cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
ASRO JOURNAL - STTAL
ISSN : 24607037     EISSN : -     DOI : -
ASRO JOURNAL is bi-annual international referred journal with the objectives to explore, develop, and elucidate the knowledge of operation research, system analysis, logistic management, and policy & strategy to keep practitioners and researchers informed on current issues and best practices, as well as serving as a platform for the exchange of ideas, knowledge, and expertise among technology researchers and practitioners. ASRO (Analisis Sistem dan Riset Operasi) Journal provides an opportunity to share detailed insights from different understandings and practices associated with technology. It provides an international forum for cross-disciplinary exchange of insights and ideas regarding value and practices for dissemination. ASRO (Analisis Sistem dan Riset Operasi) Journal will publish your work to international society of practitioners and researchers with interest in technology and development from a wide variety of sectors.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7 (2017): Jurnal Analisis Sistem " : 7 Documents clear
RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN RUANG SANDI BERBASIS PENGENALAN CITRA WAJAH DI SATKOM LANTAMAL V SURABAYA Nugraha, Dedi; Solin, Lamhot Marsidi; Bukit, Alexander Victor; Syahlan, Zainal
JOURNAL ASRO - STTAL - INTERNATIONAL JOURNAL Vol 7 (2017): Jurnal Analisis Sistem & Riset Operasi
Publisher : Indonesian Naval Technology College - Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut - STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.892 KB)

Abstract

Informasi dan teknologi yang terus berkembang pada saat ini membuat komputertidak lagi hanya sebagai alat komputasi semata, akan tetapi telah beralih menjadi sebuahmesin yang hampir dapat menyamai kemampuan otak manusia untuk dapat mengenali wajahmanusia terutama pencarian pada database wajah yang memiliki ukuran sangat besar.Pengenalan wajah merupakan proses identifikasi manusia dengan menggunakan ciri darisuatu raut wajah manusia, salah satu teknik yang dikembangkan pada sistem pengenalanwajah adalah eigenface, yang akan memberikan suatu nilai ciri dari wajah dalam bentukeigenvector (Eigenface) terhadap gambar wajah yang akan diamati, kemudian hasil yangdiperoleh akan menentukan identitas pemilik wajah tersebut.Pengamanan pintu ruangan sandi sangat diperlukan sekali, untuk itu pada tugasakhir ini dirancang sebuah sistem pengenalan wajah yang dapat memberikan hak aksesterbatas hanya kepada orang yang memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap ruang sandi.Sistem pengenalan wajah ini dapat mengontrol purwarupa pintu dengan komunikasiserial dari personal computer (PC) ke mikrokontroler (arduino uno) sehingga akanmenggerakkan solenoid pengunci pintu untuk membuka pintu apabila gambar wajah tersebutdapat dikenali. Adapun tingkat keberhasilan sistem pengenalan wajah ini bergantung terhadappencahayaan, posisi dan mimik wajah. Hasil uji coba sistem sistem yang dikembangkan padatugas akhir ini menunjukkan tingkat akurasi 95% dengan batasan ekspresi wajah normal,posisi kepala di depan kamera, serta pencahayaan yang wajar.Kata kunci : Eigenface, Eigenvector, Face recognition system.
SISTEM INFORMASI RUMAH NEGARA DI LANTAMAL Kiswanto, Heri; Prasetyo, Syarifudin Dwi; Suprayitno, Suprayitno; Marbandi, Arie
JOURNAL ASRO - STTAL - INTERNATIONAL JOURNAL Vol 7 (2017): Jurnal Analisis Sistem & Riset Operasi
Publisher : Indonesian Naval Technology College - Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut - STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.528 KB)

