cover
Contact Name
Thegar Risky. S.Kom
Contact Email
thegar.risky@gmail.com
Phone
+6285274664602
Journal Mail Official
batoboh@gmail.com
Editorial Address
Institut Seni Indonesia Padangpanjang LPPMPP ISI Padangpanjang Jl. Bahder Johan -Kota Padangpanjang -Provinsi Sumatera Barat-27128 Telp. (0752) 485466, Fax (0752) 82803
Location
Kota padang panjang,
Sumatera barat
INDONESIA
Batoboh : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : 25485458     EISSN : 25991906     DOI : http://dx.doi.org/10.26887/bt
Jurnal Batoboh merupakan jurnal pengabdian pada masyarakat . Scope artikel berkaitan tentang hasil pengabdian di bidang area Science, Sosiologi, Humaniora Teknologi dan konsep pemberdayaan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 79 Documents
PENERAPAN TEKNOLOGI SENI PADA SANGGAR SENI TRADISIONAL DI KABUPATEN PESISIR SELATAN SUMATERA BARAT Yusfil, Yusfil; Zulkifli, Zulkifli; Erlinda, Erlinda
Batoboh Vol 1, No 2 (2016): Batoboh -Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v1i2.150

Abstract

Artikel ini berisikan tentang kegiatan IbM Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan untuk membina tiga mitra yaitu, sanggar seni budaya San Alida, Sanggar Legaran Sati, dan sanggar Riak Maampeh yang berlokasi di dua Kecamatan, Kabupaten Pesisir Selatan. Secara khusus untuk menerapkan teknologi seni pada sanggar tersebut tentang artistik pertunjukan Randai, dan Tari dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan, dengan memberikan ilmu pengetahuan tentang seni dan tari. Pengembangan gerak secara teknis, untuk dapat dapat dipedomani sanggar sebagai acuan dalam berkreatifitas. Beberapa unsur seni dibidang Randai dan elemen-elemen yang berhubungan dengan tari diuraikan sesuai kebutuhan pertunjukan, agar teknik pengembangan dapat dipelajari sebagai dasar pengembangan yang diharapkan dapat dijadikan acuan oleh sanggar seni yang dibina. Pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatoris dengan metode penyuluhan dan pelatihan. Hasil pengabdian berupa produk karya seni sesuai dengan kebutuhan kemasan pertunjukan. Kata Kunci: seni, Randai, Tari, pembinaan, teknologi seni
TRAINING OF DANCE PROPERTY MAKING BY USING USED GOODS FOR TEACHERS IN SDN 47 BENGKULU Hasnawati, Hasnawati; Anggraini, Dwi; Tarmizi, Pebrian
Batoboh Vol 4, No 1 (2019): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v4i1.575

Abstract

The training of dance property making aims to improve knowledge and skills of SDN 47 teachers in making dance property by utilizing used goods as an effort to reduce waste in the environment, especially in SD 47 environment around residential areas. The target of this activity is nine teachers. The method used in this training consists of three stages, namely the preparation, implementation, and evaluation. In this activity, the dominant used item is cardboard which is made into animal and plant themed property. The teacher is divided into two groups, namely the first group for making animal theme properties (bees) and the second group for themed plants (flowers). The teacher makes a different property from the example of PPM team with a more complex detail property. The conclusion of this activity is to provide teachers with skills in making dance property by utilizing used goods.
TRAINING ON EXPERTISE OF DESIGNING GRAPHIC DESIGN PROGRAM IN CLAY PHOTO AND CINEMA Halim, Bobby; Viatra, Aji Windu
Batoboh Vol 4, No 1 (2019): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v4i1.963

