cover
Contact Name
Yurni Suasti
Contact Email
Yurni Suasti
Phone
-
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Geografi
ISSN : 20867042     EISSN : 26146525     DOI : -
Journal of Geography adalah jurnal yang dikelola oleh Jurusan Geografi Fakuktas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang. Journal of Geography menerbitkan artikel-artikel ilmiah yang membahas tentang keilmuan keilmuan Geografi, Kependidikan Geografi serta hasil penelitian Ilmiah para Geografer di Jurusan Geografi FIS UNP. Semua artikel diterbitkan setelah melalui proses peer-review dari pakar di bidang masing-masing. Journal of Geography terbit dua kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2017)" : 11 Documents clear
PREDIKSI, ABRASI PREDIKSI KERUGIAN BENCANA ALAM ABRASI PANTAI SASAK KABUPATEN PASAMAN BARAT SUMATERA BARAT ., Triyatno; Karim, Sutarman
JURNAL GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.485 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol6-iss1/173

Abstract

Penelitian prediksi kerugian bencana alam abrasi Pantai Sasak ini bertujuan untuk memprediksikan kerugian korban jiwa dan kerugian ekonomi yang disebabkan oleh bencana alam abrasi pantai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan kualitatif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode overlay peta untuk menentukan bahaya abrasi pantai dan survey lapangan untuk mengetahui jumlah bangunan dan infrastruktur yang terdapat pada daerah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prediksi kerugian jiwa akibat bencana alam abrasi pantai Sasak adalah berkisar 144 jiwa yang terdiri atas 36 kepala keluarga. Kerugian ekonomi akibat bencana alam abrasi pantai Sasak dapat dibedakan menjadi beberapa bagian yaitu bangunan tidak permanen sebanyak 36 unit dengan kerugian berkisar Rp. 180.000.000, musholla 1 unit dengan kerugian ditaksir sekitar Rp. 15.000.000, dan 1 uni Sekolah Dasar dengan kerugian ditaksir sekitar Rp. 2.500.000.000. total kerugian akibat bencana alam abrasi pantai pada daerah penelitian ditaksir sekitar Rp. 2.695.000.000
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL COOPERATIVE SCRIPT PADA PEMBELAJARAN IPS DI KELAS VIII.1 SMP NEGERI 1 GUNUNG TULEH KABUPATEN PASAMAN BARAT ., Surtani
JURNAL GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.652 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol6-iss1/182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Script pada mata pelajaran IPS di kelas VIII.1 SMP Negeri 1 Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data adalah lembar observasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII.1 tahun pembelajaran 2016-2017 berjumlah 24 orang. Teknik analisis data secara deskriptif Kuantitatif. Tindakan dilakukan  dalam dua siklus dimana setiap siklus memiliki empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Setiap siklus dilakukan dalam dua kali pertemuan. Hasil Penelitian meliputi: (1) Pada Siklus pertama rata-rata aktivitas belajar siswa dari keempat komponen yang diteliti diperoleh data sebesar 36,4% (kategori kurang) pada siklus kedua rata-rata aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan menjadi  64,6% (kategori baik). terjadi peningkatan sebesar 28,2%. (2) Pada siklus pertama aktivitas belajar tertinggi terdapat pada aspek menjawab, sedangkan aktivitas belajar terendah terdapat pada aspek bertanya dengan. Pada siklus kedua aktivitas belajar tertinggi masih terdapat pada aspek, dan aktivitas belajar terendah juga pada aspek bertanya. (3) Hipotesis yang diajukan tentang peningkatan aktivitas belajar siswa dapat dilakukan melalui model Cooperative Script pada mata pelajaran IPS Di Kelas VIII.1 semester Juli-Desember 2016 SMP Negeri 1 Gunung Tuleh dapat diterima.
KEHIDUPAN SOSIAL PENAMBANG EMAS DI KELURAHAN PASAR HILIR KECAMATAN PANYABUNGAN KABUPATEN MANDAILING NATAL Edial, Helfia; Chandra, Deded
JURNAL GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.761 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol6-iss1/177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data, mengolah, menganalisis dan membahas tentang Kehidupan Sosial Masyarakat Penambang Emas Kelurahan Pasar Hilir Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal ditinjau dari: 1) hubungan kekerabatan masyarakat penambang emas, 2) cara pandang penambang emas terhadap pergaulan masyarakat, 3) cara pandang penambang emas terhadap budaya gotong royong masyarakat, 4) kehidupan rumah tangga masyarakat penambang emas. Jenis penelitian ini tergolong pada penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang memiliki profesi sebagai penambang emas di Kelurahan Pasar Hilir Kecamatan Panyabungan. Sampel penelitian diambil dengan teknik Proportional Random Sampling yakni pengambilan sampel dari anggota populasi dengan menggunakan acak tanpa memperhatikan strata dalam populasi. Pengumpulan data menggunakan angket terbimbing, Skala pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode Likerts Summated Rating (LSR), dengan menggunakan 5 (lima) kategori jawaban setiap jawaban responden menggunakan interval 1 sampai dengan 5.Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa Kehidupan Sosial Masyarakat Penambang Emas Kelurahan Pasar Hilir Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal sebagai berikut: 1) Hubungan kekerabatan masyarakat penambang emasdalam kategori baik dengan skor 1890, 2) Cara pandang penambang emas terhadap pergaulan masyarakat dikategorikan cukup baik dengan skor rata-rata 1442, 3) Cara pandang penambang emas terhadap budaya gotong royong masyarakat dikategorikan cukup baik dengan skor rata-rata 1434,  4)  Kehidupan rumah tangga masyarakat penambang emas dikategorikan baik dengan skor rata-rata 841.
ANALISIS EFEKTIFITAS KEGIATAN MGMP DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU KELOMPOK MATA PELAJARAN IPS DI SMA KABUPATEN PASAMAN Gustin, Ferry
JURNAL GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.599 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol6-iss1/181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana efektifitas kegiatan MGMP kelompok Mata Pelajaran IPS di SMA Kabupaten Pasaman dalam mencapai tujuannya, dan sejauh mana pengetahuan yang diperoleh guru kelompok Mata Pelajaran IPS SMA pada kegiatan MGMP dalam meningkatkan kompetensiprofesionalisme guru. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengetahui dan mendeskripsikan kegiatan MGMP kelompok Mata Pelajaran IPS SMA yaitu MGMP Ekonomi, MGMP Geografi, dan MGMP Sosiologi.Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 12 orang terdiri 3 orang ketua dari masing-masing MGMP dan 9 orang anggota yakni 3 orang anggota MGMP Geografi, 3 orang anggota MGMP Ekonomi dan 3 orang anggota MGMP Sosiologi. Program kegiatan MGMP adalah terkait dengan peningkatan kompetensi profesionalisme guru yaitu kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Bagi informanMGMP sangat bermanfaat, karena guru berlatih  membuat   perangkat  pembelajaran, pendalaman dan  penguasaan materi pembelajaran, praktik mengajar, metode pembelajaran, media pembelajaran berbasis komputer, melaksanakan PTK. Hasil kegiatan MGMP guru memiliki perangkat pembelajaran  yang sama, pelaksanaan ujiansama dan serentak seperti ujian semester, ujian kenaikan kelas, try out ujian nasional, dan Ujian Akhir Sekolah untuk tingkat Kabupaten Pasaman.Kendala dihadapi antara lain  tempat kegiatan MGMP yang tidak tetap sehingga  pelaksanaan memulai kegiatan  tidak tepat waktu. Namun kendala ini tidak menghalangi untuk pelaksanaan kegiatan masing-masing kelompok MGMP
PRIORITAS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DI KOTA PADANG, PROVINSI SUMATERA BARAT U, iswandi
JURNAL GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.156 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol6-iss1/176

Abstract

Indonesia merupakan salah negara yang memiliki potensi pengembangan objek wisata pantai. Jumlah kunjungan baik wisata domestik maupun mancanegara mengalami peningkatan setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas pengembangan objek wisata pantai di Kota Padang. Prioritas pengembangan objek wisata ditentukan berdasarkan kesesuaian lahan dan indeks potensi pengembangan objek wisata. Kesesuaian lahan untuk kawasan objek wisata pantai  menggunakan delapan indikator, yaitu: kecerahan perairan, tipe pantai, kedalaman pantai, substrat, kecepatan arus, tutupan karang hidup, rawan bencana, dan aksesbilitas. Indeks potensi pengembangan objek wisata pantai menggunakan lima kriteria, yaitu: penerimaan masyarakat, sarana dan prasarana penunjang, aktraksi budaya, dungan industri, dan dukungan pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan objek wisata pantai Muaro Lasak merupakan kawasan prioritas utama pengembangan objek wisata pantai di Kota Padang, sedangkan objek wisata pantai Muaro Anai merupakan sebagai prioritas paling rendah.
MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN CAPAIAN KOMPETENSI PEMBELAJARAN GEOGRAFI DENGAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DI SMA NEGERI 3 MANDAU Andriani, Yeni
JURNAL GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.195 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol6-iss1/180

