hipotesis tersebut menunjukkan bahwa nilai f hitung yang didapat lebih besar dari nilai t dalam tabel (7.259 > 2.920) sedangkan nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari nilai α (0,002 < 0,05).  Berdasar hasil tersebut, maka hipotesis diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara model project based learning dan keterampilan kolaborasi terhadap hasil belajar siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Tuban.
POLA PEMIKIRAN SAINS DAN FILSAFAT PASCA AL-GHAZALI Sun’iyah, Siti Lathifatus
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 4 No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.612 KB)

Abstract

Abstrak Munculnya tokoh-tokoh pemikir muslim pasca al Ghazali seperti Ibn Rusyd, Ibn Taymiyyah dan Suhrawardi membawa kemajuan tersendiri dalam bidang keilmuan tertentu. Pada masa Ibn Rusyd dianggap sebagai masa kebangkitan filsafat pasca al-Ghazali. Sedangkan pada masa Ibn Taymiyyah kemajuan terletak pada aspek ajaran agama yang berusaha mempertahankan ajaran al Qur’an dan hadith. Sementara Suhrawardi al Maqtul adalah tokoh yang punya kontribusi besar dalam mensintesakan antara ajaran filsafat dan tasawuf sehingga tidak bertentangan. Fluktuasi pemikiran dalam hal ini adalah bersifat alami yang terus berkembang dalam satu sisi dan mundur dalam sisi yang lain dari waktu ke waktu.

Page 1 of 11 | Total Record : 104