cover
Contact Name
Hetilaniar
Contact Email
parataksis@univpgri-palembang.ac.id
Phone
+6285357450557
Journal Mail Official
heti_ardesya@yahoo.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Palembang Jl. Jendral A. Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang Telp. 0711-513701, Fax. 0711-513701
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26222221     DOI : https://dx.doi.org/10.31851/parataksis
Parataksis adalah jurnal program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang. Jurnal ini berisi tentang penelitian dan kajian pustaka dosen, mahasiswa, guru, dan umum mengenai Bahasa dan Sastra Indonesia.
Articles 32 Documents
KAJIAN INTERTEKSTUAL ANTARA NOVEL DILAN 1991 KARYA PIDI BAIQ DENGAN NOVEL DELUSI KARYA SIRHAYANI Wijayanty, Meika Tyara
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 2 (2020): Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v3i2.4767

Abstract

KAJIAN INTERTEKSTUAL ANTARA NOVEL DILAN 1991 KARYA PIDI BAIQ DENGAN NOVEL DELUSI KARYA SIRHAYANI Meika Tyara Wijayanty(1), Liza Murniviyanti(2), Barkudin(3)Universitas PGRI PalembangMeikatyara@yahoo.com  AbstrakKajian intertekstual merupakan hubungan antara teks satu dengan teks yang lainnya. Masalah penelitian ini adalah “bagaimanakah kajian intertekstual antara novel Dilan 1991 karya Pidi Baiq dengan novel Delusi karya Sirhayani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persamaan maupun perbedaan tema, penokohan, alur dan sudut pandang yang terdapat di dalam novel. Sumber data yang digunakan adalah novel Dilan 1991 karya Pidi Baiq dengan novel Delusi karya Sirhayani. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis isi. Berdasarkan hasil kajian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa antara novel Dilan 1991 karya Pidi Baiq dan novel Delusi karya Sirhayani memiliki kesamaan tema terdapat perbedaan alur cerita terdapat persamaan penokohan terdapat perbedaan sudut pandang. Perbedaan penokohan dari kedua novel ini adalah penokohan yang ditampilkan di dalam bentuk yang berbeda, karakter tokoh-tokoh tambahan yang digambarkan berbeda-beda dan sama-sama menggunakan alur campuran. Setelah itu munculnya konflik diantara novel tersebut dan terdapat sudut pandang yang berbeda yaitu novel Dilan 1991 karya Pidi baiq menggunakan sudut pandang orang pertama “Aku”. Sedangkan novel Delusi karya Sirhayani menggunakan sudut pandang orang ketiga “Dia”. Kata Kunci: Intertekstual, Novel,  Dilan dan Delusi  INTERTEXTUAL STUDY BETWEEN NOVEL DILAN 1991 BY PIDI BAIQ AND NOVEL DELUSI BY SIRHAYANI AbstractIntertextual study is the relationship between one text and another. The problem of this research is "how is the intertextual study between the 1991 Dilan novel by Pidi Baiq and the novel Delusi by Sirhayani. The purpose of this study was to determine the similarities and differences in the themes, characterizations, plot and points of view contained in the novel. The data source used is the Dilan 1991 novel by Pidi Baiq with the novel Delusi by Sirhayani. The technique used in this research is content analysis technique. Based on the results of the study and discussion, it can be concluded that between the 1991 Dilan novel by Pidi Baiq and the novel Delusi by Sirhayani, there are similar themes, there are differences in storylines, there are similarities in characterization, there are different points of view. The difference in characterization of the two novels is that the characters are shown in different forms, the characters of the additional characters are depicted differently and both use a mixed plot. After that conflict arose between the novels and there was a different point of view, namely the 1991 Dilan novel by Pidi Baiq using the first person perspective "I". Meanwhile, Sirhayani's novel Delusi uses a third person perspective "Dia".Keywords: Intertextual, Novel, Dilan and Delusion
PERAN TOKOH DALAM KEHIDUPAN SOSIAL PADA NOVEL LUKA PEREMPUAN ASAP KARYA NAFI’AH AL-MA’RAB KAJIAN FEMINISME Anggraini, Riska Putri
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2, No 1 (2019): PARATAKSIS: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v2i1.4025