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreatifitas dan capaian kompetensi pembelajaran geografi pada peserta didik kelas X MIPA 5 SMAN 3 Mandau. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data atau informasi dan membahas tentang upaya meningkatkan kreativitas dan capaian kompetensi pembelajaran geografi dengan model Project Based Learning pada peserta didik kelas X Mipa 5 SMAN 3 Mandau. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di kelas X MIPA 5 SMAN 3 Mandau pada semester satu tahun 2016/2017 dengan jumlah siswa sebanyak 42 orang. Penelitian dilakukan sebanyak dua siklus dan masing-masing siklus dua kali pertemuan dengan langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes, lembar observasi, panduan wawancara dan angket yang dianalisis dengan presentasi dan kualitatif (reduksi data). Penelitian ini menemukan terjadinya peningkatan kreativitas dan capaian kompetensi pembelajaran geografi melalui model Project Based Learning dengan tindakan pemberian penguatan (reinforcement) dan insentif (siklus satu rata-rata 6, 25 dan siklus dua rata-rata 78, 00).
PERUBAHAN IKLIM DAN KAITANNYA DENGAN PENYEBARAN KOMODITAS TANAMAN PANGAN DAN HOLTIKULTURA DI KABUPATEN PASAMAN BARAT wilis, ratna
JURNAL GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.017 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol6-iss1/175

Abstract

Peningkatan suhu udara juga akan meningkatkan serangan hama dan penyakit, baik pada tanaman maupun bintang ternak. Sub sektor tanaman pangan dan hortikultura merupakan salah satu sub sektor unggulan daerah. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah menganalisis perubahan iklim dan kaitannya dengan penyebaran komoditas tanaman pangan dan holtikultura di Kabupaten Pasaman Barat. Metode penelitian ini termasuk research dengan menggunakan data iklim (terutama data curah hujan), baik data observasi maupun data reanalisis serta data produksi tanaman pangan dan holtikultura untuk 5 tahun (2011-2015).  data yang berhubungan dangan iklim diambil dari beberapa kantor BMKG, dan data penduduk bisa dari BPS Kota Padang, Pengolahan data dengan  software RClimDex, yakni Expert Team for Climate Change Detection and Indices (ETCCDMI) untuk mendeteksi dan monitoring perubahan iklim dengan fokus utama pada kejadian-kejadian iklim ekstrim. Selama periode tahun 2000-2015, curah hujan di wilayah pesisir pantai mempunyai variasi tahunan yang relatif kecil dibandingkan dengan curah hujan tahunan di wilayah daratan pedalaman Pasaman Barat. Fenomena global ENSO (El Nino dan La Nina) tidak secara signifikan mempengaruhi variabilitas curah hujan bulanan di wilayah Kab. Pasaman Barat, baik untuk di wilayah pesisir pantai maupun wilayah daratan pedalamannya. Kecamatan yang tertinggi untuk produktivitas tanaman pangan  adalah Kecamatan Talamau, Peringkat sedang pada Kecamatan Ranah Patahan, Lembah Melintang, Luhak Nan Duo, dan Kinali, sedangkan peringkat rendah diraih oleh Kecamatan Sungai Beremas, Sungai Aua, Gunung Tuleh, Pasaman, Sasak, dan Koto Balingka. Kecamatan yang tertinggi untuk produktivitas tanaman buahnya adalah Kecamatan Sungai Beremas, Gunung Tuleh, dan Talamau. Peringkat sedang pada Kecamatan Ranah Patahan, Koto Balingka, Sungai Aua, Lembah Melintang, Pasaman, Luhak Nan Duo, dan Sasak. Daerah yang paling rendah adalah Kecamatan Kinali.
STUDI VALIDITAS SOAL PILIHAN GANDA BUATAN GURU MATA PELAJARAN GEOGRAFI SMA DI KABUPATEN TANAH DATAR Rahmi, Lailatur
JURNAL GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.019 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol6-iss1/179

