cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
ASRO JOURNAL - STTAL
ISSN : 24607037     EISSN : -     DOI : -
ASRO JOURNAL is bi-annual international referred journal with the objectives to explore, develop, and elucidate the knowledge of operation research, system analysis, logistic management, and policy & strategy to keep practitioners and researchers informed on current issues and best practices, as well as serving as a platform for the exchange of ideas, knowledge, and expertise among technology researchers and practitioners. ASRO (Analisis Sistem dan Riset Operasi) Journal provides an opportunity to share detailed insights from different understandings and practices associated with technology. It provides an international forum for cross-disciplinary exchange of insights and ideas regarding value and practices for dissemination. ASRO (Analisis Sistem dan Riset Operasi) Journal will publish your work to international society of practitioners and researchers with interest in technology and development from a wide variety of sectors.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4 (2015): Jurnal Analisis Sistem " : 5 Documents clear
ANALISA PEMILIHAN ALUTSISTA TNI AL DENGAN METODE LIFE CYCLE COST (LCC) DAN ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) (STUDI KASUS KAPAL LAYAR LATIH) Ahmadi, Ahmadi; Wirjodirdjo, Budisantoso; Maulana, Agung
JOURNAL ASRO - STTAL - INTERNATIONAL JOURNAL Vol 4 (2015): Jurnal Analisis Sistem & Riset Operasi
Publisher : Indonesian Naval Technology College - Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut - STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.592 KB)

Abstract

Kesiapan TNI AL dalam melaksanakan tugas pertahanan matra laut ditentukan oleh komponen kekuatan alat utama sistem senjata (alutsista) yaitu KRI, dimana banyak yang tidak mendukung pelaksanaan tugas tersebut, sehingga perlu adanya pengadaan alutsista KRI. Langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan di atas dapat dilakukan dengan pembelian alutsista baru yang mengacu pada kekuatan pokok minimum (Minimum Essential Force / MEF) TNI AL. Untuk pemilihan alternatif yang benar-benar tepat memerlukan analisa terhadap informasi dan identifikasi berbagai persyaratan yang penting dan saling berkaitan mengenai data-data dari alternatif Kapal Layar Latih. Selain itu, faktor biaya perlu dipertimbangkan agar bisa mengurangi beban anggaran pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Salah satu pendekatan dalam pengambilan keputusan adalah dengan pendekatan model Multiple Criteria Decision Making (MCDM) dengan cara kombinasi metode yaitu Life Cycle Cost (LCC) dengan Analytic Network Process (ANP) serta Benefit Cost Ratio. Hasil dari penelitian diperoleh kapal layar latih yang terpilih yaitu alternatif Friere dengan nilai manfaat tertinggi dan bobot kriteria terbesar adalah Pelatihan Keterampilan dan Platform. Selain itu juga layak secara ekonomi untuk digunakan sebagai kapal layar latih bagi Taruna AAL.
APLIKASI METODE ANALYTICAL NETWORK PROCESS (ANP) UNTUK MENENTUKAN FAKTOR DOMINAN PENYEBAB TERJADINYA KECELAKAAN DI ALUR PELAYARAN BARAT SURABAYA Suharyo, Okol Sri; Suaprno, Suparno; Pamungkas, Taufik
JOURNAL ASRO - STTAL - INTERNATIONAL JOURNAL Vol 4 (2015): Jurnal Analisis Sistem & Riset Operasi
Publisher : Indonesian Naval Technology College - Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut - STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.086 KB)

