cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia
ISSN : 2302187X     EISSN : 26563614     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia adalah publikasi ilmiah berkala yang terbit dua kali dalam satu tahun (September dan Maret) dan menggunakan sistem peer-riview dalam seleksi makalah. Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia menerima naskah publikasi tentang hasil penelitian, survei dan telaah pustaka yang erat kaitanya dengan bidang kefarmasian dan kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 83 Documents
PENENTUAN AKTIVITAS ENZIM LACCASE Rhus vernicifera MENGGUNAKAN GUAIACOL SEBAGAI SUBSTRAT astina, desriany
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia Vol 5 No 2 (2016): jpfi
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Jl. Kamboja Simpang Baru-Panam, Pekanbaru, Riau 28293 Telp. (0761) 588006, Fax. (0761) 588007 e-mail: editor-jpfi@stifar-riau.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.571 KB)

Abstract

Enzim laccase (EC.1.10.3.2 : oxygen oxidoreductase) merupakan enzim ekstraseluler yang mempunyai manfaat dalam berbagai bidang industri. Enzim ini mengkatalisis proses oksidasi berbagai senyawa organik dan inorganik seperti senyawa fenolik, diamin, amin aromatic dan asam askorbat (Mayer dan Staples, 2002). Enzim laccase pertama kali disolasi oleh Yoshida pada tahun 1883. Ia berhasil mengekstrak dari pohon pernis Jepang (Rhus vernicifera) (Thurston, 1994 ; Risdianto, 2008 ; Shraddha dkk., 2011). Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan aktivitas enzim laccase komersil yang berasal dari Rhus vernicifera dengan menggunakan guaiacol sebagai substrat. Aktivitas enzim ini diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis Thermo Scientific Genesys 10S pada panjang gelombang 490 nm dengan menggunakan guaiacol sebagai substrat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa enzim ini memiliki aktivitas sebesar 0,0247 U/L ± 0,0002 (pada pH 5,5 dan temperatur 40 oC).
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN METABOLIT SEKUNDER Sporothrix sp. LBKURCC43 YANG DIISOLASI DARI TANAMAN DAHLIA (Dahlia variabilis) rahmah, siti
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia Vol 5 No 2 (2016): jpfi
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Jl. Kamboja Simpang Baru-Panam, Pekanbaru, Riau 28293 Telp. (0761) 588006, Fax. (0761) 588007 e-mail: editor-jpfi@stifar-riau.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.291 KB)

Abstract

Jamur Sporothrix sp. LBKURCC43 merupakan salah satu fungi endofit yang berhasil diisolasi dari umbi tanaman dahlia (Dahlia variabilis). Tujuan penelitian ini adalah untuk memproduksi dan menguji aktivitas antioksidan metabolit sekunder dari jamur Sporothrix sp. LBKURCC43 pada media Huang. Hasil uji antioksidan terhadap metabolit sekunder yang dianalisis dengan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picryl-hydrazyl) menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan tertinggi terdapat pada hari ke-20 dengan nilai IC50 sebesar 828,614 μg/mL.
ISOLASI DAN KARAKTERISASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DARI EKSTRAK METANOL AKAR TUMBUHAN TUNJUK LANGIT (Helminthostacshys zeylanica) rahim, novia
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia Vol 5 No 2 (2016): jpfi
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Jl. Kamboja Simpang Baru-Panam, Pekanbaru, Riau 28293 Telp. (0761) 588006, Fax. (0761) 588007 e-mail: editor-jpfi@stifar-riau.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.111 KB)