Abstract

The training to improve the expertise in designing graphic design by utilizing Adobe Photoshop, Illustrator and Premiere programs aims to provide skills in making attractive graphic designs. The mastery of the ability to design electronic advertising media with social media applications (social media) controlled by human resources graphic design programs by graphic designers is expected to spark interest in more eager to develop capabilities, and ultimately improve the quality of overall digital graphic design. The method applied in this activity is the method of presentation regarding the introduction of software, its usefulness, and its application in making interactive learning media, the workshop / demonstration method regarding the operationalization of the program and the practical method of making technical tips and tricks directly for participants in accordance with their respective sub-work each with the use of Adobe programs. Evaluation method by observing differences in the ability of designers before and after training. The results achieved an increase in creative and artistic abilities. Evaluation of the results seen from the assessment of practical tasks that illustrate the success of the material that has been presented. Besides that, the participants' performance and participation were observed.
TOTE BAG BERBAHAN TENUN GEDHOG SEBAGAI PRODUK PENUNJANG BAGI UKM TENUN DAN BATIK GEDHOG TUBAN Bramantijo, Bramantijo; Karsam, Karsam; Priyoleksono, Totok
Batoboh Vol 2, No 2 (2017): Batoboh -Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v2i2.355

Abstract

Tenun Gedhog Tuban merupakan produk penyangga bagi produksi batik Gedhog. Sebagai produk penyangga, maka produksi tenun Gedhog sangat tergantung pada kelancaran pemasaran batik Gedhog. Minat konsumen terhadap tenun Gedhog saat ini makin menurun, karena dinilai kurang cocok sebagai bahan sandang, sehingga diperlukan pengembangan produk yang memanfaatkan material dasar tenun Gedhog agar UKM tenun Gedhog terus dapat bertahan. IbM perajin tenun Gedhog di Kabupaten Tuban ini menetapkan dua mitra, yaitu kelompok perajin tenun Sumber Rejeki dari Desa Gaji dan kelompok perajin tenun-batik Margo Asri dari Desa Margorejo, Kec. Kerek, Kab. Tuban, bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM perajin tenun Gedhog dalam pengembangan desain produk dan manajemen pemasaran. Target khusus kegiatan IbM ini adalah: 1) meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan perajin dalam pengembangan desain produk tenun sehingga mereka dapat menciptakan varian produk dengan bahan dasar tenun yang mereka produksi, 2) meningkatnya kemampuan manajemen perajin dalam pemasaran produk, khususnya menggunakan media online.Dalam pelaksanaan IbM ini, transfer pengetahuan dan ketrampilan dilakukan melalui kegiatan: 1) pelatihan pengembangan desain produk berbahan tenun dan batik Gedhog berupa beragam produk tote bag, 2) penerapan desain produk tote bag melalui produksi masal oleh kelompok perajin dan perajin lainnya dalam wilayah kegiatan serta promosi produk secara online, 3) pendampingan dan evaluasi terhadap jalannya program IbM serta hasil yang dicapai.Hasil akhir yang diharapkan dari kegiatan IbM ini adalah kemandirian dan peningkatan kesejahteraan mitra UKM memalui pengembangan usaha yang berbasis pada produk dasar mereka berupa tenun dan batik Gedhog.
PENGENALAN PRODUKSI FILM DOKUMENTER BAGI SISWA/SISWI SEKOLAH MENENGAH ATAS Minawati, Rosta; Sasongko, Hery; Febriano, Gilang
Batoboh Vol 1, No 2 (2016): Batoboh -Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v1i2.157

Abstract

Tujuan pelatihan dilakukan untuk meningkatkan kepekaan, rangsangan, pemahaman dan pengetahuan bagi Siswa/i SMAN 3 Padangpanjangtentang produksi film dokumenter yang tepat dan benar. Siswa di SMA masih belum memahami pembuatan film dokumenter. Ekstrkukuler yang dikembangakn di tingkat SLTA dan kurikulum dengan mata pelajaran seni budaya terbuka ruang kreativitas yang menuntut siswa berolah seni. Perkembangan media dan teknologi memungkinkan pengolahan kreativitas dalam bentuk film. Kamera yang begitu mudah dimiliki ataupun telah dimiliki sangat potensi sebagai media membuat film. Oleh sebab itu pemberian skill sangat diperlukan untuk memfasilitasi siswa dalam berolah krativitas film. ISI Padangpanjang, khusunya Prodi Televisi dan Film ingin mengisi kekosongn tersebut dengan pemberian platihan produksi film dokumenter untuk siswa SMA. Rumusan masalah sebagai berikut.Kurangnya pemahaman dan pengetahuan siswa/i SMAN 3 Padangpanjang produksi film dokumenter. Metode yang digunakan sistem ceramah, diskusi, demo, dan praktik. Ide pembuatan film dirangsang terkait suasana, kejadian, potet, profil, tokoh menjadi film dokumenter. Film dokumenter yang dihasilkan lebih kepada penyampaian pesan atau informasi dan ajang mengolah kreativitas, bukan utama pada sisi hiburannya. Untuk itu, dalam menambah wawasan, dan meningkatkan pengetahuan siswa dalam produksi film dokumenter diadakan pelatihan produksi film dokumenter kepada siswa SMA. Kata Kunci: Film Dokumenter, Siswa SMA 3 Padangpanjang, Pelatihan Produksi Film
PEMBELAJARAN LAGU YA MAULANA DALAM FORMAT VOCAL GROUP PADA SISWA SMAN 2 PADANGPANJANG AL KUANTANI, MUHAMMAD RASUL
Batoboh Vol 5, No 1 (2020): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v5i1.1066