Abstract

ABSTRAK:Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mendeskrpsikan peran tokoh dengan kajian feminisme yang terkandung dalam novel Luka Perempuan Asap karya Nafi’ah Al-Ma’rab yang dilihat dari beberapa aspek yaitu sosial-kultural, ekonomi, dan agama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi. Berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa aspek feminisme dalam novel Luka Perempuan Asap karya Nafi’ah Al-Ma’rab di antaranya feminisme dalam aspek sosial-kultural yaitu perempuan bisa tampil mandiri, kuat dan cerdas dalam  masyarakat seperti halnya laki-laki. Aspek ekonomi yaitu perempuan dapat memiliki karir dan tampil di publik seperti laki-laki. Aspek agama yaitu perempuan dapat tegas dan percaya diri sebagaimana umat beragama.Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui peran tokoh perempuan dalam kehidupan bermasyarakat yang memiliki peranan penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang layak. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang diperoleh simpulan bahwa kajian feminisme terdapat dalam novel Luka Perempuan Asap karya Nafi’ah Al-Ma’rab, dimana perempuan mencoba untuk setara dengan laki-laki dan diakui keberadaanya ditengah masyarakat.Kata Kunci: feminisme, tokoh, novelABSTRACT: This study studies the role and describes the role of figures with the study of feminism contained in the novel Luka Perempuan Asap by Nafi'ah Al-Ma'rab which discusses various socio-cultural, economic and religious aspects. The method used in this research is descriptive method. The data collection technique used is documentation. The data analysis technique used is the content analysis technique. Based on the results of the study Regarding several aspects of feminism in the novel Luka Perempuan Asap by Nafi'ah Al-Ma'rab, discussing feminism in the socio-cultural aspect, namely women can appear independent, strong and intelligent in society just like men. Economic aspects, namely women can have careers and appear in society like men. Women's religious aspects can affirm and trust religious people. This study also discusses the role of women in the lives of people who have an important role in building a decent community life. Based on the results of research and discussion obtained from research on Women's Wounds of Smoke by Nafi'ah Al-Ma'rab, where women seek to support men and increase their presence in society.Keywords: feminism, figures, novels  
ANALISIS NILAI BUDAYA DALAM NOVEL MUSYAHID CINTA KARYA AGUK IRAWAN MN Pebrianti, Ike Tri
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 1, No 1 (2018): PARATAKSIS: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v1i1.2251

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terdapat dalam novel Musyahid Cinta karya Aguk Irawan MN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian menjelaskan bahwa nilai budaya yang muncul pada novel Musyahid Cinta karya Aguk Irawan MN dapat terlihat pada penggambaran yang jelas yaitu nilai budaya yang berhubungan dengan Ketuhanan, nilai budaya dalam hubungan manusia dengan masyarakat, nilai budaya dalam hubungan manusia dengan orang lain, dan nilai budaya hubungan manusia dengan dirinya sendiri.Kata Kunci: Nilai, Budaya, Novel    ANALYSIS OF CULTURE VALUE IN NOVEL MUSYAHID CINTA KARYA AGUK IRAWAN MN  ABSTRACT This study aims to describe the cultural values contained in the novel Musyahid Cinta by Aguk Irawan MN. The method used in this research is descriptive qualitative method. Data collection techniques used in this study are documentation techniques. Data analysis techniques used content analysis techniques. The results of the study explain that the cultural value that appears in the novel Musyahid Cinta by Aguk Irawan MN can be seen in the clear description of cultural values related to Godhead, cultural values in human relations with society, cultural values in human relations with others, and cultural values. human relations with himself. Keywords: Value, Culture and Novel
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SINEKTIK TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII SMP PATRA MANDIRI 2 PALEMBANG Amelia, Kiki
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 2 (2020): Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v3i2.4751