Abstract

Helminthostacshys zeylanica merupakantumbuhan dari famili Ophioglossaceae  yang dikenal dengan nama tumbuhan tunjuk langit. Akar tumbuhan ini digunakan sebagai obat batuk 100 hari, disentri, penyakit hidung dan penyakit paru-paru. Tumbuhan ini mengandung saponin, flavonoid dan fenolik. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan karakterisasi senyawa flavonoid dari akar tumbuhan tunjuk langit ini. Metode isolasi yang digunakan adalah metode fraksinasi kepolaran. Akar tumbuhan tunjuk langit sebanyak 7,5 kg dimaserasi dengan pelarut metanol sebanyak 17 L selama 3x24 jam kemudian diultrasonik selama 1 jam. Ektrak kental sebanyak 100 gr kemudian dipartisi dengan campuran metanol dan n-heksan 2:1. Fraksi metanol dari hasil partisi di kentalkan kemudian di kromatografi vacum cair (VLC) dalam 12 fraksi (n-heksan, etil asetat dan metanol). Senyawa flavonoid didapat setelah hasil  VLC pada fraksi 5 dan 6 digabung kemudian di flash chromatography. Senyawa flavonoid berupa kristal kuning pada vial 19 diberi kode sebagai HZ19. Ujikemurnianmenggunakan KLT dan HPLC sertapenentuantitiklelehkemudiandilanjutkandenganpenentuan struktur menggunakanalatspektroskopi UV, inframerah (IR). Berdasarkan data spektroskopi HZ19 diketahui bahwa senyawa flavonoid merupakan jenis flavon yang di golongan ugonin.
REIDENTIFIKASI DAN PEMURNIAN FUNGI ENDOFIT LBKURCC40 DARI UMBI TANAMAN DAHLIA (DAHLIA VARIABILIS) suraya, nabella
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia Vol 5 No 2 (2016): jpfi
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Jl. Kamboja Simpang Baru-Panam, Pekanbaru, Riau 28293 Telp. (0761) 588006, Fax. (0761) 588007 e-mail: editor-jpfi@stifar-riau.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.76 KB)

Abstract

Identifikasi fungi endofit yang diisolasi dari umbi tanaman dahlia berbunga jingga dari Padang luar, Sumatera Barat oleh Lorenita et al., (2013) dan pra penelitian oleh peneliti menunjukkan hasil yang berbeda, sehingga dilakukan pemurnian secara serial. Tujuan pemurnian secara serial yang dilakukan pada penelitian ini adalah untuk memperoleh isolat yang murni. Pemurnian dilakukan dengan cara pengenceran serial spora fungi mulai dari 10-1–10-30. Identifikasi morfologi secara mikroskopis menggunakan mikroskop cahaya Olympus CX41. Hasil penelitian dari pemurnian secara serial diperoleh dua isolat, yaitu LBKURCC40A dan LBKURCC40B, dan Identifikasi morfologi secara makroskopis dan mikroskopis menunjukkan LBKURCC40A dan LBKURCC40B adalah Aspergillus sp.
AKTIVITAS ANTIJAMUR MINYAK ATSIRI DAUN KETEPENG CINA (Senna alata (L.) Roxb) TERHADAP JAMUR OPORTUNISTIK Lely, Nilda
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia Vol 5 No 2 (2016): jpfi
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Jl. Kamboja Simpang Baru-Panam, Pekanbaru, Riau 28293 Telp. (0761) 588006, Fax. (0761) 588007 e-mail: editor-jpfi@stifar-riau.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.306 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji aktivitas antijamur dari minyak atsiri daun Senna alata (L.) Roxb terhadap jamur penyebab infeksi oportunistik. Pengujian dilakukan dengan metode difusi agar terhadap jamur Aspergillus fumigatus, Candida albicans dan Penicillium marneffei. Hasil destilasi uap air dari daun Senna alata diperoleh rendemen sebesar 0,125%. Pengujian dilakukan dengan menggunakan konsentrasi 25%, 20%, 15% ,10%  dan 5% dari hasil pengamatan diperoleh diameter hambat rata-rata dari jamur Aspergillus fumigatus sebesar 17.48 mm, 15.18 mm, 13.28 mm, 11.33 mm dan 9.80 mm, Candida albicans sebesar 12.86 mm dan Penicillium marneffei sebesar 19.46 mm, 16.06 mm, 14.48 mm, 13.16 mm, 12.23 mm. Analisa komponen kimia minyak atsiri menggunakan alat GCMS. Komponen terbesar dari minyak atsiri daun Senna alata (L.) Roxb yaitu 1,8 cineole (48.97%), α- pinene (24.96%), 1,4 cyclohexadine (9.53%), Trans- β- ocimene (7.48%) dan P-cymene (4.53%).
STANDARISASI DAN EFEK ANTIKONVULSI EKSTRAK ETANOL DAUN UBI JALAR PADA MENCIT PUTIH JANTAN Nazir, Erjon
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia Vol 5 No 2 (2016): jpfi
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Jl. Kamboja Simpang Baru-Panam, Pekanbaru, Riau 28293 Telp. (0761) 588006, Fax. (0761) 588007 e-mail: editor-jpfi@stifar-riau.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.638 KB)