Abstract

Pembelajaran vocal group lagu Ya Maulana  dilatar belakangi oleh keinginan penulis untuk menghadirkan suatu pembelajaran yang baru bagi siswa SMAN 2 Padangpanjang untuk meningkatkan kreatifitas siswa di bidang musik. Selain itu, dilatar belakangi kemampuan siswa dalam bernyanyi vocal group belum memperhatikan kriteria-kriteria yang sesungguhnya dalam vocal group. Pembelajaran menggunakan metode ceramah, metode demonstrasi dan metode latihan dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan memakai siklus yaitu pra siklus, siklus I dan siklus II. Dalam pra siklus penulis melakukan tes sebelum memberi tindakan. Dalam siklus I dan siklus II penulis mempersiapkan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pembelajaran pada siklus I dilaksanakan selama 11 kali pertemuan dan pembelajaran pada siklus II dilaksanakan selama 6 kali pertemuan. Nilai rata-rata anggota vocal group mengalami peningkatan  dari pra siklus ke siklus I sebesar 50%. Kemudian dari siklus I ke siklus II nilai rata-rata kembali meningkat sebesar 76,6%. Dengan demikian hasil menunjukkan bahwa pembelajaran vocal group pada siswa SMAN 2 Padangpanjang telah mencapai ktriteria yang baik.
PRESERVING OF TRADITIONAL ARTS THROUGH RANDAI TRAINING IN NAGARI SUNGAI LANDIA Susanti, Desi; Wenhendri, Wenhendri
Batoboh Vol 4, No 2 (2019): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v4i2.900

Abstract

Some Minangkabau traditional arts can live and develop in accordance with the times, but on the other hand some others  have no more supporting communities and  will just disappear in time. The same thing also happened in Nagari Sungai Landia, District IV Koto Agam Regency, West Sumatra. Nagari or this village is on the Padang Lua-Maninjau route or a road that connects Bukittinggi and Maninjau. Randai training as an effort to preserve traditional art to the young generation in Nagari Sungai Landia with the aim to bring the Minangkabau traditional art closer to the younger generation or millennial generation, so that the wealth of this unique Minangkabau art will be maintained among global developments that are increasingly distancing the young generation in their environment. The development and training of randai uses lecture and practice methods, so that after the training ends, the community or young generation is expected to be able to master good randai play techniques so that they can compete at the local level.
IBM PEMBANGUNAN SARANA BELAJAR RUMAH CERDAS QURAN DI DESA PERAWANG DAN DESA WONOSARI PROVINSI RIAU Nazrantika, Nazrantika; Rosmida, Rosmida
Batoboh Vol 3, No 1 (2018): Batoboh: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v3i1.379