Abstract

Rumah Negara (Rumneg) yaitu bangunan yang dimiliki negara dan berfungsisebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga serta menunjangpelaksanaan tugas Pejabat, Prajurit, dan Pegawai Negeri Sipil. Rumah negaramerupakan barang milik negara yang dibeli atau diperoleh atas beban AnggaranPendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga merupakan bagian dari keuangannegara. Sebagai aset negara yang pemanfaatannya ditujukan untuk kepentinganpenyelenggaraan tugas pokok dan fungsi instansi pemerintahan maka sudahsewajarnya diatur hal-hal mengenai pengadaan, penghunian, pengelolaan danpengalihan status hak atas rumah negara tersebut, dalam peraturan perundangundangan.Sebagaimana disebutkan dalam UU No. 4 Tahun 1992 tentang perumahandan pemukiman, pemerintah dapat menyelenggarakan pembangunan perumahan untukmemenuhi kebutuhan khusus dengan tetap memperhatikan ketentuan undang-undangmaka banyak instansi pemerintah telah melakukan kegiatan pengadaan rumahnegara.Dalam hal ini Pangkalan Utama TNI-AL V (LANTAMAL V) memiliki tugaspengelolaan serta pengendalian rumneg di wilayahnya. Dalam melaksanakan tugastersebut membutuhkan informasi rumneg, yang diolah dari data rumneg. Dengan belumadanya data yang terstruktur sehingga mengalami kesulitan dan membutuhkan waktuyang lama dalam pembuatan Surat Ijin Perumahan Negara (SIP), pembuatan laporantriwulan rumneg.Berdasarkan masalah tersebut, maka dirancang sistem informasi rumah negaradi Lantamal V yang dapat membantu dalam pembuatan dan pengembangan sisteminformasi rumah negara di Lantamal V. Sistem informasi rumah negara Lantamal V dapatmelakukan input dan update data rumneg, pembuatan sip, update sip, pembuatanlaporan triwulan rumneg, pembuatan Over Booking (OVB) rumneg serta dapat membantupengambilan keputusan yang tepat bagi jajaran pimpinan Lantamal V.Kata Kunci : Lantamal V, Sistem Informasi Rumneg, Data Sip.
KONSEPSI PEMBANGUNAN KEKUATAN DAN KEMAMPUAN SISTEM INFORMASI OPERASI TNI AL DALAM MENDUKUNG PENYELENGGARAAN STRATEGI PERTAHANAN LAUT NUSANTARA Putra, I Nengah; Pramono, Sholeh Hadi
JOURNAL ASRO - STTAL - INTERNATIONAL JOURNAL Vol 7 (2017): Jurnal Analisis Sistem & Riset Operasi
Publisher : Indonesian Naval Technology College - Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut - STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1453.035 KB)

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan dengan garis pantai yang panjang dan posisi geografis yang strategis. Dalam kondisi tersebut, penguasaan dan kemampuan sistem dan teknologi informasi (IS/IT) kemaritiman menjadi kritikal dan strategis untuk dimiliki oleh Indonesia. Untuk melakukan tugas pertahanan wilayah laut Indonesia, TNI AL merumuskan produk strategis yang disebut Strategi Pertahanan Laut Nusantara (SPLN). Strategi ini diharapkan menjadi landasan bergerak TNI AL dalam pertahanan laut Indonesia baik dalam kondisi damai maupun kritis atau perang. Dengan demikian, IS/IT kemaritiman yang seharusnya dimiliki oleh TNI AL memiliki peranan penting dan mampu mendukung penyelenggaraan SPLN. Kajian akan berfokus pada dua hal, yaitu penyusunan rancangan sistem dan kapabilitas inti IS/IT TNI AL yang mampu mendukung dan selaras dengan SPLN. Tinjauan kepentingan nasional Indonesia, peluang dan ancaman dalam keamanan maritim Indonesia, UU No. 34/2004 tentang TNI, doktrin pertahanan negara, doktrin TNI, dan doktrin TNI AL, pemetaan sistem SPLN, kondisi kekuatan dan kelemahan IS/IT TNI AL menjadi dasar rancangan sistem dan kapabilitas inti IS/IT TNI AL. Rancangan sistem IS/IT TNI AL mencakup sasaran, strategi, arsitektur, aplikasi, dan infrastruktur IS/IT TNI AL dengan pengaruh dari perkembangan teknologi IS/IT dan komunikasi. Rancangan sembilan kapabilitas inti IS/IT TNI AL mencakup kapabilitas kepemimpinan dalam IS/IT, kesatuan pemikiran sistem IS/IT dalam organisasi, perencanaan arsitektur IS/IT, membuat IS/IT dapat dimanfaatkan, membangun hubungan dengan pengguna IS/IT dalam organisasi, informasi perkembangan IS/IT maritim, fasilitasi kontrak, pemantauan kontrak, dan berkaitan dengan pembangunan vendor IS/IT maritim.
PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA DI KOLAT KOARMATIM DENGAN PENDEKATAN DEMATEL, ANP DAN METODE INTEGRATED PERFORMANCE MEASUREMENT SYSTEM (IPMS) Ahmadi, Ahmadi; Sugiyanto, Dedi; Suharyo, Okol Sri
JOURNAL ASRO - STTAL - INTERNATIONAL JOURNAL Vol 7 (2017): Jurnal Analisis Sistem & Riset Operasi
Publisher : Indonesian Naval Technology College - Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut - STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.087 KB)