Abstract

Artikel ini ditulis untuk mengetahui 1. Tingkat kevalidan soal pilihan ganda buatan guru mata Pelajaran Geografi, 2. Faktor penyebab ketidak validan soal buatan guru, 3. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas soal buatan guru mata Pelajaran GeografiJenis penelitian adalah ?Penelitian Deskriptif Kuantilatif? Teknik penarikan sampel adalah cluster random sampling.Teknik analisis data, untuk data kuantitatif menggunakan program ANATES, dan untuk data kualitatif, menggunakan teknik analisis data.Temuan penelitian: Pertama, masih banyak soal ujian semester ganjil buatan guru yang belum valid, dari 50 butir soal yang diujikan 38% yang valid dan 62% tidak valid (invalid). Kedua faktor penyebab tidak validnya soal buatan guru adalah : pertama soal yang diujikan  masih banyak yang belum sesuai dengan kriteria dari mutu soal yang baik, kedua masih rendahnya tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan, ketiga belum adanya upaya dari para guru untuk melakukan analisis terhadap hasil penilaian, dan masih rendahnya motivasi siswa serta teknik pembelajaran yang belum bervariasi.Ketiga upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas soal buatan guru adalah a) guru-guru harus membuat bank soal, b) guru-guru diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan-pelatihan, c) semakin menggalakkan MGMP, d) dan setiap guru mata pelajaran diwajibkan untuk membuat, mengolah atau menganalisis kembali butir-butir soal yang diujikan.
TINGKAT PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MASYARAKAT DI PESISIR PANTAI SASAK PASAMAN BARAT Prarikeslan, widya
JURNAL GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.2 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol6-iss1/174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perilaku masyarakat dalam rangka hidup bersih dan sehat di Pesisir Pantai Sasak Pasaman Barat. Tidak dapat dipungkiri bahwa permasalahan kebersihan lingkungan merupakan hal utama. Agama juga sangat menganjurkan kita untuk hidup bersih, dengan pesan  Kebersihan adalah Sebagian dari Iman.   Pesan tersebut menuntut kita bersih lahir dan batin. Perilaku hidup bersih dan sehat untuk menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku, melalui binaan dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan explanatory research. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan untuk 1 tahap yakni dilakukan pada tahun 2016 yang  memetakan dan menganalisis tingkatan PHBS. Dari hasil penelitian diperoleh PHBS di Nagari Sasak Pasaman Barat pada umumnya termasuk kategori Sehat II yang terdiri dari Jorong Pondok, Pasa Lamo, Padang Jaya Maligi, Pantai Indah Maligi dan Padang Indah Maligi. Sedangkan Sehat III terdapat pada jorong Suka Jadi Maligi dan Suka Indah Maligi. Dalam penelitian ini tidak ditemukan Tidak Sehat, Sehat I dan Sehat IV
URGENSI TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (TPACK) DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI wijayanto, bayu
JURNAL GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.417 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol6-iss1/178

Abstract

Kebutuhan akan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di zaman globalisasi ini bukan hal yang dapat dikesampingkan. Kebutuhan dalam pemenuhan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi suatu kebutuhan yang sangat penting. Bagi seorang guru, pengetahuan teknologi (technological knowledge) merupakan kompetensi yang harus dikuasai guna mendukung peningkatan dalam proses pembelajaran. Untuk mengemas pembelajaran seperti ini diperlukan kompetensi khusus bagi seorang guru. Tidak cukup hanya materi pembelajaran (content), atau kemampuan merancang pembelajaran (pedagogic) tetapi harus mampu menggabungkan keduanya yang kemudian dikolaborasikan dengan kemampuan dalam pemanfaatan teknologi (technological). Kemampuan inilah yang disebut dengan TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge). kerangka TPACK terdiri dari tujuh komponen pengetahuan, yaitu: Content Knowledge (CK); Pedagogical Knowledge (PK); Technological Knowledge (TK); Pedagogical Content Knowledge (PCK); Technological Content Knowledge (TCK); Technological Pedagogical Knowledge (TPK); dan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Pembelajaran geografi yang merupakan ilmu untuk membangun dan mengembangkan pemahaman peserta didik tentang variasi dan organisasi spasial masyarakat, tempat dan lingkungan pada muka bumi, akan sangat terbantukan dengan adanya kerangka TPACK yang dimiliki oleh guru. Peserta didik terdorong untuk memahami aspek dan proses fisik yang membentuk pola muka bumi, karakteristik dan persebaran spasial ekologis dipermukaan bumi dengan adanya sistem informasi

Page 1 of 2 | Total Record : 11