Abstract

ABSTRAK   Daun ubi jalar dilaporkan memiliki kandungan flavonoid yang dapat memodulasi GABAa. Hal ini berperan dalam memberikan efek antikonvulsi. Untuk itu telah dilakukan standarisasi ekstrak dan pengujian efek antikonvulsi ekstrak etanol daun ubi jalar (Ipomoea batatas (L.) lam) pada mencit putih jantan yang diinduksi striknin dengan dosis 200, 400, 800 mg/kgbb dan diazepam sebagai pembanding. Uji standarisasi melibatkan parameter spesifik dan non spesifik sesuai dengan metode standarisasi literatur yang sah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak memiliki bentuk kental, warna hijau kehitaman, bau khas dan rasa pahit, kadar senyawa larut air 57,24%, kadar senyawa larut etanol 40,11%, kadar air 5,11%, kadar abu total 7,85%, kadar abu larut asam 5,48% dan kadar abu tidak larut asam 0,72%, dan profil kromatografi lapis tipis dari ekstrak menunjukkan  flavonoid, fenolik, steroid dan alkaloid. Parameter pengamatan efek antikonvulsi yang digunakan adalah waktu timbul kejang, waktu pemulihan, dan waktu kematian. Hasil menunjukkan ada perbedaan yang signifikan, ekstrak etanol daun ubi jalar telah mampu menekan waktu timbul kejang (314,8±16,27 detik) dan menunda waktu kematian (323,8±8,10 detik) pada dosis 200 mg/kgbb. Efek antikonvulsi tertinggi ditunjukkan oleh ekstrak dosis 800 mg/kgbb, dengan waktu timbul kejang (555,6±11,63 detik) dan waktu pemulihan (83,4±4,66 detik). Hasil menunjukkan bahwa peningkatan dosis ekstrak daun ubi jalar (Ipomoea batatas (L.) lam) memiliki korelasi dalam memperlama waktu timbul kejang,  mempercepat pemulihan, dan menunda waktu kematian. Sehinga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi dosis, maka semakin besar efek antikonvulsi
S Sikap Tenaga Kefarmasian dalam Penggalian Informasi Pada Swamedikasi Nyeri Gigi di Apotek-Apotek Kota Pekanbaru Provinsi Riau reviewer, Septi Muharni
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia Vol 5 No 2 (2016): jpfi
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Jl. Kamboja Simpang Baru-Panam, Pekanbaru, Riau 28293 Telp. (0761) 588006, Fax. (0761) 588007 e-mail: editor-jpfi@stifar-riau.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.842 KB)

Abstract

Tahapan pelayanan swamedikasi meliputi patient assessment, yaitu penilaian pasien yang disebut juga penggalian informasi. Penggalian informasi bertujuan untuk menilai pasien yang meliputi penilaian keamanan, ketepatan dan rasionalitas swamedikasi yang dilakukan oleh pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran sikap tenaga kefarmasian dalam penggalian informasi pada swamedikasi nyeri gigi di apotek-apotek kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat deskriptif dengan metode pengambilan sampel yaitu systematic random sampling pada 100 orang tenaga kefarmasian. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan jumlah tenaga asisten tenaga kefarmasian yang melakukan penggalian informasi sebanyak 63%, persentase skor penggalian informasi yang diperoleh 19,25% dengan interpretasi sikap sangat  kurang, sedangkan jumlah tenaga teknis kefarmasian yang melakukan penggalian informasi sebanyak 37%, persentase skor  penggalian informasi yang diperoleh 30,7% dengan interpretasi sikap kurang dan tidak terdapat apoteker yang melakukan penggalian informasi pada pelayanan swamedikasi nyeri gigi tersebut. Total persentase penggalian informasi yang dilakukan oleh asisten tenaga kefarmasian dan tenaga teknis kefarmasian adalah 23,5% dengan interpretasi sikap kurang.
ISOLASI β-AMIRIN DARI KULIT BATANG PULAI BASUNG (Alstonia spatulata Bl.) manager, haiyul jurnal
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia Vol 4 No 1 (2015): jpfi
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Jl. Kamboja Simpang Baru-Panam, Pekanbaru, Riau 28293 Telp. (0761) 588006, Fax. (0761) 588007 e-mail: editor-jpfi@stifar-riau.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.955 KB)