Abstract

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SINEKTIK TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII SMP PATRA MANDIRI 2 PALEMBANGOleh: Kiki Amelia1Hetilaniar 2 MasnunahMTs An Nur Palembang, Universitas PGRI Palembang Kikiamelia01101997@gmail.com, Heti_ardesya@yahoo.com, Masnunah42@gmail.com AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran sinektik terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas VIII SMP Patra Mandiri 2 Palembang. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode True Eksperimental  Design Tipe Posstest Only Control Design. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik tes dan dokumentasi. Hasil Penelitian terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas VIII SMP Patra mandiri 2 Palembang. Hasil nilai perhitungan data belajar siswa menggunakan uji-t (T Test dari Anova) yang terdapat pada sebuah program SPSS versi 19. Menunjukkan bahwa yang berarti jika nilai Sig > 0,05 maka distribusi data homogen, dan jika nilai Sig < 0,05 maka distribusi data tidak homogen. Hasil perhitungan nilai signifikan diatas nilai yang diperoleh ternyata uji-t 0,54 > 0,05. Berarti nilai Sig > 0,05 maka peneliti menyimpulkan bahwa “Ada Pengaruh Model Pembelajaran Sinektik Terhadap Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas VIII SMP Patra mandiri 2 Palembang”.Kata Kunci : Model pembelajaran sinektik,Kemampuan menulis,PuisiTHE INFLUENCE OF SYNECTIC LEARNING MODEL TO WRITING ABILITY OF POETRY STUDENTS IN CLASS VIII SMP PATRA MANDIRI 2 PALEMBANGAbstract               The purpose of this study was to determine the effect of synectic learning models on the ability to write poetry for eighth grade students of Patra Mandiri 2 Junior High School in Palembang. The research method used is the True Experimental Design Type Posstest Only Control Design. The data analysis technique used is the test and documentation technique. Research Results on the ability to write poetry for eighth grade students of Patra Mandiri 2 Junior High School in Palembang. The results of the calculation of student learning data using the t-test (T Test from Anova) contained in an SPSS version 19. It shows that which means that if the Sig value> 0.05 then the homogeneous data distribution, and if the Sig value <0.05 then data distribution is not homogeneous. The result of calculating the significant value above the value obtained turns out to be t-test 0.54> 0.05. Meaning a Sig value> 0.05, the researcher concludes that "There is an Effect of a Synectic Learning Model on the Ability to Write Poetry in Class VIII Middle School Independent Patra 2 Palembang Students".Keywords: Synectic learning model,Writing ability,Poetry 
PROSES MORFOFONEMIK SAPAAN DALAM BAHASA MELAYUDIALEK BELIDE DESA JAMBU KECAMATAN GELUMBANG Pajar Lisa, Bella Indah; Houtman, Houtman; Abidin, Zainal
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2, No 2 (2019): PARATAKSIS: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v2i2.4011

Abstract

Penelitian ini membahas tentang proses morfofonemiksapaandalambahasa Melayu dialek Belide di Desa Jambu Kecamatan Gelumbang. Masalah dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sapaan dalam bahasa Melayu dialek Belide di Desa Jambu Kecamatan Gelumbang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses morfofonemik sapaan dalam bahasa Melayu dialek Belide di Desa Jambu Kecamatan Gelumbang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari sembilan orang informan.Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, rekam, dandokumentasi.Adapunobjek yang digunakan adalah masyarakat yang benar-benar mengetahui sapaan dalam bahasa Melayu dialek Belide di Desa Jambu Kecamatan Gelumbang. Hasil penelitian yang dilakukan di Desa Jambu Kecamatan Gelumbang terdapat 20 sapaan. Dari 20 sapaan yang ada di Desa Jambu Kecamatan Gelumbang terdapat proses morfofonemik sapaan dalam bahasa Melayu dialek Belide di Desa Jambu Kecamatan gelumbang seperti terjadinya proses perubahan fonem, proses penambahanfonem, dan proses penghilanganfonem. Kata Kunci:Morfofonemik, sapaan, Bahasa Melayu.  
JENIS-JENIS DAN MAKNA PERIBAHASA BAHI PADA MASYARAKAT DESA KOTA RAYA KECAMATAN LAHAT KABUPATEN LAHAT Juherni, Maulina
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2, No 1 (2019): PARATAKSIS: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v2i1.4039