Abstract

Sebagai upaya untuk mengukur kinerja yang terintegrasi di suatu instansi di TNI AL yang pada umumnya hanya terpaku pada laporan pertanggungjawaban finansial. Penggunaan metode Integrated Performance Measurement System (IPMS) ditujukan untuk memperbaiki sistem pengukuran kinerja. Metode tersebut dirancang di Kolat Koarmatim untuk dianalisa pencapaian Program Kerja tahun 2015 dan 2016, diperoleh 23 KPI berdasarkan stakeholders requirement Kolat Koarmatim. Untuk mengetahuai keterpengaruhan antar kriteria digunakan DEMATEL,dilanjutkan untuk mengetahui bobot tiap sub kriteria dan masing-masing KPI yang teridentifikasi. Berdasarkan scoring system menggunakan OMAX dan Traffic Light System, Dari hasil pengukuran kinerja tahun 2015 yang telah dilakukan, diperoleh Indeks kinerja total sebesar 7,697 sebagai hasil dari scoring dengan menggunakan metode Objective Matrix (OMAX) dan apabila menggunakan traffic light system berada pada kategori kuning yang berarti target pengukuran kinerja (achievment) tahun 2015 masih belum tercapai walaupun sudah mendekati ambang batas target yang diinginkan, terdapat 11 KPI yang berwarna hijau , 11 KPI yang warna kuning dan 1 KPI warna merah. Hasil pengukuran kinerja tahun 2016 yang telah dilakukan, diperoleh Indeks kinerja total sebesar 8,344 sebagai hasil dari scoring dengan menggunakan metode Objective Matrix (OMAX) dan apabila menggunakan traffic light system berada pada kategori Hijau yang berarti target pengukuran kinerja (achievment) sudah tercapai (memuaskan) dengan sebaran terdapat 16 KPI yang berwarna hijau, 6 KPI yang berwarna kuning dan 1 KPI yang berwarna merah . KPI berindikator merah merupakan KPI yang berada dibawah target yang telh ditetapkan oleh Kolat Koarmatim sehingga menjadi prioritas utama untuk dilakukan perbaikan. 2 KPI yang berada pada indikator merah tersebut meliputi pelaksanaan uji Gloagaspur KRI (U) dan Perencanaan Pengembangan(Renbang).
ANALISA PEMILIHAN TIPE KAPAL PATROLI DI PERAIRAN INDONESIA DENGAN INTEGRASI METODE LIFE CYCLE COST DAN MCDM Suharyo, Okol Sri; Ahmadi, Ahmadi; Cahyono, Didik W.
JOURNAL ASRO - STTAL - INTERNATIONAL JOURNAL Vol 7 (2017): Jurnal Analisis Sistem & Riset Operasi
Publisher : Indonesian Naval Technology College - Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut - STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.007 KB)