Abstract

Alur Pelayaran Barat Surabaya merupakan alur pelayaran tersibuk kedua di Indonesia setelah alur masuk Tanjung Priok (Departemen Perhubungan, 2006). Dengan kondisi alur pelayaran yang panjang dan sempit ditambah banyaknya arus kapal yang keluar masuk pelabuhan mengakibatkan sangat rentan terhadap kecelakaan laut baik itu kandas, tabrakan kapal ataupun jenis kecelakaan yang lainnya, yang tentunya akan memberikan dampak negatif terhadap pelayaran intersulair. Dengan melihat fakta seperti tersebut diatas, maka dirasa perlu untuk melakukan penelitian secara ilmiah sehingga kita dapat menentukan faktor dominan yang menyebabkan terjadinya kecelakaan pelayaran di Alur Pelayaran Barat Surabaya, sehingga nantinya diharapkan akan diketahui juga kriteria-kriteria utama penyebab terjadinya kecelakaan.Dalam pengambilan keputusan penyebab terjadinya kecelakaan di Alur Pelayaran Barat Surabaya, dimana permasalahan yang ada tidak dapat disusun dalam bentuk hirarki karena melibatkan interaksi dan dependensi elemen-elemen yang lebih tinggi tingkatannya terhadap elemen yang lebih rendah levelnya. Maka dari itu pada penelitian ini digunakan metode Analytic Network Process (ANP) yang mempunyai kemampuan mengakomodasi keterkaitan antar kriteria atau alternatif.
ANALISA DAN PENENTUAN JABATAN KOMANDAN BATALYON AAL DENGAN METODE KEPRIBADIAN PAPI KOSTICK DAN METODE DEMATEL ANALYTIC NETWORK PROCESS (DFANP) Bandono, Adi; Mulyono, Udisubakti Cipto; Lutviadhani, Rhony
JOURNAL ASRO - STTAL - INTERNATIONAL JOURNAL Vol 4 (2015): Jurnal Analisis Sistem & Riset Operasi
Publisher : Indonesian Naval Technology College - Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut - STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1156.787 KB)

Abstract

Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) adalah Lembaga pendidikan TNI AL yang berfungsi mendidik Taruna menjadi Perwira calon pemimpin masa depan TNI AL guna mendukung tugas pokok TNI AL dimasa mendatang. Komandan Batalyon (Danyon) merupakan Jabatan yang sangat penting pada struktur organisasi Akademi Angkatan Laut dalam mendidik Taruna. Pada Perpang TNI no.perpang 138/XII/2011 menegaskan wajibnya setiap personil TNI memiliki soft dan hard kompetensi.Oleh karena itu, penelitian ini memfokuskan pada analisa dan penentuan kriteria jabatan Danyon AAL meliputi soft dan hard kompetensi serta menggunakan metode Kepribadian PAPI Kostick, DEMATEL ANP untuk mendapatkan Komandan terbaik yang mampu dalam mewujudkan tugas pokok TNI AL. Metode Kepribadian PAPI Kostick merupakan tes kepribadian tentang situasi kerja. Bersama dengan kriteria-kriteria lainnya seperti Pengetahuan, Keterampilan, Kesehatan, Kesamaptaan, dan Konduite, kriteria Kepribadian PAPI Kostick akan diuji kaitan hubungan antar kriteria maupun antar subkriteria didalamnya dengan menggunakan kuisioner DEMATEL.Hasil dari DEMATEL tersebut kemudian digambarkan menjadi sebuah model ANP. Selanjutnya disusun kuisioner ANP. Kemudian hasil kuisioner yang telah diolah, digunakan sebagai input dalam software Superdecision. Hasil dari software tersebut adalah bobot dari masing-masing subkriteria yang dapat digunakan dalam penilaian seleksi komandan. Dan pada subbab contoh penilaian, dari hasil software Superdecision, dapat diketahui peringkat dari alternatif calon Komandan, pada model yang telah ditambahkan cluster alternatif.
PEMILIHAN RUDAL PERMUKAAN KE PERMUKAAN PADA KRI KELAS SAMPARI DENGAN MENGGUNAKAN METODE DECISION MAKING TRIAL AND EVALUATION LABORATORY (DEMATEL) DAN ANALYTYC NETWORK PROCESS (ANP) Ahmadi, Ahmadi; Mulyono, Udisubakti Cipto; Purnomo, Joni Hari
JOURNAL ASRO - STTAL - INTERNATIONAL JOURNAL Vol 4 (2015): Jurnal Analisis Sistem & Riset Operasi
Publisher : Indonesian Naval Technology College - Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut - STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.334 KB)