Abstract

ABSTRAKPeribahasa bahi atau peribahasa lama merupakan sastra lama yang dituturkan dalam percakapan sehari-hari mengandung makna sindiran, ajaran, nasihat dan perumpamaan. Peribahasa bahi atau peribahasa lama menggunakan bahasa yang halus dan santun. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah jenis-jenis dan makna peribahasa bahi pada masyarakat Desa Kota Raya Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui dan mendeskripsikan tentang jenis-jenis dan makna peribahasa bahi pada masyarakat Desa Kota Raya Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.Teknik pengumpulaan data dalam penelitian ini dilakukan dengan melalui kegiatan observasi, wawancara dan rekaman.Informan dalam penelitian ini adalah Darmawi, Harleni, Sadarhili, Eldaini dan Aima. Berdasarkan analisis melalui wawancara dan rekaman maka ditemukanlah delapan puluh enam (86) yang terbagi menjadi tujuh (7) jenis peribahasa yaitu dua puluh dua (22) bidal, dua puluh lima (25) pepatah, dua belas (12) ungkapan, delapan (8) perumpamaan, tujuh (7) ibarat, enam (6) tamsil dan enam (6) pemeo.Kata kunci: sastra lisan, peribahasa bahi,  jenis, makna.ABSTRACTOld proverbs or old proverbs are old literature that are spoken in everyday conversations that contain satire, teachings, advice and parables. Old proverbs or proverbs use subtle and polite language. The problem in this research is how the types and meanings of the language are proverbial in the Kota Raya Village community, Lahat District, Lahat Regency. This study aims to find out and describe the types and meanings of the language in the Kota Raya Village community, Lahat District, Lahat District. The method used in this research is descriptive method. The technique of collecting data in this study was carried out through observation, interviews and recordings. Informants in this study were Darmawi, Harleni, Sadarhili, Eldaini and Aima. Based on the analysis through interviews and recordings, eighty-six (86) were found which were divided into seven (7) proverbs, namely twenty-two (22) thimbles, twenty-five (25) proverbs, twelve (12) expressions, eight (8 ) parables, seven (7) are like, six (6) imagery and six (6) overseers.Keywords:oral literature, language proverb, type, meaning.
PROSES MORFOFONEMIK SAPAAN DALAM BAHASA MELAYUDIALEK BELIDE DESA JAMBU KECAMATAN GELUMBANG Lisa, Bella Indah Fajar
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 2 (2020): Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v3i2.4766

Abstract

PROSES MORFOFONEMIK SAPAAN DALAM BAHASA MELAYUDIALEK BELIDE DESA JAMBU KECAMATAN GELUMBANG Bella Indah Pajar LisaPendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaUniversitas PGRI PalembangBellaindahpajarlisa09@gmail.com(1)Houtman03@yahoo.co.id(2) ABSTRAK  Penelitian ini membahas tentang proses morfofonemiksapaandalambahasa Melayu dialek Belide di Desa Jambu Kecamatan Gelumbang. Masalah dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sapaan dalam bahasa Melayu dialek Belide di Desa Jambu Kecamatan Gelumbang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses morfofonemik sapaan dalam bahasa Melayu dialek Belide di Desa Jambu Kecamatan Gelumbang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari sembilan orang informan.Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, rekam, dandokumentasi.Adapunobjek yang digunakan adalah masyarakat yang benar-benar mengetahui sapaan dalam bahasa Melayu dialek Belide di Desa Jambu Kecamatan Gelumbang. Hasil penelitian yang dilakukan di Desa Jambu Kecamatan Gelumbang terdapat 20 sapaan. Dari 20 sapaan yang ada di Desa Jambu Kecamatan Gelumbang terdapat proses morfofonemik sapaan dalam bahasa Melayu dialek Belide di Desa Jambu Kecamatan gelumbang seperti terjadinya proses perubahan fonem, proses penambahanfonem, dan proses penghilanganfonem. Kata Kunci:Morfofonemik, sapaan, Bahasa Melayu.MORFOFONEMIC PROCESS OF SAPAAN IN THE LANGUAGE OF MALAYING DIALEK BELIDE VILLAGE JAMBU KECAMATAN GELUMBANGABSTRACT :This study discusses the morphophonemic process of greeting in the Belide dialect Malay in Jambu Village, Gelumbang District. The problem in this study is to describe the greeting in the Belide dialect Malay in Jambu Village, Gelumbang District. This study aims to describe the morphophonemic process of greeting in the Belide dialect Malay in Jambu Village, Gelumbang District. The method used in this research is descriptive qualitative method. Data were obtained from nine informants. Data collection techniques used were observation, interview, record, and documentation techniques. The object used is people who really know the greeting in Belide dialect in the Jambu Village, Gelumbang District. The results of the study conducted in Jambu Village, Gelumbang District, there were 20 greetings. Of the 20 greetings in Jambu Village, Gelumbang District, there is a morphophonemic process in the Belide dialect in the Jambu Village, Gelumbang Subdistrict such as the phoneme change process, phoneme addition process, and phoneme removal process.Keywords: Morphophonemic, greeting, Malay Language
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP KEMAMPUAN SISWA MENULIS KREATIF PUISI BERKENAAN DENGAN PERISTIWA YANG DIALAMI SISWA KELAS VII MTS. PATRA MANDIRI PLAJU Wahyuni, Tuti Sri
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2, No 2 (2019): PARATAKSIS: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v2i2.4019