Abstract

KRI Satrol Koarmabar (Satuan Kapal Patroli Armada Barat) adalah Satuan dari unsur KRI terkecil dari TNI AL yang mempunyai tugas untuk melaksanakan pengamanan/patroli wilayah perairan Indonesia terdekat dengan garis pantai di wilayah Indonesia bagian barat. Karena itu sangat diperlukan spesifikasi kapal patroli yang paling sesuai/mampu untuk melaksanakan tugas tersebut dihadapkan dengan kerawanan/pelanggaran yang sering terjadi, serta kondisi geogafis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dan selat dangkal, dan juga dihadapkan dengan kondisi anggaran pertahanan negara yang terbatas. Pada penelitian ini mengusulkan penggunaan integrasi metode LCC dan MCDM dalam pemilihan tipe Kapal Patroli di perairan Indonesia wilayah barat. Metode LCC digunakan untuk menghitung biaya keseluruhan daur hidup kapal patroli. Metode MCDM disini menggunakan DEMATEL-ANP-TOPSIS. Metode DEMATEL digunakan untuk menganalisa hubungan antara kriteria terkait yang dipertimbangkan dalam penelitian ini, metode ANP untuk mengevaluasi data kualitatif dan menentukan bobot masingmasing criteria. Metode TOPSIS digunakan untuk melakukan perangkingan alternatif, dengan memasukan bobot yang didapat dari ANP dengan nilai LCC dan spesifikasi teknis kapal patroli. Berdasarkan penelitian ini menyimpulkan bahwa dari alternatif yang ada, Kapal Patroli terbaik yang semestinya dapat dipilih untuk pengembangan/pengadaan KRI Satrol Koarmabar adalah KRI Aluminium Class dengan nilai 0,6073, selanjutnya adalah KRI Baja Class dengan nilai 0,5931 dan terakhir adalah KRI Fiber Class dengan nilai 0,3885. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan para Pimpinan TNI AL di dalam pengembangan KRI Satrol dimasa mendatang.
ANALISA PERANCANGAN SISTEM INSTALASI BAHAN BAKAR UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KRI DI MAKO ARMATIM Sutrisno, Sutrisno; Handoko, Yudi; Mirwanto, Heru
JOURNAL ASRO - STTAL - INTERNATIONAL JOURNAL Vol 7 (2017): Jurnal Analisis Sistem & Riset Operasi
Publisher : Indonesian Naval Technology College - Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut - STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem instalasi bahan bakar mutlak diperlukan dalam rangka mendukung KRI untuk melaksanakan operasi. Kondisi dilapangan saat ini Mako Armatim belum memiliki suatu sistem instalasi bahan bakar. Selama ini untuk mendukung KRI dalam melaksanakan operasi menggunakan pipa instalasi bahan bakar milik Pertamina yang langsung di distribusikan dari bunker Pertamina sendiri. Akibatnya TNI AL menjadi sangat bergantung kepada kinerja Pertamina dan ini cukup menghambat. Karena itu penulis memiliki suatu gagasan untuk merancang suatu sistem instalasi bahan bakar yang harus dimiliki oleh TNI AL terutama di wilayah kerja Koarmatim. Dalam tugas akhir ini terlebih dahulu dilakukan perencanaan sistem instalasi pipa bahan bakar dimulai dari bunker, perpipaan, fitting serta support sebagai pendukung dari instalasi berdasarkan standard suatu desain instalasi pipa dengan kapasitas aliran 100 kL/jam. Tahap berikutnya adalah perhitungan Head yang meliputi Head loss sepanjang pipa karena gesekan antara bahan bakar dengan permukaan sepanjang pipa serta Head loss akibat adanya fitting pada instalasi sehingga akan didapatkan nilai Head total instalasi. Selain perhitungan secara manual juga dilakukan perhitungan secara numerik dengan menggunakan software pipe flow expert v5.12. Langkah selanjutnya adalah menentukan daya yang dibutuhkan baik pompa maupun motor untuk mengatasi head instalasi dan kapasitas aliran yang dirancang serta melakukan pemilihan pompa yang sesuai. Kata kunci: Sistem instalasi Bahan bakar, Head loss, software pipe flow expert v5.12
ANALISA ALIRAN UDARA DI KAMAR MESIN PADA KRI OSWALD SIAHAAN – 354 DENGAN PENDEKATAN CFD (COMPUTIONAL FLUIDS DYNAMICS) Sutrisno, Sutrisno; Shobi, Novi; Arief, Irfan Syarif
JOURNAL ASRO - STTAL - INTERNATIONAL JOURNAL Vol 7 (2017): Jurnal Analisis Sistem & Riset Operasi
Publisher : Indonesian Naval Technology College - Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut - STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Temperatur udara kamar mesin di KRI Oswald Siahaan-354 setelah repowering, pada saat operasional rata-rata suhu mencapai 60°C – 65°C.Kondisi ini mempengaruhi untuk kerja peralatan dan operator permesinan yang ada di dalamnya.Sedangkan temperatur udara maksimal yang direkomendasikan berdasarkan Llyods Register adalah dibawah 45°C.Karena ruangan ini kedap dari hubungan luar maka sirkulasi udara keluar dan masuk kamar mesin dibantu secara mekanis untuk mencukupi kebutuhan udara.Oleh karena itu dibutuhkan suatu rancangan saluran udara masuk dan keluar untuk menjaga temperatur ruangan sesuai dengan standar aturan yang ditentukan. Dari rancangan sistem ducting saluran udara pada kamar mesin akan diperoleh aliran udara yang bersirkulasi di dalam kamar mesin. Pola aliran udara ( temperatur, kecepatan, tekanan) dapat diketahui dengan simulasi Computional Fluid Dynamics (CFD). Dengan simulasi CFD diharapkan dapat diketahui fenomena pola aliran udara di dalam kamar mesin, sehingga dapat diketahui sistem ventilasi yang dapat bekerja dengan optimal.Dimana dalam simulasi menggunakan CFD akan dilaksanakan simulasi pengkondisian udara sebanyak 6 (enam) kali variasi percobaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rancangan sistem ventilasi, saluran udara (ducting) yang cocok dan suplai udara yangcukup agar temperatur udara yang direkomendasikan tercapai.Sehingga pada akhirnya dapat ditentukan spesifikasi dan besarnya daya dan kapasitas bloweryang dibutuhkan. Kata kunci: Sistem ducting, ventilasi, Simulasi CFD

Page 1 of 1 | Total Record : 7