Abstract

KRI merupakan salah satu Alat Utama Sistem Senjata (alutsista) yang dimiliki oleh TNI AL. Dalam pengadaanya di tahun 2014 ini, TNI AL membuat sebuah kapal jenis Kapal Cepat Rudal (KCR) buatan PT PAL yang memliki beberapa kelebihan baik dari platform maupun sewaco jika dibandingkan dengan KRI lainnya,yang diberi nama KRI Kelas Sampari.Untuk mendukung dalam kemampuan bertempurnya, KRI Kelas Sampari ini akan dilengkapi oleh senjata rudal atas air (Surface to Surface Missile/SSM) untuk meningkatkan fungsi asasi sebagai Kapal perang yang maksimal. Untuk dapat menjalankan fungsinya dengan baik, maka diperlukan pemilihan alternatif senjata rudal atas air yang benar-benar tepat. Pemilihan alternatif senjata rudal atas air memerlukan analisa terhadap informasi dan identifikasi berbagai persyaratan yang penting mengenai data-data dari alternatif senjata atas air. Selain alternatif, nantinya diharapkan akan diketahui juga kriteria-kriteria utama dalam pemilihan Senjata atas air tersebut. Dalam pengambilan keputusan pengadaan Senjata Atas Air, dimana permasalahan yang ada tidak dapat disusun dalam bentuk hirarki karena melibatkan interaksi dan dependensi elemen-elemen yang lebih tinggi tingkatannya terhadap elemen yang lebih rendah levelnya. Maka dari itu pada penelitian ini digunakan metode Dematel dan Analytic Network Process (ANP) yang mempunyai kemampuan mengakomodasi keterkaitan antar kriteria atau alternatif.
OPTIMASI PENEMPATAN PENUGASAN UNSUR KRI SATUAN KAPAL PATROLI ARMABAR DALAM OPERASI KEAMANAN LAUT DI WILAYAH PERAIRAN KEPULAUAN RIAU MENGGUNAKAN MODEL SET COVERING Octavian, Amarulla; Wirjodirdjo, Budisantoso; Muksin, Muksin
JOURNAL ASRO - STTAL - INTERNATIONAL JOURNAL Vol 4 (2015): Jurnal Analisis Sistem & Riset Operasi
Publisher : Indonesian Naval Technology College - Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut - STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.048 KB)

Abstract

Wilayah perairan Kepulauan Riau merupakan salah satu lokasi dengan tingkat kerawanan tindak pelanggaran di laut yang cukup tinggi di Indonesia, karena wilayah ini berbatasan langsung dengan negara tetangga dan merupakan jalur perdagangan dan pelayaran internasional. Salah satu peran dari TNI AL adalah menjaga stabilitas keamanan wilayah yurisdiksi nasional, termasuk di wilayah perairan Kepulauan Riau yang kemudian diwujudkan dalam Operasi Keamanan Laut, dimana dalam pelaksanaannya masih memiliki beberapa kendala yaitu keterbatasan anggaran, kemampuan teknis, jumlah kapal, keterbatasan informasi, serta keterbatasan sarana pendukung, sehingga pelaksanaan Operasi Keamanan Laut menjadi tidak optimal. Penyebab utamanya adalah penempatan kapal patroli selama operasi tidak tertata dengan baik. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka diadakan penelitian dengan menggunakan metode set covering untuk mendapatkan lokasi penempatan kapal patroli yang paling optimal dengan kapal yang sesedikit mungkin namun tetap dapat menjangkau seluruh wilayah perairan Kepulauan Riau dan meminimumkan biaya operasionalnya. Dalam penelitian ini dilakukan pendekatan secara diskrit yaitu penentuan titik rawan yang berjumlah 37 titik rawan. Semua titik ini harus terjangkau oleh kapal yang bertugas.

Page 1 of 1 | Total Record : 5