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe CIRC terhadap kemampuan siswa menulis kreatif puisi berkenaan dengan peristiwa yang dialami siswa kelas VII MTs. Patra Mandiri Plaju. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe CIRC terhadap kemampuan siswa menulis kreatif puisi berkenaan dengan peristiwa yang dialami siswa kelas VII MTs. Patra Mandiri Plaju. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  yaitu metode eksperimen dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes yaitu menulis puisi berdasarkan peristiwa yang pernah dialami/pengalaman pribadi siswa, teknik wawancara dan teknik dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe CIRC berpengaruh positif terhadap kemampuan siswa menulis kreatif puisi berkenaan dengan peristiwa yang dialami pada siswa kelas VII MTs.Patra Mandiri Plaju. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata pre-test  sebesar 73,38 sedangkan nilai rata-rata post-test sebesar 83.16 tergolong sangat baik, sedangkan nilai rata-rata pre-test kelas kontrol sebesar 64,97 dan nilai post-test kelas kontrol sebesar 71,94 tergolong kurang baik. Hal ini juga dapat dibuktikan bahwa hasil uji hipotesis thitung  = 6,6 > ttabel = 1,667 maka Ho ditolak dan Ha diterima.Kata Kunci: model pembelajaran kooperatif tipe CIRC, menulis kreatif, puisi
EKOLOGI SASTRA PADA PUISI DALAM NOVEL BAPANGKU BAPUNKKU KARYA PAGO HARDIAN Sari, Mardiana
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 1, No 1 (2018): PARATAKSIS: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v1i1.2255

Abstract

ABSTRAKKarya sastra diciptakan untuk dinikmati, dirasakan dan dimanfaatkan oleh pembaca ataupun penikmat sastra. Proses penciptaan sastra tidak luput dari lingkungan sekitar pengarang dan ekologi sastra merupakan metodologi yang menghubungkan antara sastra dan lingkungan sekitarnya. Novel Bapangku Bapunkku karya Pago Hardian, bukan berisi cerita yang mengemukakan kisah yang inspiratif saja, tetapi ditulis dengan cara yang berbeda yaitu memasukkan beberapa puisi dan surat serta kutipan lirik lagu, yang sangat jarang atau tidak pernah digunakan oleh penulis yang lain. Masalah penelitian bagaimana menganalisis ekologi sastra puisi dalam novel Bapangku Bapunkku Karya Pago Hardian? Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan teknik analisis data menggunakan teknik analisis konten. Ekologi sastra yang paling dominan digunakan pada novel Bapangku Bapunkku adalah puisi Rayuanku dan paling minim yaitu puisi Marah. Puisi yang terdapat dalam  novel Bapangku Bapunkku karya Pago Hardian, terdiri dari Dahlia Ungu, Cinta Dalam Doa, Rayuanku, dan Marah. Kata Kunci: Ekologi, Sastra, dan Bapangku Bapunkku  ECOLOGICAL LITERATURE ON POETRY IN MY NOVELS OF BAPANGKU BAPUNKKU, BY HARDIAN PAGO ABSTRACTLiterary works are created to be enjoyed, felt and utilized by readers or lovers of literature. Literary creation process does not escape the environment around the author and literary ecology is a methodology that connects literature and the surrounding environment. Bapangku Bapunkku's novel by Pago Hardian, does not contain a story that tells an inspirational story, but is written in a different way, which includes several poems and letters and quotes from song lyrics, which are rarely used by other writers. The research problem is how to analyze the literary ecology of poetry in the novel Bapangku Bapunkku by Pago Hardian? Data collection techniques use documentation and data analysis techniques using content analysis techniques. The most dominant literary ecology used in Bapangku Bapunkku novels is my seduction poetry and the least is Marah poetry. Poetry contained in the novel Bapangku Bapunkku by Pago Hardian, consisting of Purple Dahlia, Love in Prayer, My Flirtation, and Angry. Keywords: Ecology, Literature, and Bapangku  Bapunkku    
GAMBARAN PEREMPUAN PADA NOVEL KHADIJAH (KETIKA RAHASIA MIM TERUNGKAP) KARYA SIBEL ERASLAN: ANALISIS KRITIK SASTRA FEMINIS Puspitasari, Hayanin; ningsih, Nurulan; Milawasri, F.A
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 1, No 1 (2018): PARATAKSIS: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v1i1.2250