Abstract

Alstonia spatulata Bl merupakan tanaman obat tradisional yang penting. Akar, batang, daun, dan buah-buahan dari genus ini telah digunakan dalampengobatan tradisional untuk mengobati malaria, diare, demam, kelelahan, penyakit hati, disentri, dan diabetes. Penelitian ini bertujuan untukmengisolasi dan mengkarakterisasi senyawa terpenoid yang terdapat pada kulit batang A. spatulata. Hasil pengujian fitokimia kulit batang A.spatulata menunjukkan adanya kandungan metabolit sekunder yaitu golongan terpenoid dan alkaloid. Hasil proses isolasi dengan menggunakanpelarut n-heksana diperoleh senyawa ASSB-C berbentuk kristal bewarna putih yang mempunyai titik leleh 196-198 0C. Dari hasil analisis 1H-NMR,13C-NMR, HSQC, HMBC, COSY, NOESY, FT-IR dan data pembanding terhadap ASSB-C diperoleh senyawa golongan triterpenoid yang bernamaβ-Amirin.
Isolasi Senyawa dan Uji Aktivitas Anti-inflammasi Ekstrak Metanol Daun Puwar Kincung (Nicolaia speciosa Horan) Indonesia, Penelitian Farmasi
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Jl. Kamboja Simpang Baru-Panam, Pekanbaru, Riau 28293 Telp. (0761) 588006, Fax. (0761) 588007 e-mail: editor-jpfi@stifar-riau.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.652 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian isolasi dan pengujian efek antiinflamasi dari daun puwar kincung (Nicolaia speciosa Horan) terhadap ekstrakmetanol, fraksi n-heksana dan etil asetat. Isolasi dilakukan dengan metoda ekstraksi secara fraksinasi dan beberapa tahap kromatografikolom. Pemurnian dilakukan secara rekristalisasi. Dua senyawa berhasil diisolasi dan diberi label F4 dan S3. F4 didapat dari fraksi n-heksansebanyak 20 mg berbentuk kristal berwarna putih kekuningan dengan titik leleh 55–57 oC dan S3 dari fraksi etilasetat sebanyak 15 mgberbentuk kristal berwarna kuning dengan titik leleh 68–69 oC. Pengujian efek antiinflamasi ekstrak metanol menggunakan metoda pawedema menunjukkan bahwa dosis 250 dan 1000mg/kgBB mempunyai efek sebagai antiinflamasi.
Aktivitas Antioksidan dan Antimikrobial dari Ekstrak Plectranthus amboinicus Indonesia, Penelitian Farmasi
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia Vol 1 No 2 (2012): Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Jl. Kamboja Simpang Baru-Panam, Pekanbaru, Riau 28293 Telp. (0761) 588006, Fax. (0761) 588007 e-mail: editor-jpfi@stifar-riau.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.037 KB)

Abstract

lectranthus amboinicus atau bangun-bangun merupakan tanaman obat tradisional yang digunakan oleh masyarakat Sumatera Utara untukmempercepat pemulihan ibu-ibu pasca melahirkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan aktivitas antioksidan dan antimikrobialdari ekstrak daun Plectranthus amboinicus. Daun Plectranthus amboinicus diekstrak menggunakan n-heksana, etil asetat dan metanol.Ketiga ekstrak dilakukan uji antioksidan menggunakan metoda DPPH dengan teknik two fold dilution dan vitamin C digunakan sebagaistandar. Uji aktivitas antimikrobial dengan metoda difusi agar menggunakan bakteri Escherichia coli, Staphylococcus aureus dan fungiCandida albicans. Amoxsan digunakan sebagai standar positif untuk bakteri dan Ketokenazole untuk fungi sedangkan kontrol negatif yaitupelarut yang digunakan untuk melarutkan sampel. Ekstrak n-heksana dan etil asetat tidak menunjukkan adanya aktivitas antioksidan,sedangkan ekstrak metanol mampu menangkal radikal bebas DPPH dengan nilai IC 50 yaitu: 90,96 mg/mL dan vitamin C sebesar58,79 mg/mL. Aktivitas antimikrobial ekstrak n-heksana dan Amoxsan menunjukkan diameter zona hambat terhadap Escherichia colisebesar 11,95 dan 7,53 mm, diameter zona hambat terhadap Staphylococcus aureus yaitu 11,30 dan 11,57 mm. Zona hambat dari ekstraketil asetat dan Amoxsan terhadap Escherichia coli yaitu 12,29 dan 7,71 mm, diameter zona hambat terhadap Staphylococcus aureus sebesar13,72 dan 11,57 mm. Aktivitas antifungi ekstrak n-heksana dan etil asetat tidak menunjukkan adanya aktivitas antimikrobial antifungiterhadap Candida albicans. Ekstrak metanol tidak menunjukkan zona hambat terhadap semua patogen uji.