Abstract

Tujuan IbM Pembangunan Sarana belajar Rumah Cerdas Qur’an (RCQ) untuk memfasilitasi para remaja dan anak-anak muslim (santri) untuk belajar dalam meningkatkan keahlian membacaal-Qur’an dengan tartil, yaitu membangun sarana belajar. Metode pelaksanaan dimulai dari persiapan dengan melakukan rapat koordinasi bersama kedua mitra, penyuluhan jadwal pelaksanaan kegiatan. Hasil dari pelaksanaan IbM ini adalah kedua mitra mendapatkan sarana tempat belajar berupa Gazeebo. Desa Perawang memperoleh 1 unit gazebo ukuran 3x3m dan Desa Wonosari memperoleh 2 unit gazebo ukuran 3,5x3,5m dan 1 unit 4x6m.
TARI ADOK MASYARAKAT PANINGGAHAN KABUPATEN SOLOK SEBAGAI SENI EKSPRESIF BUDAYA MINANGKABAU DALAM KONTEKS INDUSTRI KREATIF Hartati, Hartati; Martion, Martion; Bahar, Mahdi
Batoboh Vol 2, No 1 (2017): Batoboh -Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v2i1.271

Abstract

 Kesenian Adok yang dapat dikategorikan pada seni tari ini merupakan salah satu bentuk seni tradisional kebudayaan masyarakat Paninggahan, Solok, Minangkabau. Seni tari ini mengekspresikan kehidupan masyarakat pendukungnya dan niscaya turut dibentuk oleh nilai-nilai kebudayaan mereka sendiri. Sebagai entitas seni tradisional, tari ini menggambarkan kehidupan estetika dan artistika zamnnya di masa lalu yang cukup sederha. Namun demikian, seni ini mempunyai potensi yang khusus untuk dapat dikembangkan, terutama adalah kekuatan teks nyanyian musik yang mendampinginya sebagai penggerak alur tarian yang dibawakan penari dan hampir tidak dipunyai oleh tari-tari tradisional Minangkanbau yang lain. Potensi seperti demikian dapat dikembangkan menjadi salah satu bentuk produk industri seni kreatif berbasiskan budaya setempat. Kontribusi akhirnya bertujuan untuk penguatan seni budaya lokal masyarakat Paninggahan sendiri.
PELATIHAN MENDONGENG DAN BERCERITA BAGI PELAJAR DAN GURU SE- BUKITTINGGI Zaitun, Kurniasih; Surya, Wirma; Mahendra, Bayu; Saputra, Deni
Batoboh Vol 1, No 1 (2016): Batoboh -Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v1i1.125

Abstract

Mendongeng merupakan cerita yang tidak benar-benar terjadi (terutamakejadia zaman dulu yang aneh-aneh). Namun istilah dongeng saat ini juga berkembang menjadi bercerita, dimana maksudnya menuturkan cerita. Sudahsejak jaman dahulu kala, aktivitas mendongeng tidak hanya disukai oleh anak- anak, namun juga orang muda hingga yang sudah dewasa. Aktivitas ini dipercaya memiliki berjuta manfaat. Selain untuk member hiburan, juga menambah pengetahuan, dan memperkaya akhlak atau moral seseorang, terlebih anak-anak. Anak-anak adalah pribadi yang sangat membutuhkan banyak pelajaran dan pengalaman baru. Dengan media dongeng, anak seperti diajak berfantasi menuju alam imajinasi sambil meraup berjuta pengalaman baru. Dunia dongeng merupakan dunia yang menakjubkan terutama bagi anak-anak. Lewat sebuah dongeng sebuah komunikasi dan kedekatan emosional dapat tercapai. Transfer nilai-nilai yang terkandung dalam sebuah dongengan dapat lebih mudah dimengerti. Sayangnya masih banyak orang yang belum mengetahui teknik mendongeng yang baik, sehingga harapan positif dari kegiatan mendongeng menjadi sia-sia bahkan membosankan. Semua orang bisa menjadi pendongeng yang baik, terutama bagi kalangan pendidik baik di pendidikan formal maupun non formal. Mendongeng merupakan keterampilan berbahasa lisan yang bersifat produktif yang menjadi bagian dari keterampilan berbicara, jadi tidak ada alasan seorang guru tidak bisa mendongeng. Mendongeng dapat dijadikan media dalam proses kegiatan belajar. Sedangkan bagi orang tua, mendongeng untuk anak dapat mempererat komunikasi dengan si buah hati dan meningkatkan kedekatan batin emosional antara orang tua dan anak. Banyak orangtua terlalu sibuk dengan urusannya sehingga tidak mempunyai waktu untuk mendongeng atau kalaupun ada, tidak tahu bagaimana mendongeng yang baik.