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran perempuan dalam novel Khadijah (Ketika Rahasia Mim Tersingkap) karya Sibel Eraslan ditinjau dari tokoh dan penokohan serta mendeskripsikan penokohan dalam novel Khadijah (Ketika Rahasia Mim Tersingkap) karya Sibel Eraslan ditinjau dari analisis kritik sastra feminis. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan teknik analisis data menggunakan teknik analisis karya. Berdasarkan hasil dan pembahasan  didapati terdapat lima tokoh perempuan dalam novel Khadijah (Ketika Rahasia Mim Tersingkap) karya Sibel Erasalan. Satu tokoh utama yaitu Khadijah binti Khuwaylid, dan empat tokoh perempuan pendamping yaitu Berenis, Dujayah, Zainab, dan Fatimah Az Zahra.Gambaran tokoh-tokoh perempuan digambarkan pengarang melalui teknik analitik dan dramatik menjelaskan sosok perempuan yang aktif bergerak dalam emansipasi. Kelima tokoh perempuan tersebut adalah gambaran perempuan dengan citra positif  yang menyuarakan suara perempuan agar dapat sejajar dengan kaum lakil-laki di tengah zaman pra Islam yang sangat menomorduakan perempuan. Gambaran perempuan dalam novel ini berhasil menjadi tauladan bagi pembaca agar dapat tampil dalam sektor domestik dan publik, sama seperti laki-laki dengan tidak melupakan kodratnya sebagai perempuan Kata Kunci: Gambaran, Perempuan, Penokohan, Kritik, Sastra    DESCRIPTION OF WOMEN IN KHADIJAH NOVEL (WHEN THE SECRET OF MIM REVEALED) SIBEL ERASLAN WORKS: LITERATURE CRITICAL ANALYSIS OF FEMINIS  ABSTRACT This study aims to describe the description of women in Khadijah's novel (Saat Rahasia Mim Tersingkap) by Sibel Eraslan in terms of characters and characterizations and describes the characterization of the novel Khadijah (When Secret Mim Is Revealed) by Sibel Eraslan in terms of analysis of feminist literary criticism. Data collection uses documentation techniques and data analysis techniques using work analysis techniques. Based on the results and discussion found there are five female figures in the novel Khadijah (When Secret Mim Tersingkap) by Sibel Erasalan. One main character is Khadijah binti Khuwaylid, and four accompanying female figures namely Berenis, Dujayah, Zainab, and Fatimah Az Zahra. Descriptions of female figures are portrayed by authors through analytic and dramatic techniques explaining the figure of a woman who is actively engaged in emancipation. The five female figures are a picture of women with a positive image that voices the voices of women in order to be equal with men in the pre-Islamic era which is very subordinate to women. The description of women in this novel has become a role model for readers to be able to appear in the domestic and public sectors, just as men do not forget their nature as women Keywords: Overview, Women, Characterization, Criticism, Literature 

Page 1 of 4 | Total Record : 32